Fenomena Kolam Terangkat


korankolamterangkat

Mungkin ada yang membaca koran adanya kolam yang tiba-tiba terangkat, dan ada yang menganggap tanahnya ambles. Fenomena ini sebenarnya terjadi dibeberapa tempat terutama didaerah yang muka air tanahnya sangat dangkal, dan cepat berubah.

Fenomena kolam terangkat ini sering terjadi pada tempat yang batuan dasarnya berpasir yang kurang kompak dan memiliki porositas cukup besar.

Pada saat dibuat kolam ini, muka air tanah pada kedalaman yang cukup jauh dibawah. Sehingga kolampun dapat dibuat dengan mudah. Kalau dibuat pada saat muka air tanahnya dangkal, tentunya air banyak keluar dari dalam tanah.

Disaat musim hujan, muka air tanahnya berubah, mendangkal. Karena banyaknya air hujan, tentunya. Kolam yang kosong tanpa isi, maka akan mirip seperti kapal. Walaupun kapal dibuat dari besi tetapi mampu terapung karena adanya air yang mengangkat seperti hukum Archimides saja.

kolam-terangkat

Gambar diatas memperlihatkan bagaimana mekanisme fenomena kolam terangkat ini.

😦 “Pakdhe, lah yang dibawah kolam bisa kosong, ya ?”
😀 “Dibawah kolam akan terisi air ataupun terisi tanah pasir bercampur dengan air, yang memiliki daya angkat atau bouyancy”

Jadi sebenarnya bukan tanahnya yang ambles, melainkan bangunan kolamnya terangkat seperti kapal.

Supaya tidak terjadi pengangkatan ini, disarankan kolam jangan dibiarkan sampai kosong tidak ada airnya. Sehingga menambah beban supaya tidak merusak konstruksi kolam.

5 Tanggapan

  1. Bisa balik lagi kalau kondisi tanah berubah. Walaupun tidak kembali seperti semula.

  2. Beberapa tahun yg lalu, di dekat kampung saya ada tangki BBM kosong di SPBU yg baru dibuka, keluar dari kuburnya.

  3. Terangkatnya permanen atau bsa balik lg?

  4. dan yang pasti bukan karena bantuan makhluk halus atau jin ya Pak dhe hehehe….

  5. Artikel yang sangat bermanfaat bagi saya orang awam yang buta akan ilmu geoglogi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: