Susut laut apa saja penyebabnya.


Pasut

Perahu di pinggir dermaga yang pasang naik dan surut

Fenomena surutnya air laut sebenernya fenomena alamiah biasa, bagi yang tinggal di pinggir pantai, khususnya nelayan fenomena pasang surut ini dialami harian dan juga bulanan. Artinya fenomena yang biasa terjadi ini kadang kala menjadi aneh bagi mereka yang tidak tinggal di pantai.

😦 “Looh Pakdhe, ini yang di pantai juga jadi takut looh !”

🙂 “Fenomena biasa kalau dibumbui issue yang menakutkan oleh media elektronik dibantuk media sosial akan membuat panik terutama karena mereka tidak mengetahui apa yang sebenernya terjadi”

Terdapat tiga tipe dasar pasang laut: Harian (diurnal); Tengah harian (semidiurnal); Campuran (mixed tides). Nah untuk pasang-surut yang kuat seringkali dipengaruhi oleh peredaran bulan. Sehingga peredaran bulan menjadi penting terutama bagi para nelayan serta pelaut yang ingin menyandarkan kapalnya di pelabuhan yang dangkal.

Dibawah ini kurva naik turunnya muka air laut yang dibuat oleh Marufin, 2014.

Sumber Marufin 2014

Grafik prediksi selisih elevasi air laut di Karangantu antara pasang tertinggi dan surut terendah sepanjang 22 Januari 2014 hingga 4 Februari 2014 berdasarkan data prediksi dari P3SDLP. Sumber: Sudibyo, 2014 dengan data P3SDLP.

Grafik diatas memperlihatkan memang saat ini di pantai Banten sedang mengalami selisih pasang naik dan surut tertinggi.

Endapan pantai yang berupa lumpur serta sedimen lain akan mempengaruhi morfologi dasar laut. Pengaruh morfologi ini juga akan menyebabkan perubahan dalam maju-mundurnya garis pantai seperti tergambar dibawah ini.

PasutGarisPantai

A. Garis pantai rata-rata. B Garis pantai akibat pasang surut, dan C Garis pantai maju akibat pasang surut serta pendangkalan.

Jadi dengan gabungan fenomena alam akibat pendangkalan dan pasang surut maksimum juga akan berakibat maju-mundurnya garis pantai secara maksimum juga.

😦 “Jadi bukan pertanda akan datangnya tsunami kan Pakde ?”

😦 “Di Indonesia, air surut tiba-tiba yang menandai datangnya tsunami dudahului gempa besar serta datangnya tsunami dalam waktu singkat hanya 20-30 menit. Bukan setelah beberapa hari seperti di Banten ini. Thole, nanti IAGI akan mencoba mendatangi tempat ini bila diperlukan verifikasi”

Jadi jangan terlalu panik dengan gejala alam yang seringkali hanyalah fenomena biasa. Bagi para pelaut mungkin kalau kita tanya akan menjawab biasa saja. Walau kadangkala ada yang ekstrim.

Selain fenomena diatas susut laut yang bersifat regional, dikenal sebagai penurunan muka air laut,  dapat terjadi apabila adanya perubahan volume air laut. Juga dapat terjadi akibat pengangkatan yang pernah dituliskan di sini Pantai Selatan Jawa Didongkrak !

terangkat1.jpg

Pantai Selatan Jawa yang terangkat

Dan tentusaja susut laut yang tiba-tiba dapat menjadi petunjuk akan datangnya tsunami. Fenomena ini didahului dengan adanya gempa, namun juga disebabkan oleh longsoran bawah laut.

gempa-tsunami-10menit-jpg[1]Dengan demikian, apabila merasakan gempa di pinggir pantai yang diikuti surutnya air laut, larilah keatas untuk menghindari tsunami.

Datangnya air bah tsunami ini hanya 20-30 menit setelah dirasakan gempa besar diatas 6 SR.

7 Tanggapan

  1. Apa ya penyebabnya.

  2. ijin share pakdhe

  3. Sing pesti ini kagak ada hubungannya sama Nyi Roro Kidul… Halah…🙂

  4. ijin share pakde..buat pencerahan anak didik..makasiihh

  5. berarti tidak selalu menjadi pertanda tsunami ya om?

    Susut pertanda tsunami diikuti oleh gejala-gejala lain, terutama gempa yang cukup besar diatas 6 SR

  6. nah ini yang ditunggu
    suwun pakdhe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: