Banjir lagi … Jakarta lagi


:( “Pakdhe, kok ramalannya salah ya .. katanya banjirnya tanggal 14 Februari 2008 ?”
:D “Iya je, ramalanku tanggal 14 Februari karena pas perigee dan tanggal 7 February akan ada gerhana matahari”

Memang kalau disebandingkan dengan banjir yang sama setahun yang lalu sepertinya banjir kali ini datang “lebih dini”. Hal ini tentusaja bukan masalah ramal-meramal tetapi perlu diketahui bahwa banjir tidak hanya disebabkan oleh satu penyebab saja. Ada beebrapa hal yang harus diperhatikan yaitu, adanya kemungkinan banjir yang sama seperti tahun lalu akan terjadi “lagi” di Jakarta. Barangkali banjir tanggal 1 February 2008 ini hanyalah “dering jam wekker” untuk membangunkan kita akan kemungkinan banjir selanjutnya.

Antisipasi banjir Jakarta menurut prakiraan BMG.

Kalau dilihat dari penyebab banjir tanggal 1 Feb 2008 kemarin ini lebih disebabkan oleh adanya curah hujan yang suangat tinggi. Nah kalau memang benar banjir akan lebih dikontrol oleh curah hujan, maka perkiraan BMG jelas harus diperhatikan, karena di BMG ada divisi Meteorologi, dimana divisi ini yang bertanggung jawab dalam prakiraan hujan dalam bulan-bulan mendatang.

Berdasarkan prakiraan hujan ini maka BMG telah berhasil membuat prakiraan serta antisipasi daerah-daerah di Jakarta dan sekitarnya untuk berjaga-jaga menghadapi banjir. Daerah-daerah itu ada pada peta dibawah ini.

Prakiraan Banjir bulan Februari 2008.

prb02080_dki1.jpg Bulan Februari 2008, masih akan sangat rawan banjir. Walaupun BMG hanya memberikan prakiraan hanya sampai status menengah, namun melihat kenyataan bahwa saat inipun sudah terjadi banjir yang cukup menganggu di Jakarta maka yang digambarkan menengah itu mungkin sudah harus ditingkatkan statusnya menjadi potensi tinggi.

sat_ir_20080202_1300.jpgFoto satelit infra red yang disebelah kanan ini menunjukkan awan yang berada diatas Indonesia ini memperlihatkan bahwa banjir masih mengintai. (klick gambar untuk memperbesar). Juga dengan kemungkinan akan terjadinya pasang perigee pada tanggal 7 Februari 2008 ini akan sangat memungkinkan terjadinya pasang naik. Dan kalau kondisi pasang ini dibarengi dengan curah hujan tinggi tentunya akan sangat memungkinkan terjadi banjir seperti tahun 2007 lalu.

Prakiraan Banjir bulan Maret 2008.

prb03080_dki1.jpgPada bulan Maret-pun masih terlihat daerah-daerah yang berpotensi banjir di Jakarta ini. Jadi dapat kita lihat bahwa BMG sudah mempersiapkan peta-peta yang diperkirakan akan mengalami banjir pada bulan-bulan mendatang. Jadi harus diinget bahwa banjir masih akan mungkin terjadi lagi.

:( “Pakdhe, kalau gitu ngga boleh bilang kalau BMG belum memperkirakan looh !”
:D “Itulah Thole BMG-pun mestinya juga menyebarkan hasil kajiannya yang mungkin akan sangat berguna bagi masyarakat.

Andapun dapat melihat potensi-potensi banjir di sekitar anda dengan melihat di Webnya BMG disini.

Bacaan selanjutnya soal banjir Jakarta :

About these ads

40 Tanggapan

  1. Jakarta senantiasa di dera bencana banjir dan tidak tanggung2 untuk tahun ini saja sudah hampir 80 tergenang :(

  2. infonya donk apakah daerah muwardi dan susilo merupakan daerah banjir ketika banjir datang menghampiri jakarta??

  3. Memang orang Jakarta tuh susah banget dikasih tau, saya pernah tinggal di Jakarta yang kebetulan dekat ama kali yang di Matraman tuh. Masyarakat pada buang sampah di sungai, padahal ada tempat sampah.

  4. Menanggapi banyaknya nada-nada sumbang tentang keberadaan Everest Media. Ada pengalaman yang justru tidak masuk akal. Saya Ruli, tinggal di Serpong (BSD), 38 tahun. Karyawan salah satu Bank Swasta di Jakarta Barat. MOHON MAAF kalau tulisan ini bukan bermaksud membuat banyak pihak kecewa. Tepatnya di awal Februari 2008 lalu saya pernah menemukan masalah. Sore hari, laptop Toshiba saya tiba-tiba hang. Seperti biasanya saya segera matikan listriknya, lantas saya restart ulang. Biasanya mau lagi berjalan normal. Tetapi sekarang ini sepertinya lain, hanya tampilan ‘blue screen’ dengan tulisan bahasa aneh, agak sedikit bunyi aneh klak-kletek, dan saya pun tidak tahu artinya. Lantas saya copot hardisknya untuk di-copy ke PC, dengan memakai external case SATA ternyata sama saja & ada bunyi kletak-kletek.
    Akhirnya saya membawa ke beberapa tempat recovery data di Harco Elektronik dan Mangga 2 Mall. Seperti biasa, saya menunggu beberapa hari. Tetapi saya tidak menegerti, ternyata mereka gagal menyelamatkan data saya dengan alasan bahwa kerusakannya adalah pada piringan/disk hardisk saya sudah parah (tergores). Saya pun mengambil harddisk SATA Seagate Momentus saya, dan mencoba merecover lagi ke beberapa tempat lain. Ternyata sama. Mereka gagal. Sama saja, terakhir saya coba ke Mall Ambasador, Sudirman Setiabudi, daerah Jakarta Barat juga, dan banyak tempat lain. Ternyata hasilnya sama saja. Padahal mereka juga mengaku-ngaku adalah master, ahlinya atau yang terbaik.

    Entahlah saya hampir putus asa. Saya sudah bingung harus kemana lagi saya antar harddisk saya agar dapat diselamatkan data – data penting di dalamnya. Saya juga hampir putus asa. Akhirnya saya coba terus mencari di Internet, di salah satu situs iklan gratis tampa daftar, saya menemukan Everesta Media, situsnya http://www.everezta.com. Awalnya saya sempat ragu – ragu dengan sosok Everesta Media. Karena sebelumnya, saya sempat membaca beberapa tulisan-tulisan bernada sumbang tentang Everesta di situs http://www.mediakomsumen.com, dan juga di situs Logic hardware yang bernada amat sinis terhadap Everesta Media. Tetapi, saya tidak mudah percaya langsung dengan tulisan mereka. Karena belum ada buktinya bagi saya! Ya. Coba-coba dululah siapa tahu lain apa yang banyak pihak propagandakan. Mungkin juga, sosok Everesta tidaklah seperti tulisan yang pernah saya baca. Awalnya. Saya coba -coba menelpon mereka.Ternyata mereka meminta saya mengantar harddisk saya ke tempat mereka di daerah Lenteng Agung arah Depok. Akan tetapi kalau diambil oleh mereka , akan dikenakan biaya, yaitu untuk biaya pengecekan dan transportasi, yaitu sebesar tujuh puluh lima ribu rupiah. Dari pada repot – repot pikir saya, karena juga saya juga agak sibuk waktu itu. Saya meminta mereka segera datang mengambil harddisk tersebut untuk direcover ke kantor saya. Saya pun harus bersabar lagi menunggu jawaban dari pihak mereka.

    Keesokan harinya saya ditelpon pihak mereka / Everesta Media, walau sempat tidak percaya. Mereka memngabarkan kepada saya, bahwa harddisk SATA saya dapat diselamatkan mereka, karena belum sempat dibongkar dalamnya. Katanya keberhasilan recovery data minimal 80% bukan 100%, juga waktunya agak lama minimal satu minggu, alasannya bahwa kerusakan harddisk saya tergolong sangat parah secara fisik (katanya ada sudah bunyi, head bacanya rusak, tidak terdetek BIOS lagi dan sudah banyak “bad sector area”). Mereka mengajukan biaya recovery data sebesar 5 juta rupiah. Jumlah yang sangat mengejutkan saya. Alangkah kagetnya saya! mahal sekali! Mahal sekali mas!!!! Padahal tidak seperti di tempat – tempat lain yang pernah saya tanya, jauh lebih murah! Karena mahalnya saya bingung sekali, sempat saya akan membatalkan saja. Saya curiga juga takut ditipu oleh mereka. Apalagi saya ingat artikel yang seperti yang pernah saya baca di http://www.mediakonsumen.com dan punya bung Logic hardware ini.karena terus penasaran, saya coba lagi tawar harganya agar dapat lebih murah. “Jangan mahal-mahal bah…..!” Entahlah, mereka tetap keras kepala… Tetap saja, mereka (pihak Everesta Media (http://www.everezta.com) tidak mau agar biayanya lebih murah. Karena terpaksa juga pasrah, mau tidak maulah! harus kemana lagi saya coba merecover data saya dengan harga jauh lebih murah, Sementara mereka belum tentu menjamin sanggup! Sebagaian besar mereka telah menyerah tak sanggup/ gagal. Akhirnya dengan terpaksa, saya menyetujui juga dengan biaya 5 juta rupiah secara tunai. Asalkan data-data saya benar – benar telah berhasil diselamatkan! Itu janji saya pada pihak Everesta Media.

    Bingung dan mencurigakan juga cara kerja Everesta Media seperti apa. Terpaksa harus menunggu lebih seminggu, akhirnya setelah 8 hari, mereka (pihak Everesta Media) tiba-tiba menelpon lagi kepada saya, memberitahukan bahwa sudah selesai semua data saya diselamatkan, diminta saya segera membuka e-mail saya, karena laporan datanya sudah dikirim. Segera saya cek e-mail saya, ternyata benar data saya sudah ada semua. Kesesokan harinya, mereka akan antar data-datanya ke kantor saya siang hari. Diminta juga, saya segera menyiapkan pembayarannya secara tunai 5 juta rupiah. Saya tidak mau rugi dong, saya harus cek lagi lebih detail apakah benar – benar data saya sudah ada. Saya mencoba mengingat satu – persatu data – data penting saya, yang sebagian besar saya sudah tak ingat lagi satu persatu. Ternyata benar! Aneh sangat tidak dapat dipercaya! mereka telah berhasil menyelamatkan data-data saya! Percaya tidak percaya! walaupun banyak nada sumbang tentang Everesta ! Tak terkecuali photo-photo anak saya waktu lahir dulu. Hebat juga Everesta Media, walaupun biaya recovery datanya cukup mahal, tidak percaya dan tak mungkin! tidak seperti di tempat-tempat lain yang pernah saya tanya. Walaupun, saya agak curiga takut ditipu. Sebenarnya jujur dalam hati kecil saya, sudah cukup puas dengan harga 5 juta rupiah. Bagi saya saat ini. Sangat tidak penting seperti apa tempat Everesta Media, siapa – siapa saja yang anggotanya, bagaimana cara kerja mereka, dan berapakah personil dari Everesta Media itu?! Justru yang terpenting bagi saya Everesta Media adalah lebih dan memiliki nilai tambah dari dari yang lain! Karena terbukti telah berhasil menyelamatkan data-data penting saya, bahkan yang sudah lama dihapus sekalipun. Sementara di tempat lain sudah gagal / menyerah. Ruli, Serpong (8-1). Percaya atau tidak semuanya! terserah anda! saya hanya menuliskan saja. Semoga berguna.Wassalam.

  5. banjir lagi……….banjir lagi pasti kalua setiap musim hujan jakarta terkena banjir mangkannya jangan buang sampah ke kali ya akibatnya jakarta ke banjiran terus deh…………..!!! ini gara2 ulah masyarakat jakarta juga sih masa ada tempat sampah buang sampah nya ke kali……………….!!!
    aturan tuh kita sebagai warga jakarte harus patuh kalo buang apaan gitu di tempat sampah jangan buang nya ke kali………………………….!!!!!!!!

  6. Yaa , kemana-mana banjir, sendal jepitku eeee hanyut banda cuma segitunya, cariin eh ngumpet barengan sama sampah plastik lainnya yang a’udzubillah banyaknya, baru tahu sandalpun pingin nyampur sama sodaranya yang lain.
    Kapan sih kita orang sama sadar buang sampah tidak sembarangan.

  7. pendapat saya jadikan jakarta seperti kot babylon! dalam sejarah bukan kerana bandar tergantung tapi sistem perparitan nya luar biasa jakarta harus di selamatkan jangan sampai hanyut
    atau bisa di buat terowong bawah tanah utk saliran air

  8. Bener koq, banjirnya “tertahan” di Karawang. Kalau bisa dibuang lewat batavia, tenggelam lagi Ibukota. :)

  9. Januari = Hujan terus tiap hari
    Februari = Ferkiraan banjir terus tiap hari

  10. capek deeeeeeeeeeeeh klo banjir trus, melumpuhkan sistem ekonomi

  11. kan deket2 Imlek biasanya hujan
    yang katanya siy rejeki buat orang tionghoa

    tapi kalo sampe banjir…apa jadi rejeki yah?

    huumm mungkin buat sebagian orang iya dan yang kebanjiran tidak

    ( ^__^” )

  12. saya merasa prihatin….masa bandara internasional kok dikepung…sama air lagi….apakah tidak ada alternatif lain untuk mengatasi masalah banjir di ibu kota kita….

  13. Menurut saya sebaiknya Ibu Kota RI dipindahkan saja. Kalau bisa ke Malang, seperti yang saya tulis di:
    http://djunaedird.wordpress.com/2008/02/02/pindahkan-ibu-kota-ri-ke-malang-saja/

  14. kalok tgl 1 maret kira2 masih banjer nggak ya pakdhe, saya mau nengok jakarta je tgl itu :)

  15. Viva la da jakarta. Thanks God i get job outside the country.

  16. LOng time ago people from outside the jakarta come to the jakarta but now i thing they are already get ticket in E – Buy. ( I think & you or that’s is your plan to do….. )

  17. amannya.. punya rumah di daerah mana ya? biar nggak kebanjiran? hehehe :)

    tapi kerjanya, di jakarta… bisa kebanjiran juga dong ya? :(

  18. ada dan nggak ada ramalan hujan, kita harus siap

  19. Lagian…ramalan kok di percaya,..Jakarta banjir? kayaknya dah biasa ya…apalagi kalau blog kita kebanjiran iklan…wah rejeki tuh…

  20. banjir tu mah kerana orang-orangnya
    kayak tu sapa nyanyi,”banjir lagi dirumahkuuuuu..uu gara-gara akuuu.uu. suka nyampah terus”

  21. sepertinya orang yg tinggal di JAKARTA nggak punya rasa memiliki. Maunya ngeruk uangnya aja. nggak peduli mau banjir, mau kebakaran… masa bodo. ya nggak Dhe..

  22. Izin hotlink dan link pak dhe..

  23. Waahh.. ada gerhana matahari??? Bisa diliat di Jakarta gak Pakdhe :D ?????

  24. ramalan smua g da yang benar krna yang tau yang akn terjadi cuma allah swt.

  25. Wah, tiap kali aku baca blog pak dhe nambah ilmu baru deh…

    Anehnya kok ramalan BMG kalah terkenal ama ramalan mama lauren untuk tahun 2008 ya?….Padahal BMG itu lebih ilmiah prakiraannya…Apa karena BMG sering ngaco ramalannya jadi dianggap tidak valid….

    Dulu klo ngeliat ramalan di jepang kok ada berapa persen kemungkinan terjadinya hujan ya?…nah kalo prakiraan banjir ini ada berapa persennya juga gak pak dhe?

  26. -> Steax
    Yap, thanks ada salah ketik, tangg 7 Febr 08 adalah saat konjungsi (pas gerhana matahari) sedangkan perigee 14 Febr.

    Soal gempa dengan bulan makanya aku sebut sebagai mitos yang pernah ditulis disini :
    https://rovicky.wordpress.com/2007/12/03/efek-bulan-2/

  27. Ummm, sekedar input… Saya cukup yakin dengan informasi dan research sejauh ini, bahwa perigee bulan sekalipun tidak akan berdampak pada kemungkinan terjadinya gempa besar dan semacamnya. Gravitasinya jauh terlalu kecil untuk bisa menyebabkan gempa di bumi yang berarti.

    Sumber 1.

    Jadi, sebelum ada miskonsepsi apa-apa, saya ingin memberitahukan kalau kita tidak perlu terlalu takut dengan perigee bulan, melebihi waktu lainnya. Bukan berarti nggak mungkin ada sesuatu di hari itu, tapi bahwa sesungguhnya itu hari biasa saja.. :)

    … Tunggu. Omong-omong perigee bulan, menurut kalkulator ini, perigee tanggal 14. :?

  28. betul, pak! jagalah kebersihan. kalo gak bisa, niscaya banjir bakal senang datang. cuma, kalo pada kesadaran buang sampah pada tempatnya, TPA kepenuhan gak? :mrgreen:

  29. berarti Solo punya temen banjir nih…..

  30. -> BimBim
    Menurut penelitian yang aku baca dan tersitir disini :
    https://rovicky.wordpress.com/2007/05/23/takut-hujan-abnormal/
    Pembuatan hutan di Jakarta Utara pun tidak akan menyelamatkan Jakarta dari banjir.
    Salah satu cara adalah “ENGINEERING” atau rekayasa ! Yaitu membuat saluran buatan (banjir kanal). Namun banjir kanal ini harus didukung oleh saluran secunder dan tersier mulai dari saluran lingkungan pemukiman yang baik dan benar dan terjaga dari “sampah” … ya disinilah letak peranan manusia dalam proses terjadinya banjir … “Membuang sampah sembarangan …. akan menuai banjir !”

  31. Jakarta itu sebenarnya nggak kebanjiran, yang sekarang dipenuhi air itu sebenarnya dulu2 nya memang daerah genangan air, bahkan beberapa daerah dulu2 nya adalah rawa, misal, Rawamangun, Rawa buaya, Sunter dsb.
    Lagian sebenarnya Jakarta itu didisain oleh Pemerintah Hindia Belanda hanya untuk menampung 1 jt orang saja. Sekarang penduduk Jakarta berapa? Yo wajar kalau pada kebanjiran. Seharusnya jadi jalan air, sekarang jadi jalan kendaraan. Syukurin deh Jakarta banjir. Ngungsi aja ke Jogja, nggak pernah banjir, paling2 gendengnya trocoh ha..ha..ha..

  32. sepertinya lubang “BIOPORI” cukup bisa menyelesaikan masalah.. gimana dhe..kalau tiap 1 m persegi tanah jakarta yg ketutup lantai dikasih 1 lubang… bagus juga tuh

  33. adduuuhh..kalau banjir terus kita mesti punya perahu karet pribadi neeh…..

  34. Jangan-jangan tugu Monas itu dibangun supaya berlindung agar tidak kebanjiran ya…

  35. Membuat reservoir (panampungan) memang salah satu cara dalam pengelolaan air. Artinya air tidak sekedar dibuang kelaut lewat banjir kanal. Yang harus dipikirkan adalah volume yang diperkirakan dari curah hujan dan volume penampungnya sendiri. Kalau memang air ini tidak terpakai boleh-lah dibuang tetapi kalau airnya terlalu banyak ya harus dibuang.
    Volume ini menyangkut luas tanah yang akan “digusur. Lah gimana nggusur tanah dijakarta ini bukan sekedar memerlukan biaya duwik tapi juga sering bernuansa politis. Wong nggusur pengamen jalan yang menganggu karena ditunggangi penjahat saja susah :(

  36. Ralat dhe,saya kebalik nulis tntang m.a.t,hehe..Yang bnr, m.a.t jkt udh turun,jd klo banyak infiltrasi akan naek (teorinya)..

  37. Dhe,kira2 pemerintah dki brani ndak ya bikin waduk2 kecil di tiap2 kotanya.Karena,nek tak pikir2,banjir kanal tok ndak akan efektif ngatasi banjir.Selain itu,waduk2 atau tampungan pasti dpt nambahi infiltrasi air ke dlm tanah.Katanya muka air tanah jakarta udah naek.Kalo infiltrasi banyak,ntar kan m.a.t bisa turun(teorinya). Sementara,banjir kanal cuma buat drainage,cuma buat buang air saja,eman2

  38. ka-el kebanjiran gak pak de?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.173 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: