Buku Putih MenKLH, Penanganan Semburan Lumpur Panas di Sidoardjo


whitebook1.gifSangat berat apa yang menjadi tanggung jawab menteri KLH dalam menangani kasus lumpur panas Sidoarjo ini. jelas semua juga tahu beliaulah yang menjadi garda depan penjaga lingkungan. Kalau bukan beliau ya siapa lagi. Sebuah buku putih diterbitkan oleh KLH yang bisa didonlod di website KLH.

Semoga dengan buku ini menjelaskan posisi KLH dalam kasus ini. Saya acungi jempol atas adanya buku putih ini semoga kita bisa mengerti apa yang menjadi latar belakang, konsen serta pemikiran di KLH tentang Lumpur Panas Sidoarjo ini.

Serius nih Pakdhe acungi jempol ke KLH.
boleh kan mengacungi jempol, wong jempol-jempolku dewe kok 😀

Latar Belakang
bukuputih-klh

Bencana semburan lumpur panas di Porong-Sidoarjo ini merupakan bencana yang diakibatkan oleh kegiatan industri, dalam hal ini PT. Lapindo Brantas, yang sejak awal bencana ini telah berupaya menunjukkan tanggung jawabnya dalam menanggulangi dampak secara langsung. Mengingat besarnya dampak semburan lumpur panas tersebut terhadap kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sidorajo dan di Jawa Timur pada umumnya, Pemerintah menaruh perhatian yang besar dalam penanganan dampak semburan lumpur panas ini. Dalam beberapa kesempatan, Presiden Susilo B. Yudhoyono memberi arahan agar penanggulangan dampak semburan lumpur panas di Sidoardjo ini diupayakan sepenuh tenaga dengan memberikan
prioritas pada:

  • Pencegahan jatuhnya korban jiwa dan perlindungan keselamatan penduduk di lokasi kejadian semburan lumpur panas tersebut,
  • Upaya memberikan alternatif sumber penghidupan bagi masyarakat yang terkena dampak langsung dan melindungi kehidupan masyarakat yang tergantung pada kelestarian ekosistem Sungai dan Pesisir Laut di kabupaten Sidoardjo dan sekitarnya.

–> selanjutnya silahkan diunduh diwebsite KLH disini

Sebagai catatan disini masih tertulis draft 2 (edisi oktober 2006), ada kemungkinan akan diupdate !

12 Tanggapan

  1. konspirasi ajhat kasus lapindo ini harus dituntaskandan ditutup semburan lapindo

  2. yang pasti semua (pemerintah dan lapondo) adalah penjahat lingkungan!!!!
    tolongggg pemerintah jangan tinggal diam… !!

  3. terus terang kami penasaran dgn penyataan bahwa lumpur tidak ada kaitan dgn pengeboran..
    kami pernah diundang khusus oleh tim lapindo utk presentasi.. mrk begitu meykinkan kalau itu karena gempa yogya..
    studia apa ayng bisa kita lakukan utk mencari kebenaran akan hal itu?
    kalau bisa kami bisa dpt info ttg org-org yang bisa membantu melakyukan studi itu.. atau om sendiri?

  4. om kalau kita bikin kajian untk mngetahui apa yang sebenarnya terjadi di porong mngkin tidAK?

    JAwab

    Lah iya mungkin saja, kenapa tidak. Coba saja dilihat satu aspeknya saja. Dipakai sebagai bahan penelitian. Jangan berusaha meneliti “semuanya”. Misalnya aspek apa saja material yang keluar. Atau misalnya dampak sosialnya. Atau faktor pengeboran dsb.”

  5. hello…. help me

    bila temen-temen yang tahu alamat pt. lapindo or bpls, mohon bantuannya dong untuk diemailkan ya klo ada no teleponnya juga ngak masalah temen-temen

    thank ya

  6. Pak Akhmad
    ya di link gambar itu. Klik saja gambarnya atau klik link ini :
    https://rovicky.wordpress.com/files/2006/11/buku_putih_lusi_-_draft_2.pdf

  7. Pak Rovicky,

    Bersyukur saya dapat membaca pikiran2 bapak. Saya dapat banyak pengetahuan dari sini. Memang masalah LUSI ini telah memusingkan banyak pihak. Tapi disisi lain meskipun belum dinyatakan BERSALAH oleh pihak yang berwenang Lapindo sudah banyak melakukan usaha penanggulangan baik menghentikan semburan maupun masalah sosial lainnya, misalnya memberikan dana bantuan hidup, uang kontrak, bantuan upah bagi buruh, relokasi usaha dll. Tentunya hal ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial Lapindo sebagai perusahaan.

    Untuk buku Putih dari KLH, dimana saya bisa mendapakannya ya???

  8. Mas Rovicky…

    Setahu saya yang disebut “penyelamatan”, “pengungsian” dan “evakuasi” itu hanya penduduk yang SUDAH kena lumpur. Tapi banjir mengancam keselamatan mereka yang sekarang kayaknya jauh dari tempat kejadian. Ini yang harus disampaikan ke penduduk oleh mereka yang berwenang (biar lebih cepat sih kalau bisa informal leadernya dulu di warning).

    Soal materiil kayak harga tanah dll apa nggak bisa ditunda ?
    Yang penting surat kepemilikan lengkap. Selama kepemilikan jelas Lapindo Brantas nggak bisa macam-macam (ini bukan satu dua orang lho). Saya yakin LSM dan LBH banyak yang mau bantu. Klaim bisa dilakukan belakangan. But they must move and they must move NOW. Apa gunanya tanah kalau nyawa melayang ?

    Kalau diluar negeri evakuasi itu yang turun tentara. Mereka nggak boleh memaksa warga pindah tapi keselamatan mereka yang memilih tinggal jadi diluar tanggung jawab pemerintah.

    Maaf agak erosi mas…
    Abis gregetan. Gempa atau tsunami itu terjadi tiba-tiba… there’s nothing we can do. Tapi ini… we see it coming. Kalau sampai jatuh korban juga, bener-bener deh…

    Salam

  9. pakdhe, kalopun warga minta harga mahal, toh kalo banjir bandang lumpur tiba, mereka tetep lari juga. Sekarang mereka masih punya harga tawar, tapi kalo sudah banjir tiba, Lapindo yang pegang harga tawar. Bisa ditekan habis-habisan harganya.
    Makanya yang baik itu yang rasional saja. sawang sinawang, agar tumpukan masalah sedikit berkurang..

  10. Kalau melihat apa yg ada di KEPRRES memang yang paling utama menyelamatkan penduduk. Proses evakuasi itu sebenernya sedang dijalankan. Hanya saja tahap-tahapnya tidak bisa sekali gus, juga prosesnya tidak serta merta. Harus ada proses ganti untung dll. Lah kalau harga tanahnya saja sudah segitu, kok rasanya sudah seperti tanah di jakarta saja ya.
    Aku sih bisa ngerti minta mahal karena ada ‘keterpaksaan’ tetapi apa ya segitu, ya. Ah, mereka yang merasakan mungkin lebih tahu.

  11. Pak…

    Upaya pemindahan lumpur dengan mengharapkan lumpur terbawa air sungai itu absurd. Nggak akan jalan karena karkater sendimentasi lumpur. Yang terjadi nanti malah pendangkalan sungai.

    Menurut saya sudah saatnya dipikirkan upaya antisipasi banjir jika terjadi hujan. Saya tidak bisa bayangkan apa yang terjadi kalau tanggul dari pasir itu digerus air hujan.

    Harus segera dipikirkan upaya evakuasi penduduk…

    Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: