Menunggu manuver politik


Sesuai aturan pengajuan minimal 20% kursi dan 25% pemilih. Bagaimanapun juga maksimum hanya ada 3 pasangan Capres-cawapres. Sehingga utk ronde pertama hanya 3 terbesarlah yang dapat mengajukan Capres, konsekuensinya yang kurang dari 10% hanya maju cawapres.

Menunggu Manuver

Menunggu manuver politik

Politis bukan matematis

Hitungan matematik maka yang memungkinkan maju Capres Jokowi, ARB dan Prabowo. Modal PD dan PKB menjadi paling strategis utk menyalonkan cawapres tentunya. Nah dengan siapa PD dan PKB cari pasangan ? Ini tergantung 3 partai utama, siapa yang berani melamar PD/PKB duluan.

Manufer politik hijau akan menjadi diperhitungkan bila dan hanya bila BERSATU, atau malah sekedar ingin menyelamatkan bokongnya sendiri untuk ikutan membonceng yang kemungkinan paling menang dari ketiga pemenang utama.

Namun dunia politik adalah dunia manusia yang bukan matematik, disitulah serunya. Dan lebih seru lagi karena kita membicarakan dari luar lingkaran sebelum semuanya selesai dihitung

(Sumber data detikdotcom saat diambil dan akan terus berubah)

 

Satu Tanggapan

  1. apa ada kaitanya dengan pelajaran geologi ini, pak?

    – jawab, tentusaja ada hubungannya. Dalam dunia eksplorasi migas, dikenal project strategi. Misalnya kita memiliki 3 lapangan kecil berukuran kurang dari 18, 14, dan 12 juta barel, padahal untuk lapangan di laut memerlukan cadangan minimal 20 juta. Mirip seperti diatas. Sedangkan ada beberapa prospek yg belum di bor dengan ukuran lebih kecil. Nah bagaimana membuat semua lapangan ini supaya dapat dikerjakan secara ekonomis.
    Sama seperti mengganungkan atau koalisi dalam politik. Kalau penggabungan ya kurang tepat bisa saja yg terbesar tidak dapat mengajukan capres kalau kurang dari target 20%. Ini disebut “stranded resources”.
    Jangan kuwatir saya tahu apa yang saya tulis dapat dipakai dalam kegiatan eksplorasi dan khususnya peran geologist. Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: