Tiga Zona Gempa Sepanjang Sumatera


Gempa yang terjadi hari Selasa 2 Juli 2013 kemarin selain mengagetkan juga menyadarkan bahwa ancaman gempa Sumatera tidak hanya berasal dari laut tetapi juga di darat.

:( “Pakdhe, bukanny aini sudah sejak dahulu kala?”

:D “Betul Thole, seringnya gempa ini semestinya mengajarkan dan menyadarkan akan fenomena alam ini”

Sumatera terpotong oleh patahan-patahan (sesar) besar sejajar memanjang sumbu Pulau Sumatera yang berarah Barat Laut – Tenggara. Ketiga zona gempa ini dikenali dengan :

  • Zona Subduksi
  • Zona Sesar Mentawai
  • Zona Sesar Semangko

Tiga zona gempa

Ketiga zona gempa ini sangat aktif dan merupakan manifestasi dari tumbukan Lempeng Samodra (Australian Plate) dari Selatan dengan Lempeng Benua (Asian Plate).

ZonaGempaSumatera

Ketiga zona yang harus diwaspadai.

Zona Subduksi

Zona subduksi ini merupakan zona tumbukan antara Lempeng Tektonik Australia dengan Lempeng Tektonik Asia. Bila zona gempa ini dangkal dan berada di laut akan menyebabkan tsunami seperti yang terjadi pada Tsunami Aceh tahun 2004 lalu. Zona gempa ini menunjam sampai kedalaman lebih dari 70Km. Zona tumbukan ini juga diperkirakan menyebabkan melelehnya batuan yang menjadi sumber magma gunung-gunung api sepanjang sumatera, yang juga memanjang hingga ke Pulau Jawa.

Zona Sesar Mentawai.

Zona ini berupa patahan naik akibat dari terpatahkannya lempeng Asia atau juga disebabkan oleh terpatahkannya batuan kumpulan (akresi) dari hasil tumbukan. Sesar Mentawai memanjang disekitar pulau-pulau Mentawai dari Utara Hingga ke Selatan. Diperkirakan tidak menerus tetapi terpotong-potong pada beberapa tempat.

Gempa yang dialkibatkan pergeseran patahan Mentawai ini seringkali dangkal. Diperkirakan Gempa Padang disebabkan oleh gerakan dari sesar Mentawai ini.

Tiga Zona Gempa. Masih terus diteliti dan menjadi obyek riset

Tiga Zona Gempa. Masih terus diteliti dan menjadi obyek riset

Zona Sesar Semangko.

Zona patahan ini memanjang dibagian barat Pulau Sumatera. Memangjang sepanjang 1900 Km. Seringkali berupa dua tiga paralel. Menyebabkan terbentuknya beberapa Danau di Sumatera termasuk danau Singkarak yang merupakan amblesan akibat pergeseran sesar ini.

Gempa yang disebabkan oleh patahan ini dangkal dan merusak.

:( “Wah Pakdhe, apakah semuanya sudah dikenali dengan baik satu-persatu, segmen persegmen ?”

:D “Ini tugas bersama Thole, karena terjadinya tidak teratur berurutan. Kewaspadaan yang akan menyelamatkan kita dari bencana”

About these ads

5 Tanggapan

  1. Terimakasih infonya mantap bos….

  2. Thanks Pak Rovicky. I am the geology student who always using this blog as simple references. You can deliver your knowledge in a simple way and everybody can understand it :) thanks a lot Bapak

  3. turut berduka dengan korban… :(

  4. This article is educated me well. I red before that Padang is threatened with potential earthquake, but now I know even across Sumatra has the same threat.
    This midnoon, there’s news of Mentawai earthquake 6.4SR. It may not coincident, but i think this knowledge of earthquake need to be spread out. Not only we can cautious on upcoming threat but also we can wisely act how to reduce destruction caused.
    Keep writing, pak Rovicky.

  5. hadew gempa trus aceh gempa lagi next?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.578 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: