Murid ini perlu TANTANGAN !


“Menyambut Hari GURU !”

Guru yang baik tidak hanya memberi pengetahuan, tapi juga membuat muridnya penasaran. “Good teacher not just give knowledge but curiosity”.

Selamat hari guru !

Teknik mengajar, pedagogik, jaman sekarang perlu dilihat ulang. Saat ini murid sudah memiliki banyak alat untuk mencari ilmunya sendiri. Buku, artikel, berita juga adanya “gadget” yang selalu nempel di tangannya mampu membuat seorang anak murid melakukan pencarian sendiri.

gurumodern

Guru Masakini perlu kemampuan kekinian juga.

Mengajar dimasa saat ini tentunya jauh berbeda dengan mengajar jaman dahulu yang hanya searah. Dahulu guru memberikan ilmu didepan kelas dengan menulis di papan tulis, dan murid mencatat apa saja bahan yang hanya diperolehnya dari bapak-ibu gurunya. Saat ini murid bahkan sangat mungkin sudah lebih tahu karena sumber informasinya sangat banyak.

Seorang dosen senior yang saya kagumi pernah bercerita ketika mengajar mahasiswa dimasa moderen ini.

Hati-hati melarang ‘smartphone/gadget‘ di kelas. Itu bisa makan ati !

Benar, awalnya dosen ini melarang muridnya untuk membawa ‘smartphone‘ didalam kelas. semua harus mendengarkan apa yang beliau berikan dan sudah beliau siapkan. Karena mempersiapkan materi perkuliahan bisa menelan waktu berbulan-bulan. Tentunya karena perkembangan ilmu yang semakin hari semakin cepat. Maka bah perkuliahan berubah setiap tahun ajaran.

Apa akibatnya ketika murid/mahaiswa ini dilarang membuka smartphone. Murid ini GELISAH ! Hanya sekitar 20-30% saja yang memperhatikan apa yang dia ajarkan. Sehingga melarang membuka laptop/smartphone ini menjadi sangat tidak efisien.
Ketika murid/mahasiswa ini diberi keleluasaan untuk membawa dan membuka “mainan“-nya mereka “SUMRINGAH !” (bergairah dan ceria). Bahkan yang memperhatikan pelajaran yang diberikannya bisa lebih dari 50% muridnya. Tetap saja ada sih yang main WA, main FB, main Path. Tetapi justru lebih banyak yang membuka GOOGLE ! Karena dosen moderen ini melihat tanda-tanda, dengan tangkasnya mereka ini mengajukan pertanyaan, yang kadang kala “ngetest gurunya !”. Mereka “men-challenge“, MENANTANG gurunya !.

😦 “Sumpih Pakde, saya kalau dikelas buka gadget itu untuk mencari informasi. Tenin !”

😀 “Aku percoyo, Thole ! Semua guru yang baik akan percaya pada muridnya”

Kehidupan dilingkupi “game” menjadikan murid ini suka TANTANGAN !

Generasi murid saat ini adalah generasi “gamer“. Mereka akan terus tertantang tiap hari. Mereka akan selalu mencari tantangan. Guru yang tidak mengikuti jaman akan dilibasnya. Bahkan mungkin dengan santai akan disalipnya karena kemampuannya dan kecepatannya melebihi kecepatan gurunya dalam mencari informasi.

Tetapi jangan menganggap bahwa peran guru sudah tidak diperlukan. Mereka akan terus mencari “guru” yang akan menjadi panutannya. Murid ini akan menjadi “follower” guru-guru idolanya. Mereka akan terus mengikutinya, kemanapun., Dan tidak hanya guru dikelas. Karena guru mereka nantinya termasuk boss dan supervisornya di kantor.

Begitulah murid sekarang. Mereka tidak begitu saja nurut dengan apa yang yang disodorkan. Bapak-Ibu guru pun tidak hanya dituntut kesabaran, tetapi juga kesadaran akan kemajuan jaman. Memberikan rasa penasaran pada mereka akan membuatnya lari kencang didepan gurunya. Tapi jangan kuwatir, suatu saat nanti dia akan kembali sambil mengucapkan “Terimakasih Pak Guru, terimakasih Bu guru !”

[Selamat hari guru]

Satu Tanggapan

  1. Iya Pak, jadi pengajar saat ini lebih berat🙂
    dan saya merasakan sendiri, walau bukan sebagai guru sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: