Wajah bulan yang tersembunyi


Rotasi

Mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa wajah bulan yang menghadap kebumi selalu sama. Ya bulan tidak berotasi seperti bumi, rotasi bulan adalah bersama-sama dengan revolusi bulan.

😦 “Whaduh Pakdhe apa bedanya rotasi dan revolusi?”

Rotasi adalah perputaran benda pada suatu sumbu yang tetap, misalnya perputaran gasing dan perputaran bumi pada poros/sumbunya. Untuk bumi, rotasi ini terjadi pada garis/poros/sumbu utara-selatan (garis tegak dan sedikit miring ke kanan). Jadi garis utara-selatan bumi tidak berimpit dengan sumbu rotasi bumi, seperti yang terlihat pada “globe bola dunia” yang digunakan dalam pelajaran ilmu bumi/geografi. [wikipedia]

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Sedangkan Revolusi Bulan ada dua, yaitu mengelilingi bumi, dan mengelilingi matahari bersama-sama dengan bumi. Secara mudah tergambarkan dalam video seperti dibawah ini :

Wajah bulan yang selalu menghadap ke bumi

Rotasi Bumi memerlukan waktu 24 jam untuk satu kali berputar. Revolusi bumi mengitari matahari memerlukan waktu 365 hari (1 tahun). Sedangkan Rotasi Bulan terlihat memiliki perilaku yang berbeda dengan bumi. Revolusi bulan mengelilingi bumi memerlukan waktu 27.3 hari, demikian juga waktu yang diperlukan untuk rotasinya. Kalau Bumi berotasi, dan juga memiliki gerakan revolusi mengelilingi matahari. Bulan memiliki gerakan revolusi terhadap bumi dan terhadap Matahari.

Dengan demikian, muka (wajah bulan) yang menghadap ke bumi selalu sama.

Bagaimana melihat sisi disebalik wajah bulan ?

Wajah bulan yang tersembunyi.

Karena bulan mengelilingi bumi tetapi laju rotasinya sama dengan laju revolusinya maka muka bulan yang menghadap ke bumi selalu sama. Wajah bulan yang terlihat dibumi selalu sama. Walaupun bumi memiliki kecepatan rotasi 24 jam untuk satu kali putaran, bulan memiliki kecepatan rotasi dan revolusi yang sama yaitu selama 27.3 hari.

Hingga tahun 1959, manusia hanya mampu melihat satu sisi saja. Pada tahun 1959 itu Soviet meluncurkan Luna-3. Pesawat yang mampu mengambil gambar sisi luar dari Bulan.

Tahun 2009 NASA kembali meluncurkan satelit dengan kamera lensa lebar (Wide angle) khusus untuk melihat sisi yang selalu tersembunyi ini. Satelit ini dinamakan Lunar Reconnaissance Orbiter Camera (LROC) Wide Angle Camera (WAC). Dengan satelit ini wajah bulan difoto berulang-ulang sambil mengelilingi bulan dan dibuat mosaic sehingga diketahui banyak sisi luar bulan yang sebelumnya tak terlihat dari bumi.

Wajah bulan dari riset NASA ini baru dirilis bulan Maret 2011 ini, dapat dilihat dibawah ini. Lihat bagian yang relatif mulus dan bagian yang relatif bopeng akibat perbedaan kerak bulan.

Sisi-sisi bulan yang halus dan kasar.

Ada yang menarik dari sisi terluar ini. Ya wajahnya ternyata lebih belntong-blentong diperkirakan karena memiliki ketebalan kerak (lapisan dingin padat) yang lebih tebal dan dataran tinggi mendominasi kerak. Sebuah dunia yang berbeda dari apa yang kita lihat dari Bumi. Mengapa kerak disana lebih tebal ? Itu masih banyak diperdebatkan. Salah satu kemungkinan adalah karena gaya centripetal yg mendominasi satu sisi dan mengontrol densitas dari kerak.

😦 “Wah ternyata wajah seindah bulan sudah tidak berlaku lagi ya, Pakdhe ?. Nanti kalau ada yang bilang diwajahmu kulihat bulan … timpuk aja ya, Pakdhe !”

😀 “Tapi di China masih ada legenda Puteri Bulan yang cantik, Thole”

Dengan adanya wajah lengkap bulan ini maka riset tentang bulanpun dimulai. Dan tempat turunnya Apollo juga dicari-cari lagi. Barangkali untuk menangkal atau membuktikan pendaratan Apollo 11 di Bulan pada tahun 1969 itu.

Dibawah ini lokasi pendaratan misi Apollo-Apollo mulai Apollo 11 yang dirilis pada terbitan pertama LROC tahun 2009.

Apollo 11 (UL; 282 meters wide), Apollo 15 (UR; 384 meters wide), Apollo 16 (ML; 256 meters wide), Apollo 17 (MR; 359 meters wide), Apollo 14 (Bottom; 538 meters wide) [NASA/GSFC/Arizona State University

Nah kalau ingin melihat wajah bulan secara lengkap bisa dilihat dibawah ini. Ayo dicari dimana Apollo mendarat ? :

Related Links:

Sumber gambar : NASA.

20 Tanggapan

  1. Makasih atas informasi yang berharganya.

  2. Terima kasih, ternyata begitu ya, aku cari jawabannya dari tahun 70an baru ketemu sekarang. nuwun pakdhe.

  3. jangan mau tuh kalo ada yang muji wajahmu bagaikan bulan,,

  4. […] tentang filmnya, tapi bakal ngebahas Dark of The Moon-nya Transformers. Pak Dhe Rovicky dalam Dongeng Geologi cerita kalo mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa wajah bulan yang menghadap kebumi selalu […]

  5. ternyata Bulan tidak berotasi.

  6. […] Wajah bulan yang tersembunyi   Rotasi, Mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa wajah bulan yang menghadap kebumi selalu sama. Ya bulan tidak berotasi seperti bumi, rotasi bulan adalah bersama-sama dengan revolusi bulan.   Rotasi adalah perputaran benda pada suatu sumbu yang tetap, misalnya perputaran gasing dan perputaran bumi pada poros/sumbunya. Untuk bumi, rotasi ini terjadi pada garis/poros/sumbu utara-selatan (garis tegak dan sedikit miring ke kanan). Jadi garis utara-selatan bumi tidak berimpit dengan sumbu rotasi bumi, seperti yang terlihat pada “globe bola dunia” yang digunakan dalam pelajaran ilmu bumi/geografi. [wikipedia] […]

  7. muantaps….

    artikelnya bener2 berbobot pak de…

    salam kenal…

  8. Subhanallah…Maha Besar Allah

  9. subhanallah,… ternyata bulan memang terbelah ya pakdhe sejak dulu, belahan satu selalu terlihat di bumi,, terutama saat bulan purnama yg terlihat indah, dan belahan lainnya yg tidak terlihat dari bumi.

    terimakasih pengetahuannya pakdhe ^_^

  10. begitu diketahui wajah bulan seperti itu. maka banyak anak wanita kita tidak bernama bulan lagi

  11. ternyata gt ya gmbar bulan

  12. jadi ingat pelajaran sd…rotasi dan revolusi… hmmmm….

  13. pengen lihat bulan yang kemaren

  14. […] Artikel Asli : DONGENG GEOLOGY […]

  15. mampir di siteku gan http://infobuatkamu.wordpress.com bookmarks now!

  16. jika material penyusun dan unsurnya hampir sama dengan bumi maka sebenarnya prospek mineral bisa terjadi pak de?trs batuan disana sangat keras sekali ya pak de, sehingga tidak terjadi proses pengendapan.Kira2 manusia sendiri bisa hidup di bulan ga pak de?


    Di bulan tidak ada media utk proses sedimentasi seperti bumi. Di Bulan tidak ada atmosfer dan tidak ada air sebagai media mentransport hasil erosi.

  17. pakde saya ada baca ulasan pakdhe ttg bahwa kebenaran bulan dalam mempengaruhi terjadinya gempa di bumi,khususnya bulan purnama masih diperdebatkan.tapi waktu searching mengenai supermoon,saya dapati pernyataan dari orang NASA bahwa bumi telah melepaskan energinya “sebelumnya”.bahkan saya berani menulis ulang di blog saya sekilas.gimana nih pakde…

    –> Kalau dipercaya bahwa gravitasi bulan penyebabnya maka pada saat gempa jepang itu gravitasi bulan malah lebih kecil dari perigee sebulan sebelumnya. Kenapa pada bulan perigee sebelumnya gempa ini tidak terpicu ? Sedangkan tekanan gaya tektonik selama 5 hari itu ga banyak perbedaannya.
    Kalau dilihat disini : https://rovicky.wordpress.com/2011/03/19/supermoon-bukan-penyebab-gempa-jepang-2011/ Jarak bulan pada waktu itu (11 Maret) sekitar 380 ribu kilometer. Atau 20 kilometer lebih jauh dibanding tanggal 19 Maret.

  18. knp permukaan bulan tidak rata pak dhe…apa kira2 kandungan mineral unsur bulan?

    –> Material penyusun (unsur dan mineral) mirip dengan bumi. Hanya saja disana tidak ada prses pengendapan dengan mekanisme air spt bumi. Tidak ada gerakan plate tektonik, shg gempanya spt gempa vulkanik. Morfologinya merupakan manifestasi proses magmatik-vulkanisme yg sudah mendingin dan impact meteorit.

  19. salam,

    Kalo bekas bulan pernah terbelah ada d sebelah mana ya ? saya cari2 di WAC itu kok ngga ada
    nuhun

    -> Bulan terbelah masih berbau mitos dan keyakinan. Secara sains belum terbukti. Tantangan bagi yang tertarik kisah bulan terbelah ini. patahan bulan terlihat oleh NASA disini : http://www.nasa.gov/mission_pages/LRO/news/shrinking-moon.html

  20. Subhanallah…….
    Supermoon kemaren alhamdulillah sempet liat juga depen rumah. Emang kelihatan lebih besar…
    Pertanyaaan pakdeh;
    1. Apakah gravitasi bulan juga berefek kepada metabolisme organ semua maklhuk di bumi ini? Cos ada hadist yang nyebutin kita disunahkan berpuasa di 3 hari pertengahan bulan (tgl 13, 14, 15 tanggal bulan)? Adakah hikmahnya? Nuhun.

    –> Secara tidak langsung mempengaruhi proses di bumi terutama pasang surut. Proses pasang surut ini telah berinteraksi sejak awal pembentukan bumi dan mempengaruhi proses evolusi biologis mahluk di Bumi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: