Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa


Unduh buku pedomanGempa bukan bencana yang mematikan, bangunan yang buruklah yang membunuh manusia.

“Earthquake did not kill people, the bad building did it”.

Selepas gempa biasanya manusia baru sadar akan konstruksi bangunan. Gempa bukan hanya sekedar bencana namun juga “wake-up call“, alarm yang menyadarkan. Pengingat akan bahaya, pengingat kematian, kepedulian, dan juga pengingat akan keberadaan dan kebesaran Tuhan.

Sebenernya seperti apa sih bangunan-bangunan tahan gempa itu ? Dibawah ini sebagian sari dari “Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa, Dilengkapi dengan, Metode dan Cara Perbaikan Konstruksi“.

Buku pedoman yang dibuat oleh Ditjen Cipta Karya ini diluncurkan tahun 2006. Pada tahap perencanaan bangunanPerencanaan bangunan rumah dan bangunan gedung yang dimuat dalam pedoman teknis ini mempertimbangkan:

  • a. Kondisi alam (termasuk keadaan geologi dan geofisik yang digambarkan oleh peta gempa, kondisi teknik, dan keadaan ekonomi pada suatu daerah dimana bangunan gedung dan rumah ini akan dibangun,
  • b. Standar Nasional Indonesia (SNI) yang terkait dengan perencanaan struktur bangunan rumah dan gedung, seperti SNI-SNI yang tercantum dalam butir 1.2 Acuan Normatif dari pedoman teknis ini.
  • c. Kerusakan-kerusakan akibat gempa bumi yang pernah terjadi pada rumah dan gedung dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Indonesia.
  • d. Sistem struktur untuk bangunan gedung dan rumah tinggal pada umumnya hanya mengunakan dua macam sistem struktur, yaitu:
    • 1) Struktur dinding pemikul;
    • 2) Struktur rangka pemikul yang terdiri dari struktur rangka sederhana dengan dinding pengisi untuk menahan beban lateral (beban gempa) secara bersama-sama, dan struktur rangka balok dan kolom kaku untuk menahan beban lateral (dinding pengisi tidak diperhitungkan memikul beban).
Percepatan batuan dasar 500 tahunan

Percepatan batuan dasar 500 tahunan

microzonation-and-faultsrev2.jpg

.

Peta yang sudah ada saat ini memang masih merupakan peta skala besar yang bukan merupakan peta untuk kebutuhan tehnis konstruksi. Tentusaja ini perlu diupdate, diperbaharui serta dibuat dalam skala kecil sehingga lebih detail dan sesuai untuk kebutuhan konstruksi. Misalnya peta kerentanan gempa yang dibuat oleh jurusan T Geologi UGM yang ada di sebelah.

Saat ini belum banyak studi atau pemetaan kerentanan batuan dasar terhadap gempa. Badan Geologi (dulu P3G) sebenarnya telah memetakan peta geologi hampir seluruh Indonesia secara detil. Sekarang saatnya mengembangkan peta-peta itu menjadi peta yang lebih aplikatif seperti peta yang dibuat oleh T Geologi UGM itu. Selian itu perlu juga diketahui bahwa kondisi geolog-geofisik diatas perlu juga selalu di”update” (diperbaharui) karena daerah yang baru saja mengalami gempa memerlukan kajian ulang kerentanannya.

Buku Panduan : Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa

Buku yang dibuat oleh Ditjen Cipta Karya ini memuat bagaimana membuat bangunan rumah tinggal yang sederhana mulai dari fondasi yang kuat, konstruksi tulangan, serta bagaimana mengevaluasi serta restorasi (perbaikan) bangunan yang terkena gempa.

Salah satu contoh isi detil pedoman ini antara lain :

Fondasi

pondasi-1Sangat sederhana membuat fondasi rumah, namun fondasi yang kuat memerlukan pengetahuan yang cukup sehingga fondasi bangunan yang baik haruslah kokoh menyokong beban dan tahan terhadap perubahan termasuk getaran.

Penempatan fondasi juga perlu diperhatikan kondisi batuan dasarnya.Pada dasarnya fondasi yang baik adalah seimbang atau simetris. Baik konstruksi maupun kekuatan pendukungnya. Gambar disebelah kanan ini menunjukkan fondasi yang kurang baik. Lebih baik membuat rata bagian dasar peletak fondasi sebelum membuat fondasi itu sendiri.

pondasi-2

rumah-1

.

Tinggi Bangunan sangat tergantung dari tulangan kosntruksi. Tidak hanya fondasi sajaDemikian juga tinggi bangunan. Bangunan bertingkat tidak hanya tergantung dari fondasinya namun struktur tulangan juga sangat mempengaruhi ketinggian bangunan. Pemaksaan bangunan tentusaja akan sangat membahayakan konstruksi serta tentusaja membahayakan penghuni.

rumah-2

Detail konstruksi juga tersedia dalam buku ini. Misalnya sambungan antar bagian konstruksi (kolom dengan fondasi) yang sangat rawan terhadap getaran atau goyangan gempa.

Detail konstruksi tiang dan fondasi

 Juga dalam buku ini terdapat cara memperkuat atau memperbaiki bangunan yang rusak akibat gempa.

Unduh buku pedoman

Unduh buku pedoman (5 MB)

Naah, Buku Panduan lengkapnya dapat diunduh disini :

 Ditjen-Cipta-Karya-DPU-2006_Pedoman-Teknis-Rumah-Bangunan-Tahan-Gempa

=== Lapiran (contoh diskripsi kerusakan bangunan akibat gempa ===

Selain detail konstruksi, buku panduan ini juga memuat bagaimana mengidentifikasi kerusakan bangunan akibat gempa diantaranya :

Kategori Kerusakan

4.1.1 Kerusakan Ringan Non-Struktur

Suatu bangunan dikategorikan mengalami kerusakan nonstruktur apabila terjadi hal-hal sebagai berikut :

  • a. retak halus (lebar celah lebih kecil dari 0,075 cm) pada plesteran
  • b. serpihan plesteran berjatuhan
  • c. mencakup luas yang terbatas

Tindakan yang perlu dilakukan adalah perbaikan (repair) secara arsitektur tanpa mengosongkan bangunan.

4.1.2 Kerusakan Ringan Struktur

Suatu bangunan dikategorikan mengalami kerusakan struktur tingkat ringan apabila terjadi hal-hal sebagai berikut : :

  • a. retak kecil (lebar celah antara 0,075 hingga 0,6 cm) pada dinding.
  • b. plester berjatuhan.
  • c. mencakup luas yang besar.
  • d. kerusakan bagian-bagian nonstruktur seperti cerobong, lisplang, dsb.
  • e. kemampuan struktur untuk memikul beban tidak banyak berkurang.
  • f. Laik fungsi/huni

Tindakan yang perlu dilakukan adalah perbaikan (repair) yang bersifat arsitektur agar daya tahan bangunan tetap terpelihara. Perbaikan dengan kerusakan ringan pada struktur dapat dilakukan tanpa mengosongkan bangunan.

4.1.3 Kerusakan Struktur Tingkat Sedang

Suatu bangunan dikategorikan mengalami kerusakan struktur tingkat sedang apabila terjadi hal-hal sebagai berikut :

  • a. retak besar (lebar celah lebih besar dari 0,6 cm) pada dinding;
  • b. retak menyebar luas di banyak tempat, seperti pada dinding pemikul beban, kolom; cerobong miring; dan runtuh;
  • c. kemampuan struktur untuk memikul beban sudah berkurang sebagian;
  • d. laik fungsi/huni.

Tindakan yang perlu dilakukan adalah :

  • a. restorasi bagian struktur dan perkuatan (strenghtening) untuk menahan beban gempa;
  • b. perbaikan (repair) secara arsitektur;
  • c. bangunan dikosongkan dan dapat dihuni kembali setelah proses restorasi selesai.

4.1.4 Kerusakan Struktur Tingkat Berat

Suatu bangunan dikategorikan mengalami kerusakan struktur tingkat berat apabila terjadi hal-hal sebagai berikut :

  • a. dinding pemikul beban terbelah dan runtuh;
  • b. bangunan terpisah akibat kegagalan unsur-unsur pengikat;
  • c. kira-kira 50% elemen utama mengalami kerusakan;
  • d. tidak laik fungsi/huni.

Tindakan yang perlu dilakukan adalah merubuhkan bangunan. Atau dilakukan restorasi dan perkuatan secara menyeluruh sebelum bangunan dihuni kembali. Dalam kondisi kerusakan seperti ini, bangunan menjadi sangat berbahaya sehingga harus dikosongkan

4.1.5 Kerusakan Total

Suatu bangunan dikategorikan sebagai rusak total / roboh apabila terjadi hal-hal sebagai berikut :

  • a. Bangunan roboh seluruhnya ( > 65%)
  • b. Sebagian besar komponen utama struktur rusak
  • c. Tidak laik fungsi/ huni

Tindakan yang perlu dilakukan adalah merubuhkan bangunan, membersihkan lokasi, dan mendirikan bangunan baru.

About these ads

56 Tanggapan

  1. ikut nyimak aja dahhh

  2. berkunjung di tengah malam mas…..

  3. ijin share yaa postingannyaaaa

  4. ooooo begituu yaaaaa

  5. numpang nanya mas…..apakah bsa slop bese tapi tiangx pake kayu….

  6. bahan bangunan dengan teknologi modern yg tahan gempa -> http://www.b-panel.com :)

  7. salam kenal..
    mau nanya mas, bagaimana kalau kolom posisinya di tengah bentang, artinya tidak menerus dari bawah? apakah baloknya di perbesar?
    trims

  8. Artikel nya bagus mas, dan bermanfaat,

  9. saya juga punya sedikit ide untuk bangunan tahan gempa, silahkan diskusi kalau mau.tks

  10. thanks bro atas infonya,.. salam persahabatan salam sukses selalu

  11. Saya tinggal di Mentawai, sangat butuh Informasi tentang Konsep dasar bangun rumah tahan Gempa, Contoh – contoh Tipe rumah yang tahan gempa. kebetulan saya Fasilitator program Siaga Bencana dari salah satu NGO international yang bergerak di mentawai. Pengalaman dari beberapa gempa yang terjadi di sekitar perairan mentawai, ternyata bangunan kami di mentawai lebih siaga bencana dari pada tipe bangunan yang berada di daerah Pariaman atau Pasaman. tetapi kami tetap saja butuh cara pembuatan dan konsep dasar dari membangun rumah tahan gempa.

  12. Sebuah masukan yang bagus buat kami, karena gedung prasarana kesehatan juga harus dibangun dengan desain tahan gempa. Salam kenal dari kami warga puskesmas Mojoagung…

  13. aku bantu menjelaskan secara rinci dari hasil penelitian tahun 1992 akibat gempa flores (maumere) 12 desember 1992 ada di sudiyo-utomo.blogspot.com. silahkan mampir sejenak

  14. rumah kakek saya di Jawa tengah terbuat dari kayu dengan soko guru (tiang utama ) berjumlah 4 simetrias. Hingga kini belum tergoyahkan, bahkan oleh gempa2 yang sering terjadi. Terima kasih, sungguh sebuah artikel yang sangat bermanfaat. *Info mobil bekas

  15. seberapa wajib kah bangunaan di atas stuktur tanah

  16. moga bermanfaat

  17. makasi atas postingannya…
    lebih baik model rumah ini disosialisasikan, sehingga masyarakat bisa membangun rumah ini, dan jumlah korban yang jatuh karena gempa dapat ditekan..

  18. yang tdk kalah penting proyek pemerintah seperti sekolah kantor harus dikerjakan oleh kontraktor yang handal agar semua tahan gempa

  19. mhn ntuk bisa tampilkan rab .denahnya sekalian

  20. klw bisa artikelnya dilngkpi dgn rabx biar bisa mmperkirain smuax………thanks

  21. tolong yang punya info tentang cara pembuatan rumah tahan gempa,,,share ke saya yah…buat tugas karya tulis..trims

    email sy : erghiy_boy_keren@yahoo.com

  22. Wah mantap pak dongengnya…tips ini menambah pengetahuan saya dalam hal konstruksi bangunan yang aman dan nyaman sebagai tempat berlindung. Terus tambah pak dongeng mantapnya.

  23. trimkasih sekali pak dhe atas dongengnya yg ini, sekaligus ijin utk sy jadikan referensi tesis.
    Kalau ada mohon info tentang evaluasi pasca huni rumah rekonstruksi di Bantul.
    Nuwun.

  24. mohon ijin artikelnya dipublish kembali di web kami.trimakasih

  25. baru nemu nih blognya..lengkap pakdhe *ikut2an mode on*
    primbon gempa nih..

    saya link boleh ya..

    Salam kenal

  26. info ini sgt berguna. Moga2 aja berguna buat tmn2 umumnya & aku khususnya yg mau bwt rumah. Btw kualitas bahan bangunan di sini jelek2. (aku di daerah lembang, dkt teropong boscha). Kayunua aja biasanya make albasia, pasirnya pake pasir trast (klo di jawa cmn tuk nimbun tanah.jadi kepikir make dari kayu & bilik aja.spy kuat, takut patahan Lembang aktif kembali (patahan Lembang ke tmpt tggl aku ga nyampe 1 km. Hii.. ngeri

  27. Mohon ijin Co Past, ya Mbah…
    Info2nya berguna sekali, Makasih sebelumnya…

  28. [...] tersebut. Apalagi, gempa sudah terjadi sejak bumi diciptakan oleh-NYA. Menurut geolog dari IAGI Rovicky Dwi Putrohari, gempa bukan bencana yang mematikan, bangunan yang buruklah yang membunuh manusia. “Earthquake [...]

  29. [...] Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa « Dongeng Geologi rovicky.wordpress.com/2009/09/09/pedoman-teknis-rumah-dan-bangunan-gedung-tahan-gempa – view page – cached 9 September 2009 at 5:52 am | In Dongeng Geologi, RuPa-RupI, Tips bencana | 24 Comments Tags: bangunan tahan gempa, gempa, rumah — From the page [...]

  30. informasi yg sangat bermanfaat, as always!
    nyuwun ngopi tulisan pkdhe, maturnuwun…

  31. Terimakasih Banyak Pakde…Telah Mengingatkan kita Kembali Lebih dalam Tentang Teori Struktur Bangunan Tahan Gempa.. :)

  32. yup bener, mari dari kita yg dah tahu sebarin info ini..
    moga berguna u/ masy yg mau renovawi/ bangun rumahnya kembali akibat gempa, atw spy lebih luas lagi diatur dlm perda untuk membangun RUMAH / GEDUNG sbg upaya meminimalisir kerusakan / korban akibat gempa..
    semoga Allah memudahkan setiap langkah kita amiin…

  33. mari teman teman…, kita perluaskan penyebaran informasi ini kepada lingkungan kita masing masing.

    Terima kasih Bung Rov…,
    tetap Semangat’

    salam,
    rdb

  34. Pakde ada gempa lagi di Padang dan lagi2 ada yg mati gara2 kerubuhan bangunan. Sebetulnya bisa tidak aparat dan insinyur dituntut ke pengadilan oleh keluarga korban jika ada indikasi bangunan tidak dibuat sesuai bestek/aturan tahan gempa di daerah rawan gempa? Kayak di Cina itu lho.

  35. –> Sejarah membuktikan bahwa sejak jaman Majapahit atau bahkan manusia purba. Pulau Jawa merupakan tempat paling “enak” untuk di tinggali. Gempa, bencana, banjir, gunung meletus dll hanyalah jeda kecil tak berarti. :)

    Kuasai Jawa, kuasai Indonesia :) Masih berlaku tidak?
    Mohon maaf Lahir Batin.

  36. Ulasan menarik dan sangat penting bagi bangsa indonesia yang rawan bencana gemba bumi.

    Salam kenal dan sukses selalu.

  37. menariknya,
    masyarakat umum hanya menggunakan prinsip praktis tanpa mengindahkan momen-momen yang bekerja pada struktur pemikulnya.
    paling sering penerapan keliru pada sirkulasi sistem pembebanan pondasi, penghematan yang mematikan unsur dasar penopang bangunan.

    sepertinya sekarang sudah tidak ada yang memakai sistem pancang pada pondasi batu kali.
    hempp.., padahal jelas sekali sangat bermanfaat walau bagaimanapun macam kondisi tanahnya.

  38. trims ifo yg bagus sekali bos.lam kenal dari infobisnispurwokerto.com

  39. Hal-hal seperti ini apakah sudah di sosialisasikan pemerintah ke desa-desa dan pelosok ya..? hmm mungkin terlalu jauh..rumah-rumah yang di bangun developer-developer itu sudah ngikutin standard ini belum ya..? ada ngga suatu aturan yang menegaskan bahwa rumah yang di bangun oleh developer harus mengikuti suatu standard keamnana tertentu dari PU/Pemerintah. Kalau ini aja belum ada.saya rasa terlalu jauh kita bicara ke desa-desa..anyway info yang bagus sekali pakdhe..

  40. Nice for sharing…

    tambahan pemahaman yang fantastis. Thanks.

  41. mantap mas…seharusnya indonesia sudah mulai mencanangkan rumah tahan gempa..biar kalo gempa kagak ribet

  42. Kiat kenal kita selamat
    Dengan kata lain gempa ternyata tidak membunuh, yang membunuh karena
    ketidak tahuan dan ketidak ingin tahuan (curriosity).
    1. Ketidak tahuan tentang gempa menyebabkan masyarakat tidak sadar ada
    getaran gempa, mereka sadar setelah semuanya runtuh dan timbul kepanikan. Orang yang panik tidak akan bisa menggunakan akal sehatya sehingga upaya penyelatan diri bisa fatal. Goyangan gempa bisa melontarkan tubuh manusia sehingga saat terjadi gempa kalau kita langsung lari maka akan terjatuh dan terinjak injak. Apalagi pada rumah bertingkat kalau langsung lari keluar akan berisiko. Untuk itu sebaiknya segera berlindung ditempat amanseperti di bawah meja, di bawah lantai cor-coran, baru setelah gempa berhenti keluar. Kalau yang tidak tahu banyak maka yang terjadi chaos dan ini akan mematikan atau membuat luka-luka. Isu dan ramalan ikut memperuh keadaan.
    2. Ketidak ingin tahuan tiap individu/keluarga/masyarakat/pemerintah untuk mempelajari tentand gempa akan menyebabkan kejadian gempa segera dilupakan walau korban sudah ratusan ribu dan kerugian sudah jutaan dolar Amerika.
    Pada akhirnya gempa dianggap azab karena kita melakukan dosa, dan jekas tuduhan ini sangat menyakitkan bagi masyarakat yang terkena bencana.
    Kedua masalah tersebut dapat diselesaikan dengan mudah salah satunya
    dengan pendidikan agar terbangun budaya keselamatan, budaya ketahanan
    (resilience) dan nantinya akan menciptakan masyarakat tangguh menghadapi bencana.

    Salam

    Amien Widodo

  43. Pakde, filenya mbok jgn ditaruh di WP, kabotan nih.. btw Maturnuwun.

    –> Lah trus ditaruh dimana donk

  44. baru berkunjung nih…
    salam kenal y…………. :D

  45. yah udah cape2 d tungguin hasil unduhnya kok error ya pak????kenapa tuh????tolong carikan jalan lain untuk dapat buku itu,,,thaks,,,

  46. duh lama amat di unduhnya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  47. informasi diatas berguna banget wat saya yang lulusan teknik sipil,,,,selama nih informasi untuk bangunan tahan gempa hanya mengacu pada desain tradisional dengan unsur utama kayu,,,,tapi mudah2n cakrawla saya meluas karena buku nih,,,tapi kok susah ya di unduhnya,,,hhihihihi,,,

  48. Blog yang sangat bagus…
    Mohon balasan kunjungan dan backlink nya
    Terima Kasih

  49. Sekedar usul yg lain pakdhe :
    Jangan lupa pakdhe …. tidak diaplikasikannya rencana umum tata ruang wilayah yg benar merupakan pembunuh yang kejam …., harusnya kita bersama-sama juga sudah mikirin dan sosialisasikan pentingnya tata ruang sempadan daerah rentan…., kyk : sempadan lereng, pantai, sempadan infrastruktur vital/strategis, tambang, minyak, sungai, gunungapi, dsb… ngga hanya berkutat sosialisasi antisipatif di bangunannya saja …, relokalisir juga penting … Selamat Lebaran 1430, mohon maaf lahir & batin buat semuanya.

  50. langsung ta’ simpen postingan ini jadi file referensi..

  51. Buat yg rumahnya ambruk total & keluarganya tewas tertimpa longsor, saya kira bukan “jeda kecil tak berarti” lagi…….

  52. saya dengar katanya konstruksi rumah kayu lebih tahan gempa, seperti yg dibuat di aceh pasca tsunami? tapi bukan seperti rumah2 kayu yg rubuh di Cianjur & tasikmalaya

    sebenarnya jika pembangungan konstruksi2 besar biasanya sudah memiliki standar sendiri yang mungkin tidak dapat dicakup oleh panduan tsb, seperti :
    1. landasan pesawat terbang (termasuk landasan berupa jembatan)
    2. rel + jembatan kereta api (di permukaan, di bawah tanah, di atas)
    3. pembangkit listrik (PLTN, PLTU)
    4. bendungan / dam (termasuk untuk PLTA)
    5. jembatan (suramadu, jembatan layang tol)
    6. menara SUTET, menara BTS
    7. arena bermain halilintar / jetcoster
    8. tambang (batu bara, minyak lepas pantai)
    9. sea world, aquarium raksasa
    10. jalan raya
    dan konstruksi khusus lainnya

    karena kejadian gempa Tasikmalaya lalu, komunikasi HP terputus semua, apakah ada kaitannya dengan konstruksi infrastruktur selular yang kurang tahan gempa?

    jika sempat mampir ke blog saya ttg gempa :

    http://richocean.wordpress.com/2009/09/08/awas-2012-yogyakarta-gempa/

    http://richocean.wordpress.com/2009/09/10/gempa-dan-bom-ancam-pariwisata-bali/

    atau mamapir ke blog saya lainnya ttg wisata alam

    http://richmountain.wordpress.com/wisata/rizqi-firdaus-agro-wana-widya-wisata-1/

    salam :lol:

  53. Pak De kalau lihat peta wilayah gempa diatas berarti Kalimantan sangat aman terhadap gempa. Bagaimana kalau ibukota nya pindah Kalimantan saja atau seluruh penduduk Indonesia kesana semua
    Selamat Idul Fitri 1430H. Pakde lebabaran tgl 20 atau 21

    –> Sejarah membuktikan bahwa sejak jaman Majapahit atau bahkan manusia purba. Pulau Jawa merupakan tempat paling “enak” untuk di tinggali. Gempa, bencana, banjir, gunung meletus dll hanyalah jeda kecil tak berarti. :)

  54. usul pakdhe!!! bagaimana kalau secara rutin pihak yang berwenang mengadakan sosialisasi ke desa-desa tentang rumah tahan gempa ini, sehingga setiap rumah yang dibangun sudah memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud. Mengacu model Pos Yandu untuk kesehatan, maka boleh kan ada pos siaga untuk kebencanaan. Selamat ‘Idul Fitri 1430 H pakde, maaf lahir batin. Lebaran di KL atau Ngayojokarto pakde?

    >–> Weh, bagus. Tapi usulnya jangan ke aku dunk. Ke kantor PU atau dinas penerangan. Eh, ga ada menteri penerangan. Ya, wis ke MenKomInfo saja untuk memberikan pelayanan penyebaran informasi.

  55. hmmm berarti daerah tersebut not qualified. thanks mas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.217 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: