Berdasarkan hasil pemantauan instrumental dan visual pada 5 November 2010 dari pukul 06:00 WIB sampai dengan pukul 14:00 WIB menunjukkan aktivitas G. Merapi sangat tinggi dengan ditunjukkan adanya awanpanas beruntun. Dengan kondisi tersebut, maka status aktivitas Gunung Merapi masih tetap pada tingkat Awas (level 4). Ancaman bahaya G Merapi dapat berupa awanpanas dan lahar.
Dengan memperhatikan data-data tersebut di atas, maka terhitung tanggal 5 November 2010 Pukul 01:00 WIB, wilayah yang aman bagi para pengungsi diubah dari di luar radius 15 km, menjadi di luar radius 20 km dari puncak G. Merapi.
Rekomendasi yang disampaikan oleh PVMBG adalah sebagai berikut
Sehubungan masih tingginya aktivitas vulkanik G. Merapi dan status masih ditetapkan pada level Awas, maka direkomendasikan sebagai berikut:
- Agar dilakukan penyelidikan abu gunungapi yang dapat berpotensi mengganggu jalur penerbangan dari dan ke Lapangan Udara Internasional Adisucipto di Yogyakarta.
- Tidak ada aktivitas penduduk di daerah rawan bencana III, khususnya yang bermukim di sekitar alur sungai (ancaman bahaya awanpanas dan lahar) yang berhulu di G. Merapi sektor Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat dan Baratlaut dalam jarak 20 km dari puncak G. Merapi meliputi, K. Woro, K. Gendol, K. Kuning, K. Boyong, K. Bedog, K. Krasak, K. Bebeng, K. Sat, K. Lamat, K. Senowo, K. Trising, dan K. Apu.
- Segera memindahkan para pengungsi ke tempat yang aman di luar radius 20 km dari puncak G. Merapi.
- Masyarakat di sekitar G. Merapi agar senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten setempat dalam upaya penyelamatan diri dari ancaman bahaya erupsi G. Merapi.
- Untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kawasan landaan awanpanas, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.
- Masyarakat diminta tidak panik dan terpengaruh dengan isu yang beredar mengatasnamakan instansi tertentu mengenai aktivitas G. Merapi dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat yang selalu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Demikian yang disampaikan oleh Pak Surono dari PVMBG .
“Wah Pakdhe, sepertinya Mbah Rono sibuk terus ya ?”
“Iya Thole, Wasior belum rampung sudah disusul Mentawai dan kini Merapi. Semoga tidak bertambah yang lain dan Merapi menjadi surut ya, Thole”
Peta terbaru dapat diunduh disini
Sumber BG BG_5Nov2010-jam1900
Filed under: Bencana Alam, Dongeng Geologi, gunungapi Ditandai: | merapi, zona aman 20 Km









luas banget yoooooo
Pak Rovicky, mohon izin meminjam ilustrasi bahaya Merapi di atas (gambar 1) ini ya.. Saya link-kan source-nya. Terima kasih banyak..
Tpiii memank semuuuu yg adda d situuu mengerikan sekali ….
Ituuu harus d waspadahiii semuaaa ….
Duhhh kasian sekali kawan” kitaa yg adda d situu …
munkin diia bingung akan mauu k. mnaa lg ……
Pastiii semuaa.aa akan bingung ,,,,,,
Tpiiii kita akkan tetap semangat ….
saya pula lihat dari peta bakosurtanal hsl editan pa agus kuntarto, 15 km dr pundak merapi lncuran awan panas k desa argomulyo kab sleman(update 4 nov) radius >20 km bisa d bilang relatif msh aman, tp untuk lncurn lava smpai jrk skitar 18 km desa sardonoharjo
waw mengerikan sekali
terima kasih atas infonya ya pakdhe rovicky, berkat info ini sangat membantu saya untuk menginformasikan kepada keluarga saya yg berada di sekitar Lereng merapi.
Pakdhe Minggir itu masuk 20 km apa?? waduh-waduh
pak dhe knapa warga lereng merbabu yang jaraknya dari merapi cuma 5-12km tidak masuk krb……
padahal sama-sama bahayanya !
apa nunggu ada korban?
pak dhe…
kalao umpamanya awan panas meluncur ke arah barat laut, dan ada hembusan angin kencang mereka bisa kena!
ribuan jiwa bisa melayang…….
please diperhatikan pak dhe……….
[...] Status Merapi 5 Nov 2010, Jumat 19:00 (Zona aman 20 Km) Posted on November 5, 2010 by swarakarumput Berdasarkan hasil pemantauan instrumental dan visual pada 5 November 2010 dari pukul 06:00 WIB sampai dengan pukul 14:00 WIB menunjukkan aktivitas G. Merapi sangat tinggi dengan ditunjukkan adanya awanpanas beruntun. Dengan kondisi tersebut, maka status aktivitas Gunung Merapi masih tetap pada tingkat Awas (level 4). Ancaman bahaya G Merapi dapat berupa awanpanas dan lahar. Dengan memperhatikan data-data tersebut di atas, maka terhitung tanggal 5 … Read More [...]