Jumlah sumur yg diperlukan mengetest Play


Dont Missed !Tentunya kita tidak dapat selamanya mengejar sebuah kemungkinan adanya jebakan dalam sebuah rangkaian jebakan (play fairway). Ada kalanya kita harus meninggalkan.

As an explorationist we have to know when to pursue the prospects, and when to quit.

Nah tentunya ada perhitungannya.
Berapa jumlah sumur yg diperlukan untuk meyakinkan bahwa kita sudah mengetest sebuah “Play fairway” ? Boleh jadi konseptual Play fairway itu benar (sukses dan discovery) ataupun gagal (failed and dry).
Tentunya tergantung dari “geological risk” dari play itu sendiri. Nah kalau saja risknya POS (Possiblity of Success) suatu Play adalah 20%, maka berapa jumlah sumur yg diperlukan utk meningkatkan keyakinan hingga “Pretty Sure” (70%) atau “Very Sure” (95%) ?

Ada yg tahu ?

Jumlah sumur yang diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya minyak dalam satu "play concept"

answer ?
Pendekatan statistik dapat dilakukan untuk menghitung jumlah sumur yg diperlukan utk “meyakinkan”. Tergantung berapa nilai yakin yang kita inginkan. Saya memberi contoh seandainya kita sebut “pretty sure” sebagai 70% yakin dan “very sure” adalah 90% yakin.
POS adalah Probability of success = 1-Risk

Pendekatan statistik ini akan menunjukkan jumlah sumur lebih banyak yg diperlukan untuk memberikan keyakinan “failed” sebelum angkat kaki dari daerah tersebut.

Mengapa ?
Pendekatan statistik ini tentunya akan jauh berbeda dengan pendekatan deterministik. Misalnya kita langsung drill source rocknya, dan seandainya dijumpai source rock yg tidak matang atau tidak ada sama sekali maka akan dikatakan “very sure” hanya dengan satu sumur saja. Atau kalau tidak ada reservoir sama sekali kita bisa langsung mengubah nilai propability of success (POS). Dimana probabilitas selanjutnya akan menjadikan patokan sumur berikutnya. Itulah sebabnya semua kegiatan eksplorasi migas tidak melulu dilakukan berdasarkan atas pertimbangan probabilitas yang akan mengesankan judi. Dan pada kenyataannya di Indonesia ini secara statistik memiliki nilai kesuksesan eksplorasi diatas 10%, seperti yg ditulis sebelumnya disini.

Dan disinilah peran geologist atau explorationist mengurangi jumlah sumur yg diperlukan seorang gambler. Geologist (explorationist) mengurangi jumlah sumur yg diperlukan sesuai dengan kaidah ilmiah akademis.

hef e nais dey

Note : Saya mendapatkan ilmu ini ketika belajar atau “ngenger” di Shell Brunei.

About these ads

17 Tanggapan

  1. ohya…?

  2. setuju mas…..
    memang semakin banyak tahu semakin banyak parameter yang harus diperhitungkan sehingga mengubah nilai chance of success kita. kalo semakin banyak tahu dan “ketahuan” itu menambah nilai chance of success ya syukur…tapi kalo “ketahuan” itu mengurangi nilai chance of success ya tambah sengsoro hehehehe…..
    misale parameter source kita prediksi sekitar 0.6 (kita ndak begitu yakin sourcenya matang dan rich) dan ternyata setelah dibor nilai itu bertambah karena prediksi kita meleset (sourcenya matang dan cukup untuk charge seluruh basin). jadi otomatis nilai chance of success buat source meningkat (0.9 misalnya). Tapi saya setuju dgn sampeyan mas untuk sumur exploration yang pertama. Mending pake statistic, kalo ndak ya bisa2 ndak dibor prospectnya karena POS nya yang sangat rendah.
    Btw, POS g itu kalo di perusahaan sampeyan dulu definisinya opo mas?
    salam kanggo yusak mas….

  3. Ini semakin lucu lagi.
    Semakin banyak kita tahu sesuatu menjadi bagian dari parameter yg harus diketahui (faktor risiko / risk factor) maka semakin kecil chancenya. Misal kalau ditambahkan risiko keekonomian yang juga 0,5.
    Seolah-olah semakin “banyak tahu” malah semakin mengecil ngga berani.
    Itulah sebabnya banyak yg kemudian tidak menggunakan risk dalam menentukan keputusan. Perusahaan tempat kerjaku dulu, ada yg ga peduli risk. Tapi dia hanya sekedar melihat “apa yg kita tahu”, karena memang pada prinsipnya secara “bodo-bodoan” ada separo bagian yg kita memang ngga tahu.
    Kalau dibuat kuadran ada bagian.
    1. yang kita tahu (what we know) dan faktor X (ini 50-50)
    2. Yang kita tahu chance-nya bisa dihitung bisa saja bilang 20-80, atau 10-90 tergantung yakin tidaknya.
    Nah faktor 1 tadi selalu saja tetap 50-50. Tapi kalau semua dihitung chance semakin kecil lagi.

    Nah akhirnya ya sudah bor saja. Menggunakn historical succes ratio yang 1:10 ini akhirnya lebih enak dipakai ketimbang menggunakan POS utk specific prospect.

    btw, Yusak sekarang disampingku ;)

  4. hehehehe lucu memang mas….kalo memang misalnya kita ndak tahu sama sekali kudune yo
    0.5(source) x 0.5(reservoir) x 0.5(migration) x 0.5(trap/closure) x 0.5(seal) = 0.03 (3%).
    Jadi seharusnya ya kita ngomong chance of getting success (geologically) yo mung 3% hehehehe….
    Nang Hess KL kenal Yusak Setiawan yo mas… (seniorku waktu di Unocal)
    dia baru gabung kemarin dgn Hess KL soko Chevron.
    Btw, aku ganti jenengku dadi asline yo mas (Doddy) dudu dodz maneh hehehehe….

  5. Dodz trims uraiannya cukup menarik.
    Ada satu hal yg “lucu” ketika kita tidak tahu sama sekali sering sekali kita sebut chance-nya 50-50 atau 50% berhasil.
    Looh kenapa kalau tidak tahu sama sekali kok malah semakin tinggi “succes chance” nya ?

  6. Sependek pengetahuan saya, POS geological itu adalah hasil perkalian beberapa petroleum elements and processes. Nah kenapa di kalikan karena mereka itu independent satu sama lain. Tetapi kadang ada company yang memandang trap dan seal itu dependent jadi instead of multiplying 5 elements mereka cuma pake 4 elements dimana element trap/seal ini digabung dan dipakai nilai terkecil. Nah kenapa dipake terkecil karena keduanya dependent jadi pake prinsip weakest link……
    Sebenarnya di tiap-tiap petroleum element dan petroleum process itu punya masing2 sub parameters. Contohnya Parameters Source, dia punya sub parameters seperti richness, volume, dan maturity dan kesemuanya itu dependent. Jadi untuk parameter source kita pilih nilai yang terkecil di dalam sub parameters kemudian baru kita kalikan dgn petroleum elements yang lain.
    Saya juga mau koreksi bahwa sebenarnya beberapa company pake Probability Reserves yang berbeda bukan POS.
    POS disemua company kalo semakin besar artinya semakin kecil risknya. Tapi kalo Probability Reserves bisa berbeda-beda tergantung dari sudut mana kita memandang (statistic atau SPE). Untuk “pure” exploration prospect POS 30% itu cukup menjanjikan. Mohon maaf kalo membingungkan hehehehe….

  7. Bener juga kata si Dodz, di beberapa company, harga POS itu mendekati 0.30 itu sudah sangat menjanjikan khususnya bagi seorang explorasionist…iya ga mas?
    Terus kalo berdasarkan Rose&Associate sepertinya perkalian dari petroleum element yaitulah POS nya…bener Dodz,dadi rodho ra nyambung kiye…hee

  8. aku kok dadi mumet dhewe.
    bukannya hasil perkalian dari semua petroleum elements akan menghasilkan POS geological.
    Jadi POS geological bukan 1 – (hasil perkalian semua petroleum elements).
    bukan begitu mas?
    soalnya semakin tinggi nilai masing2 petroleum elements (source, reservoir,etc) berarti semakin kecil risknya.
    terus mengenai semakin tinggi POS semakin menjanjikan kiranya tidak sepenuhnya benar.
    Tergantung dari sistem POS dari kumpeni masing2.
    UNOCAL misalnya….mereka bilang POS besar semakin menjanjikan
    tetapi SHELL, SANTOS, bilang POS besar semakin tidak menjanjikan

  9. Mas,
    pemahamanku ini betul ga mas, tolong dikoreksi yaa..
    Misal ada 1(satu) lead atau prospect : DINDA
    Berdasarkan risk petroleum systemnnya (yang 5 itu..)
    1. Source rock = 0.8
    2. Migration = 0.7
    3. Reservoir = 0.8
    4. Trap/Closure = 0.8
    5. Seal = 0.6
    Hasil dari total risk berarti perkalian semua risk diatas didapat 0.21, jadi POS (possibility of success) adalah 1 – 0.21 = 0.79
    apa bener pemahaman saya ini mas?jadi sebuah lead atau prospect yang punya nilai POS besar jadi lebih menjanjikan untuk dikembangkan?

  10. #7.
    Yap betul itu kalkulasi POSnya.
    Hanya saja pengalamanku seringkali ada satu point yg memiliki risk seringkali

  11. Mas,
    pemahamanku ini betul ga mas, tolong dikoreksi yaa..
    Misal ada 1(satu) lead atau prospect : DINDA
    Berdasarkan risk petroleum systemnnya (yang 5 itu..)
    1. Source rock = 0.8
    2. Migration = 0.7
    3. Reservoir = 0.8
    4. Trap/Closure = 0.8
    5. Seal = 0.6
    Hasil dari total risk berarti perkalian semua risk diatas didapat 0.21, jadi POS (possibility of success) adalah 1 – 0.21 = 0.79
    apa bener pemahaman saya ini mas?jadi sebuah lead atau prospect yang punya nilai POS besar jadi lebih menjanjikan untuk dikembangkan?

  12. Utk teknik instrumentasi, di upstream (EP) barangkali anda bisa masuk di bagian produksi mulai dari subsurface-surface facilities. Banyak sekali instrumen pengukuran yg memerlukan keahlian anda. Saat ini banyak sekali otomatisasi serta remote controled operations. Misal SCADA, tapi aku bukan ahli hal ini, looh.
    Aku rasa banyak peluang sehubungan dg keahlian yg sesuai pendidikan anda. Namun harus juga diingat bahwa persaingan sangat ketat, karena banyak univ/intitusi pendidikan yg ada.
    Tentunya index prestasi masih tetep diperlukan pada saat entry (melamar masuk kerja).
    Met blajar ya.

    Rdp

  13. YANG DI EKSPLORASI DAN EKSPLOITASI . SEBAGAI CATATAN SAYA SEKARANG KULIAH DI ITS SURABAYA JURUSAN D3 TEKNIK INSTRUMENTASI. MAKASIH KASIH MAS ATAS BIMBINGANNYA.( EH NGOMONG2 TAK PANGGIL MAS ATO PAK YA SOALE AKU BARU KALI INI IKUT NIMBRUNG)TULISAN MAS BAGUS DAH KASIH BANYAK REFERENSI KE AK SKALI LAGI MA KASIH 100X. KEEP WRITING

  14. Smail … perminyakan yg dimana nih ?
    Eksplorasi, eksploitasi, finance atau yg lain ?
    Perminyakan ini saat ini tempat kerja yg paling kompleks. Hapir semua disiplin ilmu ada disitu. Yg penting pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan atau pengalaman.

    rdp

  15. mas tuk kerja diperminyakan ilmu dasar apa yang harus kita kuasai?

  16. POS itu berbanding terbalik dengan Risk. Jadi tergantung faktor2 risiko apa saja yg dijumpai dalam suatu prospek atau play. Kalau yakin reservoirnya ada ya tentunya pos-nya lebih bagus utk reservoirnya.
    Yang perlu diperhatikan adalah bahwa risk ini dihitung sebagai perkalian sehingga akan cenderung angkanya kecil sekali karena mengalikan beebrapa faktor risiko.

  17. Mas Vick, pakabar?

    Nanya yaa..control dari POS itu apa saja?terus dia dikatakan 10%, 50%, 70% atau 90% itu dasar klasifikasinya apa(semacam skala, mungkin)?ada textbook atau paper yang mas recommendate. Thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.157 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: