Jangan Mengucek-ucek Mata Apabila Terkena Abu Vulkanik

raung-andi-2[1]Hari ini beberapa kota terdampak abu vulkanik yang menyebar di Jawa Timur dan sekitarnya. Bahkan jauhnya lebih dari 200Km dari puncak Gunung Raung yg sedang erupsi. Arah dan jangkauannya tentunya tergantung kekuatan dan arah angin. Banyak yang mengeluh pernafasan serta sakit mata.

😦 “Pakdhe, sakjane apa bedanya debu biasa dengan abu gunungapi ?”

😀 “Kita lihat saja cara terbentuknya, nanti dilihat apa perbedaanya”

Abu Vulkanik

Secara geologis, abu volkanik adalah material batuan vulkanik yang berasal dari magma panas dan cair yg membeku secara cepat. Batuan beku sejatinya kumpulan mineral yang membeku dan mengkristal dari magma cair. Karena membeku cepat maka magma ini tidak sempat mengkristal dengan baik. Karena tidak mengkristal dalam geologi material bekuannya disebut gelas. Ya mirip gelas kaca yang kita pakai itu.

Dibawah mikroskop abu volkanik ini memiliki bentuk yang runcing-runcing seperti dibawah ini.
Abu volkanik yang berupa butiran berujung runcing, terusun oleh mineral gelas tak berkristal.

debuVolc

Abu vulkanik yang berupa butiran berujung runcing, terusun oleh mineral gelas tak berkristal.

Pedih dimata dan menganggu pernafasan.

Karena bentuknya yang runcing-runcing inilah tentunya kita tahu kalau material ini akan menganggu kesehatan. Perlu berhati-hati bila masuk ke mata, PAKAI MASKER dan kalau masuk ke mata JANGAN DIUCEK-UCEK !!

Untuk pengguna contact lens sebaiknya jangan pakai kontak lens dahulu untuk menghindari abrasive dari kornea mata. Gunakan kacamata yg lebih menutup supaya jangan sampai kelilipan.

Abu biasa akan berbentuk berbeda. dibawah ini abu pembakaran batubara, atau asap pembakaran batubara akan terlihat seperti ini:

Abu pembakaran batubara.

Abu pembakaran batubara.

Tentunya terlihat jelas perbedaan antara abu vulkanik dengan abu batubara.

Siram pakai air jangan dilap.

headlampTutuplah barang-barang dari debu vulkanik. Tutup mobil anda atau juga barang-barang yg mengkilap lainnya. Seandainya abu ini terkena bahan-bahan yang mengkilap termasuk kacamata anda jangan langsung dilap, tetapi guyurlah dengan air segera. Gelas ini kalau dilap akan berfunsi seperti amplas. Tentusaja akan mengurangi kilapnya barang-barang milik anda yg perlu juga dilindungi, kan ?

Gunung Raung sedang erupsi, kita harus MENGHINDAR, menunggu dan memperhatikan letusannya masih belum berhenti aktifitasnya, tetaplah waspada dan berhati-hati.

Desa-desa berpotensi terisolir lahar hujan !

Karena posisi serta konfigurasi gunung berbentuk kerucut serta aliran-aliran sungai yang menjadi jalur aliran lahar hujan, maka akan ada beberapa desa yang berpotensi terisolir.

Peta KRB Kelud tahun 2004 ini menunjukkan hal itu.

PotensiTerisolir

Daerah2 berpotensi terisolir. Dari peta KRB 2004 yang harus diperbaharui pasca erupsi 2014.

Dengan kekuatan erosinya yang sangat kuat akan menyebabkan rawannya jembatan-jembatan yang memotongnya. Apabila jembatan putus tentunya masalah logistik akan menjadi serius dan perlu diperhatikan khusus.

Terisolirnya desa-desa yang dikelilingi oleh aliran lahar ini tentunya perlu diperhatikan juga oleh para petugas, relawan dan terutama masyarakat yang tinggal di daerah itu. Yang perlu diketahui adalah peta potensi bencana ini tidak bersifat tetap. Proses pengendapan akan merubah pola dari aliran yang akhirnya peta ini harus selalu diperbaharui.

Dibawah ini peta PRB 2004 yang mungkin sudah harus diperbaharui pasca letusan 2014 setelah ada data-data baru tentang tumpukan material letusan 13 Februari 2014 lalu.

KRB-G_-Kelud2004

Peta KRB G Kelud 2004 (perlu diperbaharui).

Erupsi Kelud dari menit ke menit

140213_mtsat-1r_ir_kelut_east_java_anim

Letusan dari menit ke menit dari Satelit

Titik ditengah yang membesar itu adalah kolom cendawan letusan yg melemparkan material erupsi. Warna disebelah kanan(timur) ini adalah awan hujan. Kita tetap bersyukur bahwa arah anginnya ke arah laut. Sehingga hal-hal lebih buruk dapat terhindarkan.

Payung cendawan kolom letusan ini ukuran terbesarnya hingga radius 100 km .

😦 “Wah tidak perlu diterangkan saya sudah bisa manggut-manggut. Sambil bersyukur Pakdhe”

Erupsi Kelud 2014: Tinggi Letusan maksimum 25Km

CendawanZoom

Radius Plume (Cendawan) Erupsi Sekitar 100 Km

Sebelumnya ketinggian letusan G Kelud diperkirakan 15 Km. Karena pada malam hari, dan tentunya sulit mempunya pengamatan yang bagus untuk memperkirakan ketinggiannya. Dari hasil penginderaan jauh oleh NASA, pada saat letusan terlihat bahwa ketinggian plume (cendawan) letusannya kebanyakan pada ketinggian 20 Km namun maksimum ada yang mencapai 25 Km.

😦 “Wah Pakdhe apa sudah bisa disebut sebagai letusan Plinian ?”
🙂 “Kalau dari klasifikasinya mungkin saja sudah boleh disebut begitu Thole. Kok sudah pinter”
😦 “Looh kata Pakdhe saat ini harus terus belajar dari kejadian. Ya saya mengerjakan PeeR saya looh”

Hasil citra satelit NASA yang memperlihatkan ketinggian itu terlihat dibawah seperti ini.

Baca lebih lanjut

Melihat Letusan Kelud dari Luar Angkasa

Saat Gunung Meletus tanggal 13 Februari 2014, malam hari, tentunya sulit melihat seperti apa letusannya. Gambar serta foto besarnya letusan hanya tergambarkan melalui suara, getaran serta tersebarnya abu yang mengagetkan di pagi harinya.

😦 “Lah iya Pakdhe, jadi tidak dapat menikmati keindahan letusannya”

NASA siang harinya 14 Februari 2014 mengambil gambar Gunung Kelud dari angkasa menggunakan satelit. Terlihat penyebaran abu vulkaniknya mengarah ke barat seperti yang sudah diduga. Namun sebenarnya lebih banyak ke laut, sehingga tidak tercatat didarat.

AbuKelutNasa

Sebaran Abu Kelud dari NASA (diambil 14 Februari 2014)

Apa saja komposisinya ?

Komposisi material letusan tidak terlepas dari jenis magma yang dimiliki oleh gunung api itu. Setiap gunungapi memiliki karakteristik sendiri, karena batuan yang menjadi sumber terbentuknya magma juga berbeda-beda.

KomposisiMaterialKeludSelain material diatas tentunya mengandung gas-gas tertentu. Nah ESA (European Sattelite Agency), atau NASA-nya Eropa memiliki kemampuan untuk mendeteksi SOx dalam hal ini Sulphur Dioxide. ESA berhasil membuat peta sebaran SO2 dari letusan Gunung Kelud ini.

SebaranSO2Kelud2014

Sebaran Sulphur Dioxida dari material letusan Gunung Kelud.

Kita beruntung arah angin pada saat letusan kematin mengarah ke laut. Sehingga apabila ada bahaya-bahaya gas serta material letusan tidak menganggu.

😦 “Iya tapi kan mengganggu ikan-ikan di laut, Pakde “

Kelud Meletus – Jangan Mengucek-ucek Mata Apabila Terkena Abu Vulkanik

https://rovicky.files.wordpress.com/2007/10/kelutkrb3d.jpg

G Kelud.

Hari ini abu volkanik Gunung Kelud menyebar dimana-mana, bahkan hingga Malang, Surabaya Bahkan Yogyakarta yang jauhnya lebih dari 200Km dari puncak G Kelud. Banyak yang mengeluh pernafasan serta sakit mata.

:( “Pakdhe, sakjane apa bedanya debu biasa dengan abu gunungapi ?”

:D “Kita lihat saja cara terbentuknya, nanti dilihat apa perbedaanya”

Abu Volkanik

Secara geologis, abu volkanik adalah material batuan volkanik yang berasal dari magma panas dan cair yg membeku secara cepat. Batuan beku sejatinya kumpulan mineral yang membeku dan mengkristal dari magma cair. Karena membeku cepat maka magma ini tidak sempat mengkristal dengan baik. Karena tidak mengkristal dalam geologi material bekuannya disebut gelas. Ya mirip gelas kaca yang kita pakai itu. Baca lebih lanjut

Alam hanya meminta waktu sementara untuk melakukan tugasnya

Endapan Awanpanas Purba di Cangkringan

Sebagai besar ahli geologi tentunya tahu bahwa tanah tapak yang kita pijak dan untuk hunian ini merupakan sebuah endapan. Proses pengendapannya terjadi jutaan tahun lalu, ribuan tahun lalu, puluhan tahun lalu … dan juga TAHUN LALU ! dengan bermacam-macam proses pengendapan. Kalau di gunungapi ada endapan lahar dingin, endapan piroklastik. Di dataran ada endapan banjir bandang (alluvial fan), ada endapan hasil limpahan sungai (splay), ada endapan gosong pasir (hasil erosi sungai). Di pantai kita mendapati endapan banjir muara dan endapan pasang-surut, tidal (Rob). Jadi kalau semua proses diatas adalah suatu proses merugikan dan membahayakan, hampir semua tempat kita berpijak merupakan hasil proses yg selama ini sering disebut BENCANA !

Baca lebih lanjut