Kontekstual “Pyramid” Gunung Padang


Satu presentasi yang mengundang banyak pengunjung di Booth IAGI dalam Konvensi IPA adalah Presentasi Gunung Padang oleh Dr Andang Bachtiar (Salah satu pakar geologi dalam Tim Riset Terpadu Mandiri).

Presentasi G Padang di Booth IAGIBegitu meyakinkan Pak ADB mendongeng Gunung Padang, yang diikuti banyak pengunjung, inilah, semakin kontroversi semakin menarik. Semakin besar “sesuatu” berita semakin besar pula pengunjung dan peminatnya. Konteks antara besar dan kecilnya sebuah penemuan itu tergantung dari dampak dan juga dukungan akan “sesuatu” itu sendiri. Demikian juga dengan Gunung Padang. Ah bukan Situs megalith Gunung padang yang besar tetapi “Pyramid Gunung Padang” … istilah pyramid saja sudah besar gemanya. Apalagi dengan ukuran sekian kali Borobudur !

😦 “Whadduh, Pakdhe ini sesuatu banget

Dalam arkeologi dikenal istilah kontekstual dari sebuah penemuan situs. Apabila situs itu hanya berupa satu tonggak batu megalith, barangkali ini hanya mewakili sekitar satu kecamatan saja. Dalam tulisan ketua IAAI pak Junus sebelumnya menyatakan “Konteks adalah hubungan-hubungan yang menjelaskan keterkaitan antara satu unsur terhadap unsur lainnya“. Demikian juga Gunung Padang, eh “Pyramid” Gunung Padang tidak akan lepas dalam kontekstualnya. Sama halnya kalau saya bilang bahwa cadangan emasnya 500 juta ounce, maka konteksnya sudah bukan hanya satu proses hydrotermal porphyry yg kecil. Harus didukung oleh teory plate tectonic dan vulkanisme yg besar pula. Lah tambang Freeport saja hanya sekitar 67 juta ounce.

Nah kalau Gunung Padang ini bener-bener ada dan dibangun pada masa sekian ribu tahun lalu, berapa orang yang ikut membangun ? Borobudur saja memerlukan satu kerajaan untuk membangun. Lah kalau piramida Gunung Padang ini ?

Tentusaja perlu ada riset, penelitian untuk menceriterakan bagaimana status kepemimpinan saat itu, bagaimana sistem kerjanya, bagaimana memberi makan orang-orangnya, bagaimana pertanian, peternakan dan lain lain. Untuk menjawabnya tentunya dengan sebuah riset dan penelitian.

Nah ini ada satu tulisan menarik tentang jumlah dan perkembangan jumlah penduduk dunia, jumlah populasi dunia dari tahun-ke tahun. silahkan tengok disini http://www.ldolphin.org/popul.html . Situs dunia maya (website) ini menceriterakan perkiraan jumlah penduduk dari tahun-ketahun sejak bumi diciptakan.

Satu gambar yang menarik adalah gambar terlampir. Perkiraan populasi bumi sejak tahun 0 bahkan sebelum banjir nabi Nuh ! Dalam gambar ini memperlihatkan jumlah penduduk dunia bahkan hingga 9 milyar … ya 9 milyar yang tersapu habis ketika ada Giga Tsunami menghapuskan semua manusia pada 3500 tahun yang lalu. Ntah kemana binatangnya yg terkena badai tsunami Noah, tapi saya yakin team mandiri ini akan senang bila mendapatkan informasi ini. Karena kontekstual spekulasi jumlah penduduk pada 3500 tahun yang lalupun sudah ada disitu. Dan cukup untuk membangun Pyramida Gunung Padang, bila dipakai sebagai reason, atau alasan kontekstual.http://www.ldolphin.org/popul.html

Jadi benarkan Pyramida Gunung padang ini dibangun oleh penduduk dunia yang saat itu sudah mencapai milyaran ?

Monggo silahkan pilih sendiri, ini soal kepercayaan bukan saintifik, walaupun juga termasuk scholar (ilmu atau rumus yg dipelajari di sekolah) karena perkiraannya juga menggunakan rumus dan hitungan njlimet.

Kalau konteks ini dipergunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan kapan dilakukan eksavasi, maka tentunya masih banyak riset yang diperlukan sebelum melakukan ekscavasi massal. Perlu “reason by research“.

😦 “Whallah Pakdhe, nanti kalau nunggu reserach trus kita kalah cepet sama orang asing yang meneliti, gimana ?”

😀 “Makanya publikasikan semua penemuanmu, tulis, tulis dan tulis dalam jurnal ilmiah !”

15 Tanggapan

  1. Emangnya yang dapat hadiah nobel itu bukan orang-orang yang skeptis? … hehehehe

  2. Ada perbedaan mengenai punden berundak dan Piramid. Banyak yang lupa mengenai ini ..
    Mungkin link ini akan membantu:
    http://versesofuniverse.blogspot.com/2013/06/beda-antara-punden-berundak-dengan.html

  3. apakah nusantara ini subur tanahnya dari zaman purba???subur tau tidak???klau subur aku yakin bnyak berkembang peradaban besar dinusantara ini.tapi ingat bukan monyet tentunya..walau bnyak ditemukan tulang monyet purba dinusantara.akupun tak mau dikatakan keturunan monyet hahaha aya aya waelah.aku keturunan adam yg berpengetahuan sampai malaikatpun disuruh sujud pada adam karena pengetahuanya.dan sudah diketahui bersama peradaban besar berkembang ditanah subur dan tidak lepas dari sungai2.hem ngelantur deh jadinya.poknya aku yakin emang ada yg tersembunyi dibalik tanah nusantara yg subur ini peradaban besar purba.karena “HARTA,TAHTA,WANITA”cocok di indonesia.LANJUTKAN BOS…aku dukung gunung padang.maaf dan mkasih

  4. Kalau Yang berdasarkan dating Beta Analytic Lab bilang 23.000 tahun saja dianggap dongeng dan tidak mungkin apalagi yang berdasarkan Asumsi yach kita anggap mbahnya Dongeng, Salah satu sebab Ilmuwan Kita belum dapat Nobel karena karyanya baru mencapai tahap Asumsi dan yaitu tadi Ilmuwannya Skeptis, kalau skeptis ya skeptis aja jangan ditambahi berdasar dan tidak berdasar sudah waktunya kita berkontribusi kepada bangsa berdsarkan Karya Nyata Bukan Asumsi dan Wacana.

  5. berarti jawabannya kembali pada diri kita masing2 ya mengenai adanya pyramid Gunung Padang ini ??
    hmmm.. saya menunggu penelitian dari ahlinya saja, terus update info2nya🙂

  6. ARKEOPOLITIK kali yaaa

  7. Mudah2an ilmuwan yg menggagas adanya pyramid gunung padang ini bener2 orang2 yg kompeten, bukan seperti si joko blue energi dan si … (sy lupa namanya) padi supertoy yang gak keruan juntrungannya itu …

  8. Ciri ilmuwan itu adalah skeptis. Tapi tentu skeptisnya berdasar, bukan asal skeptis. Pak de Rovicky tentu pernah meneliti atau setidak pernah ke gunung Padang melihat kekar-kekar lembaran disana …
    Bukan begitu Pak de?

  9. Namanya aja gunung Padang emang itu piramida ? Pakai seluruh ilmu geologi atau kebumian tak akan ketemu piramidanya. Di Mesir hampir semua piramida ada patung Spinenya 2bijih cari itu dulu baru betul betul betul kata Ipin bukan kebetulan ada piramidanya.

  10. dibutuhkan juga tanggapan seorang ahli GEOPOLITIK.
    GEOPOLITIK = Salah satu cabang baru ilmu GEOLOGI yang membahas tentang POLITIK.

  11. Gunung Padang jelas disusun (oleh manusia) dari bahan batuan alam. masalahnya hanya penentuan waktunya.
    Kalau pak Andang dengan dasar dating Beta Analytic Lab bilang 23.000 tahun, apa dasar pak Rovicky bilang itu tidak mungkin? ASUMSI bahwa manusia saat itu belum maju, atau ada penelitian sendiri yang tidak dipublikasikan? kalau memang ada penelitian, bagaimana hasil penelitiannya? apakah hasil datingnya dibangun pada tahun Masehi?

  12. eh.. rupanya ngenyek tho.. :p

  13. “Jadi benarkan Pyramida Gunung padang ini dibangun oleh penduduk dunia yang saat itu sudah mencapai milyaran ?”

    Saya sendiri kok meragukan kalau penduduk saat itu sudah mencapai milyaran… bahkan meragukan kalau banjir nabi Nuh adalah bencana global…

    Allahu a’lam–

  14. teka teki

  15. mas Rovicky sendiri meyakini gak kalo Gunung Padang itu tersusun oleh manusia (buatan manusia)?

    bahkan aku jadi tertarik, sebenarnya orang indonesia, khususnya jawa, itu asal muasalnya dari mana? karena karakternya yang murah senyum dan ramah itu seperti tiada duanya hehee

    –> Saya ini terbiasa menggunakan pendekatan science, sehingga selalu sceptic dalam mensikapi sebuah keraguan. Saya menjawabnya dengan tulisan ini https://rovicky.wordpress.com/2012/02/21/skeptis-dan-budaya-riset/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: