Anak Geologi Taat Pajak – GeoTAX.

GeoTAXDiskusi TAX AMNESTI melalui WA Group merupakan salah satu metode sosialisasi pajak yang bagus. Kageogama (Keluarga Alumni Teknik Geologi Universitas Gajdhmada) membuat satu WA group yang narasumbernya Mas Heru, salah satu petugas pajak. Dengan anggota maksimum hingga 250, cukup lumayan membantu penjelasan Tax Amnesti.

Kalau Anda nelpon ke phone line ditjen pajak tentunya tidak mudah mendapatkannya bahkan Bu Sri Mulyanipun kesulitan untuk menelpon.

Diskusi yang dilakukan cukup intens, personal dan santai. Persoalan setiap orang itu berbeda, unik dan spesifik. Dan yang sangat penting penjelasannya bermanfaat karena setiap pertanyaan dibantu dan dijawab oleh narasumber dari Ditjen Pajak yang sangat berkompeten.

Cara sosialisasi WA Group ini saya kira perlu dibuat rekan-rekan dengan secara proaktif mencari nara sumberdari pegawai ditjen Pajak akan sangat membantu. Atau ditjen pajak secara proaktif tidak hanya memberikan hotline number, tetapi juga memberikan no hp khusus bagi pegawainya untuk memberikan sosialisasi secara aktif ke msyarakat. Melalui WA group.

Warga negara yang baik itu bayar pajak dengan taat 🙂
Pemerintah yang baik itu yang memanfaatkan pajak dengan benar.

Ketum Kageogama

Mengapa Kementrian ESDM – Energi dan Sumberdaya Mineral

Mengapa Kementrian ESDM – Energi dan Sumberdaya Mineral

ESDM merupakan satu-satunya Kementerian yang bertanggungjawab atas pelaksanaan 5 UU yaitu UU Energi, UU Ketenagalistrikan, UU Migas, UU Minerba dan UU Panas Bumi. ditambah Badan Geologi yg memiliki bidang Vulkanologi dan Kebencanaan.

Didalam kegiatannya, Kementrian ESDM meliput transaksi harian jual-beli minyak dan gas setara 2 juta barel/hari, termasuk minyak mentah dan bahan bakar minyak. Juga ditambah bahan tambang mineral logam dan non logam yang lalu-lalang di pabean. Kementrian ini juga menyumbang pendapatan sekitar 30% APBN. Ini diluar proyek yg berjalan di perusahaan migas, tambang dan bidang energi lainnya.

Tantangannya berat khususnya menyambut kebutuhan untuk memenuhi “energi” dan “bahan baku” supaya dapat membuat 160 juta tenaga kerja Indonesia di tahun 2025-2030 nanti tetap sibuk bekerja di lingkungan aman dari bencana.

DemografiIndonesia

😦 “Pakde, ini maksudnya tugasnya berat atau tugas menggiurkan ?”

Menteri ESDM tentunya juga harus ikhlas mengerjakan tugasnya dalam menginisisiasi proyek-proyek yang sangat mungkin TIDAK akan dinikmatinya saat peresmian nanti karena proyek-proyek besarnya rata-rata membutuhkan waktu pengerjaan lebih dari 5 tahun, melebihi masa jabatannya.

Lulusan Geologi (Tidak) Perlu Dikurangi ?

Gambar dibawah ini adalah cover depan Majalah NEBULA, sebuah majalah yg diterbitkan oleh Mahasiswa Teknik Geologi UGM (1988). Saat itu saya barusaja lulus dari Teknik Geologi. Mungkin saat ini ada yang berpikir bahwa sulitnya mencari pekerjaan karena jumlah lulusan sudah terlalu banyak. Tapi coba perhatikan. Ungkapan kekhawatiran tidak mendapat pekerjaan seperti ini sudah terlalu sering terdengar sejak 30 tahun yang lalu, namun profesi ahli geologi masih banyak juga yang bekerja menekuni profesinya hingga kini.

Nebula_00

Sejatinya kita tidak tahu persis seperti apa ketersediaan pekerjaan di masa depan.

Jadi kenapa perlu mengurangi ?

Saat 30 tahun itu kalau dirunut harga minyak sedang mencapai harga dibawah 20$/bbl. Banyak yang menganggap dunia kiamat, minyak sulit diperoleh dsb. Faktanya, setelah 30 tahun kemudian, saat ini masih banyak geologist yang bekerja dalam berbagai bidang. Termasuk dalam dunia migas.

Bisa jadi ini adalah sebuah pelajaran bagus, bagaimanapun, semestinya tidak boleh “gamang” dalam menghadapi masa depan. Hampir selalu keluhan akan muncul disaat sulit. Tergantung bagaimana mental kita dalam menghadapi masa depan.

Kalau anda masih kuliah dan konon pekerjaan itu sudah sulit dimasa depan, jangan kuwatir. Akan ada jenis pekerjaan baru yang baru akan muncul lagi.

Bahkan permainan game saja bisa mengilhami disigner mesin pengeboran minyak.

Benarkah China Mengirimkan Tenaga Kerja ke Indonesia ?

Issue ini banyak beredar, bahkan dibumbui foto-foto yang bernuansa “hoax”, tidak dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dugaan adanya perseteruan politik, atau ntah apapun.

Tapi bukan itu tujuan tulisan ini.


Kita lihat FAKTA saja.

Kalau melihat grafik ini memang Puncak Jumlah Tenaga Kerja (Demografi bonus) China akan dicapai tahun 2016 ini. Dengan jumlah tenaga kerjanya sebesar 120% dari jumlah tenaga kerjanya tahun 2000. Dan itu tentunya membutuhkan lapangan kerja yang sangat banyak. Indonesia baru akan mencapai puncaknya tahun 2036. Dengan jumlah tenaga kerjanya 140% dibanding tahun 2000. (Data as at September 26, 2012. Source: United Nations World Population Prospects, Haver Analytics).

DemografiBonusAsia

Data as at September 26, 2012. Source: United Nations World Population Prospects, Haver Analytics.

Nah kalau China akhir-akhir ini pertumbuhan ekonominya menurun berarti jumlah lapangan pekerjaannya juga menurun, dan ini membahayakan meledaknya jumlah pengangguran disana. Sudah bisa dipastikan pemerintah china tidak tinggal diam dengan fakta ini.

Indonesia juga harus menyiapkan hal yang sama, menyiapkan pekerjaan untuk anak-cucu kita nanti, tentusaja. Harus menyiapkan lapangan kerja di tahun 2036 nanti ini bukan perkara sepele. Kita tidak tahu pekerjaan apa yang akan mereka kerjakan.

Tetapi yang pasti kita melihat adanya tantangan persaingan berat dengan China saat ini. Khususnya dalam perebutan lapangan pekerjaan.


Pekerja muda Indonesia pada tahun 2035 nanti

Prakiraan demografi Indonesia 15-20 tahun lagi, dalam gambar kedua, memperlihatkan bahwa pada tahun 2035 nanti pekerja di Indonesia didominasi, hampir pekerja berusia dibawah 40 tahun ! Mereka sebagian besar adalah generasi yang saat ini sedang sekolah sebagai murid ataupun mahasiswa.

DemografiIndonesia

Pada tahun 2035 nanti pekerja di Indonesia didominasi, 50% lebih, pekerja berusia dibawah 40 tahun !

😦 “Pakdhe, mereka ini yang sekarang main Pokemon ya ?”

Kalau melihat murid dan mahasiswa ini tentunya memiliki etos dan pola bekerja yang akan berbeda dengan generasi yang saat ini sedang menjadi penentu kebijakan, baik sebagai pekerja Kantor pemerintah, maupun kantor swasta. Jadi yg disiapkan adalah sarana untuk nantinya mereka bekerja. Ntah apapun pekerjaan itu.

Home Office barangkali salah satu pola kerja yang mereka inginkan. Namun yang pasti mereka akan sangat mengandalkan tehnologi, gadget, virtual, artificial, dan ntah apa lagi jargon yang akan muncul setelah ini.

😦 “Pakde, jadi bener nggak ada kiriman pekerja dari China ?”
😀 “Kalau ada yang curiga, ya berdasarkan fakta kondisi China saat ini yg meledak jumlah pekerjanya tentunya kecurigaan itu wajar, Tapi kalau ada yang menuduh dengan data yang palsu, itu jelas tindakan tidak benar”

Bagaimanapun persaingan antar negara dalam sebuah kawasan (region) itu akan selalu terjadi. Tiga kelompok besar di regional ini adalah China, Indonesia dan India yang baru akan meldak puncaknya pada tahun 2052. Brazil walaupun puncaknya tahun 2032, mungkin secara geografis terlalu jauh dari kawasan Asia. Mungkin bukan tantangan yang perlu dikhawatirkan.

Sentuhan KEYAKINAN.

SpritualPict

Batubara

Lafal ALLAH dalam sebuah sayatan tipis batubara yang terlihat dibawah mikroskop. Foto ini ada di Masjid Tekmira (PUSLITBANG tekMIRA, Bandung)

 

Hampir semua manusia yang berkeyakinan agama akan memiliki indera yang mampu menumbuhkan keimanannya. Ekspresi keyakinan itupun akan sangat beragam. Setiap orang berbeda.

Ada yang tersentuh bila mendengar suara adzan atau suara mengaji, ada yang tersentuh hatinya dengan melihat gambar-gambar aneh, ada pula yang keimanannya lebih tersentuh dengan ilmu pengetahuan, ilmu alam, ilmu kedokteran dan lain-lain.
Saya sendiri akan tersentuh keimanan karena pengalaman serta keilmuan dunia (ilmu kebumian).

Bagi yang percaya, maka gambar itu dianggap bukan rekayasa, walau dari sisi keilmuan gambar itu sebenarnya hanya manifestasi gejala alam yang direkam “sensor“. Bahkan yang suka fotografi tentunya tahu ada foto kirlian (foto aura), juga foro Infra Red dsb.

phon

Pahon merunduk (meliuk) seolah ruku di Australia. Gejala normal bagi ahli biologi. Tapi bagi yang lain akan menganggap  berbeda dan aneh.

 

Gambar lain, misalnya pohon yg merunduk seolah ruku-pun ada yang takjub, walau dari sisi ilmu biologi memang ada kecenderungan pohon akan tumbuh mencari cahaya matahari yang kebetulan membuatnya seperti merunduk.

Saya malah lebih meyakini kekuasaan Allah ketika melihat peta dunia, melihat pergerakan kerak bumi (plate tectonic). Melihat bagaimana Indonesia merupakan pertemuan tiga lempeng besar yang sangat aktif. Rahasia-rahasia bumi terkuak dengan munculnya fenomena gunungapi, longsor, banjir, badai, ombak dll.

global20100322-full

Saya malah lebih meyakini kekuasaan Allah ketika melihat peta dunia, melihat pergerakan kerak bumi (plate tectonic). Melihat bagaimana Indonesia merupakan pertemuan tiga lempeng besar yang sangat aktif. Rahasia-rahasia bumi terkuak dengan munculnya fenomena gunungapi, longsor, banjir, badai, ombak dll.
(sangat jarang peta dunia yang meletakkan Indonesia berada ditengah-tengah tampilan peta)

Mana yang lebih bagus ? ntah lah. Saya tidak akan menilai hal itu. Yang terpenting jangan merendahkan bagaimana cara orang meningkatkan keyakinannya.

space178-milky-way-mosaic_46951_600x450

⁠⁠⁠Ini adalah gambar Milky Way (Galaxy). Yang merah dan biru itu menunjukkan arah pergerakan, menjauhi atau mendekati kita (pengamat). Jarak dari ujung ke ujung bisa ribuan tahun perjalanan cahaya. Artinya kalau saya diberi umur sepanjangitu, ketika sampai sana mungkin bintang itu sudah tidak ada 😦

😦 “Wah Pakde, itu bagaimana bisa menggambarkan satu galaksi yang penuh bintang ini. Apakah ada yang ada penghuninya ya ?”

jadi kalau anda bisa meningkatkan keimanan dengan yang menyentuh anda …. Monggo saja.

“Lereng Kritis”, Mengapa Longsor ?

Alam memiliki mekanisme unik. Hampir semua lereng bukit pada saat ini sejatinya pada kondisi kritisnya. Longsor merupakan saat ketika kondisi kritisnya terlampaui oleh sebuah gangguan. Gangguan ini dapat berupa pembebanan baru, atau karena perubahan (pemotongan lereng).

socSalah satu gangguan beban adalah penambahan air oleh hujan dimana saat ini menjadi pemicu uatama beberapa longsor.

Salah satu cara yang mudah untuk mengerti teori longsor adalah dengan membuat sandpile atau tumpukan pasir. Yaitu melihat realitasnya dengan tumpukan pasir atau boleh juga tumpukan beras seperti diatas itu. Nah yang sebelah ini adalah caranya untuk melihat dengan sebuah model.

Buatlah tumpukan beras, kemudian lihatlah seberapa besar lereng maksimumnya. Bila kamu tambah maka butirannya akan jatuh kebawah. Itu artinya sudutnya sudah maksimum.

😦 “Pakde, kalau pakai butiran kacang hujau sudutnya beda ya ?”

Kita coba beberapa modelnya. Baca lebih lanjut

MENGENALI GEJALA AWAL LONGSOR.

[Keprihatinan banjir dan longsor yg terjadi di beberapa tempat].

lonsorBencana longsor disetiap musim hujan akhir tahun maupun tengah tahun karena pergeseran musim selalu saja mengagetkan dan selalu menunjuk hidung kita sendiri. Ya benar, kita pernah tahu dan kita juga sudah belajar dan kita juga sudah mengantisipasi. Tapi mengapa masih juga menelan korban ?

Mungkin saja masih ada yg terlupa pada program mitigasi kebencanaan kita selama ini. Mungkin kita perlu melihat dari kacamata berbeda

Hujan merupakan pemicu utama bencana longsor, oleh sebab itu maka ketika hujan deras terjadi, perhatikan daerah berlereng tajam, derah kurang vegetasi dan daerah yg banyak dijumpai rekahan/retak. Gejala-gejala dan pemicu longsor ini semestinya dapat lebih mudah dikenali. Namun tidak mungkin semua mengerti gejala dan pemicu ini, sehingga harus dengan koordinasi. Kalau toh koordinasi juga masih sulit salah satu yg paling memungkinkan adalah “berbagi”. Ya, saling berbagi informasi.

Anak-anak desa yang suka berpetualang menjadi “surveyor”.

20100928140337-tanah-terbelah-280910

Retakan terbuka dan relatif lurus di ujung bukit berlereng tajam, sebagai tanda awal longsor.

Mengenali rekahan bukanlah hal yg sulit, anak-anak yg suka berjalan berkelana kesana kemari dapat diajari untuk mengenali gejala ini.

Retakan sebagai gejala awal longsoran biasanya lurus panjang dan terbuka. Kalau anak-anak diajari ttg hal ini, mungkin akan menjadi “agen agen mitigasi” yg handal.

Dan bila mereka melihat gejala itu diminta membertahukan ke guru atau kakaknya bila melihat gejala ini saat ada di jalan pulang sekolah atau saat bermain.

Tips Menghadapi Longsor dan Ciri Daerah Rawan Longsor

longsor3

Amblesan di lereng yg awalnya beberapa centi akan berkembang menjadi beberapa meter. haris diwaspadai. Khususnya yang tinggal dibawahnya.

Ciri Daerah Rawan Longsor
1. Daerah berbukit dengan kelerengan lebih dari 20 derajat
2. Lapisan tanah tebal di atas lereng
3. Sistem tata air dan tata guna lahan yang kurang baik
4. Lereng terbuka atau gundul
5. Terdapat retakan tapal kuda pada bagian atas tebing
6. Banyaknya mata air/rembesan air pada tebing disertai longsoran-longsoran kecil
7. Adanya aliran sungai di dasar lereng
8. Pembebanan yang berlebihan pada lereng seperti adanya bangunan rumah atau saranan lainnya.
9. Pemotongan tebing untuk pembangunan rumah atau jalan

Upaya mengurangi tanah longsor
1. Menutup retakan pada atas tebing dengan material lempung.
2. Menanami lereng dengan tanaman serta memperbaiki tata air dan guna lahan.
3. Waspada terhadap mata air/rembesan air pada lereng.
4. Waspada padsa saat curah hujan yang tinggi pada waktu yang lama

Yang dilakukan pada saat dan setelah longsor

longsor4

Longsoran kecil-kecil perlu dipetakan untuk melihat besarnya potensi longsor.

1. Karena longsor terjadi pada saat yang mendadak, evakuasi penduduk segera setelah diketahui tanda-tanda tebing akan longsor.
2. Segera hubungi pihak terkait dan lakukan pemindahan korban dengan hati-hati.
3. Segera lakukan pemindahan penduduk ke tempat yang aman.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.553 pengikut lainnya