Kesamaan LuSi yang bandel dan Si Gintung ketika marah

5 April 2009 at 10:35 pm | In Dongeng Geologi, banjir | 13 Comments
Tags: , , , ,

geologistMasih ingat Lusi alias LuLa (Lumpur Sidoarjo atau Lumpur Lapindo) ? Tentunya masih ingat donk. Dari pengamatan selintas serta belajar dari kejadian tanggul jebol Si Gintung dan Lusi keduanya memiliki kesamaan sifat yang sebenernya mudah dipakai sebagai pembelajaran tentang tanggul.

Ingat juga kan kalau Lusi pernah jebol tanggulnya sehingga menyebabkan Jalan Tol di dekatnya dianjiri air dan tertutup. Nah kedua kasus Lusi dan Gintung memiliki kesamaan. Keduanya ambrol karena awalnya dinding tanggul yang tidak kuat menahan tekanan kolom air.

:( “Wah Pakdhe, pelajaran baru tentang tanggul ya ? Atau mau jadi detektif batu ?”

:D “Bukan thole ini justru pelajaran lama di Lusi yang tidak diperhatikan pada si Gintung. Aku bukan ahli tanggul tetapi mengajak belajar dari kejadian yang kita alami supaya tidak terulang lagi”

Keduanya tidak mampu menahan kebocoran.

Continue reading Kesamaan LuSi yang bandel dan Si Gintung ketika marah…

Dongeng seputar Situ-situ di Indonesia : “Beauty and the Beast” (2) “Energinya 90 Ton TNT”

30 Maret 2009 at 5:10 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, Energi, Nggrundel, banjir | 24 Comments
si-gintung

Si Gintung sehabis "buang hajat"

Ketika si Gintung mengamuk, sejumlah energi setara dengan 90 Ton TNT telah dikeluarkannya dalam waktu singkat. Energi sebesar inilah yang merusak rumah-rumah, mengangkat mobil serta meluluh-lantakkan daerah hingga sejauh 2 Km lebih. Kecepatan air ketika lepas dari jebolnya dam bisa mencapai 70 Km/jam.

:( “Wah dengan 90 Ton TNT, kalau saja energi itu dikelola semestinya bisa menghemat energi ya, Pakdhe ?”

Dibawah ini salah satu cara yang saya dan  Marufin lakukan menghitung dan memperkirakan energi yang maha dahsyat ini menghancurkan hampir segala sesuatu yang dilewatinya. Continue reading Dongeng seputar Situ-situ di Indonesia : “Beauty and the Beast” (2) “Energinya 90 Ton TNT”…

Dongeng seputar Situ-situ di Indonesia : “Beauty and the Beast” (1)

30 Maret 2009 at 12:15 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, Environment, Longsor, banjir | 10 Comments
Tags: ,
Situ Gintung (2007)

by Agus G. Riyana This photo is selected for Google Earth - ID: 2585032

Pertama yang akan dicari bagi seorang ahli adalah definisi. Apaan sih SITU ?

Menurut Dept PU tentang Penataan Ruang :

22. Situ adalah wadah genangan air di atas permukaan tanah yang terbentuk secara alamiah dan atau air permukaan sebagai siklus hidrologi, dan merupakan salah satu bagian yang juga berperan potensial dalam kawasan lindung;

Sedangkan dari sisi pengairan didefinisikan :

Waduk :
Adalah bangunan untuk menampung air pada waktu terjadi surplus air di sumber air agar dapat dipakai sewaktu-waktu terjadi kekurangan air, sehingga fungsi utama waduk adalah untuk mengatur sumber air. Yang termasuk jenis bangunan ini antara lain adalah: Continue reading Dongeng seputar Situ-situ di Indonesia : “Beauty and the Beast” (1)…

Banjir Situ Gintung : “Keringkan saja danau ini !”

27 Maret 2009 at 8:38 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, Environment, RuPa-RupI, banjir | 162 Comments
Tags: , , ,
Sumber dari mailist

Sumber dari mailist

Berita banjir bandang di Jakarta Jumat pagi (27/3/09) sangat mengejutkan. Dengan korban lebih dari 50 orang meninggal tentusaja ini sebuah bencana yang cukup serius terjadi di dekat Ibu Kota lagi.

Melihat sepintas pada peta-peta yang dikoleksi kesimpulan sementara yang ada adalah “keringkan saja danau ini, dan jangan dibendung lagi“. Kesimpulan ini mungkin mengagetkan karena disitu ada sebuah taman wisata yg sangat bagus. Namun alasan sederhana dibawah barangkali perlu dipikirkan secara seksama.

:( “Wah Pakdhe, cepet bilang ke Pak eSBeYe donk”

:D “Ya wis kamu saja sampaikan ke beliau atau ke Gubernur Jakarta, Thole. Aku masih ada Pe-eR disini. Skalian dipakai untuk kampanye”

Continue reading Banjir Situ Gintung : “Keringkan saja danau ini !”…

Rumah yang beradaptasi

17 Februari 2009 at 9:51 pm | In Dongeng Geologi, Environment, banjir | 31 Comments
Tags: , , , ,
treehouse_01

Rumah pohon

Salah satu fungsi rumah adalah sebagai shelter atau tempat berlindung. Berlindung dari bahaya binatang, cuaca, lingkungan serta bencana. Disisi lain manusia hidupnya memerlukan air, sehingga awal tempat hidup atau perkampungannya selalu berdekatan dengan air. Namun ketika air terlalu berlimpah-ruah justru merepotkan.

:( “Lah iya lah, syapa yang suka kebanjiran sih, Pakdhe”

Perumahan yang berdekatan dengan air tentusaja harus mengantisipasi kemungkinan berlimpahnya air banjir ini. Secara alamiah orang Indonesia di daerah tertentu sudah secara cerdas memodifikasi rumahnya sehingga aman. Manusia beradaptasi, bahkan rumahnyapun juga beradaptasi.

Continue reading Rumah yang beradaptasi…

Prakiraan Hujan dan Peramalan Banjir

7 Februari 2009 at 12:18 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, banjir | 15 Comments
Tags: ,

gsstanim1

Hujan masih akan terus melanda Indonesia. Dibawah ini peta perkembangan suhu rata-rata di sekitar katulistiwa dan Indonesia oleh NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration). Serta prakiraan curah hujan yang sangat tinggi yang melanda Indonesia menurut BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika).

Curah hujan ini sudah dipastikan menyebabkan banjir dibeberapa tempat yang selama menjadi langganan banjir. Berita-berita di media sudah banyak memberitakan banjir yang terjadi di Sumatra, Jawa dan bahkan banjir Bengawan Solo kembali melanda kota-kota di Jawa Timur.

:( “Hujan sih sudah jelas akan terjadi, bahkan banjir sudah sangat dipastikan terjadi, lah trus kita bisa ngapain Pakdhe ?”

:D “Yang penting kita mengerti dan mengantisipasi serta bersiap-siap menghadapinya Thole”

Continue reading Prakiraan Hujan dan Peramalan Banjir…

Ramalan Ki Jogelem dan Ki Dibyo tahun 2009

18 Desember 2008 at 10:20 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, banjir | 39 Comments
Tags: ,
marufin.jpg

Ki Dibyo

myface.JPG

Ki Jogelem

Tidak mau kalah dengan paranormal yang selalu membuat ramalan diawal tahun, maka kali ini Marufin membuat ramalan barunya untuk kemungkinan terjadinya banjir sepanjang tahun 2009 nanti.

:( “Wah bagus, Ki Jogelem dari Kuala Lumpur sekarang partneran dengan Ki Dibyo dari Kebumen”

Walaupun ini bukan ramalan menggunakan kemenyan beserta ubo rampe beras merah, tetapi ramalan ini mungkin perlu diadu bagaimana keakurasian dengan ramalan menggunakan kalkulator.

Continue reading Ramalan Ki Jogelem dan Ki Dibyo tahun 2009…

Ramalan banjir akhir Januari 2009

17 Desember 2008 at 9:07 am | In Dongeng Geologi, banjir | 50 Comments
Tags: , , , ,

lintasan3d.jpgSetelah ada ramalan gempa, sekarang meramal yang lebih mudah yaitu meramal kemungkinan banjir tahun 2009 nanti.

Seperti yang sudah pernah dituliskan sebelumnya bahwa banjir rob atau banjir akibat pasang naik akan sangat terpengaruh oleh posisibulan dan matahari. Pasang surut bumi kan memang berhubungan dengan peredaran bulan.

Nah Marufin yang jago rukyat, menghitung penanggalan berdasarkan peredaran bulan secara astronomis, memberikan tulisan ringan mengenai kemungkinan naiknya muka air laut atau rob pada akhir januari 2009 nanti.  Continue reading Ramalan banjir akhir Januari 2009…

Jakarta yang “makin” sumpek – 2. Tak se’sexy’ dulu ! 

18 Februari 2008 at 2:14 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, Environment, RuPa-RupI, Sejarah, banjir | 12 Comments
Tags: , , ,

pindaah.gif

Jakarta berkembang pesat !!

Setelah melihat perkembangan Batavia masa penjajahan dengan nama awal Jacatra (Proto-Jakarta), sekarang kita lihat bersama perkembangan Modern-Jakart.

:( “Pakdhe, Jakarta itu berkembang cepat atau berkembang tak terkontrol ?”
:D “Hust !”

Ya, benar Jakarta berkembang sangat pesat setelah kemerdekaan, suangat cepat !!. Perkembangan Jakarta dapat dilihat dari statistik jumlah penduduknya. Juga perkembangan Jakarta dapat dilihat juga dari perkembangan penggunaan lahan. Berikut ini ada peta perkembangan Jakarta setelah ditangan Indonesia. Maksudte setelah rakyat Indonesia mampu mengembangkan diri secara mandiri, MERDEKA !. Lihat penjelasannya dibawah. Continue reading Jakarta yang “makin” sumpek – 2. Tak se’sexy’ dulu ! 

Jakarta yang “makin” sumpek – 1. Dulu namanya JACATRA 

17 Februari 2008 at 6:22 pm | In Dongeng Geologi, Environment, RuPa-RupI, Sejarah, banjir | 33 Comments

jadul-sekarang.jpgmoving-full.jpgMasih soal wacana peninjauan situasi Ibukota dan Pusat Pemerintahan Jakarta. Kayaknya perlu dongeng perkembangan daerah ini sejak kuda gigi besi pada jaman rekiplik sampai saat ini.

:( “Pakdhe emang kuda doyan makan besi ?” :D

Dibawah sana peta-peta jadul juga peta-peta perkembangan terakhir kota Jakarta yang sudah sumpek itu. Continue reading Jakarta yang “makin” sumpek – 1. Dulu namanya JACATRA 

Jakarta pindah, bukan hanya karena banjir

11 Februari 2008 at 11:10 pm | In Diskusiku, RuPa-RupI, banjir | 16 Comments

moving-full.jpgDiskusi kepindahan Jakarta memang harus diakui “dipicu” oleh banjir. Dan selalu berulang setiap tahun.

:( “Apa perlu dibuat seminar tahunan, Pakdhe ?”
:D “Hallah mengko juga sudah lupa kok, Thole”
:( “Ya biar ngga lupa dibuat libur bersama setiap akhir Januari, dua hari saja lah !”
:D “Hust !!

Continue reading Jakarta pindah, bukan hanya karena banjir…

Jakarta hanya cukup satu juta jiwa ! Blaik … !

4 Februari 2008 at 2:37 pm | In Dongeng Geologi, banjir | 42 Comments
Tags: , ,

dromodelpenghijauan.jpgMasih soal banjir Jakarta. Banyak yang sering mengatakan soal tataruang dan penegakan aturan yang ada menjadi sebuah kambing paling item kalau menghadapi kesemrawutan Jakarta. Hmmm … Aturan sih memang bisa saja ditegakkan. Tetapi aturan yang benar haruslah didasari dengan riset dan penelitian ilmiah yang bener juga. Skali lagi harus didasari dengan penelitian dasar ilmiah. Penelitian ini juga mestinya menyeluruh, walaupun belum detail tetapi penelitian ilmiah harus menyeluruh. Benarkan membuat serapan akan menambah daya serap air permukaan, seberapa besar dampaknya terhadap air permukaan ? Berapa koefisien bangunannya ? Pertanyaan ini hanya bisa dijawab dng riset, bukan dengan aturan.

Continue reading Jakarta hanya cukup satu juta jiwa ! Blaik … !

Banjir Jakarta, Banjir Solo, dan Banjir Pinggir Pantai

9 Januari 2008 at 5:14 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, banjir | 54 Comments

Foto : JawaPos. Banjir yang terjadi di Solo, di Jakarta dan pantai-pantai itu berbeda mekanisme dan penyebabnya. Penanganannyapun tidak digebyah uyah semua sama. Kalau setiap ada banjir trus yang disalahin pembuangan sampah mungkin hanya berlaku untuk daerah-daerah tertentu. Tapi jelas kalau banjir di Solo bukan karena sekedar pembuangan sampah, walaupun meninggalkan sampah yang menggunung.

:( “Wah jadi tiap banjir ada jenis-jenisnya ya Pakdhe ?”
:D “Iyo Thole, kalau setiap banjir trus teriak soal sampah itu ya ngga selalu benar. Banjir bisa terjadi karena keteledoran, bisa juga terjadi karena kurang mengerti proses alami disekitarnya. Tapi yang paling sering setelah banjir pasti banyak sampah !!”
Continue reading Banjir Jakarta, Banjir Solo, dan Banjir Pinggir Pantai…

Merekayasa Sungai Bengawan Solo

7 Januari 2008 at 10:48 pm | In Bencana Alam, Dongeng Geologi, RuPa-RupI, banjir | 38 Comments
Tags: , , , ,
bengawansolo1.jpg

Bengawan Solo

Skalian untuk mengklarifikasi bahwa bukan soal salah-bener untuk memanfaatkan Flood Plain, tetapi bagaimana menyiasati perilaku alam ini mestinya juga diketahui sebelum memanfaatkan dengan tepat. Dibawah ini juga ada komentar Mas Watonmuni yang menarik.

Komentar:
Ok pakde, daerah-daerah itu memang floodplain. Tapi tetap harus ada solusi dong pakde biar warga-warga disitu ndak kebanjiran. Apa kita hanya diam, biarin lah…disitu kan floodplain, ndak bisa diapa-apain. Atau malah nyalahin orang-orang. Salahe nggawe omah neng floodplain…Wis wong susah malah disalahke ki py.
Menurutku, solusi membuat dam atau storage area sangat masuk akal pakde. Tiap 2 atau 3 kabupaten bikin 1 storage area. Gimana menurut pakde? Feasibilitynya masuk ndak kalau bikin proyek kayak gitu?

Sebenarnya manusia ini diberi karunia otak untuk melakukan rekayasa (tapi bukan rekapaksa) untuk mampu hidup di alam yang bisa dibilang jinak-jinak singa ini. Bisa lutju waktu masih kecil, bisa galak kalau lagi marah.

Dibawah ini ada beberapa rekayasa sungai di Jawa yang sukses dan yang sedang dicoba kekuatannya. Kenyataan memang masih ada saja gagalnya, tetapi kalau dilihat keberhasilannya juga patut diacungi empat jempol !!!!

Continue reading Merekayasa Sungai Bengawan Solo…

Banjir akhir tahun 2007

26 Desember 2007 at 7:46 pm | In Bencana Alam, Nggrundel, banjir | 18 Comments
Tags: , , ,

Banjir akibat perigee (klik utk memperbesar)Tentunya sudah mendengar berita banjir dan juga longsor dalam minggu-minggu terakhir di tahun ini. Kali ini karena hanya bisa di Next-Warnet, Notoprajan Jogeja ya ngomongin banjirnya dulu saja ya.

:( “Lah inggih to Pakdhe. Wong upacara tutup tahun kok ya pakai bencana. Tapi bener dugaan Pakdhe bahwa gempa di bulan perigee masihberbau mitos. Alhamdulillah, ramalangempa besar tanggal 23 kemarin tidak benar “
:D “Lah hiya kuwi. Profesor dari Brasil kok lebih dipercaya dibanding kawan sebangsa ya to ?”

Bencana-bencana kali ini harus bisa dipilah dan dipilih untuk diketahui apa penyebabnya. Tidak semua bencana banjir yang terjadi disebabkan oleh perubahan alamiah, tidak semua bencana disebabkan oleh manusia. Kombinasi keduanya selalu saja ada dan saling terkait.

Continue reading Banjir akhir tahun 2007…

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.