Transportasi LNG Dengan Truck


Mendengar adanya berita hampir 11 kargo LNG yang tidak terserap pasar dalam negeri tentunya sangat menyakitkan, kalau tidak boleh disebut sebagai keprihatinan. Bagaimana tidak, saat ini banyak terdengar bahwa Indonesia kemungkinan akan kekurangan gas karena pertumbuhan ekonomi serta pertumbuhan penduduk. Salah satu kendala barangkali belum tercukupinya terminal-terminal “penerima” gas yang hingga saat ini baru ada dua di Lampung dan Jawa Barat saja. Kedua FSRU (Floating Storage & Regasification Unit) ini tentunya dibangun dengan modal investasi yang sangat besar.

menengok-aktivitas-operasional-kapal-fsru-lampung-di-selat-sunda-001-dru[1]

FSRU Lampung (sumber Merdeka.com)

Sebagai usaha meningkatkan daya serap pemakaian gas tentunya perlu memiliki terminal penerima LNG atau LNG Recieving Terminal. Membangun FSRU ini tentunya memerlukan modal besar. Sehingga seolah-olah membangun infrastrktur gas ini memerlukan biaya besar yang hanya mampu dilakukan oleh pemodal besar saja.

Secara umum gas dapat ditansmisikan dengan pipa, terutama bila jarak anatar produsen dengan kosumen berdekatan. Namun untuk jarak yang jauh (misal diatas 1000 Km), maka alternatifnya gas dicairkan terlebih dahulu, baru kemudian ditransportasikan dalam fase cair sebagai LNG (Liquified Natural Gas).Gas-LNG-GasPada jarak antara produsen dan konsumen yang dekat, tentusaja gas ditransmisikan dalam fase gas mudah dilakukan. Demikian juga ketika gas didistribusikan ke pengguna langsung baik industri maupun rumah tangga. Bisa juga gas didistribusikan dalam bentuk LPG (cairan), dimana proses re-gasifikasinya hanya menggunakan regulator.

Gas-Gas

Indonesia memang negara besar, namun dengan kondisi geografis yang terdiri dalam berbagai pulau ini maka soal distribusi juga tidak dapat hanya berkonsentrasi dalam skala besar. Namun justru pengangkutan skala kecil-lah yang merupakan kebutuhan strategis khususnya sesuai dengan geografis Indonesia.

LNG Trucking lebih sederhana

Dua pekan lalu saya meninjau Texas untuk meninjau salah satu aset perusahaan. Namun satu hal yang menarik adalah adanya truk LNG disebelah anjungan pengeboran didarat. Ya truk LNG !. Selama ini kita lebih banyak terekspose pada regasifikasi untuk ukuran besar dengan FSRU. Tangki LNG ini dipakai ketika kebutuhan energi meningkat saat kegiatan rig memerlukan tenaga lebih besar. Memang belum untuk yang utama, karena genset yang dipergunakan adalah genset diesel. Namun yang menarik saya adalah pemanfaatan pengangkutan LNG sekala kecil dan praktis ini.

LNG TruckingTanki ini dilengkapi dengan alat regasifikasi sederhana sehingga gas dari LNG ini dapat langsung dipergunakan pada genset. Namun tentu saja, gas ini dapat dipergunakan untuk keperluan apa saja. Termasuk kebutuhan rumah tangga.

Pengangkutan LNG skala kecil dengan truk ini tentunya akan memungkinkan bila dibangun dengan kapal yang ukuran kecil. Dan diyakini mampu berlayar di kepulauan kecil-kecil di Nusantara. Dengan skala kecil inipula dipastikan kebutuhan modalnya tidak sebesar kalau menggunakan kapal LNG serta FSRU.

Pemerintah dan pengusaha Indonesia harus mulai berpikir untuk mendistribusikan gas dalam segala skala. Diversifikasi atau keberagaman kondisi geografis Indonesia memerlukan segala bentuk moda pengangkutan untuk memenuhi kebutuan distribusi kebutuhan energi rakyat. Kalau memang diniatkan akan beralih ke gas, maka alternatif menggunakan distribusi ukuran kecil ini HARUS mulai dipikirkan. Baik dengan truk maupun kapal.

Ayo siapa mau memulai ?

图47%20%20LNG槽车[1]Clean-Energy-Inaugurates-LNG-Fueling-Station-in-Ohio[1]

3 Tanggapan

  1. Pahkde, di kilang tempat kami bekerja Badak LNG Bontang, )
    LNG truck telah dipakai hampir setahun yg dipakai utk mensupply bahan bakar LNG ke tambang baru bara sekitar bontang, silakan kunjungi website http://www.badaklng.co.id

  2. Semoga dogeng yg satu ini di baca juga oleh para politikus yang kemarin rebutan “Paket”.. Yng ini ada PAKET yang sangat penting buat kemaslahatan umat ya Pak De…

  3. betul, betul, betul, … pakde
    distribusi BBG via truk saja tidak pernah terlaksana hingga kini. bahkan setelah PGN batal diakuisisi Pertamina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: