Thole Bertanya Tentang Puasa

WhatsApp Image 2017-05-18 at 4.35.28 AM

🤔 ” Bagaimana puasanya orang yg sedang tidak berada di posisi geografis yg biasanya ?”

“Kalau saya pikir-pikir, orang Afrika Selatan maupun orang Kutub Utara boleh berpuasa sesuai “kebiasaan”, terutama kalau dia sedang jalan-jalan di Mars”

Allah hanya akan menguji umatNya sesuai dengan kemampuan.

Manusia itu memiliki “body clock” yang tertanam sejak dia lahir. Sehingga waktu tubuhnya sudah tertanam. Puasa merupakan salah satu ibadah, yg menurut saya juga ujian menahan nafsu (makan).

Sesuai dengan ayat “Allah tidak membebani satu jiwa kecuali sesuai kemampuannya.” (Al-Baqarah: 286). Maka tentunya “ujiannya” disesuaikan dengan kemampuan tubuhnya. Dimana “body clock”-nya tentusaja berbeda-beda. Tidak seragam pada satu koordinat geografis.

Ada yang berpendapat bila sedang didaerah ekstrim menggunakan waktunya Makah/Madinah sebagai tempat dimana turunnya perintah sholat. Namun Islam itu kan untuk seluruh umat manusia dimanapun dan terbuka dengan pemikiran baru kan ?

Masih penasaran dengan perhitungan jadwal puasa bagaimana dengan bumi datar ?

Baca disini ya : https://rovicky.wordpress.com/2012/07/19/perhitungan-penanggalan-jaman-bumi-datar-berbeda-dengan-geosentris-dan-heliosentris/

#beribadahdenganberpikir

Dinding sumur ambles, mengapa ?

Berita tentang turunnya dinding sumur hingga sejumlah lebih dari 50 sumur cukup mengagetkan. Baca disini. Lah iya lah, sumur yang merupakan sumber air kehidupan tiba-tiba amblas tentunya bikin ketakutan.

Nah apa penyebabnya ?

Kalau dilihat dari lokasinya yang merupakan lereng G Kelud. batuan penyusunnya adalah batuan hasil endapan vulkanik yang didominasi pasiran. Kemungkinan diselingi lapukan ataupun endapan halus gunungapi. kealau demikian maka kita perlu melihat sifat mekanika tanah berpasir.

Kalau dilihat, pasir basah akan memiliki daya dukung yang lebih bagus dibandingkan pasir yang kering, tentusaja kalau ada campuran perekat pasir maka sudut lereng yang mampu ditahannya relatif lebih curam. Sedangkan ketika pasir tersebut jenuh air, justru menyebabkan daya dukungnya semakin kecil, bahkan hilang bila terlalu jenuh air.

Penggambaran seperti dibawah ini dapat dicoba dirumah melihat pasir kering, pasir basah dan pasir jenuh air.

Angleof Repose

😦 “Wah iya Pakde, jadi inget kalau mau membuat benteng-bentengan dari tanah di pasir sebaiknya pasir basah, bukan yang kering dan bukan yang jenuh air.

Jadi kemungkinan besar perubahan kandungan air dapat menyebabkan daya dukung tanah pasir akan menurun drastis. Karena hilangnya daya dukung inilah yang menyebabkan dinding buis beton maupun dinding sumur dengan bata pun bisa runtuh karenanya.

DindingSumurAmbles

Jadi runtuhnya dinding sumur mungkin bukan karena ada growongan yang ada dibawah.

Mengapa muka air tanah bisa naik ?

Tentunya curah hujan di huku dapat membuat muka air tanah meninggi. Proses penyerapan yang cukup intens dibagian hulu menyebabkan muka air tanah meninggi secara luas. Itulah sebabnya sumur-sumur yang terkena fenomena ini juga cukup banyak dan luas. Barangkali itu sesuai dengan penyebarannya juga.

Tentunya ini masih dugaan, perlu peninjauan lapangan untuk melihat sebenernya apa yang yang terjadi. Ini masih penerawangan geologi dari jauh.

22 Maret Hari Air : Mari menghargai air sesuai musimnya.

WorldWaterDay

Saat memasuki bulan Desember ini di Jawa sudah memasuki musim hujan, Bahkan Sumatera sudah mendapatkan “kelebihan air” sehingga ada banjir di beberapa tempat. Air mulai berlimpah. Dan biasanya kita tidak lagi menghargai seperti saat musim kemarau beberapa bulan yang lalu.

Perbedaan pasokan air di alam ini semestinya dimanfaatkan untuk mendidik masyarakat supaya “menghargai air” sesuai dengan penyediaan dari alam.

Kalau kita lihat rekening air, seringkali tidak seperti saat belanja cabe di pasar. Saat pasokan cabe sangat langka, maka harga cabe akan meningkat sangat tajam. Biasanya koran-koran akan berteriak dengan harga cabe melangit. Masyarakat harus dididik dengan cara yang sama untuk penentuan harga air pipa (air PAM).

polach[1]

Pola curah hujan di Indonesia seperti diatas tentunya mudah dimengerti. Ada pola-pola tertentu dari setiap region di Indonesia. BMKG tentunya memiliki pola-pola lebih teliti dan detilnya. Namun jelas menunjukkan ada waktu-waktu kemarau dan ada waktu-waktu musim penghujan. Pula ini harus diajarkan pada masyarakat bahwa air itu tidak sepanjang tahun ada. Mengajarkan pola dengan kehidupan sehari-hari adalah menreapkan POLA HARGA AIR TAHUNAN !

😦 “Iya ya Pakdhe. Kalau harga air dianggap rata-rata nanti masyarakat tahunya air itu melimpah”.

😀 “Itulah Thole. mendidik itu tidak harus dilakukan Departemen Pendidikan”

Pola curah hujan ini nantinya dapat dipergunakan dalam menentukan harga air pipa (PAM) disetiap daerah. Tentunya tidak semua tempat di Indonesia sama. Ini juga akan mendidik masyarakat mengerti bahwa kondisi Indonesia itu beragam. Akan lebih mengenalkan kebhinekaan Indonesia juga kan ?

Salah satu cara sederhana adalah seperti dibawah ini.

PolaCHdanHargaAir

Jadi dengan demikian pemerintah akan dapat melakukan proses mendidik masyarakat. Dan itu dilakukan sekalian untuk mengerti alamnya melalui berbagai hal.

😦 “Dan semestinya tidak harus dengan persetujuan DPR ya Pakdhe ?”

Pola-pola curah hujan dari BMKG lebih detil dan rumit. Namun untuk tujuan pendidikan semestinya dibuat presentasi yang lebih mudah dimengerti masyarakat awam. Disinilah masyarakat akan mengerti mengapa air itu HARUS dihargai dan diperlakukan tidak sembarangan.

pola-curah-hujan-bmg1

Apa itu SHALE GAS ?

Anjloknya harga minya beberapa tahun yang lalu diduga disebabkan karena banjirnya migas dari Shale Gas dan Shale Oil yang diproduksi oleh Amerika Serikat. Indonesia tentunya banyak migasnya, juga banyak shale gas dan shale oilnya. Apa iya ?

Apa sebenarnya Shale Gas itu ?

Terbentuknya migas.

Seperti yang pernah ditulis disini tentang Proses pembentukan minyak bumi, terlihat bahwa migas terbentuk secara simultan, tidak dapat terpisahkan dengan mudah. Karena minyak dan gas dapat dihasilkan oleh “dapur” yang sama.

😦 “Pakde aku lupa terbentuknya seperti apa ya ?”
😀 “Ya baca lagi di link itu saja, Thole. Tulisan itu sudah banyak masuk dalam buku diktat pelajaran SMA looh”

terbentuknya-migas

Migas terbentuk dan migrasi atau berpindah dari dapur minyak ke jebakan dan terperangkan di sebuah lapangan minyak atau gas.

Dari gambar diatas kita tahu bahwa migas yang ada dibawah sana secara konvensional diambil dari jebakannya. Tentunya minyak yang dihasilkan oleh dapur dan minyak yang diketemukan dan diambil dari jebakan tidaklah sama jumlahnya. Ada migas yang hilang, ada yang tidak terambil dan bahkan kita tahu ada migas yang tertinggal didalam dapur.

Nah migas yang masih berada di dapurnya inilah yang dimaksud dengan SHALE GAS ataupun SHALE OIL.

NonKonv.JPG

Migas yang tertinggal sebagai GAS (Shale Gas) maupun Minyak (Shale Oil) jumlahnya jauh lebih besar ketimbang yang terperangkap dan sudah diproduksikan hingga saat ini.

Karena alam tidak mampu mengeluarkan semua migas yang dihasilakn oleh dapurnya, tentusaja jumlah migas yang masih tertinggal didalam dapur sana masih sangat banyak. Menurut perkiraan, migas yang masih tertinggal dibawah sana dapat berjumlah 10-20 kali migas yang sudah diproduksikan dari dalam jebakan selama ini.

Bagaimana diketemukannya Shale Gas di Amerika ?

Dibawah ini gambaran sejarah bagaimana Amerika telah bertungkus-lumus sehingga mampu membuat produksi minyaknya meningkat tajam di melenium ini.

BakkenResearch

Gambar diatas memperlihatkan bahwa Amerika telah mengetahui potensi ini sejak tahun 1953. Melakukan riset hingga 20 tahun untuk meyakinkannya, dan melakukan eksplorasi dan mengkonfirmasikan tehniknya setelah (16+11) tahun. Produksi shale gas dan shale oil meningkat tajam setelah tahun 2010-an.  Jadi perlu riset penelitian dan usaha yang perlu diperhitungan dengan matang sebelum memproduksikan.

😦 “Lah iya Pakdhe. ga ada yang gratis laah. terus berapa lama shale gas di Indonesia bisa diproduksikan ?”
😀 “Ya perlu usaha dan keringat, tidak hanya membuat aturan dan kebijakan pemerintah saja. Thole”

Migas non-konvensional ini tidak diambil seperti layaknya mengambil minyak yang konvensional yang tinggal disedot. Migas non-konvensional ini berada pada batuan serpih (shale) sehingga batuannya perlu dipecahkan (fracking). Saat melakukan produksinyapun berbeda. Itulah sebabnya pernah dituliskan disini: Mengapa Shale Gas di Indonesia Sulit Berkembang ?

Kesuksesan membuat rekahan inipun terus berlanjut, sebelumnya rekahan hanya kecil sehingga hanya molekul gas yang keluar (menghasilkan SHALE GAS), namun dengan berkembangnya tehnologi maka molekul minyak yang lebih besarpun akhirnya mampu dikuras dari dapur (menghasilkan SHALE OIL).

migasygterbentuk-png

Potensi migas yang tertinggal jauh lebih banyak dari yang sudah diketemukan hingga saat ini.

Kalau melihat jumlah potensinya tentusaja jumlah migas unconventional memiliki potensi jauh lebih besar dari yg konvensional selama ini. Ini tentunya menjadi iming-iming ditempat lain. Karena setiap migas yang diketemukan pasti ada dapurnya yang masih meninggalkan potensi untuk dikuras dan diperas lagi.

Namun harus diingat bahwa untuk bisa memproduksikannya perlu usaha, dana, keampuan tehnis dan WAKTU. Amerika saja membutuhkan waktu sekitar 50 tahun sejak diketahuinya potensi ini.

 

 

“2017” Tahun Adaptasi.

Bersiaplah beradaptasi dengan perubahan cepat .

Dalam tahun 2016 kemarin kita melihat banyak kejadian-kejadian perubahan yang merupakan kejadian singkat, cepat, dan berubah-ubah. Tidak ada isu yang bertahan lebih dari dua bulan. Rata-rata isu nasional habis hanya dalam waktu satu-dua pekan saja. Jarang yang mampu bertahan lebih dari satu bulan.

evolution

Dua tahun lalu masih BBM dan email sekarang sudah diganti WA dan LINE.

Mungkin akhir bulan lalu kita mendapat info turunnya pendapatan Taksi meter hingga milyaran rupiah dalam waktu singkat gara-gara Uber dan Grab. Perubahan yang belum diantisipasi para pengusaha taksi meter. Dan walaupun sempat ribut di medsoc mungkin bentar lagi kita lupa dengan pilot mabok grebek-grebek dan kembali naik pesawat lagi, sambil makan sari roti lagi.

Beberapa bulan lalu, kita belum berhenti dengan Pokemon yg sampai menggelitik bidang HANKAM, eh sudah diganti dengan Mukidi. Dan dalam waktu cepat kita sudah lupa “Oom Telolet oom” dua pekan lalu.

Disisi lain menggalang perhelatan 212 yang mengumpulkan perhatian jutaan orang juga dapat dilakukan kurang dari 3 pekan saja. Namun gaungnya seakan senyap begitu ganti bulan. Bahkan jaket bomber serta payung biru sudah bukan barang yang laris dijual. Kalau anda sekedar mengikuti trend jualan saja, maaf anda sudah terlewat.

Perubahan begitu cepat.

😦 Lah iya Pakde, sekarang lagi ada yang sibuk mencobra mengawasi hoax di medsos, paling bulan depan juga ga ada kisahnya lagi”

Bagaimana dengan industri migas Indonesia ?

Apakah tahun 2017 masih akan diributkan dengan fluktuasi harga, atau malah meributkan “gross-split“. Wong soal PBB dengan Perubahan Permen 79 saja sudah banyak yang mulai hilang selera membahasnya. Bahkan Masela yang sempat mengisi media sudah tidak lagi menggubrisnya. Namun dengan harga minyak mentah yang sudah mulai (terlihat) stabil di harga 50-60 US$/bbl, mudah-mudahan saja kegiatan eksplorasi migas menjadi bergairah.
😦 “Pakde lantas apa tantangan migas dalam jangka panjang ?”
😀 “Coba saja lihat perkembangan Mobil Tesla”
tesla4wd

Bagi yang suka offroad sebentar lagi ada yang 4WD (4×4).

Salah satu kendala mobil listrik saat ini ada pada pengisian bahan bakar, eh battery. Kapasitas battery yang masih hanya 6 jam dan jarak tempuh kira-kira 200 km, akan segera tertangani bila wireless charging bisa dilakukan sambil berkendara.
Saat ini Wireless Charging sudah ada namun diisi saat mobil parkir. Nah suatu saat nanti kabel listrik di pinggir jalan pun barangkali sudah mampu menjadi media mengisi baterei  mobil listrik sambil berjalan artinya … “good by pom bensin !”
Apabila “mobil hijau” yang hemat energi ini berkembang dengan pesat, maka kebutuhan energi yg selama dihabiskan untuk transportasi akan menjadikan komoditas migas harganya murah. Terutama akibat banjirnya produksi migas yang murah di dunia ini.

Tantangan bencana bukan hanya dipicu hidro-meteoric

Yang pasti bencana di Indonesia masih akan terus mengancam dan tetap lebih memerlukan kewaspadaan karena tidak adanya kemampuan meramalkan sebelum kejadian. Bencana banjir bandang dan longsor bukan hanya karena perubahan iklim saja tetapi justru lebih banyak karena daya dukung lahan yang semakin berkurang dengan semakin banyaknya jumlah penduduk yang membutuhkan lahan produktif.
garut

Grafik dan informasi spasial perubahan penggunaan/penutup lahan di DAS Cimanuk Hulu tahun 2003 – 2015 dari hasil analisis data Landsat

Banjir di Garut yang melanda perkotaan, kalau dirunut terlihat adanya perubahan rona pemanfaatan lahan hutan. Namun kalau ditengok perkembangan jumlah penduduknya maka sangat jelas terlihat bahwa bukan sekedar keserakahan merambah hutan. Tapi memang kebutuhan lahan akibat jumlah penduduknya meningkat sangat tajam. Seolah tak terhindarkan bagi petani dan pekebun yang memang membutuhkan lahan petanian dan perkebunan.

pendudukgarut

Pertambahan penduduk garut yang meningkat tajam setelah 2008.

Kejadian banjir di tempat lain sangat mungkin memang karena kebutuhan lahan, Banjir di Bandung dan Bima mungkin kalau dirunut dengan melihat pekembangan jumlah penduduknya maka akan memperlihatkan perubahan akibat kebutuhan yang tak terhindarkan.

😦 “Pakde, gimana adaptasinya kalau emang butuh lahan ?”
😀 “Gunakan tehnologi pertanian lahan bertingkat seperti hidroponik yang dilakukan budhe, dan hidup di rumah susun Thole. Itu baru namanya adaptasi”
Selamat datang ditahun adaptasi !

Berapa harga minyak tahun 2017 ?

Akhir tahun seperti biasa dihiasi oleh ramalan-ramalan. Salah satu yang kepingin diketahui adalah HARGA MINYAK ! Kali ini akan kita lihat berapa harga minyak tahun depan. Akankah harga minyak masih dapat diprediksikan, ataukah masih perlukah kita meramal harga minyak ?

😦 “Pakdhe kok ikutan meramal, mau jadi dukun minyak ya ?”

😀 “Bukan itu Thole, setiap mengawali usaha harus memiliki dasar perhitungan kedepan. Salah satunya memperkirakan patokan harga sebagai dasar berpijak”

hargaminyak

Sejak akhir tahun 2014 hingga 2016 dirasakan sebagai tahun paceklik bagi industri migas. Hampir semua investasi dalam pengusahaan migas dihentikan atau dibatalkan, atau paling tidak ditangguhkan. Anjloknya harga ini memberikan pelajaran khusus bahwa tidak ada yang mampu menjaga kelanggengan pasar yang sangat “volatile” (mudah berubah). Juga tidak diketahui pasti mekanismenya.

Harga 2017 sekitar 50-60 US$/bbl.

Kalau melihat tren sesaat kana sulit membuat prediksi (harapan) berapa harga minyak nantinya. Namun kalaupun dipkasakan, maka harga minyak antara 50-60 US$/bbl merupakan harga yang mungkin akan terjadi.

Harga tentunya parameter yang mutlak dan perlu dalam ekonomi dan bisnis. Dalam urusan ekonomi dan bisnis perlu memilki asumsi dalam perhitungan, “eh, berapa untungnya nanti ?”. Tanpa asumsi, tanpa prediksi jelas ndak mungkin melakukan perhitungan prakiraan untuk menentukan layak tidaknya proyek dilakukan, termasuk eksplorasi. Sehingga walaupun prediksi yang sudah diketahui pasti bakalan salahpun tetep saja dilakukan dan tetep saja diperlukan. Hanya dipakai sebagai pegangan dalam perhitungan sebelum melakukan usaha. Tetapi jelas prediksi dalam hal ini hanya sebagai asumsi yang HARUS dimiliki sebelum dimulainya suatu usaha.

Kapan Harga Minyak Kembali mendekati 100 US$/bbl  ?

Sudah bukan jamannya lagi menunggu harga minyak membaik. Yang lebih penting adalah perusahaan harus mampu tetap melakukan semua kegiatan usaha (Studi, Eksplorasi, dan produksi) dengan harga yang ada saat ini ,40-50 US$/bbl, saya yakin perusahaan akan lebih sehat ketimbang menunggu harga tinggi.

Safety First : AWAS RIP CURRENT (Arus Balik di pantai)

Berenang di pantai tentunya sangat mengasyikkan tetapi ingatlah keselamatan terhadap arus balik (RIP CURRENT).

Rip current merupakan arus balik yang terkonsentrasi pada sebuah jalur yang memecah zona empasan gelombang hingga melewati zona gelombang pecah. Pantulan gelombang yang mengenai pantai memunculkan sejumlah arus susur pantai yang kemudian bertemu dan memusat di tengah cekungan pantai”.

APABILA TERKENA ARUS INI, JANGAN MELAWAN ARUS MENUJU PANTAI. BERENANGLAH SEJAJAR PANTAI.

Arus ini bergerak sangat kuat dengan kecepatan tinggi.

ripcurrent

Apakah tdak dapat diketahui sebelumnya ?

Dengan menggunakan data batimetri atau kedalaman laut, tentu dapat dipredisksi dimana kemungkinan terjadinya rip current ini.

Prediksi Rip Current.jpg

Contoh pemodelan arus pantai untuk melihat dimana kemungkinan terdapatnya rip current

Namun harus disadari juga, pasir pantai itu setiap hari terkena gelombang laut. Sehingga menyebabkan adanya dinamika sedimentasi pantai. Dengan demikian lokasi kemungkinan adanya rip current ini bisa berpindah-pindah.

Dengan demikian yang lebih penting adalah periksa dan amati pantai sebelum berenang, perhatikan dulu dimana kemungkinan ada RIP CURRENT ini.