Proses pembentukan minyak bumi
21 Februari 2008 at 2:26 pm | In Dongeng Geologi, Energi, Explorations, RuPa-RupI | 101 Comments
Sakjane sudah cukup lama saya ingin membuat dongeng proses terjadi atau terbentuknya minyak di bumi. Tapi karena ngga ada urgensinya ya akhirnya baru sekarang dongengan ini tertulis. Kalau tulisan ilmiahnya ya buanyak. Cuman sering menggunakan jargon dan istilah yang hanya dikenal sama dewa-dewa diatas sana
“Looh knapa nunggu urgensitas ta Pakdhe?”
“Belajar itu akan lebih mudah dan nyanthel dan diingat kalau ada stimulus yang mendasarinya. Mumpung ada gempa belajar tentang bencana, trus mumpung ada issue migas sahohah di Aceh ya belajar soal minyak. Begitchu, Thole!
Teori Organis dan teori Anorganik
Teori proses pembentukan minyak yang dikenal hingga saat ini ada dua teori besar yaitu teori an-organik dan teori organik. Teori an-organik ini saat ini jarang dipakai dalam eksplorasi migas. Salah satu pengembang teori an organik ini adalah para penganut creationist – atau penganut azas penciptaan, itu tuh yang anti teori evolusi
. Teori an-organic ini sering juga dikenal abiotik, atau abiogenic.
Dongeng kali ini hanya untuk teori organik saja.
Proses pembentukan minyakbumi berdasar teori organik
Mungkin ngga ada yang menyangka sebelumnya bahwa secara alami minyak bumi yang ada secara alami ini dibuat oleh alam ini bahan dasarnya dari ganggang. Ya, selain ganggang, biota-biota lain yang berupa daun-daunan juga dapat menjadi sumber minyak bumi. Tetapi ganggang merupakan biota terpenting dalam menghasilkan minyak. Namun dalam studi perminyakan (yang lanjut dan bikin mumet itu) diketahui bahwa tumbuh-tumbuhan tingkat tinggi akan lebih banyak menghasilkan gas ketimbang menghasilkan minyak bumi. Hal ini disebabkan karena rangkaian karbonnya juga semakin kompleks.
“Looh Pakdhe apa ada hubungannya dengan evolusi !”
“Tidak secara langsung thole, tetapi dengan diketahuinya jenis-jenis sumber minyak tertentu ini , maka diketahui bahwa minyak bumi yang ada di bumi ini berasal dari sumber biologi. Teori ini disebut teori organik”
“memangnya ada proses pembentukan minyak yang an-organik pakdhe ?”
“Secara teoritis banyak gas-gas methane yang terbentuk secara an organik. Misal methan yang ada di Planet Saturnus, dan juga Titan. Karena di alnet-planet itu tidak (belum) diduga ada gas metana-nya walaupun tidak bisa dihuni mahluk seperti di bumi”
Setelah ganggang-ganggang ini mati, maka akan teredapkan di dasar cekungan sedimen. Keberadaan ganggang ini bisa juga dilaut maupun di sebuah danau. Jadi ganggang ini bisa saja ganggang air tawar, maupun ganggang air laut. Tentusaja batuan yang mengandung karbon ini bisa batuan hasil pengendapan di danau, di delta, maupun di dasar laut. Batuan yang mengandung banyak karbonnya ini yang disebut Source Rock (batuan Induk) yang kaya mengandung unsur Carbon (high TOC-Total Organic Carbon).
Proses pembentukan carbon dari ganggang menjadi batuan induk ini sangat spesifik. Itulah sebabnya tidak semua cekungan sedimen akan mengandung minyak atau gasbumi. Kalau saja carbon ini teroksidasi maka akan terurai dan bahkan menjadi rantai carbon yang tidak mungkin dimasak.
“Oooh ini yang kemarin disebutkan tempe itu bisa saja tidak menjadi tempe yang bagus. Sehingga tetep menjadi kedelai yang tidak bisa dimasak menjadi mendoan, gitu kan pakdhe ?”
“Ya bisa saja disepadankan bahwa kita ini akan membuat tempe. Maka source rock ini adalah tempenya, sedangkan karbon ini kedelainya”
Proses pengendapan batuan ini berlangsung terus menerus. Kalau saja daerah ini terus tenggelam dan terus ditumpuki oleh batuan-batuan lain diatasnya, maka batuan yang mengandung karbon ini akan terpanaskan. Tentusaja kita tahu bahwa semakin kedalam atau masuk amblas ke bumi, akan bertambah suhunya. Ingat ada gradien geothermal ? (lihat penjelasan tentang pematangan dibawah).
Reservoir (batuan Sarang)
Ketika proses penimbunan ini berlangsung tentusaja banyak jenis batuan yang menimbunnya. Salah satu batuan yang nantinya akan menjadi batuan reservoir atau batuan sarang. Pada prinsipnya segala jenis batuan dapat menjadi batuan sarang, yang penting ada ruang pori-pori didalamnya. Batuan sarang ini dapat berupa batupasir, batugamping bahkan batuan volkanik.
Proses migrasi dan pemerangkapan
Minyak yang dihasilkan oleh batuan induk yang termatangkan ini tentusaja berupa minyak mentah. Walaupun berupa cairan, minyakbumi yang mentah ciri fisiknya berbeda dengan air. Dalam hal ini sifat fisik yang terpenting yaitu berat-jenis dan kekentalan. Ya, walaupun kekentalannya lebih tinggi dari air, namun berat jenis minyakbumi ini lebih kecil. Sehingga harus mengikuti hukum Archimides. Inget kan si jenius yang menurut hikayat lari telanjang ? Sambil berteriak, “Eureka .. eureka !!”. Demikianlah juga dengan minyak yang memiliki BJ lebih rendah dari air ini akhirnya akan cenderung ber”migrasi” keatas.
Ketika minyak tertahan oleh sebuah bentuk batuan yang menyerupai mangkok terbalik, maka minyak ini akan tertangkap atau lebih sering disebut terperangkap dalam sebuah jebakan (trap).
Proses pematangan batuan induk (Source rock)
Untuk sedikit lebih canggih dalam memahami proses pembentukan migas, dongeng berikut ini menjelaskan hanya masalah pematangannya.
Seperti disebutkan diatas bahwa pematangan source rock (batuan induk) ini karena adanya proses pemanasan. Juga diketahui semakin dalam batuan induk akan semakin panas dan akhirnya menghasilkan minyak. Tentunya ada donk hubungan antara kedalaman dengan pematangan ? Ya tentusaja.
Proses pemasakan ini tergantung suhunya dan karena suhu ini tergantung dari besarnya gradien geothermalnya maka setiap daerah tidak sama tingkat kematangannya.
Daerah yang dingin adalah daerah yang gradien geothermalnya rendah, sedangkan daerah yang panas memiliki gradien geothermal tinggi.
“ini maksudte kalau dapurnya sudah ada kedelinya, dan sudah jadi tempe. Tapi ngga ada minyak tanah buat menggorengnya gitu ya Pakdhe ?”
“Betul thole, memasak itu perlu panas atau suhu.”
Dalam gambar diatas ini terlihat bahwa minyak terbentuk pada suhu antara 50-180 derajat Celsius. Tetapi puncak atau kematangan terbagus akan tercapai bila suhunya mencapai 100 derajat Celsius. Ketika suhu terus bertambah karena cekungan itu semakin turun dalam yang juga diikuti penambahan batuan penimbun, maka suhu tinggi ini akan memasak karbon yang ada menjadi gas!
Cekungan-cekungan sedimen di Indonesia itu tergambar dalam gambar disebelah kiri ini.
” Asyik Pakdhe, Trus bagaimana dengan cekungan-cekungan di Indonesia ? Apakah semua ‘dapur-dapur’ ini menghasilkan minyak ? Mana yang tidak dan mana yang menghasilkan ? Apa pengontrol lainnya ?”
“Mengko disik Thole. Jangan buru-buru. Belajar itu satu-satu. Terusin besok lagi ya ?”
“Jadi yang dicekungan Aceh itu gimana Pakdhe ? Ora sabar aku dhe !”
“Ya wis ngintip disebelah ini ya ?”
Bacaan terkait :
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.





Iklan Gratis



Pak Dhe, apakah minyak bumi itu tidak bisa dibuat oleh manusia (misalkan di laboraturium). Logikanya kalau prosesnya seperti penjelasan pak dhe diatas, maka bisa dibuat tiruannya. Eee…siapa tahu dengan kecanggihan teknologi sekarang, proses pembentukan minyak bumi yang jutaan tahun, bisa dibuat dalam satu tahun saja.
–> Jawab
Komentar oleh Nanang — 21 Februari 2008 #
Ini bukan hanya sekedar dongeng,tapi sebuah wahana bagi saya yang saat ini sebagai Mahasiswa Universitasbbrawjaya Malang dalam mendalami GnG….
Bagus banget Pak….Saya juga ikutan Milis Geologi UGM dan sering membaca coment2 dari Bapak…
Komentar oleh Irfan — 21 Februari 2008 #
pak de…. apa yg terjadi pada minyak yang bermigrasi ke atas dan tida terhalang oleh cap rock.
Komentar oleh adith — 21 Februari 2008 #
iyah, yang di aceh itu gimana pakdhe?
**ndak sabar juga**
Komentar oleh tikabanget™ — 21 Februari 2008 #
pakde ngape indonesia itu tertimpa bencana terus ya,,,,,,,,,,dari banjir,gempa bumi,tanah longsor ya yang pasti masih banyak yang lainnya,,,,,,,,,,,,,,,????????????bagemana ya cara mengatasi semua ini,apa rakyat kecil harus menerima semuanya,,,,,,,,,,,,,
Komentar oleh nasoha — 22 Februari 2008 #
Well, bumi memang sudah tua, ya!
Salam kenal, Pak!
Saya pengguna baru WordPress, silakan kunjungi blog saya yang sederhana dan masih bau kencur di ebiotusif979.wordpress.com, mungkin Bapak bersedia membantu saya merawat blog saya…
Mohon kerjasamanya…
Komentar oleh ebiotusif979 — 22 Februari 2008 #
asslmkm pak dhe, sebelumnya aq mo minta izin buat “hak cipta” atas nama THOLE boleh ndak??
(serius looo..). Ngomong2 tentang minyak emang ndak da HABISnya, tapi minyak bisa jadi suatu waktu akan HABIS,he..he.. .Emang sekarang orang ijo matanya kalo dengar kata “HIDRO KARBON” jadi ndak salah ini jadi obrolan ringan bahkan oleh orang NGOPI di pinggir jalan. Kebetulan “THOLE BARU” ini juga MABA (Manusia Baru) GEOFISIKA jadi mohon bimbingannnya
NB:1. Mohon dibahas tentang EKSPLORASI nya juga
2. Nitip iklan blog :aksin.wordpress.com
Komentar oleh aksin — 23 Februari 2008 #
tes da gambarnya ndak?
Komentar oleh aksin — 24 Februari 2008 #
Assalamu`alaikum pakdhe…
ini Out Of Topic yaa…
Tadi (23-2-2008) saya lihat berita di ANTV bahwa salah 1 pantai di daerah madura ada fenomena aneh, air laut surut sampai sejauh 1 Km, terjadi pada jam 16 sampai 12 siang keesokan harinya, padahal di daerah lain lagi bahaya2nya, secara ilmiah kemungkinan apakah yang terjadi disana pakdhe?? Makasiih
Wassalamu`laikum..
Komentar oleh zulhanif — 24 Februari 2008 #
Malam PakDe,
Kelihatannya tidak rumit rumit amat untuk buat minyak , kalau hanya dengan process yg PakDe paparkan, Tolong dong PakDe paaprkan stimulasi process ilmiah yang mungkin bisa diolah di laboratorium di Indonesia, kebetulan kan banyak ganggang disini.
Salam,
anpan
Komentar oleh Anpan — 24 Februari 2008 #
Pakdhe Rovicky Ysh.,
saya punya info tentang penemuan sebuah biota laut yang jika diperas dan difilter akan menghasilkan 60% air, 10% residu, dan 30% minyak mentah. Biota laut ini juga bisa dibiakkan di air darat dengan kelembaban tertentu. Berarti gak perlu repot2 mengebor kan? Seandainya teknologi pembiakannya sudah berhasil.
Mas Tri dari Pakem, sekarang rodok waras gara2 suka baca blognya Pakdhe.
Komentar oleh Tri H — 25 Februari 2008 #
Pak Dhe,
Saya minta ijin utk ‘copy paste’ artikel2 njenengan utk diposting di blog saya. Tentu saja sumber berita dan alamat blog pakdhe saya tampilken.
Sudah lama saya juga pengin mendongeng tentang perminyakan, seluk beluk bekerja di perminyakan (saya pekerja minyak juga pakdhe), sebagian sudah saya tulis, sebagian belum. Tapi membaca tulisan2 pakdhe, hampir semua uneg2 saya sudah terlaksana. Ini utk pembelajaran di komunitas blog saya.
Jadi gimana pakdhe, boleh kan?
salam,
Agus
Komentar oleh Agus — 28 Februari 2008 #
pak de dlm pembentukan minyak kalo suhu dan tekanannya terlalu tinggi apa yg terjadi
Komentar oleh cana — 8 Maret 2008 #
pak de p’tanyaannya ada yg kelupaan tadi.
kapan minyak itu dikatakan matang
Komentar oleh cana — 8 Maret 2008 #
apa sich perbedaan dari proses pembentukkan minyak bumi, gas alam dan batubara,ditinjau dari organik matter, tekanan, temperatur dan presence of solutions nya,..???,
tolong jawab secepatnya yah..,tolong banget niChhh..,
Komentar oleh fouzi — 11 Maret 2008 #
kalou boleh jawabannya tanggal 12 maret sudah di tampilkan..,,
makasih sebelumnya atas jawabannya..,
Komentar oleh fouzi — 11 Maret 2008 #
pakdhe, gimane neh.,apa fungsi dari minyak bumi + ame kualitasnye juga.,
thanks bo’.,……
Komentar oleh ardhie — 12 Maret 2008 #
pakdhe, gimane dengan cowok yang suka sekali selingkuh dengan semua cewek???????????.,
boleh gak seeehh???????????????????.,
Komentar oleh ardhie — 12 Maret 2008 #
makasih BGt yaacHH atas jwBan pakdHe,,,..
met ulTah yaccHH,,
moGa panJAng umUr ‘n seHAt slLu..
aamiiiiin….
Komentar oleh fouzi — 12 Maret 2008 #
Oh….gitu toh proses terjadinya crude oil…
Makanya daerah minyak kebanyakan di lautan yach pak dhe….atau paling tidak yang deket deket pinggir laut…kaya pesisir laut jawa gitu…
atau jangan jangan emang dulu nya laut tuh….???
tapi kalau yang digurun gemana tuh pak dhe….???
Komentar oleh Ayefz — 24 Maret 2008 #
Pak Dhe,
ide mensimulasikan kondisi minyak ketika terbentuk di dalam bumi ke laboratorium riset bagus lho, khan minyak bisa menjadi sumber daya alam yang terbarukan…
Oh ya, minyak khan terdiri dari unsur Carbon dan Hydrogen, ada gak ya unsur2 lain di alam ini yang juga bisa menjadi sumber energi selain minyak…?
Regards
Sigit
Komentar oleh Sigit — 10 April 2008 #
Pakdhe gue orang Buton nih. Jadi gitu yah sehingga di Buton jadinya aspal saja. Duh kalo tidak bisa jadi salah satu kilang minyak raksasa neh. Secara hampir seluruh daratan pulau Buton tertutup aspal sih. Pakdhe bisa diceritakan lebih detail lagi tentang pulau Buton terutama aspalnya, kan sekarang minyak juga sudah diketemukan di tujuh tempat dan satu tempat sudah mulai dikilang. Berarti tujuh tempat itu tidak bocor yah minyaknya. Kapan-kapan jalan-jalan deh ke tempat kilang minyak itu. Katanya di Buton juga ada batubara, wah semakin kaya saja nih pulauku, tolong lebih diekspos dong biar SDA di pulauku bisa bermanfaat untuk negara ini, dan tolong sekali lagi bahas lebih detail lagi tentang pembentukan aspal di pulau Buton. Terima kasih pakdhe
Komentar oleh orangbuton — 12 April 2008 #
bagus juga bwt ngajarin siswa2 nisa niy, thanks
Komentar oleh niezz — 4 Mei 2008 #
wuh mantep dah kterangan2nya tugas kimia w jdi slese nich mkasih bgt ya pade,,,,,,,,,,,,one sweet smile for you
Komentar oleh ira — 16 Mei 2008 #
keREn
Komentar oleh nandha — 20 Mei 2008 #
kalo kasus lumpur lapindo itu penjelasannya bagaimana
pak guru ???
Komentar oleh anto — 24 Mei 2008 #
Benar-benar serasa kuliah Geologi ky dulu…:).
sayangnya aku br nemuin blog ini, padahal nilai Geologiku dpt C, g bisa lagi diperbaiki..:((.
Kutunggu dongeng ttg algafuelnya ya…
sapa tahu bisa inget lagi jaman2 dulu pas kuliah Fikologi (Ilmu ttg Algae dan Ganggang):)
Komentar oleh hani — 28 Mei 2008 #
[...] { Juni 1, 2008 @ 2:45 am } · { tetangga pinter } { Tags: wawasan } Proses pembentukan minyak bumi « Dongeng Geologi [...]
Ping balik oleh Dongeng Geologi « Sekar Daniar Wibisono — 1 Juni 2008 #
assalamuaLaikum pak Dhe
dirikoe pendatangbaru pak dhe
3 jempol utk pak dhe
Komentar oleh rabiyatul adawiyah — 1 Juni 2008 #
Wah bagus banget pak dhe…. dibookmark dulu nih…
Komentar oleh Mufid — 4 Juni 2008 #
[...] Juni 15, 2008 pada 10:23 pm · Disimpan dalam Tak Berkategori Proses pembentukan minyak bumi [...]
Ping balik oleh Proses pembentukan minyak bumi « Margoncoy’s Weblog — 16 Juni 2008 #
Pak dhe ulang tahun tgl 11 Maret ya? sama donk.. jadi bangga juga he.. makasih semua ilmunya pak de.. lagi belajar soal minyak nih, baru pindah kerja ngurusi lengo n gas tapi masih nol ilmu petroleumnya..
Komentar oleh Mas Yu — 18 Juni 2008 #
kok bisa sih
Komentar oleh Abhel — 22 Juni 2008 #
[...] yang buanyak banget. Nggak cuma ada sawah di negeri kita. Ada emas, ada perak, tembaga, gas alam, minyak bumi, pokoknya yang mahal-mahal, yang berharga. Gedung-gedung juga banyak. Banyak banget. Mbak pernah [...]
Ping balik oleh Mars Pembantu: Kita Semua Sama | Arhan's Adventure — 29 Juni 2008 #
bisa minta informasi yang lebih ga tentang minyak bumi….?
Komentar oleh HERMAN — 9 Agustus 2008 #
oalah pa’dhe2 kok nanggung banget sampean le crito??
lawong aku rung nganti keturon kkok????
Komentar oleh rifqi — 24 Agustus 2008 #
Enak Juga dibaca ceritanya. Mudah dicerna untuk orang yang mudah mencerna. Nah, saya termasuk yang agak susah mencerna.
Komentar oleh Azizi — 30 Agustus 2008 #
ass pak de..piye kabare??
saya pernah denger dari bos saya (waktu training baru masuk kerja) kalo reservoir2 di indonesia udah pada kering..tapi untuk resrvoir2 yang lebih dalam lagi belum diketahui kandungannya,,yang ingin saya tanyakan apakah metode sismik masih cukup ampuh untuk mencari sumber2 baru??seberapa dalam keampuhan seismik..ato mungkin pak de punya cara lain mencari hidrokarbon???
Komentar oleh Jamat bar-bar — 14 September 2008 #
Hello, Pak Dhe Rovicky. Assalamu ‘alaikum Wr.Wb.
Salam kenal, dongeng geologi membuat ngantuk Pak Dhe, Bagaimana Kalau dongengnya diganti cerita?
Endra
Jkt.
Komentar oleh endra — 25 September 2008 #
dongeng ini fakta bukan sih Pak?
Komentar oleh rahma — 30 September 2008 #
Ya mestine serius, wong pakdhe rofik ini kerja di perlengoan udah 20 tahun.
Iya kan dhe ?
Komentar oleh Manto — 30 September 2008 #
yang namannye minyak gak pernah abis.selama negri2 ARAB masih ade.dan yang namenye minyak entu doa nabi ibrahim as dan nabi besar muhammad saw bwt bangse arab.inget kejayaan ade di tangan arab.
Komentar oleh walid al kathiri — 10 Oktober 2008 #
mintak lebih lengkap lg
Komentar oleh nanang — 18 November 2008 #
pakdhe, ngeliat fakta demikian, pekerjaan geofisika terutama yang berhubungan dengan sismik masih prospek di indonesia ga?
Komentar oleh aapgscui — 26 November 2008 #
sekaliyan izin buat copy paste di blog kami,
salam kenal,
AAPG SC-UI
NB: Kalo kita undang buat ngisi course/seminar mau ga pakdhe?gimana menghubungi pakdhe?
thanks
Komentar oleh aapgscui — 26 November 2008 #
pak de, blognya bermanfaat banget terutama artikel2nya..
moga bisa menjadi amal jariyah y pak…^^
Komentar oleh edu — 7 Desember 2008 #
pak De,Q asalnya kan dari Lasem kota kecil di Rembang nah masalahnya gini diselatan Rembang adalah BLORA, Cepu ma Bojonegoro itukan banyak minyaknya kalau di Rembang sendiri gimana soalnya waktu Q SD banyak sekali tempat2 yang dibor katanya sih tuk cari minyak bumi,,,,,,sory Q awam
Trims
Komentar oleh GIYAN — 25 Desember 2008 #
Proses pembentkn minyak bumi bukankah dari inti magma yang telah menjadi metan mohon pencerahan
Komentar oleh Toe — 4 Januari 2009 #
waktu pelajaran di esde, minyak bumi itu berasal dari fosil-fosil yg dihasilkan dari hewan, manusia juga tumbuhan yg sudah berjuta2 tahun…. sehingga aq tuh ngebayangin pekuburan di RI suatu saat bisa jadi rebutan pertamina, shell deelel… oooh ternyata o-ow…. tx yr info n makin sedoy dgn tempe n kedelainya.
Komentar oleh yunie jusri djalaluddin — 4 Januari 2009 #
Kalo aspal yang di P.Button gmn pakde..??
Maaf saya masih belon mengerti lebih jauh
Komentar oleh Agung SU — 9 Januari 2009 #
pak dhe.. saya boleh ngutip gak?
buat tugas geografi..
Komentar oleh chocoandvanilla — 11 Januari 2009 #
Pak Dhe, ceritakan juga dong kenapa di Buton tanahnya mengandung aspal.
Komentar oleh Madi Hermadi — 31 Januari 2009 #
pak de cara nyari minyak bumi gimana sih….?
ajarin dong ……!!!!
salam kenal ja………..!!!!!!!
de klo mau blez ke no ni ja 021-96461898/085711766521
Komentar oleh bhotax 37 — 12 Februari 2009 #
koq manusia ga’ da kesadaran sendiri atas apa yg dilakukan? padahal bumi sudah tua. masih saja ingin membangga-banggakan mobil. apa ga’ da kerjaan yang lebih baik dari itu? harap direnungkan MANFAAT DARI TIDAK NAIK MOBIL!
Komentar oleh matahari rahmat kami — 18 Februari 2009 #
sore pak de saya orang perminyakan
biasanya sewaktu kita lakukan pngeboran di adakan seismix dulu gunanya untuk mengetahui kandungan minyak yang ada di dalam perut bumi,tetapi saya baru tau ternyata sebelum seismix kita minta koordinat dulu ke belanda sana,itu di karnakan sewaktu jaman penjajahan belanda,mereka telah mencari pertandaan keberadaan minyak bumi dengan mengunakan tanda 2 alam yaitu adanya pohon tertentu,yang konon sekaran susah di dapat di karnakan penebanangan liar hehehehe
di sini juga ada blok koridor tertentu yang di dasarkan atas kedalaman
untuk sekedar info saya bekerja di sebuah oil comp di palembang – jambi
Komentar oleh Taufik — 20 Februari 2009 #
Eh kalo source rock di basement itu mungkin gak? Kalo gak kenapa ada HC yg ngetrap di basement? apa ini ada karena migrasi dari atasnya (== Source Rock)?
Komentar oleh Adnil — 23 Februari 2009 #
salam kenal
maaf ya sebelumnya
aku uda lancang ngambil data dr blog anda.
buat tgs..
mepet bgt ni
makasih banyak ya
Komentar oleh leo wild — 25 Februari 2009 #
Pak Dhe Ropi alhamdulillah ada blog ini, dapat dipakai ngajar Geologi Dasar, Geologi Struktur gan Geologi migas buat anak2 di PS Geofisika Universitas Lampung (Pertengahan Maret berubah jadi Teknik Geofisika). 2 Minggu lalu Pak Dr. Andang Bahtiar (mantan Presiden IAGI)kasih One Day Course tentang Petroleum System, gimana kalau suatu saat gantian Pak Dhe yang ke Lampung??? Pasti para mahasiswa termehek-mehek karena kesengsem Pak Dhe!!! Smoga dana dari IPA cepet turun biar bisa cepet terlaksana. Thank you for your Creation in this blog. God bless for you
Komentar oleh bagus sapto — 3 Maret 2009 #
Minta ijin ikut campur ya pakde….
Basement itu ga mungkin jadi source rock. Karena asalnya basemnet itu kan batuan Volkanik yang keluarnya dari dalam gunung berapi. Nah source rock itu kan dari proses sedimentasi. karena setelah dari source rock en cooking, migas biasanya bermigrasi, ya karena ada beda densitas itu tadi. Tapi beberapa pengeboran menemukan minyak di batuan Basement, ini mungkin di karenakan ada rekahan di batuan basement itu yang menyebabkan Pori basement yang tadinya ketat jadi agak longgar en terbentuk secondary permeability.
Gitu bukan pakdhe….Mohon di koreksi.
Komentar oleh febri — 22 Maret 2009 #
Pakdhe dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa mo nanya nih…
Reservoir karbonat / batu gamping ada hubungannya ga dengan pengendapan di laut dalam ??
Trus kubah garam / salt dome itu apa sih sifatnya dan bagaimana sih pembentukannya ??
Mohon pencerahannya Pakdhe yang baik hati hehe…
Klo boleh di japri juga yaa Pakdhe.
Komentar oleh febri — 22 Maret 2009 #
iya, saya juga mau sedikit lebih tau pak dhe,.. kalo karbonatan (marine) yang udah keangkat seperti pulau Buton, apa minyaknya gak lari dari caprocknya, yg nurut gw juga mungkin ada seepage tp malah potensi geothermal disana (yg kutau)sedikit. mohon penjelsan mathur nuhun.
Komentar oleh Kindy — 22 Maret 2009 #
aq msh ga mudeng, hubungannya ma proses evolusi apaan ya?
Komentar oleh nugroho — 1 April 2009 #
Pak D, mkaci ya, dongengnya sangat membantuku sharing tentang minyak bumi di klas X.
Komentar oleh Ve — 7 April 2009 #
ijin copas yya pakde, buat tughas kimia..
makasiiii bgd.. tpi mw sekalian numpang nanya, kira-kira gempa bisa memunculkan sumber minyak bumi ke daratan gga?
makasih jawabannyaaa..
Komentar oleh raachaan — 10 April 2009 #
Gempa tidak secara langsung memunculkan minyak ke permukaan. Tetapi adanya getaran mampu membuat minyak mudah disedot oleh pompa. Mekanismenya ini mirip ketika kita mencoba mengeluarkan butiran-butiran dalam botol dengan mengetuk-ngetuk botolnya.
Komentar oleh Rovicky — 10 April 2009 #
wahh… Makasi banyak ya, pakdhe… Kebetulan ada tugas tentang minyak bumi… Makasi atas infonya… Wawasan saya jadi bertambah de…
Komentar oleh K — 12 April 2009 #
wlah.. pakdhe.. tugas kimia g bisa nunggu nie… ayo lanjutin pakdhe….
Komentar oleh Fauzan — 12 April 2009 #
raksinasi itu apa to ?
Komentar oleh sella potter — 15 April 2009 #
Pak De, salam kenal ya. Nuhun pisan dongengnya. Saya jadi mudah menjelaskan cerita tentang asal-usul minyak bumi pada murid-muridku tersayang. Mereka jadi lebih paham.
Komentar oleh Ibu Yanti — 17 April 2009 #
pak dhe,,
jelasin tentang fraksi-fraksi minyak bumi po”o..
gak mudeng pak dhe..
Komentar oleh hanum — 23 April 2009 #
thanks banget infonya..
kadang dengan membaca dongeng2 anda, pelajaran2 jd lbih gampang masuk hehe..
Komentar oleh gimbalz — 26 April 2009 #
ntr klo minyaknya habis ganti apa yaa?
Komentar oleh yna_one — 29 April 2009 #
bagus iki huahuahua, aku tresno karo koe
Komentar oleh saritem — 30 April 2009 #
HELLO PAKDHE . . .
NI AKU kento’ tuap .
SETELAH AKU BACA TENTANG MINYAK BUMI INI AKU MENDAPATKAN BAYAK PENGETAHUAN BARU TENANG MINYAK BUMI . . . . . . . . . . . .
THANK YOU SO MUCH ATAS PENJELASANNYA. . . . . . . . . .
KARANGAN INI SANGAT BERGUNA BAGI AKU CZ AKU BISA MGERJAEN SCRIPT KU . . . . DAN SYUKUR HASILNYA MEMUASKAN BANGETTTTT . .
Komentar oleh kento' tuap — 30 April 2009 #
loe bodoh bgttttt………..
Komentar oleh Icih — 30 April 2009 #
aduh aku mau ikut kopi pasteeeeeee aja deh
Komentar oleh wanda — 1 Mei 2009 #
em…..
iya juga sih…
ada yang mempunyai pendapat bahwa minyak bumi itu berasal dari jasad renik dan hewan yang telah mati dan tertimbun dalam tanah berjuta juta tahun yang lalu….
saya juga belajar nya begitu sih…
tapi, juga ada yang berpendapat lain…
tapi sayangnya saya enggak tau pendapat lain itu apa …
tapi, di Indonesia itu sebenarnya kaya……….. banget loh…
apalagi di Papua, kalau Indonesia tau gimana cara mengelola hasil bumi di Indonesia, aduhh…….
kita bisa kaya raya….
tapi, sayangnya sih…
Indonesia enggak tau…
malah kedahuluan negara negara lain…
mereka mengambil hasil alam Indonesia dan menyalurkan ke negaranya untuk di kelola, dan dijual lagi ke Indonesia…
bukannnya kita warga negara Indonesia rugi????
ya, mudah mudahan, para ahli dari Indonesia, tidak putus asa menciptakan alat untuk mengelola minyak tanah…
dan, saya juga membantu mereka, kalau saya besar nanti…
begitulah komentar saya, mudah mudahan yang lain tidak tersinggung…
ya, begini saja… cukup sekian,,,, terima kasih….
Komentar oleh Christyne_edie — 6 Mei 2009 #
wah..bagus banget nich artikelnya..
gk salah kalau yang ngunjungin banyak banget..
makasih banyak..
Komentar oleh Nafi' Abdul Hakim — 10 Mei 2009 #
wah……bagus banget yang buat artikaelnya …..
pasti dia tuh (yang buat artikael) pintar buanger pokoe gue salut dah…..
thanks verymuch^_^
Komentar oleh rikard — 11 Mei 2009 #
pak de minyK bumi
trdapat DMn y ??????????????
Komentar oleh ary — 14 Mei 2009 #
Ayo teman-teman, kita hemat dalam menggunakan bahan bakar, supaya tidak cepat habis.
Komentar oleh Fachni Rosyadi — 15 Mei 2009 #
aduH…
penen tau uii…
lebih jelas tentang minyak bumi…?//
Komentar oleh ega — 18 Mei 2009 #
pak de makaci bgt cz ne bs bantu tugasq he3x
Komentar oleh amam — 18 Mei 2009 #
gimana sih prisesnya masih kurang jeles
Komentar oleh ika — 20 Mei 2009 #
hmm…..cukup rumit
Komentar oleh chaca — 20 Mei 2009 #
makasih yaa udah bantuin saya belajar…
Komentar oleh Mutiara Nur Fatimah — 23 Mei 2009 #
teorya zangat bagusssssss ………. dapat membantu belajar terima kasih banyak yaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Komentar oleh bagiooooooooooooo — 24 Mei 2009 #
pak de, kalo bisa penjelasannya di bikin kayak laporan ilmiah aja. biar gampang di pake belajar. (^_^)
Komentar oleh aditya — 27 Mei 2009 #
Aditya,
Nanti kalau kayak format laporan ndak ada yang mau baca. dikira serius dan sulitt..
Kalau kayak laporan itu supaya gampang dipakai belajar atau gampang buat ngerjain tugas sekolah ?
:p
Komentar oleh Rovicky — 27 Mei 2009 #
Thanks yach pak de, artikelnya bermanfaat bgt………
Komentar oleh Intha — 28 Mei 2009 #
waaaah menarik dan sangat membantu untuk belajar
terimakasih banyaaak
Komentar oleh nadya — 31 Mei 2009 #
Terimakasih saya orang awam jadi sedikit mengerti
Tetapi kenapa yang terjadi di Sidoarjo ? Tujuannya mengebor minyak atau gas tetapi yang keluar lumpur ? Apakah salah duga, dalam penyelidikan atau survey mungkin yang dikira minyak itu setelah keluar ternyata lumpur ?, kalau begini yang salah, adalah dugaan awal atau ahli perminyakannya, kalau dari awal sudah tau disitu endapan lumpur dan bertekanan maka tidak usah di bor. Berarti ahli perminyakannya tidak tau kalau disitu ada lumpur dan bukan minyak. Dulu sebelum pengeboran dilakukan, di surat kabar lokal di Jawa Timur di beritakan bahwa di Sidoarjo diketemukan endapan (cekungan) minyak terbesar di dunia. Ee.. ternyata setelah di bor yang keluar lumpur terbesar di dunia ? Dan menimbulkan bencana terbesar di dunia. Banyak para plitikus atau penguasa pengin punya saham disitu dengan memanfaatkan kekuasaannya, tetapi setelah tau yang keluar lumpur mereka pada cuci tangan
Komentar oleh Kuncahyo — 5 Juni 2009 #
i love u my earth oil…
thank’a GOd…
Komentar oleh bear — 5 Juni 2009 #
waah bantu sekale pa’ dhe penjelasannya… doain saya moga2 remed lulus yo ….
Komentar oleh Yudakuzuma — 12 Juni 2009 #
Klo lihat proses pembentukannya ajib yaa, jutaan tahun….tapi sekarang mau diabisin dalam waktu 200 taun….dasar manusia
Komentar oleh Wood wood — 13 Juni 2009 #
out of topic ya pakde, kalau minyak di indonesia larinya pada kemana sih pakde?kok rakyatnya miskin nggak dapat jatah….:)
Komentar oleh miftahrahman — 11 Juli 2009 #
SALAM KENAL PAKDHE, BERMANFAAT BANGET PENJELASAN TENTANG MNYAK BUMI NI, KPAN2 DIBUAT KAYAK DONGE NG AJA PAK DE BIAR JELAS N G BOSEN, TRIMAKASIH
Komentar oleh eva rusdinayah — 24 Agustus 2009 #
mudah2an pertanyaannya gak aneh, maklum orang awam..
sebenarnya minyak tanah,BBM ato sumber2 energi yang dgunakan ma masyarakat umum itu berasal dari minyak bumi atau diproses dari sumber yang berbeda.. soalnya saya suka bingung, ada minyak mentah, minyak tanah, bedanya dibagian mana ya?
jawabannya ya pakdhe, soalnya bagian dari tugas
Komentar oleh phee — 2 September 2009 #
uhm,,,keren …
ini ni yg disebut…sambil menyelam minum air…hehe
sambil baca dongeng sekaligus ada pengetahuan,,,,horazzz
Komentar oleh tika — 16 Oktober 2009 #
pakdhe gak kurang titik ae blog
Komentar oleh bachrul — 5 November 2009 #
Saya akan menjlaskan sedikit tentang minyak bumi…..
tpe……. lw salah muph yach…
mungkin saya perlu belajar ge……..
hehehe……..
Minyak bumi merupakan salah satu bahan bakar dan sumber energi yang sangat penting lo….
dan Bahan bakar minyak bumi relatif mudah dlm penggunaannya di bandingkan dengan bahan bakar lainnya…
ya gag???????????????
Komentar oleh fitri — 11 November 2009 #