“2017” Tahun Adaptasi.

Bersiaplah beradaptasi dengan perubahan cepat .

Dalam tahun 2016 kemarin kita melihat banyak kejadian-kejadian perubahan yang merupakan kejadian singkat, cepat, dan berubah-ubah. Tidak ada isu yang bertahan lebih dari dua bulan. Rata-rata isu nasional habis hanya dalam waktu satu-dua pekan saja. Jarang yang mampu bertahan lebih dari satu bulan.

evolution

Dua tahun lalu masih BBM dan email sekarang sudah diganti WA dan LINE.

Mungkin akhir bulan lalu kita mendapat info turunnya pendapatan Taksi meter hingga milyaran rupiah dalam waktu singkat gara-gara Uber dan Grab. Perubahan yang belum diantisipasi para pengusaha taksi meter. Dan walaupun sempat ribut di medsoc mungkin bentar lagi kita lupa dengan pilot mabok grebek-grebek dan kembali naik pesawat lagi, sambil makan sari roti lagi.

Beberapa bulan lalu, kita belum berhenti dengan Pokemon yg sampai menggelitik bidang HANKAM, eh sudah diganti dengan Mukidi. Dan dalam waktu cepat kita sudah lupa “Oom Telolet oom” dua pekan lalu.

Disisi lain menggalang perhelatan 212 yang mengumpulkan perhatian jutaan orang juga dapat dilakukan kurang dari 3 pekan saja. Namun gaungnya seakan senyap begitu ganti bulan. Bahkan jaket bomber serta payung biru sudah bukan barang yang laris dijual. Kalau anda sekedar mengikuti trend jualan saja, maaf anda sudah terlewat.

Perubahan begitu cepat.

😦 Lah iya Pakde, sekarang lagi ada yang sibuk mencobra mengawasi hoax di medsos, paling bulan depan juga ga ada kisahnya lagi”

Bagaimana dengan industri migas Indonesia ?

Apakah tahun 2017 masih akan diributkan dengan fluktuasi harga, atau malah meributkan “gross-split“. Wong soal PBB dengan Perubahan Permen 79 saja sudah banyak yang mulai hilang selera membahasnya. Bahkan Masela yang sempat mengisi media sudah tidak lagi menggubrisnya. Namun dengan harga minyak mentah yang sudah mulai (terlihat) stabil di harga 50-60 US$/bbl, mudah-mudahan saja kegiatan eksplorasi migas menjadi bergairah.
😦 “Pakde lantas apa tantangan migas dalam jangka panjang ?”
😀 “Coba saja lihat perkembangan Mobil Tesla”
tesla4wd

Bagi yang suka offroad sebentar lagi ada yang 4WD (4×4).

Salah satu kendala mobil listrik saat ini ada pada pengisian bahan bakar, eh battery. Kapasitas battery yang masih hanya 6 jam dan jarak tempuh kira-kira 200 km, akan segera tertangani bila wireless charging bisa dilakukan sambil berkendara.
Saat ini Wireless Charging sudah ada namun diisi saat mobil parkir. Nah suatu saat nanti kabel listrik di pinggir jalan pun barangkali sudah mampu menjadi media mengisi baterei  mobil listrik sambil berjalan artinya … “good by pom bensin !”
Apabila “mobil hijau” yang hemat energi ini berkembang dengan pesat, maka kebutuhan energi yg selama dihabiskan untuk transportasi akan menjadikan komoditas migas harganya murah. Terutama akibat banjirnya produksi migas yang murah di dunia ini.

Tantangan bencana bukan hanya dipicu hidro-meteoric

Yang pasti bencana di Indonesia masih akan terus mengancam dan tetap lebih memerlukan kewaspadaan karena tidak adanya kemampuan meramalkan sebelum kejadian. Bencana banjir bandang dan longsor bukan hanya karena perubahan iklim saja tetapi justru lebih banyak karena daya dukung lahan yang semakin berkurang dengan semakin banyaknya jumlah penduduk yang membutuhkan lahan produktif.
garut

Grafik dan informasi spasial perubahan penggunaan/penutup lahan di DAS Cimanuk Hulu tahun 2003 – 2015 dari hasil analisis data Landsat

Banjir di Garut yang melanda perkotaan, kalau dirunut terlihat adanya perubahan rona pemanfaatan lahan hutan. Namun kalau ditengok perkembangan jumlah penduduknya maka sangat jelas terlihat bahwa bukan sekedar keserakahan merambah hutan. Tapi memang kebutuhan lahan akibat jumlah penduduknya meningkat sangat tajam. Seolah tak terhindarkan bagi petani dan pekebun yang memang membutuhkan lahan petanian dan perkebunan.

pendudukgarut

Pertambahan penduduk garut yang meningkat tajam setelah 2008.

Kejadian banjir di tempat lain sangat mungkin memang karena kebutuhan lahan, Banjir di Bandung dan Bima mungkin kalau dirunut dengan melihat pekembangan jumlah penduduknya maka akan memperlihatkan perubahan akibat kebutuhan yang tak terhindarkan.

😦 “Pakde, gimana adaptasinya kalau emang butuh lahan ?”
😀 “Gunakan tehnologi pertanian lahan bertingkat seperti hidroponik yang dilakukan budhe, dan hidup di rumah susun Thole. Itu baru namanya adaptasi”
Selamat datang ditahun adaptasi !

Jakarta, Sudah Siapkah Menghadapi Banjir … Lagi ?

Flooded+HI+Round+Jan+2013[1]

Banjir Jakarta Januari 2013

Membicarakan banjir Jakarta tidak akan pernah basi terutama bila memasuki bulan Nopember – Desember. Hampir semua akan “maklum” (yang dipaksakan) ketika ada cerita banjir Jakarta. Sedangkan kalau berbicara kebutuhan air di Jakarta ini termasuk daerah yg susah mendapatkan air “bersih”.

😦 “Pakde, bukannya air hujan ini kan air bersih ?”
😀 “Justru itu Thole. Persoalan AIR di Jakarta ini perlu dilihat secara menyeluruh, bukan hanya soal banjir, thok !”

Baca lebih lanjut

Bersatu Selamat di Bumi Pertiwi

Bersatu Selamat di Bumi Pertiwi IAGI - Logo

Press Release Ikatan Ahli Geologi Indonesia Menyambut Hari Bumi 22 April 2013

Rovicky Dwi Putrohari
Presiden Ikatan Ahli Geologi Indonesia

Bumi yang dihuni manusia sudah berumur lebih dari 4,5 milyar tahun.  Sudah renta atau justru sedang menuju kesempurnaan? Kita lebih sering mendengar pernyataan bumi sudah renta sehingga perlu perawatan khusus. Ataukah sebetulnya bumi sedang menuju kedewasaan hingga bumi berulah layaknya ABG yang penuh energi ekstra.  Mungkin kita tak akan pernah tahu.

Apapun yang kita percayai sebagai persepsi tingkat kedewasaan bumi saja mampu membuat manusia lupa akan tugas lengkapnya dalam memanfaatkan isi dan hasil bumi, mengerti perilaku bumi hingga harus menjaga lingkungan di bumi untuk menunjang kehidupan.

Ekstraksi – Mitigasi – Konservasi

Tiga aspek holistik yang tak terpisahkan.

Mengambil hasil bumi dan sumberdaya alam merupakan salah satu kegiatan manusia sejak mereka diciptakan. Demi bertahan hidup, manusia awalnya memanfaatkan air, buah-buahan, dedaunan, hutan hingga sumber daya pangan dan juga sumber daya energi. Kemajuan ilmu pengetahuan mampu memperkirakan kebutuhan air tawar dan bahan makanan satu individu manusia.   Baca lebih lanjut

Miskoordinasi Pemerintah Perparah Sumberdaya Air

PRESS RELEASE IAGI
Sehubungan dengan hari air sedunia

Miskoordinasi Pemerintah Perparah Sumberdaya Air

Jakarta-22 Maret 2012-

Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber air, tetapi yang terjadi justru Indonesia kekurangan air bersih. Pengelolaan sumberdaya air yang tidak professional yang menyebabkan kondisi tersebut.

‘’Miskoordinasi antara pemerintah, baik pusat dan daerah ataupun antardaerah menjadi penyebab semakin parahnya sumberdaya air bersih,’’ kata Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Rovicky Dwi Putrohari dalam siaran persnya dalam menyambut hari air dunia yang jatuh pada 22 Maret di Jakarta, Kamis (22/3/12). Baca lebih lanjut

Mengenal kawah Gunung Ijen yg terisi “air aki”

Kompleks Ijen, terletak di Jawa Timur dekat kota Banyuwangi, adalah sebuah ekspresi pusat aktivitas vulkanik di timur pulau Jawa. Kompleks Ijen ini merupakan sebuah kaldera yang sangat besar dengan sejumlah bangunan bangunan vulkanik yang lain, diantaranya dikenal dengan nama Gunung  Ijen dan Gunung  Raung adalah yang paling aktif.

Kawah Ijen (Ijen crater) merupakan sebuah danau terbesar di dunia dengan derajat keasaman yang sangat tinggi (pH <0,5) dan juga terisi air yang telah mengalami mineralisasi volkanik. Juga terdapat sebuah solfatara permanen di tepi danau, yang terus-menerus menghasilkan belerang murni. Belerang ini ditambang oleh pekerja lokal. Sesekali juga terjadi ledakan akibat adanya kegiatan freatik, yang terjadi ditengah danau. Aktifitas freaktik ini ditengarai sebagai indikasi ancaman utama dan telah terjadi beberapa kali.

😦 “Waah aseek, Pakde ngeblog lagi. Sudah lama kemana saja Pakdhe ?”

😀 “Menjadi ketua umum IAGI itu banyak yang harus dikerjakan Thole. Tapi nanti aku dibantu nulis blog ya ?

😦 “Beres Pakdhe, pertanyaan sudah menumpuk “

Yang ditulis tentang Kawah Ijen dalam dongengan  ini merupakan sebuah terjemahan yang dibuat oleh Commission of Volcanic Lakes (Komisi danau Vulkanik) yaitu sebuah komisi dari organisasi dunia IAVCEI (International Association of Volcanology and Chemistry of the Earth’s Interior).

Baca lebih lanjut

Benarkah Reaktor Fukushima Daiichi Meledak ?

Mendengar PLTNuklir tentunya dibenak ini sebuah reaksi atom yang menyebabkan sebuah ledakan Bom Atom yang menghemtikan Perang Dunia II. Ya, faktanya memang begitu, Perang Dunia II hanya bisa dihentikan atau terhenti karena sebuah ledakan Bom Atom. Ketika terjadi bencana gempa dan tsunami Jepang, berita bencana juga mengkhawatirkan adalah nasib dari PLTNuklir di Jepang. Salah satu berita yg mengejutkan tentunya terjadinya ledakan di PLTN Fukushima.

😦 “Wah Pakdhe tuh nakut-nakutin aja”

😀 “Thole memang terjadi ledakan, tetapi apa sih yang meledak ? Kalau ada mobil bunyi duar ! kan bisa aja bannya bukan mesinnya!”

Dibawah ini dongengan diambil dari BATAN yang menganalisa apa yang terjadi di Fukushima

Baca lebih lanjut

Kereta super canggih, tetapi bukan super cepat

Walaupun disebut sebagai hi-speed tetapi kereta ini bukanlah kereta supercepat seperti TGV-Prancis, juga bukan seperti Shinkansen Jepang, dan juga bukan seperti Maglevnya China. Tapi kereta ini jelas super canggih. Terutama karena ecofriendly.

Dibawah ini salah satu impian dari Hi-Speed Hydrogen Super Highway Rail Concession (H2RSH).

Kenapa eco-friendly ?

Teoritis, hal ini memang memungkinkan. Disepanjang rel ini akan dipasang Solar Cell, di solar cell ini asal dari energy yang dihasilkan. Tentusaja terutama dari energi matahari. Baca lebih lanjut