Gunung api di tengah laut di dekat Bengkulu, Sumatra. Seamount ?
29 Mei 2009 at 4:23 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi | 60 Comments
Rasanya sudah lama hanya berkutet dengan buku dan pekerjaan serta terlalu bising adanya hiruk pikuk pileg dan sekarang pilpres. Tiba-tiba ada penemuan baru sebuah gunung api raksasa di dekat Bengkulu. Wah kayaknya harus balik lagi mendongeng geologi, biar nanti kalau pilpres tidak lagi ketakutan soal letusan gunung laut.
“Lah hiya, Pakdhe kok ya sibuk terus nglupain mendongeng ta ?”
“Nek itu, maunya pakdhe kerja profesional, Thole. Bagaimanapun tugas pekerjaan lebih utama. Tapi kan tidak harus melupakan sahabat-sahabat disini”
Penemuan Gunung Api raksasa di sebelah barat-selatan Bengkulu ini banyak yang mengagetkan apalagi dibumbui dengan kemungkinan meletus. Tapi untuk sementara yang dapat dijelaskan disni adalah bahwa yang terlihat itu saat ini disebut sebagai seamount. Tidak perlu ditakutkan tetapi perlu diperhatikan.
Setelah diplot di ArcGIS itu emang Seamount yg terlihat dari bathymetrinya. atau dari peta kedalaman
Disebelah kiri ini adalah daerah yang diteliti oleh BPPT bersama-sama dengan instansi lainnya yang diberitakan oleh Antara dan di Kompas itu. Penelitian ini merupakan penelitian untuk tujuan mitigasi atau penelitian kebencanaan.
Terlihat disebelah barat Bengkulu ada sebuah bukit eh gunung yang menjulang ditengah laut. Gejala atau penampakan gunung-gunung ini disebut seamount.
Definisi dari tante wiki apa itu seamount
A seamount is a mountain rising from the ocean seafloor that does not reach to the water’s surface (sea level), and thus is not an island. These are typically formed from extinct volcanoes, that rise abruptly and are usually found rising from a seafloor of 1,000–4,000 meters depth. They are defined by oceanographers as independent features that rise to at least 1,000 meters above the seafloor. The peaks are often found hundreds to thousands of meters below the surface, and are therefore considered to be within the deep sea.[1] An estimated 30,000 seamounts occur across the globe, with only a few having been studied.
Jadi diperkirakan ada 30 ribu fenomena ini dibumi. Namun hanya sedikit yang diketahui. Jadi ya jangan heran kalau “baru diketemukan”. Daerah ini kebetulan jarang diteliti untuk eksplorasi atau ekstraksi. Bagaimanapun ketertarikan science selalu diiringi oleh ketertarikan materi/ekonomi. Saat ini penelitian tidak hanya untuk ekonomi tetapi untuk mitigasi. Penelitian ini sepertinya dilakukan dalam rangka mitigasi tsunami.
Jadi perlu kita acungi lima jempol untuk BPPPT yang meneliti untuk tujuan mitigasi kebencanaan (tsunami). Dalam beberapa tahun lalu ketika tsunami Aceh diperkirakan adanya longsoran bawah laut dan ternyata penelitian bathymetri masih langka. Salah satu penelitian yang dilakukan dalam berita itu adalah pengambilan data kedalaman dan pengambilan data profil seismic.
Namun kalau menilik bahwa adanya kemungkinan meletus seperti yang di koran itu ya memang nggegirisi. Walaupun dari definisi diatas kebanyakan seamount itu dooormant volcanism (extinc volcano). Kita perlu sabar menunggu penjelasan resmi dari BPPT dan Direktorat Volcanology.
Untuk keterangan selanjutnya tentang bagaimana terbentuknya seamount ini kita teruskan besok.
“Waddduh. Pakdhe mau buat laporan mingguan dulu ya ? Jangan lupa hari senin ya Pakdhe”
Artikel terkait :
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

Iklan Gratis



kalo meletus nantinya jadi kek Krakatau ya pak?
Komentar oleh geulist133 — 29 Mei 2009 #
Mas RDP,
Apakah memang mungkin seamount itu jadi gunung berapi?
Biasanya di subduction zone, gunung berapi-nya akan didapati di’atas’ lempeng benua bukan di ‘atas’ lempeng samudara.
Apakah sudah ada data dari 30,0000 seamounts (dari wiki lho) jadi gunung berapi yang aktif?
Apakah ada karakter lempeng benua tertentu yg menyebabkan terjadinya seamount di lempeng samudra? Lebih rigid?
Apakah di daerah terbentuknya seamount mempunyai potensi gempa yang lebih tinggi karena ‘kekakuan’ lempeng benua?
Menarik banget tuh!
Komentar oleh Supriadi — 29 Mei 2009 #
Pakde,
Si Ayah sering mancing di daerah situ. Kalo naik speed boat dari Merak, makan waktu 7-8 jam. Lumayan juga ikannya, banyak game fish seperti marlin, tuna sirip biru, tuna dog tooth, mahi-mahi, dll. Kenapa mereka banyak di sana, soalnya plankton melimpah ruah dan menjadi makanan empuk ikan kecil (kembung, tongkol, sardine) yang jadi santapan si game fish.
Jangan-jangan si plankton datang karena arus suhu hangat akibat seamont tersebut. Soalnya lokasinya betul2 terisolasi di daerah itu-itu saja. Nanti si ayah ngirim koordinatnya, siapa tau beneran. Tapi tolong jangan di-share di sini, takut nanti orang2 pada datang mancing ke sana. Jadi pasar malam deh
Komentar oleh keluargabatari — 29 Mei 2009 #
[...] Gunung api di tengah laut di dekat Bengkulu, Sumatra. Seamount ? [...]
Ping balik oleh Daily News About Wikis : A few links about Wikis - Friday, 29 May 2009 02:42 — 29 Mei 2009 #
Apa ada hubungannya dengan berita ttg red spot di lokasi yang sama? ( videonya di youtube dan metacafe)
Komentar oleh Goenad — 29 Mei 2009 #
Wah…wah…wah
kalau emang gunung apinya bisa mbledos, harga tanah di Kota Padang dan bakalan anjlok nih….
Komentar oleh madbud — 29 Mei 2009 #
ada hubungannya gak ya sama gempa bengkulu september 2007 yang lanjutan gempanya sangat lama sekali selesai…
jadi ngebayangin meletusnya krakatau dari yang dibaca dulu aja menyeramkan gimana kalau mba semount itu meletus ya..???
Komentar oleh roza — 30 Mei 2009 #
wah garis jalur2 gunung berapi di Indonesia patut diperbaharui nih
Komentar oleh aRuL — 30 Mei 2009 #
Nah, ini yg saya tunggu2 pak dhe… 2hari yg lalu saya dah minta pak dhe cerita.. eh.. dikabulkan… makasih banyak pak dhe… saya tunggu kelanjutan cerita seamount yg saya harap tidak menjadi seamount…sterrr
Komentar oleh murtadha — 30 Mei 2009 #
wah kalo meleletus gmn ya.
Komentar oleh pulsamurah86 — 30 Mei 2009 #
saya coba komentari BPPT dulu ya pakdhe…kenapa untuk urusan ilmiah kaya gini BPPT langsung ngomong ke Wartawan ? yg notabene akan jadi konsumsi publik (awam), bukanya lebih baik bikin kajian ilmiah dengan instansi terkait BMG, Dinas Kegeologian dan Gunung api and civitas akademika….
Memang saya ajungi jempol pula ke BPPT, dengan penelitian ini, cuman report-nya kok kaya acara gosip selebritis? Dikit2 wartawan?
Jangan..jangan…(ini jangan-jangan loh ya) kayak kasus Cadangan minyak Raksasa di Simalue nich?
Komentar oleh maskumbang — 30 Mei 2009 #
waduh, kemana aja bung/?????
koq gunung merapi segede itu baru ditemuin sekarang????
ywdh, is oke,,,
yg penting rakyat BKL pngen cepat tau status gunung tsbt, supaya kita tau mesti gimana????
Komentar oleh uliyanto — 30 Mei 2009 #
Semoga aman-aman saja….
Komentar oleh Singal — 30 Mei 2009 #
ini emang beneran atw cm skedar isu ???
Komentar oleh apri — 30 Mei 2009 #
mmm…
butterfly effect teory says,
satu kepak saya kupu-kupu di beijung hari ini dapat mengakibatkan tsunami besar di chicago “bulan depan”.
tidurrrr lagii..!!!
Komentar oleh ariefcute — 30 Mei 2009 #
wah ngeri juga ya apakah di sana ada makluk misterius???????????……..
Komentar oleh sena — 30 Mei 2009 #
ini gunung kalau meletus bisa menenggelamkan pulau kecil di sekitarnya donk..!!! coba deh teliti lebih lanjut untuk keselamatan kita semua. Cayo BPPT..!!!
Komentar oleh uyakhz — 30 Mei 2009 #
@ Sena : dibengkulu dan diamnapun pasti ada makhlus misterius alais makhlus halus alias lagi jin CS.
sebagai orang bengkulu tulen berharap cukup sudah dengan gempa-gempa yg banyak, berdoa mudah-mudahan ndak ada bencana alam besar lainnya.
Komentar oleh Aprina — 30 Mei 2009 #
wah, nggegirisi kalo bledos, saya tinggal di mbengkulu pak dhe
Komentar oleh santoso — 30 Mei 2009 #
pakde critanya kog msih bersambung tho??
tlong penjelasannya dtmbahin gmbar yg jelas yaaa pakdee..
Komentar oleh dymash — 30 Mei 2009 #
pakdhe,saya udah 20 taun di mbengkulu,kalau dengan gempa-gempa kecil hampir tiap hari ada,jadi udah biasa.Tapi sejak ditemukan gunung raksasa itu,wah saya jadi deg-degan !
Komentar oleh kang marsono — 31 Mei 2009 #
Pak dhe, kok ada barang yg segedhe itu baru ditemukan dan diteliti sekarang ya?
Padahal kan sudah dr dulu banyak pencitraan satelit dan foto2 udara yg selalu up to date macam google earth, trus iconos dsb.
Lagian kan kalo fenomena yg segedhe itu kan jg gak mungkin terbentuk tiba2.
Piye jal?
Komentar oleh nugroho — 31 Mei 2009 #
truzz piye perkembangan e om..kota padang siap terima tsunami dunk ntarnya. geologistnya tidur tha om
Komentar oleh nasipid — 31 Mei 2009 #
Ada gunung api baru di kampung saya itu sudah pasti bikin kaget .Apa lagi rumor tentang bakalan ada lagi gempa DAHSYAT th 2012 enggak kunjung padam . Sebagai imbas dari gempa gede Tsunami Aceh dan Abrakadabra munculah gunung api baru sudah pasti bikin masyrakat awam bengkulu mulai gemetar .Tapi Pak De coba teruskan mendongeng geologi bila perlu sowan ke bengkulu buat kami mengerti .
Komentar oleh dona anak skip flamboyan bengkulu he he panjang cik — 31 Mei 2009 #
katanya lebih tinggi dari jaya wijaya ya Om. Lha kalo di jayawijaya ada emasnya, siapa tahu ada gundukan emas juga di gunung ini. Ayo buruan… jangan keduluan freeport :p
Komentar oleh bodrox — 31 Mei 2009 #
mantap tu,, kalo memang aktif….
Komentar oleh dodi — 31 Mei 2009 #
Cukup satu yang bisa menenangkan kita semua… DOA….
http://sendit.wordpress.com
Komentar oleh sendit — 1 Juni 2009 #
[...] Penjelasan singkat ada disini : *Seamount, Si Gunung Raksasa dibawah laut (1. Proses Terbentuknya) *<http://rovicky.wordpress.com/2009/05/30/seamount-si-gunung-raksasa-dibawah-laut-1-proses-terbentuknya/> *Gunung api di tengah laut di dekat Bengkulu, Sumatra. Seamount ?* <http://rovicky.wordpress.com/2009/05/29/gunung-api-di-tengah-laut-di-dekat-bengkulu-sumatra-seamount…> [...]
Ping balik oleh Gunung Api Raksasa ?! « Green Tea Latte — 1 Juni 2009 #
memang betul kalo penciteraan2 itu cuma bisa untuk melihat permukaan. dan gak perlu detil2 sekali kan sebenarnya dia juga sudah terlihat njenggunuk.
Tetapi ada gunung segedhe itu, di daerah itu, dan terlihat seperti terisolir, knapa baru sekarang di telisik-telisik??
Walaupun tidak ada nilai ekonomis didaerah itu, fenomena seperti itu kan harusnya cukup mencurigakan. nggih mboten pak dhe?
Komentar oleh nugroho — 1 Juni 2009 #
pak de kira-kira ada pengaruhnya ngk antara gempa-gempa tektonik sama keaktifan gunung tsb
Komentar oleh bejo banget — 1 Juni 2009 #
Dari tahun gajah blm pernah dilakukan penelitian,katanya krn Daerah ini bukan daerah yang menarik secara ekonomi, sehingga tidak ada penelitian. Tp kenapa sekarang ada penelitian (gak tau mulanya mau menelitiapa, seamount kah ?) eeee tau2 ditemukan gunung api besar lagi,aktif lagi. piye iki pak dhe?
Komentar oleh syams — 1 Juni 2009 #
mirip ma krakatau dunk pak?
Komentar oleh c4d3t — 1 Juni 2009 #
Ancaman tsunami spt di Aceh bakal terulang lagi ya
Komentar oleh SufiMuda — 2 Juni 2009 #
Gunung api bru??Bru lahir kali y..
Y agak ngeri jg sech(ngeri bneran pak de)..Tp blik jg ma yg dATAS Pak dhe..Mw sgde pa jg,klo g’kun g’bkal fayakun..
Komentar oleh Sof_ya — 2 Juni 2009 #
[...] Gunung api di tengah laut di dekat Bengkulu, Sumatra. Seamount ? [...]
Ping balik oleh jemau manna — 2 Juni 2009 #
takut,,,,,,wah bahaya tuh,,,,
kayaknya harus pindah dari Bengkulu.
Komentar oleh jemaukitau — 2 Juni 2009 #
Ee..Lhadalah, kok baru saiki to diotak atik BPPT,lha itu orang2 ahli di Badan Geologi ESDM end Pusat Penelitian Pengengenbangan Vulkanologi podo nang endi? lha padahal danane rak yo guedi-guedi di dua instansi itu to, pripun niki mas pur (purnomo yushiantoro MenESDM)?
Komentar oleh Kang Wongso — 3 Juni 2009 #
Biasa aja tuh, ngapain takut, kalo takut gak usah hidup, mati aja dari dulu, ya gak. Saya orang bengkulu asli, gak takut dgn itu semua. Hidup Bengkulu…!!!!!!! semoga tetap terkenal sampai keseluruh dunia dari benteng inggris terbesar, tabot terbesar ampe gempa terbesar, kita tetap tegar..!!!
Komentar oleh Benny E P — 3 Juni 2009 #
Pak rovicky…
Bagaimana kabar dari CGG Veritas atau gabungan dari LIPI dkk? Apakah itu sudah jelas berasal dari hotspot seperti pd Christmas Island di masa lampau..?
Atau karena berada di daerah subduksikah? (Klo saya tahunya yg di zona subduksi itu di island arc… a.k.a di kerak benua..Nah yg ini kan kerak samudera bukan? CMIIW)
Atau ada penyebab lainkah?
Oh iya..kalau sudi mampir ke sini… suaragea.com
Di situ saya juga ikut posting dari beberapa sumber, trmasuk tulisan bapak dan Pak Awang dari milis IAGI
Thx sebelumnya
Komentar oleh Danile Adrian — 3 Juni 2009 #
kandungan magmane gmana pakdhe??
Komentar oleh albab onyon — 4 Juni 2009 #
kalo meletus ntar gimana? kaya’ tsunami apa nggak? kalo ya, tsunaminya sampe mana? kasih tau ya kalo dah mau sampe semarang! biar cepet-cepet pada ngungsi.
he..he..he..
Komentar oleh Adzillatin A.M. — 4 Juni 2009 #
kalo gunungnya meletus sumatra akn tertelan g ya?
udah diteliyti lbh lanjut blom,,, apa ini bahaya ato ga?
knp kok baru skrg hebohnya ya…?
Komentar oleh yuri — 5 Juni 2009 #
waahhhh…kota bengkulu ku…..mudah2an gag terjadi…amiinnnn
Komentar oleh anang — 8 Juni 2009 #
wah serem dong!ada gunung . kalau meletus gimana keadaan penduduk itu pak?oh ya gimana sih foto mya kok nggak ada pak?
Komentar oleh putry — 15 Juni 2009 #
yah..kita sebagai umat manusia harus selalu tetap berdoa dan lebih mendekatkan diri lagi kepada Allah SWT. Karena hanya Dia yang punya kuasa dan kehendak, kalo memang sudah saatnya yah…mudah2an mati syahid dalam iman dan ISLAM.
d3ki78@gmail.com
Komentar oleh deki — 26 Juni 2009 #
yah..kita sebagai umat manusia harus selalu tetap berdoa dan lebih mendekatkan diri lagi kepada Allah SWT. Karena hanya Dia yang punya kuasa dan kehendak, kalo memang sudah saatnya yah…mudah2an mati syahid dalam iman dan ISLAM.
Komentar oleh deki — 26 Juni 2009 #
Wah……….ingin liat gunungnya kaya gimana. Kata Metro TV diameternya Besar katanya
Komentar oleh Fauzan — 3 Juli 2009 #
Dengan ditemukan seamount ini,kita sbg insan cuma bisa berdoa semoga Alloh tetap melindungi kita semua.amin…
Komentar oleh Lyanti — 7 Juli 2009 #
mudah2an ga mletus ya tu gunung,, bpk pemerntah daerahnya ayo cepet2 cari solusi…
Komentar oleh agung — 24 Juli 2009 #
Kalau meletus gimana tuch !!
Komentar oleh kwangkxz — 12 Agustus 2009 #
pihak yang berwenang sudah semestinya melakukan riset,berikan informasi yang benar sehingga masarakat tidak resah…
Komentar oleh adinata — 17 Agustus 2009 #
sebenarnya penemuan ini telah ditemukan sudah lama akan tetapi pemerintah tidak begitu memperhatikan laporan dari masyarakat setempat
Komentar oleh Riyan — 17 Agustus 2009 #
Hati2 ma gunung api krna bsa meletus sewaktu2, and hati2 buat mega kriyip ya. Oc
Komentar oleh Riyan pranesta — 17 Agustus 2009 #
kita berharap dan berdoa terus disamping selalu merubah pola hidup kita ya sob,agar slalu menjadi kalifah yg baik.
salam
Komentar oleh dyos — 20 Agustus 2009 #
weh, iya ya.. ko munculnya di kerak samudra ya?
sudah ada penjelasannya belum ya om?
Komentar oleh abah — 2 September 2009 #
Gmna ya?ak khan tnggl di bklu,nnti klau mletus waduhh gmna ya?
Komentar oleh Reza — 3 September 2009 #
Selain karena lempeng di sana, Sumatera pun bisa terancam gempa dan tsunami karena aktivitas gunung tersebut ya. Semoga itu tidak terjadi
Komentar oleh ACI — 23 September 2009 #
apa tuh………
jelek banget sih………..
jorok tau nggak? bikin aku mual….
besok kalau mau upload informasi jangan kayak begitu dong. males baca nya tau nggak.
Komentar oleh bayoe — 1 Oktober 2009 #
Pak Dhe… Kondisinya setelh Gempa di Sumatra Kemarin Gimana sekarang ??
Komentar oleh Edie nugroho — 8 Oktober 2009 #
ada pengaruhnya ga ya sama gempa tg sering terjadi d pinggiran sumatra??? terutama daerah padang, bengkulu dan lampung..??
Komentar oleh nunx aja — 11 Oktober 2009 #