Krisis ekonomi, sampai kapan ?


Bukan yang pertama dan bukan yang terakhir.

economic turbulent

economic turbulent

Krisis ekonomi bukan merupakan akhir segalanya dan juga bukan yang pertamakali terjadi. Krisis ekonomi ini kalau dilihat dari sejarah masa lalu terlihat bahwa ini sudah pernah terjadi beberapa kali dimasa lalu.

Krisis ekonomi ini mirip sebuah turbulent atau arus olakan yang akan menyedot energi cukup banyak, dan karena sifatnya chaotic menjadi susah diprediksi. Yang sering menjadi pertanyaan adalah, sampai kapan krisis ini akan berakhir, dan sejauh mana krisis ini akan mempengaruhi kita ?

Sudah berkali-kali dan berhasil keluar

Grafik pertumbuhan negara-negara maju (OECD) dibawah ini walaupun tidak mewakili seluruh pertumbuhan ekonomi dunia namun sudah mewakili 30 negara-negara yang “menguasai” ekonomi dunia. OECD adalah sebuah organisasi negara-negara “maju” yang terdiri atas 30 negara (Australia, Austria, Belgium, Canada, Czech Republic, Denmark, Finland, France, Germany, Greece, Hungary, Iceland, Ireland, Italy, Japan, Korea, Luxembourg, Mexico, Netherlands, New Zealand, Norway, Poland, Portugal, Slovak Republic, Spain, Sweden, Switzerland, Turkey, United Kingdom, United States).

Grafik GDP dibawah ini menunjukkan bahwa kita (dunia) sudah pernah mengalami krisis ini berkali-kali. Namun juga telah berhasil keluar dari krisis ini. 

OECD_Growth

Grafik pertumbuhan negara-negara yang tergabung dalam OECD.

Daftar krisis ekonomi yang penah melanda dunia  (wikipedia):

  • 1910 – Shanghai rubber stock market crisis
  • 1930s – The Great Depression – Krisis terbesar dan terpenting pada abad ke 20
  • 1973 – 1973 oil crisis – kenaikan harga minyak akibat embargo menyebabkan pasar modal hancur
  • 1980s – Latin American debt crisis – berawal di Mexico dan mempengaruhi dunia.
  • 1987 – Black Monday (1987) – merosotnya saham dalam sehari terbesar dalam sejarah
  • 1989-91 – United States Savings & Loan crisis – Krisis tabungan dan pinjaman di Amerika.
  • 1990s – Japanese asset price bubble collapsed – krisis harga asset di Jepang
  • 1992-93 – Black Wednesday – Akibat spekulasi nilai tukar di eropa
  • 1994-95 – 1994 economic crisis in Mexico – serbuan spekulan di Mexico
  • 1997-98 – 1997 Asian Financial Crisis – devaluasi dan krisis perbankan di Asia yang menhancurkan ekonomi Indonesia
  • 2007-09 – The American financial crisis of 2007–2009 helped create the global financial crisis of 2008–2009, thus creating the late 2000’s recession

😦 “Pakdhe, Jadi krisisnya yang sekarang berhentinya kapan nih ?”

Krisis ekonomi yang sangat parah terjadi pada tahun 1930. Menurut kajian sejarah depresi ekonomi ini terjadi diawali dengan jatuhnya pasar saham (stick market) pada October 29, 1929, yang dikenal dengan nama “Black Tuesday“. Krisis yg berlangsung hingga tiga tahun ini “ngefek” ke negara-negara lain diluar amerika. Negara-negara ini mengalami efek dalam rentang waktu yang berbeda.

Pada saat krisis besar (Great Depression) di tahun 1930-an ini ada yang mengalami setahun atau dua tahun setelah awal jatuhnya pasar saham di Amerika. Namun cepatnya arus informasi dunia kali ini membuat penyebaran krisis ini melebihi kecepatan penyebaran virus H1N1.

Berapa lama krisis saat ini akan berlangsung?

GDP Bulan May 2009

GDP Bulan May 2009

Apabila pertumbuhan diatas dianggap sebagai petunjuk “kesehatan” perekonomian, maka rata-rata krisis ini terjadi dalam rentang waktu 2-3 tahun. Kalau krisis saat ini dianggap dimulai bulan November 2008, maka masih perlu menunggu 2 tahun lagi untuk kembali normal.

Namun grafik disebelah ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pada bulan may 2009 memiliki angka yang jauh lebih rendah dibanding krisis-krisis sebelumnya.

Apakah ini berarti krisis ekonomi ini masih akan berkepanjangan ?

Tentusaja tidak ada yang berani menjawab. Terlalu banyak ketidakpastian yang ada saat ini. Ketidakpastian ini yang mempengaruhi “penyembuhan” ekonomi (economic recovery). Ragu-ragu, was-was, dan segala bentuk ketidak yakinan membuat penyembuhan ekonomi ini akan berjalan cukup lama.

“…the long-term growth effects are less clear” … Begitulah salah satu kalimat dalam laporan (Beyond The Crisis: Medium-term Challenges Relating To Potential Output, Unemployment And Fiscal Positions, OECD June 2009). 

Krisis ekonomi dan harga minyak.

Tidak mudah melihat hubungan antara krisis energi (minyak) dengan krisis ekonomi. Dibawah ini terlihat bagaimana harga minyak memang pernah membuat krisi dunia ketika harga minyak meningkat tajam di tahun 1973 akibat embargo minyak arab.

OECD_Growth_2

Namun kalau dilihat detail fluktuasi harga minyak memang tidak sertamerta berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi dunia. Energi atau minyak hanyalah salah satu faktor saja. Tetapi mungkin, walaupun energi bukan yang utama penyebab krisis ekonomi, yang pasti adalah, ketika terjadi krisis finanisal atau krisis ekonomi maka industri migas akan terpengaruh terutama dalam melaksanakan proyek dan utamanya ketenaga kerjaan.

Apa yang harus disiapkan ?

Memang sulit melakukan prakiraan atau prediksi. Alam memberikan ilmu ke mahluknya dengan cara adaptasi. Yaitu mencoba berubah sesuai dengan kondisi alam dan sekitarnya. Salah satu yang perlu diperhatikan menurut laporan OECD June 2009, adalah pengangguran.

Jumlah pengangguran di belahan bumi “sana” sangat meningkat tajam.

pengangguran
Grafik fluktuasi jumlah pengangguran sejak tahun 1970-2009 dan terus berlangsung.

 The incidence of long-term unemployment rises with higher unemployment” Hal ini perlu diperhatikan. Pengangguran akan memicu pengangguran lain. Bener-bener seperti virus yang menjangkiti dan menular akan membahayakan.

Jadi walaupun pertumbuhan mungkin masih akan kembali “sehat”, namun meningkatnya jumlah pengangguran ini perlu diwaspadai.

😦 “Lantas, kalau pegawe macam si Oom-oom dan tente itu gimana pakdhe ?

Salah satu yang perlu diperhatikan buat pekerja seperti saya juga adalah bersiap-siap bahwa suatu saat mungkin akan terjadi badai atau tsunami pengangguran yang melanda. Hal ini akan mungkin terjadi seandainya bidang industri tidak mampu mengatasi krisis.

Industri manufaktur akan lebih merasakan ketimbang industri pertambangan (natural resources). Jepang yang pertumbuhannya didominasi industri manufaktur mengalami penurunan GDP hingga -6% (lihat grafik diatas).

dongeng_geologi😦 “Pakdhe, sepertinya dugaan Pakdhe dulu untuk mengambil longterm contract atau permanen emang tepat ya ?”

😀 “Pemahaman seperti ini juga tidak hanya berdasar pengalaman, tetapi lebih banyak karena bisikan

😦 “Hallah, pakdhe mulai klenik !”

Silahkan baca tulisan terkait :

25 Tanggapan

  1. sekarang amerika dan eropa dilanda krisis, tapi kok kayaknya negara-negara mereka kelihatan tegak ya? sampai kapan bisa bertahan dan keluar dari krisis itu? atau malah jadi ambruk?
    wehehehe

  2. Krisis ekonomi, sampai kapan ? Dongeng Geologi I was recommended this website by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my trouble. You are wonderful! Thanks! your article about Krisis ekonomi, sampai kapan ? Dongeng Geologi Best Regards Cindy Justin

  3. Telah terbit buku “7 Kunci Sukses Bisnis Tahan Krisis”. Buku ini membahas empat isu utama seputar bisnis di tengah krisis yaitu:
    -Bagaimana membangun bisnis tahan krisis. Kebiasan apa saja yang dilakukan Konosuke Matsushita, pendiri Panasonic, untuk membangun bisnis yang mampu melewati masa krisis dengan cantik.
    -Bagaimana mengendalikan bisnis di tengah masa krisis.
    -Bagaimana bangkit kembali dari krisis dan kekalahan yang melanda.
    -Bagaimana membangun usaha—justru—di masa krisis.

    Buku ini dapat Anda temukan di TB. Gramedia, Gunung Agung, Salemba, Karisma, Toga Mas, dan toko-toko buku lainnya.

  4. Krisis tidak akan berahir lo mas,selama kita tidak menggunakan hukum Tuhan dalam kehidupan.Kita selam ini hanya menggunakan hukum manusia.Lam kenal dri saya

  5. semoga bangsa ini cepat maju..
    dan meninggalkan krisis ekonomi

  6. Suatu hari negara kita akan bangkit dan bahkan melebihi penguasa ekonomi dunia. Asalkan kita mampu bekerja keras dengan cara halal dan tanpa kenal lelah. Tetaplah berjuang kawanku!

  7. cepat ato lambat yang penting kerja dan berusaha…

  8. Setiap negara pasti mempunyai masalah pengangguran dan itu menjadi polemik yang tak berujung, tapi sebisanya kita sebagai warga yang baik membantu mengurangi jumlah pengangguran dengan membuka lowongan pekerjaan yang menyerap para pengangguran tersebut.Bukan cuma mengkritik kinerja pemerintah saja, itu cuma membuang waktu dan tenaga kita.ok

  9. Justru di saat krisis, peluang banyak bermunculan. Biasanya setelah krisis perekonomian akan naik dengan volume ekonomi lebih besar dibandingkan sebelumnya.

    -> Kalau bisnisman bilangnya “within chaos there is an oportunity” .. tapi ada yang mengatakan mengail di air keruh 😦

  10. mungkin akan lama terjadi krisis global…

  11. Sebenarnya pengertian “pengangguran” itu apa ya !

    Apakah orang yang secara kasat mata kerjanya makan tidur melulu tanpa menghasilkan sumbangsih sesen pun pada devisa negara ataukah aktif dagang “kertas” di dunia maya / semu tapi konon bisa mengisi pundi – pundi negara bahkan mengurasnya ?

    Atau apa ya …? Soalnya, hantu pengangguran kok semakin (dihembuskan) bergentayangan nih…

  12. mungkin negara kita masih perlu tangan2 asing yg tulus dan bisa dipercaya

  13. Saya ndak paham ilmu ekonomi, patokan saya cuma nilai dollar.. Jadi kalo pemerintah bilang Indonesia terhindar dari KrisMon jilid II lha apa yang bisa dibanggakan?

  14. pakde ulas tentang meteor dong….

  15. CHAYO INDONESIAKU!!
    kita pasti BISA mengatasi segala rintangan!

    🙂

  16. Makanya perbanyaklah zakat. Ayo sucikan harta-harta kalian!

  17. kehidupan modern kadang memang bikin pusing, buat alat dan aturan yang menyengsarakan diri sendiri dengan meningkatkan kebutuhan (keinginan macem-macem). Balik ke zaman batu aja pake, penting sandang, papan, pangan terpenuhi dan dapat diperoleh langsung dari alam. Pak tani di desaku tenang-tenang aja kok ada krisis atau tidak. Malah gelisahnya bukan karena krisis tapi karena sekolah gratis untuk siswa SD/SMP tapi ternyata yang suruh bayar na..ni..nu ortunya, he..he…

  18. Krisis ekonomi akan berakhir setelah kita memperbaiki selama dari dahulu saat kita belum krisis.

  19. Salam..apapun krisis sebegini harus dihadapi dengan tenang. Mudahan kita tabah menghadapinya

  20. Ketika jumlah pengangguran dan lapangan kerja sudah tidak seimbang, tentu pengangguran tidak bs dihindari.. Jaman soeharto ada transmigrasi, itu bagus untuk menyeimbangkan angka pengangguran dan jumlah lapangan kerja yg tersedia ..

    >-> Yaps, itu ide bagus. Sayangnya jaman HMS banyak yang menyelewengkan ide-ide seperti ini dengan kasus Poso dll. Tiap ada ide bagus di Indonesia sering mleset, knapa ya ?

  21. Korelasi harga minyak dg krisis mungkin akan semakin mengecil ke depan, mengingat volume ‘perdagangan uang’ semakin jauh lebih besar daripada volume perdagangan barang. Migas hanya salah satu komoditas barang dagangan. Gitu ya Pak Dhe?

  22. Wew.. Badai pasti berlalu Juragan..

    Tetapi Entah sampai Kapan badai akan berlalu..

    Salam AnakBangsa..
    Salam Perubahan..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/

  23. Seandainya ada yang percaya Zero Sum Game, maka yang perlu “dirayu” adalah yang menangguk untung dari krisis yang terjadi.

    Harapannya: kelompok ini ‘bersedia’ menggulirkan kembali keuntungan yang dikumpulkan.

    Bila tidak, maka yang memulai adalah Negara (disebut Paket Stimulus).

    Buah simalakama ketika Hedge Fund modalnya berlipat kali besarnya Cadangan Devisa suatu negara.

    Hedge Fund bukan ‘musuh’, hanya seringkali kebablasan dalam meraih cita-cita mereka.

    Mereka seharusnya sadar bahwa ada batasan kelaparan / kemiskinan di beberapa bagian dunia yang tidak boleh dilanggar.

    Toh dasarnya mereka bukan Tuhan / Malaikat, expect nothing lah from them untuk masalah sosial ini.

  24. harga minyak bertahan di angka 70 dolar AS beberapa pekan ini. Sepertinya ada bandar besar di NYMEX yang ingin memaksakan bahwa perekonomian dunia sudah pulih….

  25. Entah siapa yang pernah mengatakan ini
    Badai tidak dapat dipastikan berlalu, tapi badai pasti datang. Maka kita ahrus bersiap setiap saat untuk menghadapi badai krisis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: