Mendampingi SBY ke Sinabung -1


RDP%20dan%20SBY[1]

Des 2005

Rabo pulang kantor di BB Staff Khusus Presiden katanya akan dihubungi protokoler Istana. Haddduh apa lagi nih ? Ternyata besok pagi diajak Pak SBY untuk ikut kunjungan kerja ke Sumatera Utara meninjau pengungsi Sinabung serta koordinasi penyelesaian masalah kebencanaan letusan Gunung Sinabung. Ini meripakan kesempatan kedua duduk “jejer” Presiden setelah Dinner dengan Pak SBY 1  Dinner dengan Pak SBY 2  tahun 2005.

Nyasar di Terminal Halim.

Keberangkatan rombongan ini takeoff dari Halim. Namun karena ini kenegaraan maka  menggunakan terminal militer AU Halim. Jam 5.00 pagi harus usdah mengumpulkan bagasi. Tentunya karena bukan sebagai pejabat yang memiliki protokoler saya berangkat sendiri tanpa ajudan. Dan ternyata pagi-pagi gelap mencari terminal AU ini membuat nyasar beberapa kali. Walau akhirnya ternyata saya datang paling pagi. Masih sepi kosong … Weh !

Sebelum berangkat banyak ngobrol dengan para Menteri, Wakil Menteri serta pejabat negara lain yang berdatangan menjelang keberangkatan. Disinilah saya mendengar issue tenda 15 Milyar, ini dia kesempatan menggunakan tenda mewahDan saya baru ngeh dari daftar rombongan saya satu-satunya pendamping yang bukan dari pemerintahan maupun DPR.

😦 “Wah Pakde seneng dong mau pakai Tenda Mewah !”

Wah ini bakalan seperti di Kuala Lumpur lalu, kalau dulu dinner bersama kali ini jalan bersama RI-1. Setibanya di Pangkalan AU Soewondo, setelah disambut gubernur, langsung berangkat menuju tujuan utama, lokasi pengungsi di Kabanjahe.

Sambutan di jalan yang luar biasa

WP_20140123_007

Sambutan sepanjang jalan

Sepanjang jalan sambutan masyarakat serta anak sekolah sangat ramai. Ya tentu saja, karena akan ada iring-iringan RI-1 lewat. Jadi ingat dulu wektu kecil diajak bapak saya di Gedung Negara Jogja hanya melihat iring-iringan Presiden atau tamu negara. Ntah, apa yang saya peroleh waktu itu tetapi tetep saja seru kalau lihat iring-iringan kendaraan, apalagi kalau ada pawai.

Mudah-mudahan saja anak-anak ini juga gembira bukan terpaksa atau dipaksa pak gurunya.

WP_20140124_009Pemandangan sepanjang jalan menuju Kabanjahe ini sangat indah, bahkan ketika melewati Brastagi yang merupakan kota wisata. Namun hotel, resto serta banyak tempat wisata ini yang terlihat sepi. Konon dengan adanya berita media yang mengatakan bahwa Karo luluh lantak akibat letusan, sehingga banyak tamu hotel membatalkan kunjungannya menikmati keindahan Tanah Karo ini. Doh kesiannya mereka. Nantinya saya juga mendengar bahwa banyak produk pertanian yang semestinya masih dapat dikonsumsi tetapi tidak ada kendaraan yang berani menuju tanah pertanian ini. Sekali lagi akibat pemberitaan yang berlebihan tentang kondisi Karo.

WP_20140123_006

Menyapa dan mendatangi masyarakat yang mengalu-alukan.

Acara hari pertama ini adalah menengok Posko BNPB dan para pengungsi di tiga titik penampungan, di Masjid dan di dua Gereja. Dan seperti biasa RI-1 dan ibu Ani menghampiri para penyambutnya. Yang ini selalu saja saya seneng lihat bagaimana Paspampress langsung sibuk sana-sini. Tapi kayaknya mereka sudah hapal kebiasaan RI-1 ini menyapa masyarakat secara langsung dan ‘ujug-ujug’ saja, tanpa tertulis di protokoler.

Saat meninjau di pengungsian ini Pak BY menyempatkan bermain tenis meja dengan salah satu pengungsi.

(Merdeka.com)

Surbakti, pengungsi menangkap smash dari Pak SBY (Merdeka.com)

🙂 Kunjungan ke titik pengungsi sudah banyak diulas media jadi ga usah dicritakan ya, le ?”

😦 “Iya Pakde cerita tenda mewah saja lah. Eh, aku lihat ada pakde di foto atas itu looh”

Menikmati tenda “mewah” SBY

Melalui messenger dan sms banyak yang bertanya tentang keberadaan tenda mewah di lokasi pengungsian. Dan saya baru tahu adanya issue ini pagi sebelumnya. Tentunya menjadi menarik untuk melihatnya dan ternyata …” ta da !

WP_20140123_025

Tenda 3

Disamping ini adalah tenda yang nanti akan saya pakai bersama rombongan para wakil menteri dan beberapa pejabat negara lainnya. Satu tenda berisi 20 velbed (tempat tidur lipat), ada satu selimut tanpa kasur empuk tentunya.

Mosok sih kayak begini 15 Milyar ?

😦 “Kalau tenda begini saja seharga 15 Milyar, mestinya KPK akan datang lebih duluan ketimbang wartawan”

Tenda no 3 yang ini dilengkapi 3 lampu dan satu meja, serta satu set stop kontak untuk charging baterai.

Penasaran pingin tahu tenda no 1 sebelah seperti apa ?

Tenda1

Menteripun kalau santai ya cuman sarungan saja.

Tenda no 1 isinya para menteri-menteri namun tetap saja menggunakan veldbed walau ada bantal dan alas selimut biru. Dengan fasilitas lain yang sama persis berupa meja yang dilengkapi stopkontak untuk charging baterai hp.

Konon tenda presiden malah lebih sederhana karena tenda RI-1 ini adalah milik BNPB, sedangkan tenda rombongan lain milik TNI-AD.

😦 “Wah pakde malah bisa lihat para menteri ini sedang santai hanya sarungan ya ?

Bersama para pejabat tertinggi negara ini memang awalnya canggung, tap karena sudah barengan sejak pagi membuat keakraban untuk ngobrol yang lutju-lutjuan juga.

Malah salah satu pengawal presiden yang mengatakan, “Nah kalau tenda ini bener-bener tenda mewah buat saya, karena saya dulu kalau sedang operasi di lapangan cuman pakai ponco beralaskan daun !

Jadi sanat jelas bahwa berita adanya tenda mewah itu salah.

Sidang Kabinet juga di tenda.

Setelah acara makan malam, diadakan rapat koordinasi semua menteri dan juga gubernur serta bupati. Rapat di tenda inilah yang akhirnya menghasilkan keputusan-keputusan penting terutama untuk masyarakat terdampak letusan Gunung Sinabung.

WP_20140123_028

Di tenda seperti inilah rapat koordinasi untuk masyarakat terdampak letusan G Sinabung dibuat. Rapat koordinasi yang dipimpin langsung RI-1ini baru selesai sekitar pukul 23:00.

Hadir dalam rapat ini, diantaranya Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendagri Gamawan Fauzi, Menteri ESDM Jero Wacik, Mensos Salim Segaf Al-Jufrie, Menkes Nafsiah Mboi, Mentan Suswono, Menhub EE Mangindaan, Menhut Zulkifli Hasan, Panglima TNI Jendral Moeldoko, Kapolri Jendral Sutarman, Kepala BNPB Syamsul Ma’arif. Alhamdulillah rapat koordinasi ini menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik untuk masyarakat terdampak letusan Sinabung.

Setelah rapat koordinasi bersama beberapa menteri kabinet dan pejabat lain ini tentunya masih banyak yang ngobrol dan duduk-duduk di luar. Namun dinginnya malam di Kabanjahe ini menyebabkan saya lebih senang di dalam tenda bersama cemilan-cemilannya.

WP_20140124_002

Cemilan yang menemani saya malam itu di Kabanjahe. Pisang barangan dan roti dari warung supermarket sebelah

Malam itu sangat dingin, selimut dan jaket masih membat saya kedinginan. Namun kelelahan mengikuti acara ini membuat banyak suara-suara orang tidur dari velbed sebelah …. “herrgrrrrr heerrgg hzzz hzzz !“. Barangkali inilah yang diinginkan, supaya para pengambil kebijakan ini merasakan langsung seperti apa rasa para pengungsi. Yang harus menginap seperti ini selama berbulan-bulan !.

Untuk kegiatan hari kedua dteruskan di tulisan lain.

8 Tanggapan

  1. Mantap! RI-1 blusukan dan konkrit langsung menelurkan kebijakan atas realitas di lapangan yg langsung dilihat dan dirasakan bersama! Nanti kalau jadi Menteri, Pakde kudu blusukan juga ya🙂

  2. Oo ternyata kek gitu tenda yang “limabelasem”😀

  3. mantap mas RDP reportnya….suwun.

  4. Kalau PakDhe sudah jadi menteri, tetap rajin nulis di Dondeng Geologi ya….

  5. Ini pertanda pakdhe rovicky akan diangkat jadi mentri. Gosipnua gitu sih, hejehe

  6. Ditunggu episode berikutnya Pak Rovicky.

  7. Wow! Senang bisa baca laporan pandangan mata yang objektif macem ini! Salut buat om Rovicky!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: