Berburu Kawah Meteor (Geo-Circle) di Indonesia


Meteor Crater Impact (MCI) atau Kawah Meteor yang sudah dikenali dan masuk dalam daftar MCI yang terlihat dalam gambar dibawah ini tidak hanya yang didarat tetapi juga dilaut. Tidak hanya dipermukaan tetapi juga yang terkubur (burried).

Sebelum kita mengenalinya sebagai sebuah Kawah Meteor, indikasi hasil benturan meteor ini kita sebut sebagai GeoCircle. Sebuah lingkaran aneh yang muncul secara tiba-tiba. Mirip kemunculan Crop-Circle !!.

http://impacts.rajmon.cz/

Kawah Meteor (sumber http://impacts.rajmon.cz/)

:( “Waaah .. Pakdhe ngga mau kalah dengan penelitian Crop Circle di lawan dengan Geo Circle ya ?”

Bulan penuh dengan Geo-Circle

Wajah bulan yang penuh GeoCircle

Tahukah anda bahwa Bulan memiliki morfologi GeoCircle yang sangat banyak, dahulu diperkirakan bahwa morfologi bulan didominasi oleh aktifitas vulkanisme, tetapi sekarang diduga 50% bentuk circle di bulan merupakan hasil akibat hantaman meteor. Memang bulan tidak memiliki proses erosi-sedimentasi yg intensive seperti bumi. Sehingga semua hasil hantaman meteorpun (relatif) tidak tererosi morfologinya. Dan masih teramati hingga sekarang.

 

Kalau saja usia bulan sama dengan usia bumi (usia saat membeku) atau saat membatunya permukaannya maka bulan menyimpan semua hasil hantaman meteor. Sedangkan bumi memiliki aktifitas eksogenik yang sangat intensive, proses eksogenik ini yang menyebabkan sulitnya mencari jejak-jejak Meteor Crater (Kawah Meteor) di Bumi. Juga Bumi mengalami proses sedimentasi dan erosi sehingga banyak yang akhirnya hilang atau tertutup oleh sedimen.

Daerah Asia Tenggara terutama Indonesia hampir seluruhnya tertutupi oleh sedimen muda (kecuali Indonesia Timur tentusaja) sehingga sangat sulit mencari morfologi hasil hantaman meteor. Salah satu yang mungkin terlihat hanyalah hantaman meteor yang sangat besar. Proses erosi di Indonesia atau Asia sangat besar sejak Tersier, Pengangkatan pulau Kalimantan dan pulau-pulau lainnya menjadikan proses erosi terbesar serta sedimentasi di dunia ini terjadi di Asia tenggara.

Berburu kawah meteor di Indoensia tentusaja sangat sulit. Saya kira salah satu yang diusulkan Pak Koesoema ini dapet menjadi kandidat kawah meteor seandainya ada bukti-bukti mineralogis yang mendukungnya.

Mau ikutan berburu kawah meteor lewat Geo-Circle ?

Dibawah ini ada link ke Google Map yg berisi beberapa lokasi Geo-Circle diperkirakan merupakan morfologi hasil hantaman meteor


View Larger Map

Ayo0 !!  Cari GeoCircle di Indonesia lewat Google Earth, sebutkan koordinatnya dan nanti kita buat daftar bahwa Indonesia juga juga menyimpan fenomena ini !!

Untuk melihat dalam Google Earth bisa didownload disini : Impact_database_2010_1.kmz Dan download Google Earth disini: Google Earth disini …

Tulisan terkait :

15 Tanggapan

  1. Lho,,atau Mungkin juga bumi kan punya atmosfer yang mengikis sebagian besar meteorit sampai habis sbelum menghantam bumi…ya walaupun ada sebagian meteorit yang kuat sampai menghantam permukaan bumi,,Kalau bulan kan ga punya atmosfer kayak atmosfer bumi (Bner gak pak?) ya pasti meteor2 yang menabraknya akan lebih mudah menabrak permukaan bulan kan pak ?,mkanya permukaan bulan jadi banyak geocirclenya..^^

  2. itu..dekat cisompet ke arah tenggara…

  3. Mau ikutan bisnis internet marketing :
    http://www.dini-shanti.com/?id=fdyah

  4. Mau ikutan bisnis marketing :
    http://www.dini-shanti.com/?id=fdyah

  5. lucu bangets videonya?

  6. 106°28’42.66″E

    7°11’48.67″S

    kalo ini masuk gak bos??? meteornya gede kali.

  7. di kalimantan kayaknya juga ada.. gimana cara kirim gambarnya ya??

  8. wah… bahaya tuh kalo racun meteor sampai kehisap radius 200 mil

  9. AC_milan juara berapa yaaa…??

  10. Wah pakdhe klo pingin tau lokasi terjatuhnya meteor kan bisa tanya empu-empu jaman dulu yg mbuat keris pamornya pake meteorit
    (eh gak bisa yaa krn dah ninggal) hehehe :)

  11. aku bukan orang geografi ataupun geologi tapi penjelasannya bisa di mengerti cukup mudah
    keep explore..

  12. pakde, mohon ulasannya tentang catatan geologi gunung dempo dan kemungkinan terjadinya gempa di sana. tks

  13. Di utara Gunung Lamongan ada lebih dari 10 geo circle, ada yang jadi danau (ranu)

  14. wah keren informasinya pak… tak menyangka ad juga seperti ini di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.734 pengikut lainnya.