Mengenal Arus Laut Natuna (Laut China Selatan) dan Laut Jawa.


Laut Natuna atau Laut China Selatan memiliki karakteristik yang sangat khas terutama karena perubahan arah maupun tinggi gelombangnya. Dibawah ini ada beberapa peta yang menunjukkan arah arus laut serta tinggi gelombang yang ada di daerah ini.

IndonesiaTopoBathy1Untuk mengetahu laut tentunya harus tahu kedalamannya. Diatas itu menunjukkan kedalaman air laut di Indonesia. Warna biru laut sangat dalam, sedangkan warna coklat adalah laut dangkal. Kedalaman lau Natuna mulai yang dangkal (shelf) hingga deep water (laut dalam)

Laut Natuna atau Laut China Selatan memiliki karakteristik unik dan sangat mempengaruhi arus laut di Indonesia pada umumnya. Arus ini berbalik pada setiap pergantian musim akibat perubahan musim yang mempengaruhi suhu, angin dan kelembaban udara (meteorologis). Kombinasi fenomena ini sering disebut MetOcean.

ArusSCS

Arah arus laut (Chen et al, 1985)

Terlihat pembalikan arah arus laut yang terjadi pada setiap pergantian musim sepanjang tahun. Demikian juga arah anginnya.

AnginSCS

Pola arah angin di Laut Cina Selatan pada musim panas dan dingin (moonsonal) (Chu et al, 2003)

Demikian juga arah anginn yang berkebalikan pada setiap musim.

Ketinggian gelombang di laut ini juga cukup besar terutama pada daerah yang dalam (lebih dari 200 meter).

image4[1]

Peta ketinggian rata-rata gelombang di Laut Natuna dan Laut China Selatan.

Ketinggian gelombang tertinggi akan terjadi pada setiap bulan Desember-Januari-Februari (DJF).

Arus diatas mempengaruhi juga arus yang ada di Laut Jawa dan juga arus laut di Indonesia Timur yang dikelan dengan Arlindo (Arus Laut Indonesia).

arlindo[1]Arus warna hijau merupakan arus permukaan yang mengalir kuat di Laut Jawa. Arah arus ini juga berbalik ketika berganti musim.

😦 “Wah pakdhe mendekati Segitiga Masalembo ya ?”

Apa pengontrol arus laut ini ?

Arus permukaan terutama disebabkan oleh angin. Pola arus ini sangat ditentukan oleh arah angin. Juga dikenal “Gaya Coriolis” akibat rotasi bumi yang juga mempengaruhi arus laut, selain itu posisi bentang alam juga akan berinteraksi dengan arus. Arus angin di permukaan menghasilkan arusupwelling” yang juga tergantung kondisi bawah permukaanya atau dengan bentang alam bawah laut dalam menciptakan arus laut.

Arus juga dapat dihasilkan oleh perbedaan kepadatan massa jenis atau berat jenis air. Hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan suhu dan variasi salinitas. Arus ini bergerak membawa massa air termasuk nutrisi laut, mengalirkan oksigen, dan juga panas yang membuat air laut tetap “hidup”

Peristiwa khusus sesekali juga memicu arus yang kuat. Badai besar mampu menggerakkan massa air. Gempa bumi bawah laut dapat memicu tsunami yang menghancurkan dan mempengaruhi arus walaupun sedikit dipermukaannya.

Arus dibawah lautpun dapat meangangkut sedimen halus, sehingga mempengaruhi jenis serta morfologi dasar laut. Walaupun hanya membawa material berbutir halus. Arus deras longsor bawah laut juga mampu membawa material kasar berukuran pasir dan bongkah.

Dengan demikian kita tahu bahwa arus laut sangat penting peranannya dalam “menghidupkan” samodera.

Tulisan segitiga masalembo ada disini :

Satu Tanggapan

  1. ijin kopas ya gan, buat tugas kuliah🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: