Hati-hati longsor diwaktu hujan !!


Hujan deras selain mengakibatkan banjir juga akan mengakibatkan longsor. Kedua proses alam ini merupakan proses eksogen yang tak terelakkan dimanapun juga. Longsor juga terjadi di Amerika, juga terjadi di Kuala Lumpur bahkan sampai meruntuhkan bangunan apartemen di tahun 1993 !

Lihat gambar sebelah

😦 “Wah kalau di KL itu kan memang pembangunan yang nekat ta pakdhe ?”
😀 “Betul thole longsor di KL ini memang berbeda dengan kejadian di Tawangmangu. Di KL ini dinding penahan yang runtuh karena tidak kuat menahan bangunan sehingga longsor hingga setahus meter kebawah. Tetapi ini bisa dipakai contoh untuk tidak ditiru !. Belajar dari kesalahan merupakan bentuk pembelajaran termahal”

Longsor ada bermacam-macam tipe dan tips-tips sudah bisa dilihat di tulisan sini sebelumnya. Ada yg disebut Ambles, AmblonG, SubsiDeNce, Galodo, LaNdslide, Mass WasTing dsb, dll

Yang perlu diperhatikan lagi adalah bahwa longsor itu juga musiman. Ada bulan-bulan tertentu yang memiliki kemungkinan akan terjadinya longsor. Kemungkinan terjadinya longsor ini terutama pada longsoran yang disertai oleh guyuran hujan deras.

Longsor di Tawangmangu

longsor.gif Longsor di Tawangmangu itu merupakan jenis longsoran yang dikenal dengan nama Nendatan atau landslide.

Longsoran ini sebenarnyabisa dikenali tanda-tandanya. Yaitu retakan-retakan-retakan yang muncul dilereng-lereng. Lereng yang rawan longsor ini tidak harus yang paling curam, karena pelapisan batuan juga akan membentuk bidang gelincir. Arah kemiringan dari lereng dan  kemiringan yang sama tentunya akan lebih mempermudah timbulnya longsoran. Namun keduanya akan sama-sama ditunjukkan dengan tanda-tanda sebelumnya.

Bahwa daerah ini “terlepas dari pengamatan” itu soal lain. Namun pengenalan lingkungan rawan longsor harus selalu diberikan ke penduduk dipegunungan/perbukitan. Paling tidak pak Lurah atau Pak Camat dapat mengamati lokasi-lokasi diatas permukiman. Atau yang lebih berkepentingan sebnernya ya penduduk itu harus meneliti atau mengamati sendiri, kalau ada yang mencurigakan dapat menghubungi pejabat setempat.

Menahan kekuatan longsoran ini tentunya bukan perkara mudah, serta biaya yang sangat mahal. Tetapi hanya dengan memberikan bekal pengetahuan sederhana inilah maka kerugian dan kerusakan dapat dihindarkan atau dikurangi. Termasuk diantaranya mengamati retakan-retakan tanah di lereng-lereng diatas pemukimannya sendiri.

Maybe just a start

Kita harus waspada dan perlu mengerti bahwa kemungkinan longsoran-longsoran bulan Desember ini masih akan berlanjut hingga dua bulan kedepan, karena menurut ramalah BMG, curah hujan ini masih akan terus tinggi hingga akhir bulan Februari 2008.

Salam Waspada !

25 Tanggapan

  1. salam kenal pak Dhe.
    blognya memperkaya pengetahuan..

  2. @Asrofi
    betul bang AS.

  3. @jabon
    setuju bang jabon.
    kita tidak harus kehilangan tangan dulu untuk tahu rasanya sakit kehilangan tangan.

  4. “belajar dari kesalahan” satu kalimat yang sangat bermakna…

  5. ya lucu oii

  6. wah jadi sedikit waspada pa lagi kalau daerahq di penggunugan,,,, rantang dg bencana itu,,, semoga ja g terjadi apa apa amin

  7. iya, musim hujan sebentar lagi, muski hati2

  8. maksudnya dinding penahan atau penguat tanah

    terima kasih

  9. minta tolong dikirimkan gambar atau foto-foto dinding panahan tanah….

    terima kasih
    salam kenal dari saya

    semoga Tuhan membalas akan kebaikan anda

  10. Ikutan yo,…
    Longsor kudu diwaspadai dan di antisipasi, ora iso di cegah. Masalahnya, kita tidak bisa mengetahui secara pasti kapan akan terjadi longsor yang dipicu oleh beberapa faktor utamanya curah hujan yang tinggi dan kemiringan lereng. Kita hanya bisa tau ciri-ciri suatu daerah akan terjadinya longsor, makane kudu dipasang sistem peringatan dini. Seperti yang sudah dilakukan di Banjarnegara dan Banyuwangi.

    Salam u Rekan2 MPBA-UGM

    ant_raja@mpba06

  11. menarik artikelnya, saya di banjarnegara jateng daerah yang rawan longsor, terutama di bagian wilayah utara.Semoga saja kesadaran untuk tidak membabat hutan semakin besar.

  12. Iyo….pakde, aku asli wong Jogja saiki kerjo neng sumatera kebeneran tugasku ngitung Slope Stability (Galena v.5) aku melu prihatin nek nonton berita neng TV keno longsor akhibat hujan, lan nganti makan korban uwong sing ora salah, padahal sing nebangi hutan leha-leha podo ngguyu ngakak weruh akhibat sing diperbuat.

    Pancen bener pengaruh Vegetasi (hutan) iku gedhe banget,kanggo nahan longsor.Mulane kuwi aku ngelingkeporo sedulurku kabeh diawali sedini mungkin (saiki) yen nebang uwit yo sacepete diganti/ditanduri maneh, supoyo hutane ora gundul.

    Pesen kanggo sedulurku sing dadi aparat pemerintahan, mbok iyo..o, diadakan gerakan reboisasi ben kedepan anak putune ora keno banjir lan tanah longsor…!

    Salam kenal lan maturnuwun.

  13. Perlu sosialisasii yang lebih luas untuk mencegah korban yang lebih banyak akibat bencana, khusunya longsor. Salam dari teman-teman MPBA UGM 2007

  14. Thx infonya. Salam kenal.

  15. Bochan,
    memang betul saat ini juga kudu hati-hati dengan lereng merapi yang terdapat hasil penumpukan letusan 2006 kemarin. Tumpukan ini masih akan rawan longsor apabila curah hujan sangat tinggi.

    Wong Yoja kudu ngati-2 kalau pas hujan deres syapa tahu longsoran pasir bercampur air hujan ini akan menjadi lahar dingin yang cukup membahayakan. Karena lahar digin iini kalau hilang airnya maka endapannya cepat sekali mengeras, seperti menyemen lantai !

  16. Soal lereng selatan merapi,koq kykny terjal bgt yc…
    Takut jg klo smp jugrug,kaliurang bisa kependhem.

  17. mungkin sudah saatnya ilmu geologi jadi mata pelajaran yang masuk dalam UAN sejak SD. mugkin dengan pengetahua geologi yang cukup akan lebih membuat oranng indonesia awet hidup

  18. salam kenal pakdhe, ngeri jg ya ngeliat longsor dimana2 ditambah lagi banjir.
    udah denger lama tentang dongeng geologi, baru bener2 comment sekarang. bener2 referensi berkualitas dan sip deh dibacanya

  19. pakde…gmana dengan lereng merapi yang ada di klaten, sleman, dan magelang?? Safety factornya berapa?? Sudah diteliti belum pakde?? Kalau belum mbok pakde usul sama geologi upn atau ugm biar pada neliti. Ben wong2 ngisore tenang pakde 🙂 . Maturnuwun….

  20. waaa…aq tau.
    rssnya pasti banyak kan pakdhe..
    juga tittle……..eeeeeeee
    hayooo…
    ngga boleh buhung.
    hhmmph…

  21. Pakdhe, mungkin nanti saya mau bikin postingan full ilustrasi kayak punya njenengang.

    Salam kenal!

  22. Gambar yg saya buat biasane cuman pakai PowerPoint saja kok. Aku ga punya corel atau adobe atau software lain. Gambar lain diambil di internet tanya sama oom gugle 😛

  23. Pakdhe salam kenal,

    Blognya penuh dengan gambar-gambar ilustratif ya …
    Apa njenengan punya asisten yang menangani gambar tersebut. Ato punya software bikin gambar yang cepat, ringan, lengkap. Mbok yao disharing caranya, pakde …

    Teringat dengan kata-kata konghucu,
    Jika anda dengar maka anda lupa
    Jika anda lihat maka anda ingat
    Jika anda lakukan maka anda mengerti

  24. Bencana dan Informasi

    Duka di penghujung tahun. Banjir dan longsor di berbagai wilayah di Indonesia, terutama daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dan mungkin baru permulaan. Pikiran bodon saya sempat berpandangan kalau di bulan-bulan berakhiran -ber ini sudah hujan setiap h…

  25. pertama bukan ya?

    hm… karena terlihat masih “hijau” dipikirnya masih aman?
    yupe, kita tak pernah benar-benar mengerti tinggal di kawasan macam apa…

    oiya, saya yg minggu lalu minta poto ama bapak 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: