Kalimantanpun TIDAK Bebas Gempa


M6.0 (14 Km)

Sebenarnya tidak salah bila menyebutkan Kalimantan itu “relatif” aman dari gempa. Namun jelas tidak ada lokasi di dunia ini yang benar-benar bebas dari gempa. Hampir semua batuan dasar di bumi ini pernah mengalami tekanan (stress) dan masih menyimpan tenaga (strain).  Mungkin tidak ada lokasi di dunia yang bisa dibilang benar-benar bebas gempa, karena walau bagaimanapun pasti ada akumulasi strain juga meskipun sangat perlahan-lahan.

😦 “Wah Pakdhe. Kalau begitu yang di Kalimantan harus waspada juga ya ?”

😀 “Ya, bagaimanapun yang di Jawa dan Sumatera tetap harus lebih waspada dari mereka yang di Kalimantan, Thole !”

KalimantanTidakBersihGempa

Kalimantan memang paling “sepi” diantara pulai lainnya. Namun perhatikan adanya gempa masa lalu di dekat Kinabalu, ujung utara Pulau Kalimantan.

Gempa cukup kuat terjadi bebrapawaktu lalu di Rasau, dekat Kinabalu, Sabah Malaysia berada di ujung utara Pulau Kalimantan (Borneo). Gempa ini telah menwaskan belasan orang. Juga pada tanggal 25 Agustus 2011 tercatat gempa di Singkawang Pontianak.

Gempa berkekuatan M6 dengan kedalaman 14 Km menggoyang Kinabalu (5/6/2015). Getaran terkuat mencapai intensitas 6 MMI (modified mercalli intensity), getaran ini sangat mungkin menghancurkan dinding-dinding bangunan bahkan mampu mbelah jalan beraspal. Masih banyak pendaki masih belum diketemukan. Namun ABC mengabarkan semua pendaki aman.

Bagaimana bisa ada gempa di Kalimantan.

TektonikAsia

Ma = Million Annum (Juta tahun). Terlihat mulai 25 jt tahun lalu Laut Cina Selatan (South China Sea) terbelah dikenal dengan “Sea Floor Spreading”. Diperkirakan sejak 5 juta tahun lalu sudah mengecil, namun kemungkinan tidak berati mati dan berhenti sama sekali.

Pulau Kalimantan merupakan pulau yang sudah terbentuk sejak Jurassic, ratusan tahun yang lalu. Namun sejak puluhan tahun lalu pulau ini terangkat akibat adanya bebrapakali tumbukan, salah satu diataranya disebabkan oleh “terbelahnya” Laut Cina Selatan (South China Sea). Saat terbelah inilah terjadi subduksi disebelah barat dari Kalimantan sehingga paparan (shelf, berwarna kuning muda) membentur Kalimantan. Saat itulah dianggap SCS tidak berkembang pesat lagi. Namun terjadi pengangkatan Gunung Kinabalu mirip seperti pengangkatan Himalaya penyebab gempa Nepal bulan lalu.

KinabaluUplift

Perhatikan Kinabalu granit yang berada di puncak saat ini. Garis hitam panah ini memperlihatkan sesar-sesar naik yang juga mengangkat dan membentuk Gunung Kinabalu.

Gambar diatas rekonstruksi pada jaman Pliocene atau sekitar 5-3 juta tahun lalu. Namun proses ini juga tidak berarti diam dan terhenti setelah itu. Adanya subduksi aktif dari sebelah timur akibat benturan dari Kerak Pasifik juga membuat daerah ini tidak bebas gencetan juga.

Dengan demikian kita tahu bahwa walaupun daerah Kalimantan memang paling “sepi” gempa, bukan berati terbebas sama sekali dari bahaya gempa.

😦 “Pakde, lantas bagaimana donk kalau ga ada yang bebas gempa ?”

😀 “Seperti pelajaran awal dulu Thole. Waspada bencana itu kunci untuk menyelamatkan diri bila terjadi bencana”.

Sumber :

– Hall, et al, 2008 “Kinabalu Handbook

3 Tanggapan

  1. saat sy menulis ini baru terjadi gemia di tarakan dgn 6.1 SR dan disusul 3x gempa susulan 4.6 SR. ini membuktikan bahwa ternyata benar kalimantan ternyata tidak bebas gempa seperti yang saya duga juga

  2. baru tau di kalimantan pernah ada gempa, padahal tahun itu sy sdh hijrah ke kalimantan, tp jangankan merasakan, denger aja nggak pernah. lalu bagaimana dgn potensi tsunami di kalimantan pakdhe?

  3. baru tau saya kalimantan ternyata ngga bebas gempa -_-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: