Banjir lumpur panas Sidoarjo


porong-1.jpgTak pelak Pak Presiden SBY melakukan inspeksi khusus utk kasus Banjarpanji ini. Ini tentu bukannya kasus kecil untuk negara. Menyangkut ribuan atau bahkan jutaan penduduk. Menyangkut fasilitas ekonomi produktif segala sektor baik industri, pertanian serta transportasi dan pemukiman. Ini memang menjadi tragedi besar dalam operasi migas. Cerita bagaimana awal terjadinya banjir lumpur panas d Sidoarjo ini sudah saya terangkan di :

Nah sekarang saya menjelaskan hasil diskusi di IAGI net serta pendapat saya tentang kondisi saat ini. Hanya utk belajar bareng-bareng apa yg terjadi.
Pada waktu awalnya terjadinya lumpur di Sidoarjo ini diperkirakan dari material yg berada pada kedalaman sekitar 2000-6000 ft (1-3 Km) dibawah permukaan tanah seperti yg dikemukakan Pak Awang dahulu. Saat ini data menunjukkan bahwa yang keluar dari kedalaman yang berbeda. Seperti koreksinya dari hasil terbaru dibawah ini :

Dari Pak Awang IAGI-net: Berdasarkan data biostrat terbaru sumur Banjar Panji-1, formasi batuan di kedalaman 6000-9000 ft yang dicurigai sebagai asal lumpur dan dari diskusi2 di berbagai milis disebut sebagai Formasi Kalibeng, ternyata masih berumur Pucangan (Plistosen Bawah). Suatu penemuan yang mengejutkan !

Apakah berubah ? Ataukah dahulu keliru ? Bisa keduanya, namun saya yakin bahwa keduanya benar namun yg diatas sudah tertutup (sudah colapse, lihat mekanisme dibawah).
Mengapa debit lumpur ini membesar ?

penampang-lubang.jpglubang3d.jpgDalam perminyakan seringkali dibuat lubang sumur yang memiliki bidang terbuka di dalam batuan reservoir lebih besar. Hal ini disebabkan karena akan memperbesar jumlah debit fluida yang akan diproduksi. Salah satu cara termudah adalah dengan membor miring atau bahkan horizontal. Dalam kasus sumur BPJ-1 Lubang tempat keluarnya lumpur ini diperkirakan pada kedalaman 6000-9000 ft (seperti yg ditulis Pak Awang HS diatas). Saat ini lubang tempat keluarnya lumpur tentunya sudah membesar, sehingga debitnya menjadi sangat besar.

Selain itu, saat ini geometri bawah permukaan dari lubang tempat keluarnya lumpur ini sulit diketahui. Sangat mungkin berupa bidang sesar (patahan) yang sudah ada sejak awal. Sehingga sumber fluid ini sudah berupa bidang yg luas dan menghasilkan debit yanglebih besar.

Mengapa kita sudah harus mengungsikan penduduk lagi ?

Saat ini debit lumpur sudah sangat meningkat. Mekanismenya seperti yg ditulis diatas itu. Nah ada kecenderungan debit ini akan semakin meningkat karena lubang dibawah semakin besar karena ada solid 30% yg ikut terangkut keatas. Sehingga dibawah sana ada lubang yang cukup besar yg menyebabkan produksi lumpur semakin besar.

Pengumpulan lumpur dengan menggunakan kolam (pond) sudah semakin tak terkendali hal ini disebabkan debit pemasukan yg tidak dapat ditampung oleh pond, mengapa tidak meninggikan tanggul ?

tanggul Disebelah ini penampang tanggul yg dibuat di Daerah Siring dan sekitarnya. Saya menggambarkan secara sederhana, ini juga bukan konstruksi aslinya, namun akan dengan mudah dimengerti mengapa ketinggian tanggul sudah mungkin maksimum (mungkin loh ya).
Apa gejalanya ? Kebocoran !
Kebocoran tanggul ini disebabkan karena tanggul dibuat secara mendadak karena faktor darurat sehingga pembuatannya tidak mungkin mengikuti pembuatan tanggul yg dibuat dalam kondisi normal. Lah ya wajar ta, siapa sih menyangka bakalan akan berkepanjangan seperti ini. Jadi dibuat mendadak bukanlah kesalahan, tetapi memang sulit mengantisipasi sebuah bencana sbesar ini.

Dalam kondisi normal tanggu akan dibuat dengan fondasi keras (basement) yang ditanam. Namun kalau melihat tanggul yg telah dibuat di Sidoarjo ini, sangat mungkin ada titik-titik lemah dimana tanggul dibangun diatas tanah keras (kedap air), yang merupakan bidang batas dibawah dan tempat terlemah. Tanah dasar ini tentunya tidak” mengikat” tanggul. Sangat mungkin beberapa hanya berdiri diatas jalan aspal atau pengerasan jalan perumahan. Dengan demikian akan ada tinggi maksimum (H Max) yang dapat ditahan oleh bidang batas bawah yg kritis ini. Kebocoran dasar tanggul ini merupakan tanda-tanda ketinggian maksimum yang dapat ditahan oleh bendungan (tanggul). Jadi meninggikan tangul sama sekali tidak menolong menahan volume lumpur, tetapi malah membahayakan, kan ?

Selain itu semakin tinggi tanggul maka akan semakin tinggi risiko yg ada, karena kalau tanggul jebol tentunya akan lebih banyak menelan korban. Dengan demikian pengungsian yg barusaja dilakukan minggu kemarin maka cara itu memang mudah dimengerti karenanya.

Apakah banjir lumpur ini bisa berhenti ?
porong-1.jpgDi daerah lokasi sumur Porong-1 (lokasi Porong ini 7 Km sebelah timur dari sumur BPJ-1) dibagian atas dijumpai kenampakan “paleo collapse”. Kenampakan ini diduga akibat adanya luapan lumpur pada jaman dahuluuu sekali. Ya di sumur porong-1 yg terlihat pada gambar` itu terlihat adanya paleo collapse itu. Ini memeperlihatkan ke kita bahwa jaman dahulu lumpur yg keluar dari perut bumi yg mirip dengan BPJ-1 ini pernah terjadi secara alamiah. Dan akhirnya berhenti.

Looh jadi banjir lumpur ini bisa berhenti ? Iya bisa donk …
collapsebpj.jpgBagaimana mekanismenya ?

Ketika lumpur ini keluar maka juga mengandung solid atau material padatan berupa tanah lempung yg ikut “terproduksi”. Disebutkan bahwa terdapat 70% air dan 30% solid.

Material padatan ini sebagai penyusun utama dari lapisan ini yg diperkirakan saat ini dari kedalaman 6000-9000 ft (kira-kira 3-4.5 Km). Sebelumnya diperkirakan dari kedalaman 2000-6000 ft. Ada kemungkinan bahwa material yg diatas sudah mengalami collapse (runtuh) dan tertutup. Material yg tadinya dari bawah “berpindah” keatas permukaan. Jadi secara menyeluruh bisa jadi seolah-olah tidak terjadi penurunan permukaan, hanya terjadi perpindahan material dari bawah keatas.
Dari pengalaman yg pernah terjadi di lokasi sumur Porong-1 (7Km dari BPJ-1) maka efek collapse diperkirakan sekitar radius 3-5 Km dengan kedalaman sekitar 100-200 meter. Ini “collapse feature” karena alamiah dan dibiarkan secara alamiah menutup dan berhenti dengan sendirinya. tentunya dengan ‘sentuhan engineering’ mungkin akan sedikit berbeda. kalau dilihat dari debit yang ada (>50 000 m kubik perhari) maka diperkirakan memakan waktu puluhan bahkan ratusan tahun. Secara geologi ini sangat masuk akal, tetapi mausia tidak mungkin menunggu selama itu. Manusia harus berusaha dengan olah engineeringnya untuk memperkecil dampak terhadap kehidupannya.

Membebaskan atau mengawasi luas daerah sesuai dengan yg “pernah” terjadi dimasa lampau di lokasi sumur Porong-1 (7 Km dr BPJ-1), mungkin perlu diantisipasi. Monitoring elevasi sudah dilakukan oleh team ITS, daerah cakupan ini perlu diteruskan seluas radius yg diperkirakan mengalami penurunan.
Apakah lumpur ini bisa dibuang ke laut atau sungai ?

Air yg keluar dari perutbumi semua berasal dari permukaan juga, inget siklus air kan ? Itu pelajaran SD, kalau lupa ya buka-buka buku anak klas 4 atau 5 SD tentunya ada siklus air ini, kan. Namun selalu saja ada pencemaran yg terjadi karena faktor alam. Pencemaran karena kandungan-kandungan kimiawi dalam tanah, juga harus diinget bahwa endapat yg keluar itu endapan pantai atau delta, sehingga aslinya airnya berupa air asin. Dan air asin ini mungkin sekali terjebak ketika pengendapan. Dengan demikian diperlukan treatment dahulu sebelum dibuang ke sungai (bila air tawar) atau ke laut (bila air asin). Nah secara sederhana treatment lumpur ini (inget ini hanya secara sederhana) digambarkan sebagai berikut.

treatment.gif Lumpur yang keluar dari lubang di tampung untuk diendapkan padatan (solid material)-nya. Tentunya akan lebih bagus kalau digalakkan penelitian pemanfaatan lumpur ini sehingga kita tidak memerlukan kolam (pond) yg banyak utk menampungnya.

Sebelum dibuang atau dialirkan ke sungai atau laut perlu dilihat apakah air ini cukup “aman” salah satu cara ya disebari saja dengan enceng gondok.

Masihkah drilling relief well tetap diperlukan ?

Melihat debit lumpur yang semakin besar ini maka usaha apapun perlu dilakukan. Namun saat ini tentunya sudah tidak mudah lagi. Kondisi bawah permukaan sudah tidak sesederhana menghadapi satu lubang sumur. Bisa jadi sumber dibawah sana berupa bidang rekahan (patahan) yang membelah batuan. Sehingga diperlukan analisa geometri tempat dan jalan keluarnya lumpur ini. Jika terjadi kesalahan juga akan menyebabkan keluarnya lumpur dari lubang yang lain. Dengan adanya kemungkinan hal ini, maka drilling /pengeboran relief well harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.
Jadi kita masih harus sabar menghadapi luapan lumpur ini.

About these ads

78 Tanggapan

  1. GILAAAAAAAAAAAAAAAAA

  2. yang gua cari penyebabnya sebenernya! tapi ga ada siiiiiiiiihhh :( tapi gua dapet info penting jadiii ga papa deh :P

    –> ada ditulis disini :

    http://rovicky.wordpress.com/2007/03/16/masih-soal-hipotesa-kelahiran-lusi/

  3. RSI SAKINAH MOJOKERTO telp/sms : +6285648280307

  4. Please you coment whit seriys

  5. LuMpUr LaPiNdO BiKin DaMpAk Yg bEsAr…
    sAmPaI KaPAn HaL iNi BeRaKhIr ???

  6. LUMPUR LAPINDO
    yakinlah ini ujian broww..!!!biar kite2 orang porong niec..tau en nyadar diri!!kita mulai dari nol lagi men!!baik masyarakatnya maupun pemkabnya ndiri…cobalah kita merenung en merendahkan diri kita karo sing moho kuoso!!!!!!!seteip mula permasalahan pasti ada akhirnya, dengan catatan kita semua orang porong khususnya, lagi umumnya orang sidoarjo sendiri niech…mau berubah dalam segala hal. biar masalah lumpur lapindo ni cepat berakhir n ora menimbulkan dampak yang negatif bagi masyarakat porong lagi…OK men!!!!!PEACE N LOVE

  7. perhatian….!!!! segeralah kita bertobat tanda-tanda kehancuran semakin dekat….

  8. Sepanjang pengetahuan say undergroud blow out ini merupakan fenomena yang tuk juga selepas tsunami. tapi tak ramai pula yang tahu malah tak pula keluar di televisyen (tv). mungkinkah penyebab yang melakukan perkara tersebut syarikat besar, dan stesyen tv makan suapan jadi tidak diuar-uarkan. impaknya kepada selat melaka berdekatan malaysia maksudnya malaysia juga akan turut menjadi mangsa.sepatutnya memang seluruh media menyiarkan peristiwa ini.

    ini bukan perkara mainan.

  9. koemntar saya bahwa dampak lumpur lapindo ini ternyata sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat jawa timur. dan ternyata selama ini apa yang dilakukan BPLS hanya menangani dampak fisiknya saja tetapi masalah sosial ekonomi tidak diperhatikan. satu hal lagi yang membuat miris dampak kerusakan infrastruktur seperti jalan tol, rel KA,jalan arteri yang akan direlokasi, ternyata menurut Perpes N0. 14/2007 itu menjadi tanggung jawab pemerintah ini kan sangat lucu sekali yang bikin ulah itu pihak swasta lah kok… pemerintah/rakyat yang harus bertanggung jawab hal jelas sekali bahwa perintah kita ternyata lebih menghamba pada pemilik modal dibandingkan terhadap Rakyat yang jelas-jalas pemegang hak atas bangsa ini. melakukan pembebasan untuk kepentingan itu, mengatas namakan untuk kepentingan umum

  10. […] BAMJIR LUMPUR PANAS SIDOARJO 27 12 2007 […]

  11. Pak rovicky, saat ini saya tidak melihat usaha penghentian semburan lumpur namun saya melihat usaha yang keras dari tim untuk mengendalikan luapan lumpur.
    Dari pada luapan lumpur itu menjadi lautan lumpur saya berhayal lebih baik luapan lumpur itu dijadikan perbukitan atau dataran tinggi,….
    Saya berhayal membuat dam raksaksa untuk menahan luapan lumpur dengan menggunakan sistem jaring laba-laba secara horisontal dan sistem piramide secara vertikal. Dengan cara ini artinya kita membuat bendungan dengan memanfaatkan lumpur itu sendiri dan memisahkan airnya.
    Sistem jaring laba-laba dan piramide ini bisa dibuat secara knock-down (fabrikasi di luar area lumpur). dan dapat dipasang secara cepat sesuai kebutuhan.
    Mudah-mudahan hayalan ini bisa dijabarkan dan dikaji oleh para ahli bangsa ini dan semburan lumpur tidak lagi jadi bencana karena dapat di kendalikan dengan baik. dan berubah menjadi perbukitan Amiiiiiin……

  12. Mamat jawabannya disini :

    Mengapa “relief well” masih harus terus dikerjakan ?

    Mungkinkah Relief Well Berhasil ?

    Harus diingat relief well ini “hanya” untuk kondisi awal. Saat ini relief well sudah tidah banyak membantu utk penanggulangan. Kecuali untuk tujuan riset.

  13. mas, Rovicky..
    Alasan2 apa saja yang mendasari dilakukannya Relief Well,untuk menanggulangi Underground Blowout,seperti yang pernah dilakukan/diusahakn oleh Timnas Penanggulangan LUSI…(mohon jawaban nya segera)…

  14. Looh Mas Mamat udah baca ini belom ?
    Apa itu Underground Blow Out ?

  15. yth, Mas Rovicky…
    Mas,sebenarnya bagaimana mengidentifikasi terjadinya Underground blowout, seperti yang terjadi di sidoarjo..??tolong diinfokan kira2 buku2 atau sumber,serta situs apa yang membahas tentang Underground Blowout(mekanisme,dan penyebab terjadinya,).terima kasih sebelumnya….

  16. bisa bantu cari perkembangan volume laumpur lapindo????kira-kira saya harus cari disitus apa yang menyajikan perkembangan secara rutin perkembangan volume lumpur tiap hari!!thanks

  17. tentang lumpur BPJ 1 emang sdh lama terjadi dan memang bencana geologi dan penjelasannya ckp mudah dimengerti.

  18. semoga penanganan lumpur sidoarjo dilaksanakan tanpa ada intervensi kecuali dari kebenara.
    tuk korban semoga cepat mendapatkan hak-haknya
    bukan tugas pemerintah yang harus mengganti kerugian para koorban, tapi pelaku yang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. semoga pemerintah dapat lebih arif dan bijak gak perlu takut dengan manusia dan jabatan..

  19. o ya sampai lupa, alamat http://www.syariahcenter.multiply.com untuk saudaraku yang sarjana atau munimal D3 yang lagi nganggur mikirkan lumpur..hehe Allah itu tak terbatas karunianya OK

  20. hebat manusia sidoarjo sabarnya….
    bencana adalah karunia Allah semata, namun tentunya manusia bejad manakala mempercepat terjadinya bencana untuk suatu komunitas tanpa ada empaty yang tinggi.
    untuk siapa kita hidup, tentunya untuk kemaslahatan umat dan dunia.
    buka http://www.syariahcenter.multiply.com
    selamat berpuasa, wassalam

  21. o iya mas ada pertanyaan susulan :b
    usaha apa sih yang sedang dikembangkan oleh Badan Penanggulangan Lumpur setelah metode HDCB, apakah teknik Coffer dam dari jepang cocok untuk digunakan? Makasih Mas :D

  22. Siang Mas Rovicky
    Saya sempet baca dongeng mas tentang buble di lumpur lapindo, apakah semburan yang terjadi di area pasar baru porong beberapa saat yang lalu, juga disebabkan oleh fenomena buble?.. minta tolong dijelasin donk mas, tentang semburan di pasar porong ini.. apakah sudah berhasil ditanggulangi? (maaf ya mas kalo ptanyaannya out of date hehe) dan apakah terjadi pusat semburan baru? terimakasih banyak Mas

  23. Denmas Rovicky,

    Seratan panjenengan selalu jernih, mencerahkan dan fair. Muatur nuwuuun sekali dan selalu kami tunggu wedhar-sabda Anda soal geologi.

    Namun keparenga, bolehlah, saya mohon ijin utk sedikit memberi kritik, yang barangkali bermanfaat, yaitu soal penulisan bhs indonesia yang telah disepakati.

    Sering saya jumpai di seratan panjenengan, keterangan tempat seperti “di” dan “ke” panjenengan gabung dengan ‘nama tempatnya’, sebagaimana untuk urusan dengan kata kerja. Misalnya saja, ‘diatas’ yang harusnya ditulis ‘di atas’ …. dst dst.

    Mudah2an saja itu hanya salah ketik saja. Tapi alangkah sempurnanya bila itu semua tertulis sebagaimana seharusnya.

    Matur nuwun, nyuwun duka dan sumangga.

    salam taklim,
    pak lik

  24. Ass.Wr.wb,
    Setahun lebih keserakahan itu masih berlalu , tidak ada bukti niat ketulusan di hati yang serakah tersebut , selalu janji , janji dan janji . semoga bangsaku yang terkena imbasnya masih mempunyai kesabaran dan ketakwaan yang luar biasa.
    Salam,
    ASKARI AZIS

  25. Pak Redy Irawan
    Untuk yg berkecimpung di tambang spt anda tentunya sudah terbiasa menghadapi pekerjaan peledakan. Namun setahu saya ada parameter-parameter tertentu yang harus diketahui sebelum dilakukan peledakan.

    Masalahnya saat ini kita TIDAK TAHU karakteristik dari “musuh” yang kita lawan. Sehingga akibat dari peledakan menjadi tidak bisa dikontrol.

    Hal yang mudah adalah sumber tekanan atau sumber air. Memang betul bisa dilakukan dengan rumus bernoulli, tetapi kondisi ideal bernouli belum tentu sesuai untuk semburan yang alirannya turbulense dengan ukuran lubang yang (unkown).

    Yang dilakukan selama ini masih hanya berdasar ASUMSI. Ini yang saya rasa mengapa penanganannya menjadi seolah-olah tidak hanya trial-error. Lah wing kita lebih banyak faktor tidak tahunya .. :(

  26. asalamualaikum pak
    pak aku mo saran nih, kenapa gak pake orang tambang kayak kami. yang ngerti masalah peledakan. saya kira lumpur akan bisa dihentikan dengan peledakan. oh ya saya juga nggak bisa jelasinnya dengan cara gini. saya ada ide kenapa pemerintah nggak ngadain lomba karya ilmia tentang pengentian lumpur lepindo. saya kira banyak ide yang tersimpan dari pikiran mahasiswa yang belum trekumpul. terutama mahasiswa tambang atau perminyakan.
    walaikum salam
    walaikum salam pak?

  27. hwa…!!!subhanalloh,astaghfirulloh,innilillahi wa inna ilayhi rojiun..

  28. […] dibawah ini sering merupakan titik lemah dalam tanggul. Seperti yg saya gambarkan sebelumnya disini, bahwa bagian dasar dari tanggul ini merupakan daerah yg menerima beban tekanan tinggi kolom air […]

  29. kalo boleh tau apa aja yang dikeluarin dari blow out ?
    berapa lama lg lumpur tersebut akan berhenti keluar?
    berapa debit lumpur , kandungan dari lumpur, suhu pasti lumpur tsb?
    bagi yang mengetahui plz… email ke sufendil@yahoo.ca ya .. thx bgt sebelumnya buat semua.

  30. sebaiknya sebelum bencana melanda seluruh pulau jawa, mintalah pertanggunjawaban lumpur sidoharjo kepada semua yang terkait dalam pengeboran petrol dan gas di seluruh indonesia

  31. as.wr.wb
    Dalam masyarakt desa di sekitar sumur banjar panji dua ada beberapa cerita rakyat yang secara mitologi menggambarkan bahwa mulk vulcano akan terjadi ditahun2 mendtang.Tapi semua itu adalah mitos dan penyebabya adalah manuasia seandinya tidak ada pengeboran dan seandainya kita adalah negara Jepang bukanIndonesia dan kenyataanya dampak positif terhadap masyarakat itu tidak ada Lapangan Pekerjaan Dari Pengeboran Atau Bahkan Dana Bagi Hasil. Tapi kenyataanya sekarang gunung lumpur itu adalah telah terjadi. Yang pada intinya korban lumpur adalah prioritas uatama.tapi kenyataanya nuansa kepentingan dan politisasi permasalahan telah terjadi. Pembodohan terhadap masyarakat akan informasi sebenarnya dan intrik-intrik untuk berkilah terhadap tanggung jawab.
    Tapi masyarakat porong adalah korban dari ketidakadilan.
    Mari Menuntut…
    coba kita cerna dana pembangunan jalan relokasi 300 milyar dari dana yang dirahasiakan apa itu bukan kerjaan MAFIA sedang kan beribu ribu masyarakat kehilangan harapan bahkan kelaparan karena kehilangan pekerjaan. Jadi semua harus meng evaluasi tentang apa jalan yang terbaik atas kejadian diatas…
    MUNNNNNNdur……semua pemimpin JATIM dan SIDOARJO bila tak mampu menangani permasalahan lumpur…

  32. innalilahi wainnailaihi roji”un,semua akan kembali pada yang kuasa ,semua isi yang ada di dunia akan di ambil oleh yang punya,Dia hanyalah menitipkan kepada kita semata.kita kaum muslimin hendaknya menjaganya baik baik.
    hai para kaumku……………. bersujudlah selalu kepadanya .INgat!!!!!!!!!!!umur manusia dalam 24 jam kita hanya menunggu kapan giliran panggilan kita.dan bagaimana cara Dia mengambil kita.semoga para kaumku surga menunggumu menunggu kita semua aaaammmmiiiiinnnn………

  33. Tenang2 rek ini cuma cuma cobaan orang JATIM karena apa?…
    Bupatinya nggak pernak syukuran, sibuuuk ngurusin anaknya satu yang bandel itu sampai2 istrinya nggak bisa buka praktek…he…he..he..ojok rame2…Lagian presiden nya SBY tahu nggak artinya SIDOARJO BANJIR(Lumpur) YOOOO…

  34. KESALAHAN TERJADI DARI KEKELIRUAN

    HARUS LAH KITA BERPIKIR PANJANG SEBELUM MELAKUKAN YANG APA HARUS KITA LAKUKAN

    ALLAH MAHA TAU

  35. Karena kita tidak akan tau kapan bisa selesainya masalah yang membuat gelisahnya masyarakat, saya mengharap kepada pemerintah dengan secepatnya mengungsikan penduduk. dan pemerintah harus secepatnya mengerakan plan B yaitu pembangunan jalan baru yang sangat penting dalam usaha perdangan. yang saya lihat sampai sekarang menjadi salah satu kesulitan para pedagang dari malang dan sekitarnya. yang jelas pendapatan rata2 jatim akan turun drastis.

    allah besama kita dan allah maha karunia.

    ya kalo bisa pegawai negri yang gajinya di atas 1 juta setidak2 nya harus di potong 20% untuk
    keperluan kesehatan masyarakat yang terlimpa bencana.

    Wa sallam
    TAUFFIK BIN THALIB
    RIYADH
    KINGDOME OF SAUDI ARABIA

  36. kasihan tuh org sidoharjo… gimana lapinda koq diem ja…

  37. Kita setujui bersama untuk merubah Nama SIDOARJO menjadi SIDOLUMPUR, yoo opo?

  38. Pa.. mungkin kisah lumpur sidoarjo ini adalah ulangan kisah ribuan tahun silam yang pernah terjadi pada masa nabi luth saat itu ada sebuah hotel bertingkat mengambil air ribuan m3 per harinya, karena airnya di sedot terus maka lapisan bawah tanahnya menjadi kosong akhirnya daerah disekitarnya amblas..bila dilihat dari kisah nabi luth tersebut tak jauh beda dengan kisah lumpur lapindo..bahkan yang keluar dari dalam bumi saat ini bukan hanya air tapi lumpur dan material solid lainnya..bila lumpur itu terus menerus menyembur ke permukaan dan tak terhentikan, tidak menutup kemungkinan prediksi paranormal mama laurent bahwa Pulau Jawa akan terbelah menjadi kenyataan. Harap kasus ini di jadikan prioritas utama dan dijadikan agenda agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.

  39. Menanggapi Luapan Lumpur Sidoarjo,
    Boleh saja siapapun menambang hasil bumi… tentu atas izin dari pemerintah.
    Akan tetapi, luapan lumpur panas ini TIDAK AKAN BERHENTI begitu saja! Sebuah gunung baru dalam tahap penciptaan! Jika lumpur terus dikuras, maka terowonganlah yang berisi air (mungkin) sangat pasti terjadi. Jika lapisan bumi bagian luar yang kurang lebih setebal 27km ini nanti tiba-tiba amblas dan mematahkan lempeng patahan bumi, pasti akan memberikan “jalan” bagi Magma bumi. tahu khan akibatnya!?
    Sebuah Gunung berapi! Gunung Sidoarjo!
    Jadi… jika banyak oknum pemerintah peduli dengan rakyat kecil, BERTANGGUNG JAWAB-lah! Jangan hanya sekedar dapat “duit” lantas cabut begitu saja jika terjadi kejadian yang salah satunya bencana luapan lumpur panas sidoarjo ini.
    Jika banyak kejadian bencana alam akhir-akhir ini tidak diSIKAPI dengan baik, dalam artian menjaga TOLERANSI BERAGAMA salah satu contohnya….. maka bencana yang lebih dahsyat lagi akan segera terjadi!
    Percaya pada Tuhan TIDAK CUKUP! Kenapa? Karena ternyata hanya di “mulut” doang! UCAPAN doang! TINDAKAN? ternyata BRUTAL!
    Mana ada orang ber-iman kog nge-bom tempat ibadah, dll.
    Jadi siap-siap saja “dibersihkan!”

  40. penjelasannnya menarik ya….
    lugas….
    tapi gmn cara penanganan yang paling efektif ya…
    kalo saya lihat di TV2 sih biasanya mengalami masalah dalam pengolahan lumpunrnya, baik dengan pembuatan tanggul yang terus jebol, lalu pembuatan lagoon (kolam penampungan) yang katanya akan memakan lahan yang sangat luas sampai dengan cara penyedotan menggunakan pompa lumpur yang kemudian pompa nya macet…..

    gmn cara solusi yang paling efektif ya….
    bener ga…kalo kita menggunakan metode pengolahan lumpur ini menggunakan aerated lagfoon bakal efektif dibandongkan metode lainnya ???

  41. lumpur panas sepertinya teguran dari TUHAN.harus ditangani dengan hati nurani.nyatanya tehnologi dan peralatan yg mahal tidak mampu menanganinya.saling menyalahkan tidak melihat hak dan kewajiban.memperkeruh suasana,provokasi dll,dimana ada keributan disana TUHAN akan menurunkan murkaNYA.hujan hampir tiba evakuasi jangan sampai ada korban. kasihan rakyat sekitarnya

  42. aih,tul apa yang dikatakn mas di2t. sejak bencana porong aburizal bakrie hampir kaga pernah nongol di tipi. dimana kejantananmu, bang bakrie? dimana tanggung jawabmu,mas bakie? fiuh…,itulah azab yang diberikan pada orang yang berlagak jadi’Bento”.

  43. pusing deh pemerintahan SBY-JK koq ditempa bencana mulu….???

    kalo ga gempa, banjir bandang,kebakaran hutan, sekarang malah banjir lumpur……

    nasib….nasib…..

    tanya knp……………????

  44. Selanjutnya kita harus berdo’a kepada Tuhan agar tragedi ini segera berhenti dan tak pernah terjadi lagi……..

  45. kutipan dr atas: Produksi lumpur merupakan produk dari sumber air yng mungkin dari bawah , mungkin sumber air dari reservoir Kujung fm atau lebih bawahnya lagi (melihat suhunya yang tinggi).mungkin ga’ lumpur yang berat di gerus oleh air dari bawah.

  46. yang dikirain sama orang dulu akan ada bencana besar setelah ini yang mungkin ini salah satunya. kalo di kasus lumpur ini bakrie and croninye arus tanggung jawab. TERUTAMA JUSUF KALLA si tukang rombeng itu

  47. yang dikirain sama orang dulu akan ada bencana besar setelah ini yang mungkin ini salah satunya. kalo di kasus lumpur ini bakrie and croninye arus tanggung jawab. TERUTAMA JUSUF KALLA

  48. Gambar transparant itu menunjukkan kemungkinan “rongga” pada dasar sumur. Semakin besar rongga maka semakin banyak debit airnya.
    Produksi lumpur merupakan produk dari sumber air yng mungkin dari bawah , mungkin sumber air dari reservoir Kujung fm atau lebih bawahnya lagi (melihat suhunya yang tinggi).
    Air yg keluar ini kemungkinan akan menggerus dan membawa lepung sepanjang perjalanannya ke atas.

    Saat ini diatas hanya satu titik semburan aktif di permukaan, yg dibawah sana “no one knows”, tidak ada yang tahu kondisi bawah permukaan sana. Pak Rudy dari Team Drilling Relief Well meyakini masih bersumber pada lubang lama yang masih mungkin dijadikan target relief well. Kemungkinan yang hana sebutkanpun tidak bisa disalahkan, walaupun juga tidak bisa diyakini dengan ketiadaan data bawah permukaan.

    Hampir semua hanya spekulasi soal kondisi bawahpermukaan ini. Itulah sebabnya yg lebih penting bagaimana menangani yang atas dulu.

  49. Saya tdk mengerti dengan gambar kedua dari atas yg warna biru.
    kutipan tulisan diatas:ada kecenderungan debit ini akan semakin meningkat karena lubang dibawah semakin besar karena ada solid 30% yg ikut terangkut keatas. Sehingga dibawah sana ada lubang yang cukup besar yg menyebabkan produksi lumpur semakin besar. Produksi lumpur yang semakim besar ini dari mana?
    Seperti yg di publikasikan, sumber keluarnya lumpur berhubungan langsung dengan lubang sumur sehingga kemungkinan bisa di stop dengan relief well, apakah ada kemunggkinan sumber keluarnya lumpur tidak langgsung terhubungan dengan lubang sumur sehingga dari waktu kewaktu tempat keluarnya dipermukaan makin bertambah (dulu pertama 1 dan sekarang menjadi 5)dan tidak mungkin bisa di stop dengan relief well.

  50. Sebagai manusia yang beradap dan mempunyai jiwa kesatria Kita harus berani bertanggung jawabkan atas apa yang telah kita perbuat, jangan hanya mau untung aja donk? Lo gak akan hidup selamanya. Buat Lapindo Brantas ——-Berantas habis lapindo berantas.

  51. hai. kawan janan bilang Tuhan memberikan cobaan, karena sebenarnya kitapun tidak pernah benar benar yakin apakah ini kesalahan manusia ataupun hasil kekuatan alam. Perlu diingat Tuhan memberikan kita kebebasan kepada kita karena Tuhan sayang pada kita. Jika semua ini kehendakNya lebih baik tuhan membuat kita seperti robot saja, jadi tinggal program tidak pernah salah dan mengeluh,apalagi saling menyalahkan. Kalau salah programpun tinggal di edit selesai deh. Jadi Jangan bilang Takdir kalo belum usaha ,dan jangan bilang cobaan dari TUHAN, karena TUHAN TIDAK PERNAH IKUT CAMPUR TANGAN DALAM KEHIDUPAN MANUSIA.
    Saya bukan ATEIS tapi saya yakin itu bukan cobaan TUHAN karena kalo mau Tuhan bisa saja membuat manusia tidak berdosa, yah seperti robot tadi tapi karena sayangnya pada manusia dia memberikan kita akal dan pikiran agar kita dapat berusaha dan saling membantu. tapi sayangnya karena sekarang campur tangan Tuhan tidak ada lagi tinggal alam saja yang menjaga dan mencelakan kita , makanya orang yang ga berdosa juga ikutan kena batunya. Kalo ini hujuman Tuhan bsa saja yang ga berdosa selamet.
    Jadi kesimpulannya JANGN BAWA BAWA NAMA TUHAN LAH NTAR KALO TUHAN DENGER JADI SEDIH……………………….
    SALAM DAMAI DAN SEJAHTERA DARI MAHKLUK YANG DICINTAI TUHAN SEMOGA SEMUA YANG MENERIMA SALAM INI MENDAPATKAN BERKAH[BERKAT} DAN KURNIA DARI SANG PENCIPTA
    ASALAMUALAIKUM

  52. assalamualaikum,
    dengan adanya cobaan ini ,kita sebalknya bersabar dan bertawakal atas cobaan dr Tuhan. Mungkin lnl petanda bagl klta telah mempunyai banyak kesalahan. Kita sbg umat muslim mungkln hanya bisa mendoakan dan memberi bantuan semampunya.
    Wassalam.

  53. Hehehehehe….

    Sepertinnya cukup ironis. Tapi ada untung ruginya juga. Ruginya masyarakat kehilangan tempat tinggal. Untungnya adalah air yang mengalir dari sumur itu sendiri. Saya gak yakin lumpur yang keluar sekarang akan terus-menerus mengalir. Sebentar juga berhenti, dan tinggal airnya yang mengalir. Sepertinya daerah tersebut bakal jadi waduk. Nah, kenapa kita ga memikirikan keuntungan airnya saja, yang bakal bisa dibuat untuk bertani. saya rasa itu lebih baik dari pada kita terus menerus menyesali kesalahan kita. Tapi perlu diingat, jangan sampai salah kedua kali, karena ini adalah pengalaman. Kasian yang tinggal di daerah itu saat ini.

  54. BUDIPEKERTI versi 3K

    Pergantian zaman menyebabkan perubahan di pola pikir, pola ucap dan pola tindak. Puncaknya, ketika terjadi akumulasi krisis kepercayaan nasional, tak ada panutan, tak ada lembaga yang dihormati dan disegani – semua orang merasa bebas. Demokrasi diartikan sebagai kebebasan dalam segala bentuk.

    Interaksi yang terjadi sesuai kontak, ada interaksi sosial, interaksi politik, interaksi usaha, dsb. Landasan hukum interaksi nyaris hukum rimba. Terlebih dalam interaksi politik, siapa yang memiliki modal 3K (kaya, kuat, dan kuasa) akan mendominasi jalannya politik.

    Sebagai contoh, bencana alam lokal berupa semburan, luapan, luberan lumpur panas di lokasi pengeboran PT Lapindo Brantas di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sejak tanggal 29 Mei 2006 – dampaknya berkelanjutan sampai pihak berkepentingan mau turun tangan.

    Produk volume lumpur diperkirakan sekitar 5.000 meter kubik per hari. Bahkan pernah mencapai 50 ribu meter kubik per hari. Produk ini nyaris sama dengan muatan penuh 690 truk peti kemas berukuran besar. Jika stamina dan kinerja semburan lumpur Banjar Panji-1 terus bertahan pada kisaran 50 ribu itu, pada 31 Oktober, jumlah lumpur akan mencapai 7,1 juta meter kubik. Pada pergantian tahun, volumenya bakal menembus angka 10 juta meter kubik. Ini dua kali lebih banyak dari volume kubah lava di puncak Merapi saat letusan.

    Artinya jika produk lumpur ini dibuang ke laut, bisa untuk membuat tanggul yang menghubungkan Jawa dengan Madura atau Jawa dengan Bali. Kalau kurang, tunggu waktu peridoe 2004-2009.

    Kesimpulan, siapa pelaku berbasis budipekerti yang seperti apa. (hn)

  55. […] Monday, 04 September 2006, TANAH SEKITARNYA MULAI ‘AMBLES’ ; Lumpur Lapindo Bisa Seperti Bledug Kuwu […]

  56. Mungkin benar juga ya, ini karena keserakahan. Waktu jadi …… utangnya langsung lunas. Sekarang harus bayar dong.

  57. kita sebagai warga indonesia seharusnya turut memikirkan, lumpr itu mau diapakan. bukanya demo sana – sini, lebih bayik kita berdoa supaya lumpur tersebut dapt berhemti

    Amin………..

  58. yah kalo mao ngirit casing karena dry hole, beginilah hasilnya

  59. Assalammu’ alaikumm wr wb,

    Saya bukan ahli geo atau minning, tapi kan boleh menyampaikan pendapat yang mungkin bermanfaat bagi ummat, bukan. Dari cerita-cerita Pak Roficky saya su-udzon kepada perusahaan asing yang melakukan exploitasi sumur tsb. Kemungkinan ada sedimen pasir/air/lumpur yang dilewati pipa pemboran yang lama. Ketika terjadi deformasi lapisan geologi sebagai akibat pengosongan produk gas,maka terbentuk patahan-patahan strata geologis yang menyebabkan aliran lumpur dapat memanfaatkannya lebih gampang ketimbang sebelum diexploitasi. Dan sumber malapetaka ini tidak pasti sedalam seperti yang diperkirakan, kemungkinan tidak jauh dari permukaan. Hal ini diketahui oleh perusahaan asing yang mengexploitasi dahulu dan mereka segera menutup sumurnya. Lapindo menduga dapat rezeki nomplok. Hemat saya, untuk mengatasi problema sementara bisa dilakukan injeksi high pressurised liquid nitrogen(N)lewat pemboran pembantu disekitar bobolan lumpur.

    Wassalam pak Rovicky.

  60. Mas Brian,
    Silahkan baca tulisan tanya-jawab yg sebelumnya disini :

    http://hotmudflow.wordpress.com/2006/08/25/t-j-tanya-jawab-seputar-lumpur-sidoarjo-dampak-eksplorasi-dan-lainnya/

    Cara ini bisa saja, namun bahayanya adalah tindakan peledakan ini susah di kontrol. Kalau dalam meledakkan bangunan (demolition) , kekuatan bangunan diketahui dengan baik (ada hitungan konstruksinya) namun kita ini ‘deal’ dengan alam yg sangat banyak “unknown”nya, terlalu banayk yg tidak diketahui. Bahanya jelas kalau tak terkontrol dan menyebabkan lubang-lubang baru yg semakin sulit dikendalikan.

  61. Menurut bapak, bagaimana kalau lubang tersebut dimasukan oleh bom berkekuatan besar yang sudah diperhitungkan yang diharapkan dapat meruntuhkan tanah dan nenutup lubang tempat jalan keluarnya lumpur. kira-kira seperti itu bisa berhasil tidak? Mohon pencerahannya.

    Salam

  62. Hai Pembaca ..

    Kenapa Negri Kita banyak Trageti begitu banyak yah ?
    Apa Kita banyak Dosa ?
    Dan apa yang Kita hasilkan barang Haram ?
    Lapindo …..
    Ini hasil Kamu yang ngga’ pernah hati-hati .

    Wassalam …

  63. Pak
    Lumpur katanya akan dibuat batu bata, apa sudah diperiksa ada tidaknya Radon di LuSi, sedang disumur air saja bisa ada Radon yang bisa terbawa dengan airnya. Terima kasih banyak
    Wass.
    Ali Imam

  64. Akhirnya… ada yang tau kepanjangan dari Lapindo….. whuaaaaaaaaaakakkaakak!

  65. Ada yg tau gak… Lapindo itu kepanjangan dari Lumpur Ama Pasir Item Nyemprot Dari (P) Orong, he he he…. tenaang….tenaaang

  66. Blow out di Sidoarjo ini bukan blowout yg umum terjadi.

    – Secara umum blowout terjadi ketika semburan menyembur melalui lubang sumur yang dibor itu. Hal ini karena salah perhitungan sehingga gas dan fluid yang dibawah muncrat menyembur keluar masih melalui lubang sumurnya.
    – Blow out bawah tanah atau Underground BlowOut (UGBO) yang sering terjadipun akibat pemompaan dimana batuan pecah sehingga lumpur pengeboran yg muncrat tetapi tidak melalui lubang sumur. Lumpur muncrat melalui retakanbaru akibat tekanan pompa dan berat lumpur yg berlebihan melampaui kekuatan batuan. Seringkali kalau pemompaan dihentikan muncratnya juga berhenti. Ini pernah terjadi juga di Sumatra Utara.

    BlowOut tipe 1 Yang diatas sering ditangani dengan cara yg paling sering dengan relief well, yaitu mengebor disebelahnya hingga mendekati lubang kemudian dipompakan semen dan lumpur berat sehingga semburan tertahan oleh tekanan lumpur berat tadi.

    UGBO ditangani dengan memompakan semen sehingga retakan yg ada tertutupi.

    Nah UGBO di BPJ-1 ini bukan salahsatu tipe yg umum diatas.
    Nah saya ndak tau persis berapa kejadian yg lain dimuka bumi ini. Menurut berita pernah terjadi di Veneuela tetapi di hutan bukan di daerah pemukiman. Saya juga tidak tahu persis bagaimana menanganinya. Namun kasus BPJ-1 ini merupakan kasus langka. Karena sangat mungkin terjadi akibat pengeboran yg memecahkan dinding sumur dan batuan sehingga batuan yg dibawah muncrat keluar melalui retakan tersebut.

    Nah apakah ahli2 dari LN juga punya pengalaman dalam hal yg khusus ini ?

  67. Pak Dicky
    Lapindo juga sudah minta bantuan luar negeri dengan mendatangkan Bill Abel dari Abel Engineering yang kabarnya sudah mematikan lebih dari 26 masalah blowout, dan beliau juga memiliki lisensi untuk pertanggungan asuransi. bayarannya cukup besar lho untuk menyewa ahli seperti beliau.

    ditambah lagi kita mendatangkan ahli-ahli dalam negeri untuk memberi masukan teknis penanganan semburan lumpur ini, seperti Prof Rudi Rubiandini dari ITB dan juga ahli-ahli dari Pertamina yang sudah berpengalaman.

  68. Para Pembaca Yth,

    Kenapa yaa, kita kok enggak minta bantuan luar negeri, kususnya untuk hal “banjir Lumpur Sidoarjo” ke yang punya tehnologinya ????, seperti Paul Red yang ahli mematikan blowout sumur minyak dan kita udah pernah pakai mereka.
    Apa kita malu udah pernah menolak dua kali bantuan luar negeri dalam hal “Tsunami Aceh dan Gempa Yogyakarta” sampai sampai mereka (luar negeri) ngak cawe cawe “Gempa & Tsunami Pangandaran” apalagi “Banjir Lumpur Sidoarjo”.
    Semoga Bencana ini lekas teratasi, kasihan Rakyat yang menjadi korban.
    Salam.
    Dicky S.

  69. Menurut perhitungan saya, perkiraan, ramalan, instink, nujum dan segala macam yang sudah saya formulasikan maka Lumpur Panas Sidorja akan mengecil sencirinya pertengahan DESEMBER dan berhenti sama sekali awal JANUARI. Tetapi dari formulasi diatas tadi saya tidak dapat memprediksi Desember dan Januari itu tahun berapa ….?

  70. Mas Amien yth,
    Tinggi dari semburan itu (berdasarkan rumus bernoulli) utamanya tergantung dari pressure. Kalau debit itu tergantung dari ukuran lubang tempat (sumber) keluarnya dibawah sana.

    Wah seneng juga nih kalau bisa diundang ke ITS lagi. Sudah 4 tahun aku ngga ngajar lagi di ITS.

    rdp

  71. P Rovicky

    Mau tanya tenatang semburan yang membesar dan meninggi apa nggak seperti tangki gas (reservoir yang terbatas) yang dilubangi kecil maka gas akan naik dan tinggi, tapi bila
    lubangya besar akan menurun. Apa nggak gitu??.
    Saya mengamati sejak tanggal 5 juni 2006 saat muncratnya kecil
    dan sekarang ini lumpur di sekitar lubang sudah tinggi > 7 m
    dan muncratnya lebih besar lagi.
    Saya khawatir kalau ada sumber lain yang masuk ke lubang bor
    sehingga tekanan atau muncratnya jadi lebih tinggi.
    Suwun mas vicky,
    Please contact me privately….
    ke : amienwidodo@yahoo.com
    aku mau mengundangmu ke surabaya untuk cerita tentang minyak dan gas bumi

    Amien widodo
    Pusat Studi Bencana ITS Surabaya
    08121780246

  72. Tanggapan untuk Muh.Askari.
    Kalau memang karena keserakahan kita lalu Tuhan menghukum kita,kenapa rakyat kecil yang nggak tahu apa-apa yang harus menanggung bebannya.Babe-babe yang selama ini menikmati hasil explorasi alam Indonesia yang seharusnya menerima akibatnya malah
    sepertinya tidak tersentuh sama sekali.Malah kalau diukur kadar keserakahannya, bangsa kita sebenarnya tidak termasuk hitungan sepuluh besar.Negara-negara barat malah yang lebih rakus dalam menghisap
    isi perut bumi,toh aman-aman saja tidak harus kena kutukan apa-apa.
    Saya yakin kasus lumpur lapindo adalah murni bersifat tekhnik atau kesalahan manusia.Kita belum mencapai tahapan profesional dalam penerapan tekhnologi.Dan kita masih harus belajar dan belajar.

  73. “Gas Kick” yang diikuti dengan pembakaran gas ikutan dalam operasi pengeboran mungkin sebuah hal yang wajar. Seperti yang dituliskan oleh Dr Rudi Rubiandini (Republika, 1 Agustus 2006) bahwa dalam 2-3 tahun sekali terjadi “blow out” di Indonesia. Namun kejadian “blow out” (semburan liar) di tengah-tengah pemukiman merupakan peristiwa yang sangat traumatik dan perlu disosialisasikan penangannya.

    Kalau UGBO (Underground Blow Out) di dekat lingkungan pemukiman setahu saya baru kali ini di Indonesia yg sebesar kasus BPJ-1. Sebelumnya tidak sebegitu parah. Sebelumnya mungkin terjadi di laut sehingga impak ke penduduk (masyarakat) tidak ‘terasa’.

    Tentunya gejala-gejala alam seperti ini mestinya selalu menjadi perhatian insinyur2 itu. Sangat mungkin saja ‘kealpaan’ telah terjadi dalam kasus BPJ-1. Bahkan sudah ada perusahaan yg kehilangan Rig di Selat Madura beberapa tahun lalu.

  74. Mau tanya Pak:

    1. Sebelum ini, kasus seperti si Lusi ini sudah pernah terjadi juga nggak Pak? (maksudnya yang terjadi akibat pengeboran, bukan yang alamiah).

    2. Pak Rovicky bilang kalau pernah ada kasus seperti si Lusi ini yang terjadi secara alamiah di jaman baheula. Nah waktu mau ngebor di Banjarpanji itu, kira2 hal2 seperti itu dijadikan bahan pertimbangan juga nggak sama para insinyur di BP Migas atau Lapindo? Soalnya koq kesannya para insinyur itu pada “kaget” dan “bingung” ya menghadapi apa yang terjadi.

  75. Setuju Pak R! Lusi itu pasti berkah yang masih tertutup hijab. Semoga aja hijabnya cepat tersingkap.
    *ngiler horny gak sabar menanti*

    Jadi inget belum lama ini ada yang nyebut2 sekian persen geothermal bumi ngumpul di Indo… siapa yaa…

  76. Cak Askari,
    bisa jadi juga ini emang guyonnya Gusti buat manusia-manusia. Guyon-nya Gusti emang bukan guyon sembarangan. Yang punya gawe biar bisa mengambil pelajaran pahit, yg mtertimpa juga dikasi cobaan, tapi ada juga looh Gusti memberi “bantuan” buat hambanya. Tapi bantuan gusti ini tidak ujug-ujug dateng “mak Bluk !”, tapi Gusti allah akan memberikan jalan yg harus kita cari bersama-sama. Saat ini kan banyak yg ngomong sakenake dewe bekerja dewe-dewe.
    Bencana Lumpur ini tidak hanya menyangkut satu aspek, tapi sudah harus ditangani bersama-sama. kalu sekedar encari siapa yg salah itu mudah dan kita serahkan ke pulisi. Tapi menangangi bencana ini pulisi saja jelas ngga akan akan mampu, ahli geologi saja juga ga bisa, civil engineer juga harus bekerja sama dengan ahli tata lingkungan dll.
    Kita harus bersama-sama menangani si Lusi ini (lumpur Sidoarjo).

    Wasssalam juga

  77. Assalamu Alukum Wr.Wb.
    Kira2 anda percaya bahwa ini adalah bentuk dari hasil keserakahan kita, Allah SWT memberikan sedikit pembuktian bahwa kita itu manusia tidak ada apa2nya, Ilmu dan akal yang di berikanNya tidak mampu menandingiNya. Apa kira2 anda semua bisa percaya enggak kalau sebaiknya kita bermohon kepadaNya ,khususnya yang sangat serakah itu. Semoga ALLAW SWT mengampuni kita dan bisa memberikan kita hidayah dan petunjuk kepada akal dan nurani kita untuk cobaan yang diberikan ini kepada kita.
    Wassalam,
    ASKARI AZIS
    Kompleks Makarya Binangun
    Jl.Dewi Sartika barat II/A32
    Janti-Waru
    SIDOARJO
    Phone : +62318546494
    Facs : +62318539047
    Email : linkmas@sby.centrin.net.id

  78. SABARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.428 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: