Darimana asalnya air dan lautan ?


water.jpg😀 “Darimana asalnya air ?”
😦 “hmmm dari langit turun lewat air hujan …”

Whallah itu kan wektu kecil … segala sesuatu yg sulit trus dipikirin turun dari langit … Barangkali artinya lebih kurang aku ga tau tanya yang diatas saja !

Asal usul air ini juga cukup rumit. Sejak kapan air ada di bumi ini ?
Hipotesa yang sering saya baca adalah kisah air dari langit … alias air dibawa oleh sebuah meteor yang menghunjam bumi “dengan membawa bongkahan es!” Halllah ini lagi, kali mikir mudah bahwa bumi dahulunya panas perlu di”kompres” supaya dingin.

Namun ada penemuan yg dilansir Waterloo di tahun 1997 memang mengagetkan ketika dijumpai “uap air” di matahari ! iya niih matahari (sun) bukan toko matahari yang sedang penuh sesak menjelang lebaran itu. Penemuan informasi ini menumbuhkan hipotesa bahwa air telah ada bersama-sama dengan pembentukan bumi dan alam semesta.

Kalau kamu saja masih bingung dari mana asal usul air di bumi ini jangan kecil hati. Coba tengok kata seorang ahli hidrologi dari ITB, Pak Fajar Lubis dalam obrolanku dengan beliau. “Sampai tahun 60-an para ahli masih memperdebatkan apakah air tawar berasal dari dalam bumi (mata air, air hasil dari pembentukan batuan dsb) ataukah dari hujan. Pada dasawarsa 70-an hampir semua ahli sumberdaya air sepakat bahwa 90% air tawar berasal dari siklus hujan (siklus hidrologi). Ini yang menerangkan kenapa hampir semua model ketersediaan air dihitung dengan konsep berdasarkan ketersediaan air hujan di wilayah tersebut.”

Nah jadi belum lama juga ternyata para ahli ini masih mumeth mikirin asal usul air. Jadi kalau sebelumnya pengelolaan air di bumi ini amburadul ya mungkin saja wong pengetahuan tentang asal-usul air saja belum lama.

Air timpukan dari meteor !

Namun hingga saat ini teori yang diterima oleh para saintis adalah air berasal dari meteor. Tidak jauh dari perkiraan Thole, bahwa air itu “dari atas”.

Pak Awang, geolog yang kerja di BPMIGAS pernah cerita bahwa kehidupan di Bumi berasal dari air. Buktinya gampang saja, semua organisme disusun 50-70 % tubuhnya oleh air. Maka, tanpa air kita akan mati. Tak ada air tak ada kehidupan.

Dibawah ini uraian dan obrolan dengan Pak Awang dan juga dengan Pak Fajar Lubis tentang air. Dari mana asal air dan bagaimana kehidupan berevolusi daripadanya adalah cerita sains yang sangat menarik. Carl Sagan (alm), astronom terkenal yang pernah menulis buku2 dengan bahasa puitis tentang Jagat Raya dan Bumi, pernah menulis “we are made of star-stuff”. Begitulah, sebab menurut astronomi memang Bumi kita terbentuk dari puing2 kosmik sisa ledakan bintang.

Bumi terbentuk dengan sedikit sekali air, atau tanpa air sama sekali. Air di Bumi berasal dari komet yang terkenal punya es beku di kepalanya
dan dari beberapa asteroid yang mengandung air (hydrous asteroids). Kuiper Belt di sebelah luar orbit Neptunus, atau Awan Oort di tepi Tata
Surya terkenal sebagai rumah para komet dan benda angkasa lainnya yang mengandung air yang rajin mengunjungi Bumi pada saat2 awal
pembentukannya.

Kapan air mulai ada di bumi?

Air dibawa ke Bumi diperkirakan 4 milyar tahun yang lalu melalui intense bombardment of the inner solar system. Semua planet dalam Tata
surya mengalami bombardemen seru di periode ini. Antara lain, peristiwa yang di astronomi disebut lunar cataclysm, periode ketika Bulan begitu di-bombardemen sehingga permukaannya penuh impact craters seperti sekarang. Bumi menurut perhitungan punya rasio 13-500 kali untuk di-bombardemen daripada Bulan. Bumi juga punya critical mass yang lebih besar yang dapat menahan air (es sebenarnya) supaya tidak menguap. Bulan, karena gravitasinya lebih kecil, sebagian besar air bekunya menguap ke angkasa raya.

Komet2 ini juga mem-bombardemen planet2 raksasa gas macam Yupiter, Saturnus Uranus, dan Neptunus. Diperkirakan di planet2 ini air beku tadi mengalami semacam inkubasi dan kemudian berubah secara kimiawi menjadi kaya akan gas mulia (helium, neon, argon, krypton, xenon dan radon).

Dengan menggunakan spekstroskopi, para ahli fisika menemukan bahwa semua komet yang dapat diamati mengandung tanda2 air. Di Alam Semesta, air terbentuk ketika isotop hidrogen, deuterium, berikatan dengan ion oksigen, membentuk apa yang kita sebut heavy water. Air berat ini (10 % lebih berat dari air yang sehari2 kita kenal) terlihat dan terasa seperti air normal, tetapi punya titik didih lebih tinggi (101,4 C) dan titik beku lebih tinggi (3,8 C).

Es di dalam komet memerangkap gas2 mulia juga zat2 kimia lain semacam silikat, karbon, dan debu antarplanet. Satu molekul menarik yang terikat kepada komet adalah asam amino. Ini adalah building blocks of biogenic activity.

Komet2 ini berlomba mem-bombardemen Bumi dengan kecepatan 120.000 km per jam bagai peluru Jagat Raya, membom Bumi sekaligus memberikan “chemical gifts” hadiah bahan kimia, berupa air dan unsur2 kehidupan di dalamnya yang dalam semilyar tahun berikutnya setelah Bumi mengalami diferensiasi magmatik hadiah kimiawi ini berubah menjadi lautan dengan tanda-tanda kehidupan mulai muncul di dalamnya.

Dalam pandangan ini, memang komet adalah agen “the miracle of seeding water and biological life on Earth“.

Pertanyaan sisa dan ringkasan

Hmm ternyata pendapat air berasal dari bombardir luar angkasa menyisakan pertanyaan, lah trus yang nahan supaya molekul air tidak kembali menguap ke luar angkasa itu siapa ? Tentunya atmosfer, trus kapan atmosfer itu terbentuk. Bukannya atmosfer ini terbentuk karena ada air. Tetapi manahemat_air_kakaaaa__3_by_daunkecil-d5jmh5a[1] yang lebih dulu antara atmosfer dan timpukan-timpukan meteor.

Pertanyaan yang masih menyisakan ini nanti dalam dongeng yang lain namun cerita singkat sejarah air di bumi dapat diringkas menjadi :

  • Air dibawa oleh sumber lain di angkasa (lewat meteor) , proses ini berlangsung sejak awal pembentukan bumi dan berakhir sekitar 3.8 milyard tahun lalu (billion years ago-bya).
  • Air juga ikut keluar dari dalam bumi melalui letusan volkanis (degassing) tetapi tetap bertahan dipermukaan ketika suhunya lebih dari 100°C.
  • Ketika bumi mendingin hingga dibawah 100°C, air mulai mengembun dan membentuk lautan.
  • Jumlah uap air yang cukup dan ditambah CO2 bertahan di atmosfer dan menahan temperatur bumi sehingga tidak turun hingga titik beku-nya. Pssst tanpa proses Greenhouse effect ini, maka bumi akan beku seperti Mars.
  • memang tanda-tanda adanya air sejak 3.8 milyar tahun yang lalu sering dijumpai, namun diperkirakan jumlah air dibumi tidak bertambah sejak saat itu.
  • Sepanjang waktu geologi, dikenal adanya fluktuasi muka air laut. Namun dalam analisa ini selalu dipakai asumsi bahwa volume airnya tidak berkurang atau bertambah secara signifikan. Hanya wadahnya yang berubah-ubah. Juga adanya perubahan suhu bumi yang menyebabkan jumlah air beku dan air cair berfluktuasi.
  • Sepanjang waktu geologi juga diketahui volume air di lautan berubah, ditunjukkan oleh δ18O (deutrium Oxygen) pada batuan karbonat. Terutamapada jaman glasiasi kala Pleistocene (2 juta tahun lalu)
  • Pada jaman es terakhir kira-kira 18 000 tahun lalu, sejumlah 42,000,000 km3air laut terperangkap sebagai es di kutub, kira2 3% volume total lautan. Dan ini menyebabkan muka air laut turun hingga 120 meter dibanding saat ini.
  • Glasiasi di benua merupakan gangguan utama dalam siklus hidrologi, seolah-olah telah kehilangan air dalam kondisi stagnan.
  • Bebrapa contoh gangguan siklushidrologi akibat perubahan iklim global ini antara lain :
    • Menurunnya penguapan
    • Berkurangnya kandungan uap dalam atmosfer.
    • Mengurangii presipitasi

Air itu datangnya sangat unik, perilakunya juga unik, jadi hematlah air !!

 

47 Tanggapan

  1. بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ
    ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB.,. BANGGAMU ITU AKAN MENGHAPUS AMALMU 70 TAHUN !!!
    KUAWALI TULISAN INI DENGAN KATA “HIDUP SEKALI HARUS BERARTI”, KARENA KETIKA SEKALI SUKSES DI DUNIA MAKA SELAMA-LAMANYA AKAN BAHAGIA DI AKHERAT KELAK. KITA TAHU DUNIA ADALAH LADANG TEMPAT UNTUK MENANAM, APABILA KITA MENANAM KEBAIKAN MAKA DI AKHERAT KEBAIKAN PULALAH YANG KITA PETIK, DAN APABILA APABILA KITA MENANAM KEBURUKAN MAKA DI AKHERAT KEBURUKANLAH YANG KITA DAPAT. PASTI SEMUA TIDAK INGIN HIDUP YANG HANYA SEKALI INI TIDAK BERARTI, KITA INGIN SURGA? MAKA TANAMANLAH BIBIT-BIBIT SURGA DI DUNIA JANGAN BERHANDAI-HANDAI KITA AKAN MASUK SURGA, JIKALAU BIBIT-BIBIT SURGA TIDAK KITA TANAM DI DUNIA INGAT… !!!

    DI SURGA TIDAK ADA ORANG SOMBONG,
    DI SURGA TIDAK ADA ORANG HASUD,
    DI SURGA TIDAK ADA ORANG BANGGA,
    DI SURGA TIDAK ADA ORANG YANG SALING FITNAH MENFITNAH,
    DI SURGA TIDAK ADA IRI HATI MAUPUN DENGKI, DAN
    DI SURGA TIDAK ADA MERASA AKU PALING BAIK,
    BERBEDA DI NERAKA, KEBALIKAN DARI SURGA, MERASA SOMBONG, BANYAK HASUD, MERASA BANGGA SALING FITNAH MENFITNAH,SALING IRI HATI MAUPUN DENGKI, DAN SALING MERASA AKU PALING BAIK! MAKA JANGAN BERHANDAI-HANDAI MATI LALU MASUK SURGA,TIDAK! MARI SEJENAK KITA MERENUNG, BIBIT-BIBIT MANAKAH YANG KITA TANAM SEKARANG? SUDAHKAH BIBIT-BIBIT SURGA ITU KITA TANAM DIDALAM HATI KITA? ATAU MALAH SEBALIKNYA BIBIT-BIBIT NERAKALAH YANG KITA TANAM DIDALAM HATI KITA?

    RASULULLAHPUN PERNAH BERSABDA: “TIDAK AKAN MASUK SORGA ORANG YANG DALAM LUBUK HATINYA ADA RASA SOMBONG, SEKALIPUN HANYA SEKECIL DZARRAH/ ATOM” ADA SEBUAH KISAH HIKMAH YANG BISA KITA AMBIL SUATU SAAT ADA ULAMA BESAR YANG TERKENAL AHLI MUKASYAFAH (TAHU ISI HATI ORANG LAIN), SAAT ITU ADA BEBERAPA ULAMA BERTAMU KEPADA ULAMA BESAR ITU. SATU DEMI SATU ULAMA YANG BERTAMU ITU DI PERSILAHKAN MASUK, AKAN TETAPI ADA ULAMA SATU YANG DIBIARKAN BEGITU SAJA TIDAK BOLEH MASUK KEDALAM RUMAHNYA, AKHIRNYA SETELAH SEMUA ULAMA PULANG TIBALAH ULAMA ITUPUN DIPANGGIL, DAN SETELAH DUDUK BERHADAPAN ULAMA AHLI MUKASYAFAH ITU, SI ULAMA AHLI MUKASYAFAH ITU TIDAK MENOLEH DAN MENGHIRAUKAN SAMA SEKALI. ULAMA YANG BERTAMU ITU HANYA BISA DIAM SERIBU BAHASA, TANPA BERANI BERBICARA, AKHIRNYA ULAMA ITU SEDIKIT MEMBERANIKAN DIRI UNTUK BERBICARA KEPADA ULAMA AHLI MUKASYAFAH ITU.

    “WAHAI SYEIHK, MENGAPA SEKIAN LAMA ENGKAU DIAM, TIDAK MENGHIRAUKANKU? APAKAH AKU INI ORANG JAHAT? APAKAH PERBUATANKU JELEK? ATAU AMAL-AMALKU BUSUK? ATAUKAH ENGKAU TAKABUR MERASA LEBIH MULIA, LEBIH TERHORMAT DAN LEBIH BAIK DARIPADA AKU?” TANYA ULAMA YANG BERTAMU ITU AKHIRNYA ULAMA AHLI MUKASYAFAH ITU ITU BERKATA “BUKAN BEGITU WAHAI KYAI, AKU DIAM MEMBIARKANMU BUKAN KARENA AKU SOMBONG MERASA LEBIH BAIK, TAKABUR MERASA LEBIH MULIA DARIPADA KAMU, AKAN TETAPI AKU TIDAK MENGHIRAUKAN ENGKAU KARENA AKU KASIHAN KEPADAMU, AKU DIBERITAHU ALLAH DENGAN KEADAANMU SESUNGGUHNYA, MAKANYA AKU INGIN BERBICARA 4 MATA DENGANMU!” “MAKSDUNYA SYEIHK?” TANYA HERAN ULAMA YANG BERTAMU ITU “KITA SAMA-SAMA TAHU BAHWA DUNIA INI ADALAH TEMPAT MENANAM DAN KELAK HASILNYA AKAN DIPETIK SETELAH KITA MENINGGALKAN DUNIA KELAK” LANJUT ULAMA AHLI MUKASYAFAH ITU “AKU TAHU DIRIMU ITU ADALAH ORANG ULAMA, PUNYA SANTRI RIBUAN, KAMU SUDAH TERKENAL SEANTERO NEGERI INI, ORASI-ORASIMU ITU BISA MENIMBULKAN SEMANGAT BERJUANG BAGI SIAPA SAJA YANG MENDENGANR, DAN AKU JUGA TAHU BAHWA KAMU ADALAH AHLI IBADAH, PUASA SUNNAHMU TIDAK PERNAH LEPAS, SHOLAT MALAMMU SELALU TERJAGA, KEPADA FAKIR MISKIN ENGKAU JUGA SANGAT PERHATIAN” JAWAB ULAMA AHLI MUKASYAFAH ITU.

    “LANTAS APA KESALAHANKU WAHAI SYEIHK?” TANYA HERAN ULAMA ITU “TAPI SAYANG TAMANMU ITU GERSANG, LADANGMU ITU TANDUS, AKBITNYA TANAMAN YANG ENGKAU TANAM TIDAK AKAN PANEN DI AKHERAT KELAK” TERKAGETLAH ULAMA ITU “MENGAPA SEPERTI ITU SYEIHK?” “IYA, SEBAB YANG ENGKAU TANAM DI DUNIA ITU ADALAH TANAH GERSANG, TANAH YANG TANDUS, BUKAN TANAH YANG SUBUR, SEHINGGA TANAMAN YANG KAU ENGKAU TANAM ITU SIA-SIA TIDAK TIDAK BERBUAH APAPUN” “LANTAS YANG DIMAKSUD TANAH YANG TANDUS ITU APA WAHAI SYEIHK?” TANYA ULAMA ITU “KAU TAHU BAHWA HATIMU ADALAH LADANG, LADANG UNTUK MENANAM BIBIT KEBAIKAN, TAPI SAYANG KETIKA KAMU MENANAM BIBIT KEBAIKAN ITU, PADA SAAT KAU MENANAM ITU HATIMU JAHAT, SUKA MENGGUNJING ORANG LAIN, SUKA MERENDAHKAN ORANG LAIN, SUKA MEREMEHKAN ORANG LAIN, DAN SUKA MENFITNAH ORANG LAIN, DAN SUKA MENGADU DOMBA ORANG LAIN, MAKA PADA SAAT ITU BIBIT-BIBIT KEBAIKANMU TIDAK TUMBUH, BIBIT-BIBIT SURGAMU ITU MATI KARENA SAAT ITULAH AKAN TERHAPUS AMAL-AMALMU” LANJUT ULAMA AHLI MUKASYAFAH ITU “DAN TANAMAN YANG BERSAMAAN YANG ENGKAU TANAMAN ITU ADA PENYAKIT UJUBNYA” “DIMANA UJUB ITU WAHAI SYEIHK?” “KETIKA KAMU MENJADI KYAI BANGGA, KAMU MENJADI ORANG BAIK BANGGA, KAMU DIHORMATI BANYAK ORANG BANGGA, MAKA BANGGAMU ITULAH YANG MENGHAPUS SEMUA AMALMU YANG KAU TANAM SAAT ITU JUGA”

    INGAT RASULULLAH PERNAH BERSABDA “BANGGAMU ITU AKAN MENGHAPUS AMALMU 70 TAHUN!” (HR. DAILAMI) SETELAH MENDAPAT TEGURAN KERAS, MENANGISLAH ULAMA ITU SEJADI-JADINYA, SAMBIL BERKATA “TERNYATA AKULAH ORANG YANG PALING HINA, TERNYATA AKULAH ORANG YANG PALING RENDAH DAN BERLUMURAN DOSA, AKUPUN TAK PANTAS MASUK DALAM SURGAMU, APALAGI BERTEMU DENGANMU” “YAA ALLAH AMPUNILAH DOSA-DOSA HAMBAMU YANG LEMAH DAN HINA INI, BIARPUN AKU MASUK NERAKA, JANGAN KAU LEPAS KASIH SAYANGMU UNTUKKU”

    “ALLAH BERI APA YG KITA BUTUHKAN, BUKAN YG KITA INGINKAN”

  2. Aku pernah membaca di buku Why, kalau laut berasal, dr bumi yang panas kemudian memuntahkan lava, seperti gunung meletus, dan itu terjadi beratus ratus tahun, kemudian karena letusan itu, turun hujan asam, itu juga beratus ratus tahun, dan hingga terbentuk lautan,

    Itu benar ato tidak ?

  3. Bukankah planet Bumi paling banyak mengandung air ?

  4. menurut anda, kandungan air di bumi bertambah atau berkurang .?
    jelaskan !

  5. luar biasa informasi nya

  6. adanya air di masa depan tergantung perilaku kita hari ini. mmm…

  7. tolong beri tahu saya tentang sumber hidrogen ya
    terimakasih

  8. mas hubungannya hidrogen sama oksigen itu gimana mas?
    ko bisa terbentuk air?

  9. hehehe………….

  10. […] toffaidea Darimana asalnya air dan lautan ? “Darimana asalnya air ?” “hmmm dari langit turun lewat air hujan […]

  11. benar ya manusia kan hanya bisa mengira-ngira,dan membuat teori ,itusih menunjukkan bahwa betapa maha luasnya dan maha agungnya ALLAH

  12. wah itukan hanya teoristis yang di katakan oleh orang-orang yang mendewa-dewakan akal mereka……………………………..tanpa ada bukti-buktttti yang jelas,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,klo menurut akusih sebenarnya kita tidak akan mampu menyelidiki segala sesuatu yang diciptakan Allah secara benar, karena manusia tak akan mampu untuk melakukan itu……….dan semua itu wallahuaklam

  13. wah, menarik sekali diskusi renrang asal muasal air. saya sekedar memberi masukan aja. kemarin tayangan tv, rasanya discovery, atau channel satu lagi national geography (di indovision 18 atau 19. ini bukan promosi lho.) banyak menceritakan mengenai air dari meteorit. saya awam di bidang tersebut, padahal agak jarang juga sih nonton tv. melihat yang ini, menarik sekali. memang para pakar di bidang ini mempunyai setumpuk bukti dan teori yang menabjubkan. sekian milyar tahun usia bumi kita dijelaskan kapan mulai adanya air. ga bisa saya bayangkan, berapa banyak tuh meteorit yang jatuh ke bumi, sehingga mampu membuat ocean. saya belum sempat membaca komentar yang lain di sini, keliatannya terdapat pandangan atau teori yang lain juga. menarik, tanpa bukti tanpa teori, terutama di ilmu alam. sekian sekedar kesan saya.

  14. Hari ini sepulang sekolah tepatnya sebelum saya ke net untuk mengetik comment ini.. Pada bidang studi geografi ada diskusi tentang Dari Mana Asal Usul Air.. Setelah membaca artikel ini saya jadi tau dari mana asal usul air itu.. terima kasih ya.. en… maaf kalau agak jauh dari topik..
    adakah yg tau apa itu solar wind? tolong details na tq ya di tunggu

  15. Duh……………ternyata sudah dari jaman dulu bumi ini import air dari ruar angkasa. Mkanya hayus dihemat pak. nanti kalo CO2 nya tlalu banyak tlus nguap semua, kita jadi bolu kukus dung…. siapa tau semilyar taun lagi kaya gitu. Tapi filsafat ilegal bilang semakin dewasa orang semakin cepat bisa membuat perubahan, so………perubahan yang baik aja ya..semua perlu dikendalikan dan……kita harus bisa memilih ilmu apa yang harus teyus dikembangkan untuk keseimbangan alam, jangan untung sesaat doang

  16. setelah membaca dongen nya pak de, semakin yakin dan jelas tentang keberadaan Allah, karena dialah keberadaan semuanya

  17. he he he jadi mumeth mikirin air, komentar mas agus boleh juga, mungkin juga air itu berasal dari komponen pembentuk bumi itu sendiri, mungkin ketika bumi masih berbentuk gas,diantaranya ada gas H2 dan O2 lalu ketika bumi mendingin keduanya bereaksi dengan mekanisme yang entah kita tak tahu lalu kun fayakun menjadi air …… he he he …

  18. pad Dhe …
    ini saya baru baca artikel ..
    gimana kommen nya pak Rovic… n kaitannya dengan pertanyaaan2 saya dulu ….

    thank a lot …

    Deep-sea drilling yields clues to mega-earthquakes
    http://www.physorg.com/news116698445.html


    If we want to understand the physics of how the faults really work, we have to go to those faults in the ocean,” he explains. “But earthquakes don’t happen at the surface; they happen literally miles down beneath the surface along these active faults.”
    With the deep-drilling capabilities afforded by the Chikyu – which means “Earth” in Japanese – the team will be able to reach the seismogenic zones for the first time.

    “No one’s been able to make observations inside an active fault like this,” Tobin says. “The drilling is unique because it allows us access to where the faults actually are, where the earthquakes actually happen.”

    On this inaugural expedition, the crew successfully drilled four boreholes – each thousands of feet deep – into the ocean floor near the fault zone.

    ..
    ..

  19. Pak Dhe,
    tentang kita terbuat dari zat yg sama dengan matahari/bintang2 yg lain, menarik juga nih. Memang kalo kita perhatikan unsur2 yg membentuk tubuh kita, kita akan menemukan unsur2 yg sama dg benda2 (mati) lainnya. Jadi, apa bedanya kita dengan materi yg lain?
    Atau sebaliknya apa bedanya materi yg lain dg kita? Termasuk air, dalam wujudnya yg berupa kristal-kristal.
    Bahwa ternyata kristal tsb mampu memberikan respon terhadap perkataan positif dan negatif yg diberikan kepadanya, demikian juga terhadap musik. Ada penelitian ilmiahnya lho, salah satunya ilmuwan Jepun , Masaru Emoto: the true power of water.

    Bahkan sampai dengan tingkatan Quark, apa bedanya kita dg materi yg lain?

    Suwun
    Mohon pencerahan

  20. Mas Nur,
    memang kalau dilihat dari unsurnya air itu hanyalah Hidrogen dan oksigen. Keberadaanya di alam semesta sebagai molekul air ini yang “mungkin” memerlukan kondisi khusus. Kalau tidak dia akan terurai dengan sendirinya menjadi dua gas H2 dan Oksigen.
    Ikatan atom H-O-H inipun tidak seperti ikatan atom yang lain. keunikan ini juga menghasilkan bentuk-bentuk kristal air yang bermacam macam. Sampai-sampai ada yang memberi doa pada kristal. Mnurutku ya lutju aja. Berdoa itu semestinya seseorang (siapa) bukan buat sesuatu.

    http://tempe.wordpress.com/2007/05/26/berdoa-buat-apa-atau-buat-siapa/

  21. Air adalah sebagai salah satu bahan dasar untuk menunjang kehidupan di Bumi. Molekul air terdiri dari unsur-unsur Hidrogen dan Oksigen. Kedua unsur ini merupakan unsur yang banyak tersebar di jagat raya ini, termasuk juga yang ada di Planet Bumi yang kita diami ini. Jadi secara ndableq, yang saya orang awam ini, bisa mengatakan bahwa air ya bisa saja berasal dari sekitar bumi ini (atmosfer), Bagaimana menurut Pak Dhe Rovicky mengenai komentar saya ini..?

  22. waduuh, makasih banget buat informasinya nih. Jadi tau kan sekarang🙂

  23. preon???? weleh ternyata asalnya ndak jauh-jauh ya?? pantesan saja global warming sulit dibendung, lha wong masing-masing partikel masih menggunakan PREON je… he he he🙂

  24. Proton dan neutran termasuk baryon, partikel besar (hadron) dengan tiga kuark. Kuark sendiri belum diketahui asal usulnya. Ada yang berpendapat mereka memiliki bagian-bagian lagi (preon), atau bagi penganut string theory, ya dari benang-benang multidimensi dalam masing-masing partikel.😛

  25. wah kalo ditelusur terus menerus ya susah…
    air dari hidrogen dan oksigen yang ada di alam semesta…
    terus darimana datangnya hidrogen dan oksigen?
    hidrogen dari penggabungan protron dan elektron…
    darimana datangnya protron, elektron dan netron…
    ………………………….
    ………………….
    ……………
    ………..
    Kalo protron datanngnya dari malesa, yang lain mbuh ra weruh…. :p

  26. mau tau, dari mana saja asal uang yang bisa masuk ke kantong anda? silahkan main ke blog kami…

  27. Darimana atau bagaimana terbentuknya air di alam semesta sebelum dibawa meteor ke Bumi…. jawabannya akan lebih spekulatif lagi…he..he..

    Air di alam bebas (di wilayah nonterrestrial/stellar), merupakan hasil penggabungan hidrogen (yang menyusun nyaris seluruh alam semesta) dan oksigen (yang merupakan unsur ketiga paling banyak adanya, berasal dari proses pembakaran karbon dalam bintang besar). Ketika sebuah bintang meledak dalam supernova (khusus bintang besar saja, hehe), oksigen dan hidrogen akan bertemu, dan akibatnya bertebaran di alam bebas. Dalam proses pembentukan tata surya, oksigen ini kembali berkumpul.

    Apakah kalau begitu global warming itu merupakan proses alamiah ? baagaimana pengaruh ulah manusia dalam menyebabkan global warming ?
    Seberapa besar perannya. Apakah kalau manusia sudah mampu mengurangi Carbon Emission maka global warming akan terhindarkan ?

    “Global Warming” yang populer sekarang adalah versi yang disebabkan manusia. Ternyata kebetulan sekali, saya sendiri baru menulis tentang Global Warming di blog saya.🙂

  28. komentar dari kawan mailist
    —-
    “Bung RDP,

    Aku coba posting tulisan di blogmu soal asal-usul air di milis ex-smaku dulu, tanggapannya sungguh mengejutkan…aku nggak kira.

    Penanggap 1: “Allahu Akbar..”

    Penanggap 2: “Asal mula air adalah dari Allah SWT semata. Allah tinggal bilang kun fayakun…”

    Penanggap 3: “Penulisnya pasti dari kalangan Islam liberal …”

    Wah, wah, piye iki?

  29. menarik juga penjelasan dari Pakdhe Rovick, sepertinya saya baru tersadar dengan salah satu ayat Alquran yaitu Al Mu’minuun:18,

    “Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.”

    Kalo ditelaah lebih jauh, sebenarnya Allah SWT telah memberitahu manusia darimana air di bumi berasal, diturunkan dalam jumlah yang tertentu, dan jumlahnya di bumi tetap adanya.

  30. Steax
    Apakah kalau begitu global warming itu merupakan proses alamiah ? baagaimana pengaruh ulah manusia dalam menyebabkan global warming ?
    Seberapa besar perannya. Apakah kalau manusia sudah mampu mengurangi Carbon Emission maka global warming akan terhindarkan ?

  31. Darimana atau bagaimana terbentuknya air di alam semesta sebelum dibawa meteor ke Bumi…. jawabannya akan lebih spekulatif lagi…he..he..

  32. saia jadi bingung,
    kenapa jaman es 18ribu tahun lalu,
    berakhir y?
    apa 18 ribu tahun lalu pernah terjadi pemanasan global yang cukup parah?

    Karena memang secara siklus, suhu bumi akan naik-turun secara periodik. Pemanasan global juga terjadi secara alamiah, tidak harus karena emisi atau semacamnya. Penyebab tepatnya masih belum jelas, ada yang memberikan alasan kosmologis (biasanya karena pergerakan tata surya dalam galaksi), atau ada juga yang melontarkan teori gaia, yang mengibaratkan bumi seperti sebuah makhluk hidup.

    Lagipula, secara alamiah, bila suhu bumi menurun, maka secara automatis, sistem akan kembali menaikkan suhu tersebut. Dalam kondisi dingin, lebih banyak air membeku, dan lebih banyak permukaan bumi ditutupi es. Akibatnya, jumlah air dalam bentuk uap berkurang, sehingga awan lebih sedikit. Sinar matahari mengenai lautan, dan perlahan air laut akan mulai bertambah panas, dan prosesnya membalik. Setahu saya begitu…

  33. saia jadi bingung,
    kenapa jaman es 18ribu tahun lalu,
    berakhir y?
    apa 18 ribu tahun lalu pernah terjadi pemanasan global yang cukup parah?

  34. Terima kasih Pak De,
    BBC/Nature membuat vcd ilmu pengetahuan populer untuk remaja dan dewasa. Salah satu yang membahas air berjudul “EartRade”. Menurut saya bagus juga Pak De. Tulisan Pak De ini menambah lengkap ceritera tentang (asal-usul) air. Apakah Pak De punya gudang tulisan tentang aneka kebudayaan yang unik terhadap air hujan, tentu saja selain budaya pertanian, agama, kepercayaan, dukun, klenik.
    Terima kasih Pak De

  35. Sorry baru tahu cara nulisnya
    mestinya δ18O (deutrium Oxygen)

  36. Maaf sekali, saya bukan bermaksud menyinggung penulis, tapi sebagai seseorang yang sudah banyak berkecimpung di dunia kosmologi, ada beberapa hal yang perlu saya komentari…

    Bumi juga punya critical mass yang lebih besar yang dapat menahan air (es sebenarnya) supaya tidak menguap. Bulan, karena gravitasinya lebih kecil, sebagian besar air bekunya menguap ke angkasa raya.

    Critical Mass itu tudak ada kaitannya dengan menahan air di permukaan bumi, mungkin yang anda maksud di situ adalh massa secara keseluruhan. Critical mass hubungannya ke fisi nuklir, jadi kecuali mau ledekkan bumi…😛

    Carl Sagan (alm), astronom terkenal yang pernah menulis buku2 dengan bahasa puitis tentang Jagat Raya dan Bumi, pernah menulis “we are made of star-stuff”. Begitulah, sebab menurut astronomi memang Bumi kita terbentuk dari puing2 kosmik sisa ledakan bintang.

    Bukan kritikan, tapi bahwa memang semua sesuatu di alam semesta (kecuali dark matter dan dark energy) asal muasalnya ya dari zat yang sama – dan zat itu sebagian besar saat ini ada dalam bintang-bintang. Jadi kita semua terbuat dari zat yang sama dengan matahari.🙂

    @Hassadyma: Mencoba menjawab ya…

    glasiasi itu semacam siklus atau gimana…??

    lalu setelah terjadi pemanasan global dan lain sebagainya yang membuat bumi ini makin panas,, apakah glasiasi berarti tidak akan pernah lagi terulang..?

    Glasiasi bisa berbentuk siklus, bila konsep bahwa bumi akan berfluktuasi iklimnya tiap beberapa waktu sekali diterima. Pemanasan global itu sendiri, kita belum bisa menentukan akibatnya (bisa saja menjadi zaman es lagi).

    Tapi memang benar, sejauh ini banyak glacier yang meleleh, bahkan hilang.

    @prasso: Saya belum pernah mendengar zat yang dimulai dengan “del”.

    Semoga membantu…🙂

  37. pak de…
    mengikuti teori tersebut … para ahli astrobiologi, astropaleontologi, .. dengan analogi yang sama … dan bahan-bahan bukti dari mars yang ditemukan hingga sekarang… para ahli NASA semakin maju lagi (semakin berani hehe) mengeluarkan berspekulasi atau pendapat hehe, atau konsep/teori baru mengenai kemungkinan bahwa di planet Mars ada air …. istilah nya mereka beri nama dengan ‘liquid water’ …… and berarti ada life ada kehidupan ….
    ..
    look as I read below …
    (1)
    ….As Seth Shostak, the senior astronomer at the SETI Institute, pointed out in the New York Times Tierney Lab blog about the recent discovery of Gliese 581c, these latest discoveries “are a strong hint that a great number of these could be carpeted in the dirty chemistry we call life. Earth may be unique, but it might not be miraculous.” ……
    http://www.dailygalaxy.com/my_weblog/2007/05/236_the_search_.html#more

    (2)
    Mars Exploration: Secrets of the Soil

    Is there life on Mars today? This question has been fiercely debated by scientists for the past thirty years.

    http://www.dailygalaxy.com/my_weblog/2007/08/secrets-of-the-.html#more

    ah saya menjadi kok merasa .. bhw ilmuwan-ilmuwan or pakar geolog, biolog, paleontolog … n lainnya di indonesia semakin tertinggal saja ilmunya yaa pak de hehe … artinya mbok yoo harusnya ikut do advance research … so bisa berspekulasi sisan … eh menciptakan teori baru sisan koyo ilmuwan sono itu …. ngono lo pak de…jan tenan…
    —–
    eh ngomong2 pak de …. saya masih tunggu lo komentar pak de … dari spekulasi ttg plate bumi kita itu loo yang kemarin saya tanya… ayo pak de dicari sumbernya deh n dibuat headline topikknya pak de…. sukur2 pak de dapat menciptakan model matematis awal ramalan gempa nya heheh …
    trim …

  38. sepertinya air lebih dulu datang daripada nabi adam lho… karena kehidupan sudah ada di bumi sebelum adam manusia pertama datang.

    mahasuci Allah yang menciptakan segala sesuatu yang hidup dari air.

    QS 24:45, 27:60, 25:54, 21:30,
    Genesis 1:1-2

  39. ada gak pendapat klo air turun bersama turunnya nabi adam??😀

  40. Makasih banyak Pak.

  41. Suwun PAkdhe

  42. Sepanjang waktu geologi juga diketahui volume air di lautan berubah, ditunjukkan oleh del-18O pada batuan karbonat. Terutamapada jaman glasiasi kala Pleistocene (2 juta tahun lalu>

    Del-180 pada batuan karbonat itu apa Pak Dhe?

  43. ada air hujan, ada air sumur
    ada air susu
    itu buat mimik mimik mimik ….

    *joshua mode on*

  44. pakdhe…

    “Pada jaman es terakhir kira-kira 18 000 tahun lalu…”

    glasiasi itu semacam siklus atau gimana…??

    lalu setelah terjadi pemanasan global dan lain sebagainya yang membuat bumi ini makin panas,, apakah glasiasi berarti tidak akan pernah lagi terulang..?

  45. Terima kasih untuk ini pak :

    Air itu datangnya sangat unik, perilakunya juga unik, jadi hematlah air

  46. semoga manusia semakin percaya, bahwa tidak ada sesuatu yang “ujug-ujug” terjadi di dunia ini🙂

  47. Matur nuwun yo Mbah informasinya. Ini yang aku tunggu-tunggu dari dulu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: