Terbentuknya Oasis di Gurun
19 Juni 2008 at 4:23 pm | In Dongeng Geologi, RuPa-RupI | 20 CommentsTags: eolian, gurun, oasis
Setelah mendongeng tentang gumuk pasir dan diteruskan dengan terbentuknya gurun dan secara kebetulan saja ada yang menanyakan :
pak de,
kenapa ya bisa terbentuk genangan air ?
Kayaknya sih pantesnya dijawab bagaimana terbentuknya oase atau oasis ya, itu tuh kolam-kolam air di tengah padang pasir itu.
Proses pelapukan, transport dan pengendapan.
Pada umumnya daerah yang kering atau arid yang berupa gurun ini memiliki tingkat perbedaan suhu yang sangat tinggi. Baik suhu siang dan malam, maupun suhu ketika musim panas dan musim dingin. Perbedaan ekstrim ini yang sering menjadikan batuan cepet lapuk karena perubahan suhu.
Batuan yang lapuk akan sangat mudah tertransport atau terbawa baik oleh angin, maupun air. Kalau di Gurun tentusaja angin akan menjadi faktor utama dalam mengangkut butir-butir pasir ini. Tentusaja selain pasir juga akan ada butiran lebih halus lainnya, yaitu lempung.
Walaupun energi angkutan angin tidak sekuat air, angin ini akan mengangkut material hasil pelapukan juga.
Batulempung ini tentusaja akan tertransport jauuh dibanding pasir. Dan apabila menjumpai daerah yang rendah butiran-butiran ini akan terendapkan. Tentusaja butiran-butiran halus akan terkumpul juga dan akan membentuk lapisan yang kedap air.
Lapisan kedap air inilah yang menjadi wadahlihat gambar disebelah ini. di Klik biar lebih gede
“Pakdhe, itu lempung juga hasil pelapukan ya ?”
“Proses pelapukan akan mengurai material batuan menjadi seukuran pasir hingga seukuran lempung. Seperti juga kalau kamu lihat tanah didepan rumah juga ada lempungnya kan ?”
Pengisian air
Proses pengisian air ini tentusaja utamanya dari air hujan. Namun karena pelapukan itu juga tidak terjadi sampai jauuh masuk kedalam, maka ada juga batuan yang masih segar dibawahnya. Batuan segar dibawah ini juga bisa menjadi sebuah bahwan penadah supaya air tidak lolos kebawah lagi.
Pada tempat tertentu air yang sebelumnya amblas meresap kedalam tanah dapat juga membentuk mata air, namun karena pada dasarnya tanah atas (regolith) ini sangat lulus air, maka air ini akan cepat masuk dan cepet pula mengalir. Berbeda dengan di hutan yang masih ada kemungkinan tertahan oleh akar-akar pohon.
Proses pengisian ini tentusaja tidak hanya satu dua tahun saja.
Disekitar oase ini tentusaja tanahnya lebih halus dan relatif lebih subur dari tempat lainnya. Itulah sebabnya ada banyak pohon yang tumbuh disekitar oasis-oasis ini.
Bagaimana kalau kisah SUmur Zam-zam di padang pasir itu ? SIlahkan kesini :
- Rahasia Sumur Zamzam – 1 (Geologi)
- Rahasia Sumur Zamzam – 2 (Monitor dan pemeliharaan)
- Sumur Zam-Zam mengering Ah masak bisa sih ?
Foto dari Tante Wiki
20 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.




Tulisan yang sangat menarik…. tapi pengen tau proses terjadinya logam emas tu kaya gimana ya?
Komentar oleh myboxspace — 19 Juni 2008 #
emas itu umumnya berupa endapan mineral dia gak sendiri mas… jadi dapat berupa inklusi atau juga massa… deposit mineral-mineral ekonomis (ore deposit) umumnya ditriger oleh:
- adanya fasa (gas, cair,padat) dalam hal ini magma yang merupakan pereaksi
- adanya tempat bereaksi (celah atau rekah pada batuan : sesar, kekar, dll)
- adanya tekanan dan suhu yang merupakan aspek utama dalam hal ini (umumnya banyak ditriger oleh aktivitas hidrotermal)
- adanya pengaruh batuan sekitar (wadah tadi) setelah mineral terbbentuk
endapan-endapan ini dapat ter erosi kembali akibat pelapukan dan diagenesa membentuk endapan baru (genesa berupa residual laterit ataupun supergene)
Komentar oleh sket_suarez — 19 Juni 2008 #
pak de lagi seneng nulis yg berbau timur tengah nih…ttg gurun, diteruskan ttg oasis….kenapa yah? jangan-jangan mau pindah ke sana yah…. :p
Komentar oleh dodiono — 19 Juni 2008 #
Top markotop lah ilmunya, terima kasih atas pencerahannya……
Komentar oleh Sancaludira — 20 Juni 2008 #
kok tiba-tiba jadi gurun sih….
mana blue energy-nya, kan lagi seru-serunya oadahal?….
Komentar oleh penasaran — 20 Juni 2008 #
Kepripun niki Pak dhe??
antara.co.id 19/06/08 13:21
“Ayo Toriq, jelaskan ini karena selama ini Anda yang mengintimdasi yang menganggap saya berbohong,” kata Djoko dengan nada emosional yang kemudian ditenangkan oleh Dandim Nganjuk dan beberapa anggota keluarganya.
Toriq menjelaskan bahwa selama ini dia diminta oleh tim Banyugeni UMY untuk menyelidiki hasil temuan Djoko. Dia menyampaikan dua tuntutan kepada Djoko, yakni temuan Djoko harus bisa dibuka kepada masyarakat umum dan dia sebagai utusan tim Banyugeni. Djoko juga harus bisa mempertontonkan temuannya di depan para wartawan.
“Dan saya bersyukur karena dua tuntutan ini telah dipenuhi oleh Pak Djoko. Saya dengan mata kepala sendiri membenarkan hasil temuan ini,” kata Toriq yang mengaku diminta oleh tim Banyugeni UMY sekaligus untuk mendapatkan investor mengenai temuan Djoko tersebut.
Komentar oleh ndesit tenan — 20 Juni 2008 #
pengen nambahin dikit tentang yang nanya emas nih om, boleh ya ?
pembentukan semua mineral logam (termasuk native element kayak emas) hampir sama, butuh kondisi yang sesuai. Pada magma (nenek moyangnya batuan
) hampir mengandung semua unsur yang ada di bumi termasuk emas (Au), cuma kadar (konsentrasi)nya aja yang dikit. Nah, pada proses pembekuan magma ini, dalam perjalanannya bisa terjadi pengayaan beberapa unsur/mineral, jika kondisinya cocok(tekanan, suhu, batuan samping, dll). Selain itu, pengayaan emas juga bisa terjadi karena proses shorting(pemilahan) selama transportasi batuan sedimen karena karakter densitasnya yang lebih berat sehingga ngumpul di suatu tempat.
kondisi yang kayak gimana bisa konsentrasi emas pada batuan bisa meningkat ? hayoo, om vick di bahas … di tunggu
Komentar oleh zaldigea — 20 Juni 2008 #
Assalamulaikum ww
kang rovic,saya sering ngikuti dongen dongen sampeyan, sangat bagus! nambah pengetahuan.
kang saya buka di web:
http://gbatemp.net/index.php?showtopic=89315
tentang fenomena alam yang terjadi di Darvas Uzbektistan, orang sana menyebtnya Pintu Menuju Neraka.
Apa hampir sama dengan sumur Lapindo yg mengeluarkan lumpur, namun kalo di Darvas sono yang keluar gas panas.
Yang sudah terbentuk 35 thn y.l
Klo bisa kang rovic bisa ndongen fenomena “pintu menuju neraka” tsb.
wassalam
wong mbanyumas
Komentar oleh arief s — 21 Juni 2008 #
oh ya dah tau belum
sama lorentz.beritanya bulan mei kmarin beliau
meninggal diusia 90 tahun.
lorentz kan pembuat teori yang terknal yg jadi dsar bagi hipotesis? gaia nya lovelock.
teori butterfly effect perlu juga de kayanya dibahas pakdhe.
katanya satu kepak sayap kupu-kupu di beijing hari ini dapat menyebabkan badai tornado di san fransisco bulan depan.ada sistem penarik lorentz dan segala macem yg q mash blum pahm,pakdhe.walau bukune udah tak baca habis..
Komentar oleh ariefcute — 22 Juni 2008 #
pak de,
kenapa ya kalo oasis itu genangan kok gak habis2 airnya….
Komentar oleh logic — 23 Juni 2008 #
pak dhe nderek teori ingkang pundi ? monggo dipun waos!
http://kppsmi.wordpress.com/
Komentar oleh ndesit tenan — 25 Juni 2008 #
tulisan bagus tfs mas,,,
Komentar oleh lagubaruindo — 28 Juni 2008 #
Top banget!
Komentar oleh Audi — 29 Juni 2008 #
Pak De, si oasis ada ikannya apa tidak? sebab di danau2 diatas gunung (di indonesia) ada ikannya? kira-kira bagaimana ya nenek moyang ikan kok bisa naik sampai di danau yang diatas gunung?
salam
matur nuwun
Komentar oleh Nyamidi — 1 Juli 2008 #
Pak Dhe,
punya dongengnya air zam zam nggak? jadi penasaran, apa penjelasannya sama dengan oasis?
matur nuwun
wassalam
Rifai
Komentar oleh Muhammad Rifai — 6 Juli 2008 #
pak dhe…
mbok ya saya d dongengke
tentang sumur grafitasi…listrik mahale..
Komentar oleh eko — 8 Juli 2008 #
O begitu ya pak de ceritanya oase… ngerti aku
Komentar oleh Karir — 8 Juli 2008 #
maturnuwun nggih pakdhe, ,sangat menambah ilmu. .
Komentar oleh kriwil — 13 Juli 2008 #
mampir cari inspirasi
Komentar oleh Achmad Sholeh — 27 Agustus 2008 #
Saya sangat tertarik dan salut atas tampilan situs dan isinya, saya lagi cari bahan kuliah untuk transportasi sedimen, kl ada yang bentuk presentasi, boleh donk pak kalo punya emailkan, makasih
Komentar oleh taufik-tea — 20 Juni 2009 #