Note: IPA 2009 Plenary Session – Kontrak karya untuk migas –> Bisa ndak ?
8 Mei 2009 at 12:58 pm | In Diskusiku, Energi | 15 CommentsTags: cost recovery, ipa 209, kontrak karya, migas
IPA 2009 Plenary Session
Ada satu lagi hal menarik dari Plenary Session IPA-2009.
Salah satu peserta menanyakan kemungkinan kembali menggunakan KK dalam industri migas ? Tentusaja sebelumnya masih di”hantui” oleh adanya ‘gendruwo’ yang bernama Cost Recovery. Bukan hanya jumlah dan besar angkanya tetapi juga permasalahan CR saat ini yang sudah tidak hanya masalah tehnis keekonomian atau binis tapi mungkin CR sudah terlalu sering berbau politik.
Jawaban dari 3 panelis cukup menarik. Continue reading Note: IPA 2009 Plenary Session – Kontrak karya untuk migas –> Bisa ndak ?…
Note: IPA 2009 Plenary Session – Cost and Reporting Transparancy
8 Mei 2009 at 12:42 pm | In Diskusiku, Energi | 3 CommentsTags: cost recovery, IPA 2009, migas

IPA 2009 Plenary Session
Ada satu tantangan menarik dari Airlangga -Ketua komisi 7 DPR-RI.
Airlangga menantang pada oil and gas sector (industry) utk “membuka” sistem costing (mungkin termasuk pembukuan) yg ada di o-g industry. Issue ini sering menjadi issue utama dalam beberapa tahun terakhir ini. Salah satunya di DPR dan juga media termasuk mailist. Terutama ketika cost ini masuk ke issue cost recovery, dimana cost ini lebih banyak masul dalam kontrol pengusaha tetapi menjadi complicated dan complex karena pembiayaan ini menjadi “membebani” pemerintah. ktika konsep cost ini masuk cost recovey scheme. .
Intinya problem/issue ini mungkin hanya karena tidak adanya clean, clear and openess reporting. Continue reading Note: IPA 2009 Plenary Session – Cost and Reporting Transparancy…
Si Optimist itu bernama “INDONESIA”
4 April 2009 at 12:01 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, RuPa-RupI | 8 Comments
Mengatakan “si Optimis itu ya si Indonesian” ini sering saya dengar juga, tapi lutjunya bukan dari orang Indonesia, Justru orang lain melihat Indonesia ini optimist. Demikian juga apa yang diungkapkan eSBeYe didepan civitas academica London School of Economic. Penggalan pidato eSBeYe menjelang G20 yang menarik ada dibawah ini :
This is a true story reported in the mass media. During one of the sessions at the latest World Economic Forum in Davos, the panelists noted that all the talk about the global economy was consistently pessimistic. All gloom and doom. And no silver lining.
Then one asked the question: “Isn’t there one optimist in this room at all?”
And another answered: “Yes, if we can find an Indonesian. Is there an Indonesian with us here?”
Optimist itu bukan nekat.
Gempa Manokwari Januari 2009 yang menyisakan teka-teki – Tsunami dan mekanisme gempa
13 Januari 2009 at 9:52 pm | In Bencana Alam, Diskusiku, Dongeng Geologi, gempa, tsunami | 20 CommentsTags: gempa, manokwari, tsunami
Pada gempa di Manokwari tanggal 4 January 2009, ternyata juga memicu adanya tsunami. Walaupun amaran tsunami itu dicabut beberapa jam setelahnya berita gelombang tsunami melanda pantai Jepang. Statsiun pencatatan pasang surut juga telah menerima sinyal yang diperkirakan tsunami berkaitan dengan gempa Manokwari.
Apa yang menyebabkan tsunami inipun dipertanyakan. Para geolog-pun banyak yang mendiskusikannya. Bahkan ada yang menyebutkan gempa doublet, karena ada dua gempa utama yang begetar, dimana yang berikutnya bukan merupakan gempa susulan (bukan aftershock).
Bagaimana mekanismenya apa hubungannya dengan gempa ?
Benarkan sesar Sorong yang bergerak ?
Apakah bukan Subduction yang menggerakkannya ?
Dibawah ini bukan kesimpulan tetapi bagaimana diskusi gempa Manokwari menjadi sangat menarik karena data terus berdatangan dari aftershock, ilmu juga berkembang, serta diskusipun terus berlangsung. Continue reading Gempa Manokwari Januari 2009 yang menyisakan teka-teki – Tsunami dan mekanisme gempa…
Kebijakan Energi Nasional (PP 05/2006) Yang Terasa Jadul – 2
9 Juli 2008 at 12:10 am | In Diskusiku, Dongeng Geologi, Energi | 13 CommentsTags: Energi, KEN, PP 05/2006
Dari tulisan sebelumnya disini dasekarang kita lanjutin dengan Kebijakan Energi Nasional atau yang dikenal dengan KEN 2006 itu sendiri.
Bagaimana dengan KEN 2006 ?
Nah sekarang kita tahu bahwa saat ini kebijakan KEN sudah berjalan selama dua tahun. Mungkin bisa kita lihat perkembangannya. Walaupun saya tahu akan sangat sulit mendapatkan data-data asli dari Indonesia, tetapi kebetulan banyak kawan yang membantu memberikan data-data yg memang bukan data rahasia, tetapi memang tidak mudah mendapatkan akses hasil-hasil penelitian di Indonesia ini.
Atau barangkali memang penelitian dari Indonesia tidak ada ? wupst !! ![]()
Bahkan konon lampiran-lampiran yang ada pada KEN atau sering disebut juga PEN terkesan asal-asalan. Wis ah, kok cuman ngrasani doank.
Tulisan ini didasarkan pada diskusi di IATMI-KL dengan KBRI. Dalam seminar itu akhirnya tercetus pembentukan IBCN (Indonesian Brain Circulation Network) Yaitu wadah untuk menyalurkan pemikiran para expatriate Indonesia di LN untuk memberikan sumbangan pemikirannya.
“Pakdhe denger-denger katanya saat ini akan dibentuk jaringan Indonesian expat, untuk Brain Gain ya ?”
“Lah dongengan ini kan sudah jalan sejak dulu ta, le. Baguslah Kalau Pak SBY sudah mau membantu”
Continue reading Kebijakan Energi Nasional (PP 05/2006) Yang Terasa Jadul – 2…
Kebijakan Energi Nasional (PP 05/2006) Yang Terasa Jadul – 1
7 Juli 2008 at 8:48 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, Energi | 14 CommentsTags: Energi, minyak, KEN, PP 05/2006
Peraturan Pemerintah no 5 tahun 2006 ini memang (relatif) baru saja dibuat. Baru berusia dua tahun. Namun perkembangan energi di dunia ini suangat cepat sehingga Peraturan Pemerintah inipun menjadi perlu dilihat lagi. Benerkah Jadul ?
“Hallah Pakdhe ini looh. Nganggu Pak SBY saja !”
“Thole penyusunan PP ini dikerjakan sudah sejak sebelum SBY menjadi RI-1, namun sayangnya kalau dilihat kajian ilmiah yang mendasarinya kurang greget. Secara saintifik ilmiah kurang mendukung untuk sebuah kebijakan dengan target masa depan yang lebih dari 25 tahun (tahun 2025)”
Latar belakang Continue reading Kebijakan Energi Nasional (PP 05/2006) Yang Terasa Jadul – 1…
Need Support untuk Dongeng Geologi: AAPG Geosciences in the Media Award
5 Juni 2008 at 3:40 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, RuPa-RupI | 31 CommentsTags: AAPG, award, nomination, Support
Herman Darman, Presiden AAPG untuk Asia Pacific, di Belanda, menominasikan weblog ini untuk mendapatkan penghargaan dari AAPG (American Association of Petroleum Geologist).
Geosciences in the Media Award
Bagi pembaca yang ingin memberikan support serta restunya dimohon mengisi formulir yang langsung bisa di VOTE ME – KLIK disini : http://www.aapg.org/business/honors_awards/nominations/media.cfm
Silahkan mengisi formulir support nominasi anda tentang Blog ini. Tidak harus AAPG member untuk menomisikan weblog ini.
“Ingin kontribusi langsung dengan Weblog ini VOTE ME – KLIK …. Hayoo ngisi form nominasi diatas itu doonk !!! Masak Indonesia kagak bisa sih !”
Sebagai informasi Rovicky Dwi Putrohari , AAPG Active member no 616366.
DEADLINE:
June 20
Salam
Continue reading Need Support untuk Dongeng Geologi: AAPG Geosciences in the Media Award…
“Oil trading/transaction” bukan barang baru tapi sangat rumit .. mit
25 Mei 2008 at 8:08 pm | In Diskusiku, Energi, RuPa-RupI | 23 CommentsTags: bbm, jual-beli, minyak, oil trade
Tulisan dibawah ini terpicu oleh tulisan Ardie Massardi di mailist indoenergy bawah ini
2008/5/25 Adhie Massardi < ____ @ yahoo.com>:
> Orang tua dan mahasiswa itu rakyat, bos. Mafia migas datanya sudah dikirim
> ke KPK. Per hari minimal Mafia Migas itu dapat 600 ribu US dollar…!
> Sebagian dibagi ke pusat-pusat kekuasaan. KPK mestinya juga sudah tahu.
> Tinggal berani atau tidak.
Mungkin Adhie Massardi belum tahu bagaimana oil itu diperjual belikan, dan bagaimana rumitnya minyak itu masuk dalam global trading procedures. Sehingaa komentarnya malah menunjukkan ketidak tahuan beliau. Ini yang saya sayangkan, beliau sebagai orang yang pernah duduk manis di “istana” malah mengomentari kartel-kartel dalam oil trading yang secara perdagangan mendapatkan komisinya itu legal.
Jual beli minyak di dunia ini bukan seperti membeli “lombok abang” di Pasar mBeringharjo !
Continue reading “Oil trading/transaction” bukan barang baru tapi sangat rumit .. mit…
Usaha minyak: Untung, tapi kok perlu subsidi ?
14 Mei 2008 at 1:57 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, Energi, bbm | 40 CommentsTags: bbm, bbm naik, minyak, minyak bumi
Tentunya anda sudah membaca tulisan Pak Kwik di Koran internet yang cukup bikin mumeth. Lah iya ta sakjane kita tidak rugi dengan industri perminyakan ini, lah kenapa ada subsidi ?
“hiya Pakdhe, Industri perminyakan kan masih menguntungkan kok malah disubsidi pripun ta ?”
“Itu mestine ya bisa dijelaskan sederhana juga, ta Le”
Ada beberapa pendapat pribadi yang saya coba juga sederhana untuk menanggapi tulisan Pak Kwik. Pendapat pribadi ini yang juga aku post di beberapa mailist lain . Continue reading Usaha minyak: Untung, tapi kok perlu subsidi ?…
Ketika anak lain mainan panjat pohon – 2
7 April 2008 at 10:58 am | In Diskusiku, Dongeng Geologi, Energi, Pendidikan, RuPa-RupI | 4 CommentsTags: Dongeng Geologi, geologi, Pendidikan
Wah ternayata banyak response tulisan sebelumnya Ketika anak lain mainan panjat pohon, dia diajak nyari minyak. Terutama dari mailist yang cukup menarik untuk ditambahkan dalam tulisan sebelumnya. Ternyata aspek pendidikan inilah yang merupakan hal terpenting. Pendidikan itu bukan hanya sekolah, pendidikan itu bisa dirumah, di sekolah, dilingkungan, bahkan juga di jalan raya. Dalam hal ini pendidikan di dalam rumah oleh orang tua.
Salah satu komentar dari dari sahabatku Mas Suhaimi OesmanBany yang sebelumnya pernah bertemu dengan Sang Bapak (Leon HESS) :
Tapi Mas Roficky belon pernah ketemu sama yang bikin Hess nya kan…? Leon Hess (alm). Nah aku dah pernah ketemu. Kalau John Hess kan Cuma pewaris saza, jadi kagak heran jadi orang kaya. Noh lihat bapaknya, itu kan dari jual minyak pikul pake truck tua keliling kampung sampe segeda sekarang ini. Nah semangat itu kalau mo ditiru…..bukan yang tiba2 pake dasi….(he..he..)
Berikan dia mimpi ! Continue reading Ketika anak lain mainan panjat pohon – 2…
Pergeseran peran NOC (National Oil Corporation) dalam kancah global energi
9 Maret 2008 at 9:01 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, Energi | 18 Comments
Ketika menulis (terlalu) banyaknya politik yang “bermain” di Pertamina, langsung banyak yang ngirim email, “Aah, apa iya atau hanya sekedar issue menjelang pemilu 2009“. Wah pemilu masih tahun depan, kan ? Bukan, … aku bukan menghubungkan dengan pemilu tetapi aku hanya ingin mengungkapkan bagaimana strategisnya NOC (National Oil Corporation) dalam sebuah negara saat ini.
Sekali lagi hanya mengingatkan bahwa jumlah cadangan migas di dunia saat ini berjumlah 1,119.615 (World Oil) hingga 1,292.936 (Oil and Gas Journal). Dari jumlah itu lebih dari 77% dikuasai oleh NOC. Dan produksinya saat ini lebih 50% diproduksi oleh NOC. Artinya secara relatif, IOC (International Oil Corporation) lebih banyak memproduksi minyaknya ketimbang NOC yang cenderung “menahan” atau menyimpan untuk persiapan di masa sulit mendatang.
“Kalau gitu apa artinya ya, Pakdhe ?”
“Banyak yang bisa disimak, Thole. Mungkin NOC lebih berpikir ‘menyimpan’ untuk masa depan, mungkin juga NOC kurang cerdas dalam memproduksi, atau IOC hanya berpikir sepanjang masa kontrak saja, sehingga cenderung menyedotnya cepat-cepat”
Bagaimana kalau NOC vs IOC dihadapkan head to head ?
Continue reading Pergeseran peran NOC (National Oil Corporation) dalam kancah global energi…
Geologist mulai berdiskusi soal LuSi : “Menyumbat uap semburan”
4 Maret 2008 at 12:54 pm | In Bencana Alam, Diskusiku, Dongeng Geologi, Semburan Lumpur, geothermal | 5 CommentsSaat ini ahli-ahli geologi sudah tidak banyak yang berseteru soal bagaimana terjadi, tetapi sudah mulai berseru tentang bagaimana mengatasi. Ini perkembangan bagus kiprah ahli geologi secara professional sudah tidak mudah direcokin oleh kepentingan ekonomi, hukum, dan politik.
Salah satu sahabat saya berdiskusi di IAGI-net menuliskan tulisan yang sudah mulai melihat berbagai kemungkinan penjelasan kejadian langka ini. Mas Wikan ini sudah berpengalaman banyak di dunia perminyakan termasuk diantaranya injeksi uap, (tahu donk siapa yang melakukan injeksi uap di Indonesia). Semburan Lusi juga pernah di’bumbui’ dengan ledakan uap. Tentunya pandangan beliau cukup bagus menambah wacana perilaku uap dari dalam bumi. Continue reading Geologist mulai berdiskusi soal LuSi : “Menyumbat uap semburan”…
Toponimi : Soal nama Semburan Lumpur
3 Maret 2008 at 4:51 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, RuPa-RupI | 12 CommentsKetika aku ditanya knapa saya lebih sering menyebut Lusi (Lumpur Sidoarjo) ketimbang Lula (Lumpur Lapindo) ? Aku hanya bisa beralasan karena alasan Toponymy, yaitu aturan penamaan tempat. Yang saya tahu memberikan nama tempat harus sesuatu sesuai dengan geografisnya, memiliki arti dan ada kaidah.
Tapi apa ini sudah benar ? Tentunya saya tanpa berpikir aspek hukum dan sosial yang barangkali diperlukan nantinya. Sakjane ini adalah alasan tehnis, bukan bermaksud apa-apa looh. Jangan suudzon.
Kalau anda konsen penamaan yang bermakna dalam toponimi geografis, kira-kira apa nama yang semburan lumpur paling tepat ?
- LuSi – Lumpur Sidorjo, (Berada di Kabupaten Sidoarjo)
- LuSi – Lumpur Siring, (Awalnya dari Desa Siring, yang sudah terkubur)
- LuLa -Lumpur Lapindo (Bersamaan dengan pengeboran sumur oleh Lapindo)
- LuPa - Lumpur Panas (skalian mengingatkan biar ngga pelupa
) - LuBang – Lumpur Banjarpanji (muncul ketika sedang ngebor sumur Banjar Panji)
Nama yang baik harus memiliki arti atau makna. Mengapa penting ? Ya tentusaja ada lebih dari sekedar untuk mengingat. Bahkan kalau anda tahu penamaan kota pun sering memiliki riwayat tersendiri. Misal Cirebon, berdasarkan kitab Purwaka Caruban Nagari nama ‘Cirebon’ berasal dari kata sarumban yang lalu diucapkan menjadi caruban. Kemudian caruban menjadi carbon, cerbon dan akhirnya Cirebon. Sarumban sendiri berarti ‘campuran’.
Toponimi Continue reading Toponimi : Soal nama Semburan Lumpur…
Lumpur Lapindo : “Mengapa tanya geoscientist ?”
29 Februari 2008 at 12:12 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, Semburan Lumpur | 13 Comments
IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) dikatakan berseteru soal semburan Lumpur Porong. Diskusi persoalan inipun berlanjut di IAGI-net. Karena selama ini seolah-olah yang menjadi “hakim” tidak resmi adalah ahli geologi. Blaik !! Lah wong scientist kok ditanyain soal hukum !
“Looh Pakdhe, katanya sekarang sudah mulai ada profesi forensic engineer“
“Betul thole, dulu pernah ditulis disini. Tetapi ilmu forensic science itu juga jalannya pelaaan … thimik-thimik seperti perkembangan science juga”
Apa ada efek gempa ? Continue reading Lumpur Lapindo : “Mengapa tanya geoscientist ?”…
Jakarta pindah, bukan hanya karena banjir
11 Februari 2008 at 11:10 pm | In Diskusiku, RuPa-RupI, banjir | 16 Comments
Diskusi kepindahan Jakarta memang harus diakui “dipicu” oleh banjir. Dan selalu berulang setiap tahun.
“Apa perlu dibuat seminar tahunan, Pakdhe ?”
“Hallah mengko juga sudah lupa kok, Thole”
“Ya biar ngga lupa dibuat libur bersama setiap akhir Januari, dua hari saja lah !”
“Hust !!
Blue Energy – Mimpi masa depan yang sudah terasa di Indonesia !
10 Desember 2007 at 6:07 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, Energi | 235 CommentsTags: bbm, blue energy, Dongeng Geologi, joko, minyak
Istilah Blue Energy tiba-tiba marak dalam minggu-minggu ini karena berita di koran yang cukup bombastis dengan mengatakan bahwa Blue Energy Versi Indonesia ini berbahan dasar air laut. Bahkan bahan bakar ini juga hanya dengan menggunakan mesin diesel, tanpa modifikasi lagi. Silahkan baca websitenya Pak Presiden SBY
Blue Energy atau Minyak Indonesia Bersatu adalah bahan bakar sintetik yang dibuat dari substitusi molekul Hidrogen dan Karbon tak jenuh. Proses pembuatannya sama dengan minyak fosil, namun dengan kadar emisi yang jauh lebih rendah.
“Pakdhe, Jangan-jangan Pak SBY kena HOAX ?”
“Hust !” Continue reading Blue Energy – Mimpi masa depan yang sudah terasa di Indonesia !…
Sukses atau Gagal ? Pemanfaatan PLTN di dunia
18 November 2007 at 11:45 pm | In Diskusiku, Dongeng Geologi, Energi, RuPa-RupI | 6 CommentsTags: muria, nuklir, PLTN, proyek
Memberikan nilai atau menilai sebenernya bukan keahlianku. Aku ya ndak tahu bagaimana cara yang benar menilai kesuksesan atau kegagalan. Lebih enak menjadi murid yang belajar ketimbang menjadi guru yang menilai. Namun ada sesuatu yang menggelitik pikiran saja ketika aku melihat ada yang mencoba menilai kegagalan atau keberhasilan sebuah project atau perjalanan karir seseorang maupun sebuah usaha. Seringkali yang terlihat adalah ketika sipenilai hanya memperhatikan dan konsentrasi kejadian titik akhir dari sebuah perjalanan project atau perjalanan kehidupan.
Contoh kasus yang sedang lumayan baru adalah tentang penggunaan PLTN sebagai salah satu alternatif energi. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini banyak PLTN yang mengundang protes, ntah karena kasus lingkungan, kasus keekonomian, maupun kasus pencapaiannya.
“Pakdhe bukankah, manusia itu dilihat dari apa yang terlihat saat ini ?”
“Bener thole, tapi tidak seluruhnya benar. Banyak hal-hal yang telah dilewati seseorang itu perlu diketahui dan diperhitungkan”
Diponegoro berakhir di penjara, Napoleon akhirnya kalah, Hitler akhirnya mati, Majapahit juga runtuh, Romawi sudah tak ada lagi, Demikian juga HM Suharto. Tetapi perjalanan mereka bukanlah hanya dilihat seperti yang ditulis sebelumnya disini “toh akhirnya …” Continue reading Sukses atau Gagal ? Pemanfaatan PLTN di dunia…
Gempa Bengkulu-Mentawai dan Gempa Aceh
15 September 2007 at 12:02 am | In Diskusiku, Dongeng Geologi, gempa | 55 Comments
Sahabatku Pak Irwan Meilano, pakar gempa yang sedang berada di Nagoya Jepang, juga selalu mengikuti perkembangan dan peristiwa gempa yang terjadi di tanah-air. Tidak luput juga Gempa Bengkulu-Mentawai. Kali ini beliau berdiskusi dengan ahli-ahli geologi di Indonesia.
Menurut Pak Irwan sepertinya gempa Bengkulu-Mentawai 2007, merupakan kebalikan dari gempa Aceh-Andaman 2004. Beliau termasuk yang menyakini bahwa gempa Aceh 2004, adalah gabungan dari segmen-segmen gempa kecil yang ternyata merobek (ruptured) pada waktu yang bersamaan. Tidak ada bukti historical earthquake (sampai saat ini) bahwa segmen sepanjang lebih dari 1000 km itu pernah robek bersamaan selain pada desember 2004. Yang ada adalah gempa sekala 7-8, di pantai barat aceh(1968), di sekitar kepulaun nicobar(1881) dan andaman(1941).
“Pakdhe, kok batuan bisa dirobek-robel kayak kertas aja ta dhe ? Atau niru Thukul ya ? Tak robek-robek …. “
“Memang kalau dibandingkan diameter bumi yang 7,926.41 miles (12,756.32 kilometers), kulit bumi atau kerak ini sangat tipis hanya 30-40 Km saja dan memang sepertinya bisa dirobek-robek”
![]()
Awal Ramadhan, Syawal Dan Zulhijjah 1428 H
9 September 2007 at 10:50 pm | In Diskusiku, Islam | 54 Comments
Setiap akan memulai puasa seringkali kita akan “meributkan” soal kapan akan memulai puasa, demikian juga kalau akan mengakhiri bulan puasa memasuki bulan syawal. Bagaimana untuk kegiatan ibadah puasa yang akan dilaksanakan bulan ini ? Mas Ma’rufin Sudibyo yang sering ngutek-ngutek astronomi ini menceriterakan buat pembaca dongengan.
Ini hanya dongengan untuk menambah ilmu perbintangan kita, sehingga tidak hanya ilmu kebumian saja
. Tanggal-tanggal yang diperkirakan disini perlu diuji oleh ahli hisab dan rukyah tentunya.
Seperti kita tahu bahwa sampai kini belum ada kesepakatan bersama di antara Umat Islam bagaimana awal bulan Hijriyyah dimulai. Secara umum Mas Marufin menyebutkan ada tiga opsi berbeda yang sering dijadikan acuan, yakni : Continue reading Awal Ramadhan, Syawal Dan Zulhijjah 1428 H…
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.



Iklan Gratis


