Gunung dan Al-Quran #2 -Bagaimana Gunung Bergerak Seperti Awan


Quran-and-Science

Setelah kita tahu bahwa gunung mampu menahan goncangan gempa, sekarang kita lihat ayat yang paling sering disitir ketika berbicara tentang teori Tektonik Lempeng (Plate Tectonic). Namun kebanyakan kajiannya terhenti ketika melihat “gunung yang bergerak”. Padahal ayatnya ditafsirkan sebagai : “Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al Qur’an, 27:88).

:( “Looh iya Pakdhe kalau bergerak-gerak saja banyak yg tahu tektonik. Seperti awan-nya itu juga penting !”

Marilah kita tengok seperti apa awan bergerak.

Pergerakan awan yang sering kita lihat adalah seperti dalam ramalan cuaca. Awan akan bergerak secara lateral. Demikian juga kerak-kerak bumi ini. Bergerak. Saling bersinggungan, saling bertubrukan, bahkan ada yang akhirnya masuk melesak menunjam kebawah. Apakah awan juga memiliki perilaku yang sama ?

PlateTect

Gambar diatas memperlihatkan gerakan kerak bumi yg direkonstruksisejak 140 juta tahun yang lalu.

Bagaimana awan bergerak ?

Seringkali kita terpaku gerakannya saja. Dan hampir semua kajian gotak-gatuk ini berhenti pada gunung yang bergerak. Juga hanya dikaji gerak-geraknya. Padahal AQ menyatakan seperti awan. Lebih diperparah kebanyakan muslim hanya melihat awannya saja. Namun lupa bahwa awan merupakan salah satu bagian dari siklus air. Ya tengoklah siklus air dibawah ini.

Siapa yang tidak kenal siklus air ? Tentunya mudah sekali dan dipelajari sejak masih Sekolah Dasar, kan ?

rain-cycle

Siklus air. Awan adalah bagian dari siklus air.

Siklus air diatas sangat mudah dimengerti. Bagaimana dengan gunung dan siklus air ? Ketika air berada di laut akan terpanaskan oleh matahari dan menguap (presipitasi) dan membentuk awan. Awan ini akan bergerak ke darat dan ketika menubruk gunung akan terjadi kondensasi membentuk hujan. Proses ini dikenal sebagai siklus air.

Bagaimana dengan tektonik ?

Tektonik (Bagian dari siklus batu) Sumber USGS

Proses yang terjadi pada kerak bumi diatas memperlihatkan sebagian dari siklus batuan. Gambar diatas memperlihatkan bagaimana arus konveksi akibat panas dari intibumi membuat gerakan kerak bumi di permukaan. Pada intinya yang bergerak adalah kerak samodera (Oceanic Lithosphere).

Gambar gerakan tektonik yang dibuat USGS (United States Geological Survey) diatas akan lebih jelas memperlihat kemiripan dengan siklus air diatas, terutama bila dibalik displaynya.

Tengok disini

SiklusBatu-SiklusAir

Siklus air dan siklus batu dalam Alquran, (27:88)

Kalau kita amati lebih jeli, memang bukan gunung-gunungnya (Continental Lithosphere) yang bergerak seperti awan, tetapi kerak Samudera (Oceanic Lithosphere) yang bergerak seolah-olah awannya.

Dengan demikian ada satu pelajaran yang harus diambil. Jangan hanya sekedar menggatuk-gatuk kan saja, karena akan menghasilkan pemahaman yang menjadi salah. Pemahaman AQ harus dipikirkan sebagai sebuah hipotesa yang harus dibuktikan, bukan digatuk-gatukkan !.

Pertanyaan yang harus dijawab scientist !

Masih banyak yang harus dipikirkan dan diteliti kalau ingin menggunakan kitab suci AQ sebagai sumber ilmu. Misalnya, kalau memang benar gerakannya seperti awan apakah benar bahwa proses turunnya hujan air itu ada dimana-mana termasuk di laut. Nah apakah subduksi itu juga dapat terjadi di laut ? apakah turunnya bagian-bagian dari Oceanic Lithosphere ini juga terjadi di tengah samudera, tidak hanya di di zona subduksi yang selama ini kita kenal ?

Kalau memang gerakan awan itu dapat diketahui, dihitung bahkan dapat dipakai untuk prakiraan hujan semestinya kita dapat menghitung gerakan kerak-kerak samudera ini dan barangkali nantinya dapat dipakai untuk meramalkan terjadinya gempa ?

Hu Allahu Alam bissawab ,
(maksudtnya : Marilah kita teliti terus jangan hanya menunggu penemuan orang lain dan kita hanya mampu menggatuk-gatuk-ke saja).

Tulisan terkait Islam :

About these ads

16 Tanggapan

  1. Subhanallah.. ayat 88 Surah Al-Naml ini saya terbaca pada malam Jumaat yang lepas. kemudian teringat kejadian yang pernah saya saksikan 18 tahun yang lalu diketika usia saya 10 tahun (belum baligh). Demi Tuhan yang Esa ALLAH S.W.T saya menyaksikan gunung-gunung itu bergerak sejajar pada pukul lingkungan malam dinihari. tiada awan ketika itu. Maha Suci Allah, ketahuilah Quran itu benar tanpa sebarang keraguan.

  2. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah
    bin Baz juga berkata berkaitan
    dengan masalah
    ini, “Ayat sebelum dan
    sesudahnya menunjukkan
    bahwasannya berjalannya
    gunung
    seperti berjalannya awan itu
    terjadi pada hari kiamat, karena ayat ini terjadi
    saat Allah berfirman, ‘Dan (ingatlah) hari (ketika)
    ditiup sangkakala, maka
    terkejutlah segala yang
    di langit dan segala yang di
    bumi, kecuali siapa yang
    dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang
    menghadap-Nya dengan
    merendahkan diri. Dan kamu lihat gunung-gunung
    itu, kamu sangka dia tetap di
    tempatnya, padahal
    ia berjalan sebagaimana
    jalannya awan. (Begitulah)
    perbuatan Allah yang membuat kokoh tiap-tiap sesuatu;
    sesungguhnya Allah Maha
    Mengetahui apa yang kamu
    kerjakan. Barangsiapa yang membawa
    kebaikan, maka ia memperoleh
    (balasan) yang lebih
    baik daripadanya, sedang
    mereka itu adalah orang-orang
    yang aman tenteram dari kejutan yang dahsyat pada hari
    itu’ (QS. An Naml : 87-89)

  3. Artikel yang menarik Pakdhe… Saya malah jadi berpikir, kan lempeng benua ini mengapung di atas magma cair yang panas, jadi mungkin di bawah sana ada semacam “sistem cuaca” sebagaimana yang terjadi pada sistem cuaca di permukaan bumi. Jadi seandainya kita bisa memahami “sistem cuaca” ini bisa saja kita bisa memprediksi letusan gunung bahkan gempa bumi… Wah ngomong apa aku ini yo, ngelantur gak jelas hehe2….

  4. pergerakan bagaikan awan lalu di terjemahkan memiliki kegunaan seperti awan penjelasan anda malah meningkaatkan iman umat islam bro dikarenakan anda salah memberi keterangan dan tidak memikirkan 1 tulisan

  5. Subhanaalloh, sebenarnya belajaran jagad raya dan isinya semua sudah lengkap di dalam Al Qur’an.

  6. Dari dulu sampai kapanpun AQ tetap akan selalu benar dan tetap akan tepat untuk kajian-kajian berbagai ilmu, hanya manusia yang tidak mampu mengkaji kandungan-kandungan yang ada. Kalau kita bisa mengkaji semua ilmu yang ada di dalamnya, pasti tidak akan terkecoh apapun dan pasti akan selalu menang dalam segala hal. Subhanallaah.

  7. Asslm.Wr.Wb.

    Hemat saya pergerakan Bumi sseperti tercantum pada ayat suci AlQuran

    “Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al Qur’an, 27:88).

    Karena Kerak bumi yang padatan bergerak cepat pada media magma cair Astenosphere pada bagian mantel dari Inti Bumi. Bergerak cepat seperti gerakan awan sehari-hari. Tidak bergerak lama seperti benua India mengangkat Pegunungan Himalaya.

    Hal ini pernah dipaparkan di Mesjid Salman ITB.
    [Bila tidak khilaf Moderatornya Dr. Teuku Abdullah Sani ]

    Semoga bermanfaat.

  8. Agama dan Ilmu Pengetahuan bisa disatukan dan saling menerangkan satu sama lain. Insya Allah akan makin mempertebal keimanan kita pada Allah SWT

  9. Semoga ada penelitian yang lebih mendalam dari ahli2 Islam, masak dari dulu yang mampu menjawabnya hanya orang Barat yang notabene bukan Islam

  10. ternyata ada blog bermanfaat di sini. ini tentang kekuasaan Allah yg maha Kuasa. gunung ternyata bergerak seperti itu

  11. assalamu’alaikum.ww pakde @Rov mohon ijin share ke FB Kajian AlQuran dan IPTEK
    jazaakallah khairan

  12. Gempa bumi lemah landa Kupang, Kedah

    20/08/2013 10:28am

    KUALA LUMPUR – Gempa bumi lemah berukuran 3.8 pada skala Ricther melanda Kupang di Kedah pada 8.26 pagi ini, menurut Jabatan Meteorologi Malaysia.

    Gempa bumi itu berpusat di 11 kilometer selatan Baling dan gegaran kesan boleh dirasai di sekitarnya, menurut kenyataan jabatan itu di sini. – Bernama

  13. nyimak suhu

  14. Marilah kita teliti terus jangan hanya menunggu penemuan orang lain dan kita hanya mampu menggatuk-gatuk-ke saja 0> sepakat..!

  15. subhanaallah. hidup adalah perjuangan menuju sang khaliq. usaha keras menyelidiki ciptaan Allah adalah keharusan bagi umat sesuai dengan disiplin ilmu yang di tekuni. dan merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta, dengan memahami kebesaran dan kesempuranaan ciptaannya. dan jihat.

  16. kok tulisannya gak selesai pakdhe?

    –> Lah tadi salah pencet kok ya anda lihat looh… :-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.177 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: