Membandingkan bukan mempertentangkan


friendshipSeorang “team player” tidak akan mengaku pekerjaan bersama sebagai hasil kerja sendiri.
Dicari seorang “team player“, bukan ‘single fighter’ ! ….
Are you with me or you are my friend !”

Aku menuliskan kata-kata diatas dalam status facebook-ku. Banyak komentar disana-sini, seolah aku kampanye salah satu Caprez. Memang akhir-akhir ini semua orang di Indonesia sangat sensitif, ketika ada satu opini keluar banyak yang langsung menunjuk pada salah satu kontestan Pilpress. Memang ngga salah sih tetapi perlulah kita tahu, apa arti teamwork dan bersaing dengan baik.

Comparing not Contrasting

Perbedaan dalam benak setiap manusia itu selalu ada. Apalagi manusia ini makhluk yang unik, artinya tidak ada manusia yang sama percis. Si Kembar saja berbeda, kan ? Apalagi kakak adik, apalagi tetangga rumah. Belum lagi beda suku, tambah lagi beda nasionalisme dan sebagainya.

Artinya perbedaan itu selalu saja ada. Malah ngga hanya itu pikiran saya hari ini mungkin berbeda dengan pikiran saya besok pagi

Bagaimana mestinya melihat perbedaan itu ? Perbedaan itu hanyalah sekedar berbeda, ya berdeba … ngga sama alias tisak sejalan. Artinya, kita hanya berbeda jalan. Kita tidak bermusuhan, kita berbeda saja.

Sulit rasanya membedakan antara membedakan dengan mempertentangkan. Comparing not contrasting. Seringkali ketika berhadapan dengan teman yang berbeda pilihan kita langsung pasang kuda-kuda untuk saling adu jotos dan saling mengalahkan, adu kekuatan untuk saling menjatuhkan.

Tahukan bedanya adu lari dengan badminton ?

Dalam olah raga kita mengenal pertandingan dan perlombaan. Tipe olah raga pertandingan adalah olahraga  yang saling mematikan, misalnya badminton, tenis, voley, sepakbola dll. Ini tipe-tipe pertandingan dimana kemenangan lawan adalah kematian musuh. Yang paling ekstrim ya tinju, memukul lawan sampek klenger ….. hiiiigh !

Pertandingan atau perang tanding ini bisa beregu (spakbola, voley, basket dan lain-lain). ataupun perseorangan

Tipe olah raga pertandingan adalah olahraga adu kecepatan, siapa cepat dia yang menang. Misalnya adu lari, lomba renang, memanah. Begitu juga golf, olahraga ini mengalahkan diri sendiri supaya bermain bagus, bukan memukul temen dengan stick golf looh.

Perlombaan ini akan melihat siapa yang terbaik. Semakin bagus mainnya dia akan semakin tinggi kemungkinan menangnya, tanpa harus membunuh musuhnya.

Dalam hidup ini semestinya kita lebih banyak berlomba ketimbang bertanding. Dalam menghadapi kesulitan kita bekerja sama, yaitu sama-sama kerja walaupun tidak bersama-sama. Dalam kondisi kekurangan mestinya berbagi, bukan berebut. Tentunya tidak mudah untuk selalu berbagi (sharing), justru disitulah letak etika manusia.

Bhinneka tunggal ika

garuda_pacasila[1]Para pendahulu kita di Indonesia cukup ngerti dengan kelemahan bangsa ini. Mereka mengerti filosofi pemecah belah Indonesia adalah Devide et Impera. Mereka membuat kalimat lain dengan  Bhinneka Tunggal Ika.

Kalimat yang sangat filosofis ini merupakan bentuk kesadaran bangsa yang akan ke-bhinneka-an Negeri yang baru dibentuk, akhirnya dituliskan dibawah lambang negara Garuda Panca Sila.   

😦 “Pakdhe, nulisnya Bhinneka harus pakai BH, kan ?”

😀 “Hust !”

Masih ingat pelajaran waktu SD, kan ? Masih ingat arti jumlah bulu sayap, bulu ekor dan yang lain, kan ?

Dulu pernah dituliskan disini mengapa ketika sebuah perberbedaan menjadi pertentangan akan menyebabkan kapal tidak dapat melaju. Efisiensi rendah ketika pertentangan lebih diutamakan ketimbang kerja sama, atau berjalan beriringan.

Ilustrasi dibawah ini mungkin mengingatkan tulisan itu.

survival-mode

Ketika perbedaan dilihat sebagai musuhan maka masing-masing individu akan saling mematikan. Dan akibatnya kapal tidak berjalan.

small-organisation Ketika perbedaan itu dilihat hanya sekedar berbeda cara, maka walaupun arahnya tidak sejalan, namun tidak terjadi energi yang hilang akibat saling mematikan. Arah kapal mungkin akan melaju dengan kencang karena energi untuk mematikan lawan tidak ada. Semua energi dipakai untuk menjalankan misi sendiri-sendiri walaupun tidak sejalan.

Jadi kalau sekedar berbeda ya biarkan saja berbeda. Biarkan saja berjalan sendiri, tetapi akan lebih baik dalam hidup ini kita berlomba-lomba dalam kebaikan, iya kan ?

10 Tanggapan

  1. Postingan yang sangat menarik.

  2. Wah kok kita sehati ya pa de? Cuman warna latarnya aja beda.. Hehe.. Komen lagi dong di postingan saya terakhir (yang mirip ini).. Djenengan kan 1st komentator saya.. That’s an honour 🙂 thx..

  3. Sepakat Pak Dhe.
    Cuba kalo lebih banyak orang mengamalkan Pancasila dan amanah UUD’45…

  4. sip nih postingannya

  5. Pak Dhe saiki lagi seneng politik yo???………, Iku si Lusi jare’ne semburannya berkurang (kompas 19 Jun09), yak opo Pak Dhe Kajian’ne???

    >–> kalau teori yang dahulu masih berlaku, maka pengurangan debit menunjukkan akan datangnya masa ambles sila baca disini :
    https://rovicky.wordpress.com/2008/03/18/lusi-ambles-3-m-dalam-satu-malam/
    https://rovicky.wordpress.com/2008/06/28/4-7-meter-dalam-semalam/
    https://rovicky.wordpress.com/2007/08/18/semburan-lumpur-berkurang-drastis-be-alert/

    Yang terakhir itu teori awal 2007 yang terbukti hingga 2008. Apakah ini akan menunjukkan tanda-tanda amblesan lagi ? Saya ya ndak tahu. kita mesti waspada sesuai pengalaman sebelumnya.

  6. wah mantab jaya pakde………

  7. Hhmm…Ulasan yang menarik Pak Dhe…

    Seneng bisa belajar dari Orang Bijak… 🙂

    Salam hangat selalu dari Bocahbancar…..

  8. setuju om.
    perbedaan itu bukan untuk disingkirkan. tapi untuk disatukan… biar dapet hasil yang lebih memuaskan.. hehe..

  9. kita memang selalu memandang perbedaan sebagi perbandingan, contohnya saja dalam kehidupan RT, tetangga beli motor baru kitapun pengen beli motor baru, begitulah…hee…

  10. SBY Vs JK ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: