Gumuk Pasir (Sand Dune), Morfologi hasil ukiran angin
9 Juni 2008 at 10:18 am | In Dongeng Geologi, RuPa-RupI | 37 CommentsTags: eolean, gumuk pasir, jawa, pantai pasir, parang tritis, photography, samas
Gumuk Pasir atau Sand Dune merupakan sebuah bentukan alam karena proses angin disebut sebagai bentang alam eolean (eolean morphology). Angin yang membawa pasir akan membentuk bermacam-macam bentuk dan tipe gumuk pasir.
Bentang alam (morphology) ini sering dijumpai di daerah gurun. Namun menariknya walaupun Indonesia ini beriklim tropis yang banyak hujan ternayat ada juga daerah di Indonesia yang memiliki bentang alam yang unik ini.
“Pakdeh sepertinya menarik untuk dipotret “
” Ya Thole, Dongengan ini dibuat untuk Tante Ratna kawan Pakde di HESS yang telah mengabadikan keindahan pantai Parang Tritis”.
Pantai Selatan Jawa.
Pantai berpasir di sebelah selatan Jogjakarta hingga sebelah Selatan Kebumen satu-satunya tempat di Indonesia yang memiliki bentang alam atau memiliki topografi eolean ini.
Yang sering menjadi pertanyaan adalah, “mengapa ada pasir sebanyak itu, padahal kebanyakan daerah di Indonesia ini dipenuhi dengan hutan dan pepohonan ?”
Jawabannya ternyata juga unik. Dari segi geologi tentunya sulit mendapatkan daerah yang suangat kering di Indonesia ini. Lah wong daerahnya selalu terkena hujan. Walaupun banyak penggundulan hutan tetapi toh itu bukan penyebab terbentuknya daerah gurun looh. Penggundulan hutan menyebabkan longsoran dan juga banjir saja.
“Lah trus terbentuknya Gurun itu bagaimana Pakdhe ?
“Mengko disik, nanti dongeng setelah ini, ya”
Darimana pasir-pasir itu ?
Kalau melihat peta lokasi disebelah ini, dapat dilihat bahwa ada satu sungai utama yang besar yang menoreh bukit-bukit dan gunung-gunung dan akhirnya membawa material dari gunung-gunung api yang masih aktif, yaitu Sungai Progo. Sungai Progo merupakan sungai utama yang membawa hasil gerusan batubatuan volkanik yang berasal dari Gunung Merapi-Merbabu. Juga hasil penorehan di gunung-gunung Sidoro disebelah barat laut.
Bongkahan-bongkahan serta pasir -pasir itu dibawa oleh sungai-sungai ini dari ujung puncak gunung ,,,, nggelundung sebagai bongkah-bongkah … kemudian terbawa menjadi pecah sebagai kerikil … terus ngglundung lagi dan pecah menjadi butiran-butiran pasir-pasir. Sebagian masih ada yang terendapkan namun tentusaja ada yang jauuh yang terbawa arus sungai.
Coba tengok gambar sungai disebelah ini. Sumbernya berasa dari gunung disebelah utaranya. Bukit ini akhirnya tertoreh oleh air hujan dan akhirnya dibawa ke laut dan diendapkan sebagai endapan delta di muaranya.
Secara mudah delta terbentuk karena proses-proses sungai ini. Delta merupakan tempat penumpukan material-material yang dibawa oleh sungai. Karena di muara sungai arusnya sudah sangat lemah maka seluruh barang bawaan sungai ini ditaruh saja di mulut sungai.
Kenapa tidak terbentuk delta di selatan Jawa ini ?
Disinilah uniknya laut selatan. Kalau di Balikpapan dimana lautnya berhadapan dengan Selat Makassar yang alun ombaknya tenang, maka disana terbentuk delta yang disebut dengan Delta Mahakam. Sedangkan di selatan Pulau Jawa ini alun atau ombaknya sangat kuat sehingga batuan atau sedimen pasir yang barusaja diendapkan akan terkena ombak. Oleh sebab itu karena ombaknya sangat besar, maka diselatan disekitar muara Sungai Progo tidak ada delta yang terbentuk hal ini disebabkan semua sedimennya di acak-acak lagi oleh gempuran laut selatan.
Jadi pasir yang sudah sampai di pinggir laut tadi tidak tertumpuk di mulut sungai tetapi disebarkan ke kiri kanan selebar hingga 50-60 Km. Mulai dari Pantai Parang Tritis di selatan Jogja, Pantai Samas, hingga pantai Congot di sebelah baratnya.
Nah gunung api yang ada disebelah selatan Pulau Jawa ini sangat aktif. Terutama saat ini Gunung Merapi yang selalu mengeluarkan material berupa batu, kerikil dan pasir. Material-material pasir inilah yang menjadikan pantai selatan ini Jogja sangat kaya dengan pasir.
Bagaimana terbentuknya gumuk-gumuk pasir yang indah ini ?
Setelah disendapkan di pinggir pantai, tentusaja air lau hanya menahannya dengan ombaknya yang sangat kuat. Namun juga angin dari Samodera Hindia juga sangat kuat. Angin inilah yang akhirnya mendistribusikan kembali ke utara. Angin dari laut selatan ini yang menatah dan mengukir akhirnya menjadi arsitektur-arsitektur alam di Pantai Selatan Jogja.
Terbentuknya bukit pasir
Kalau gunung-gunung itu terbentuk akibat muntahan lahar dan lava. Sedangkan bukit-bukit gamping itu akibat terangkatnya batuan-batuan ini oleh gaya tektonik, gumuk-gumuk pasir ini sedikit demi sedikit dikumpulkan dan dibangun oleh angin. Ya oleh angin !
Angin yang berhembus cukup kuat ini akhirnya mengumpulkan pasir-pasir ini membentuk dune (gumuk pasir) seperti disebelah ini.
Keindahan bukit ini tidak hanya bentuknya tetapi juga tekstur-tekstur permukaan yang unik akibat hembusan angin. Banyak ragam bentukan indah ini bisa dinimati di Pantai Selatan Jogja hingga pantai selatan Kebumen sepanjang 50-60 Km !
Sumber gambar http://www.indiana.edu/
” Nah, sekarang gantian kita lihat bagaimana Tante Ratna mengabadikan indahnya bentuk-bentuk pasir ini dibawah ini”
Foto ini dibuat menghadap ke Timur. Disebelah timur adalah Pegunungan Selatan. Di bukit inilah banyak dijumpai batu gamping yang dulunya berada di dasar laut tetapi terangkat oleh gaya tektonik yang sudah didongengkan disini :Pantai Selatan Jawa Didongkrak !

Dibawah ini dua tekstur permukaan bukit pasir yang diabadikan Ratna disini.


37 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.








makasih pakde atas penjelasannya..
aku terbantu utk ngertiin eolian morf dlm kalimat yg mudah hehee…
Komentar oleh saesa — 9 Juni 2008 #
Matur nuwun nggih Pakdhe. (Lha trus boleh ngga ada investor yg mau bikin hotel di situ Pakdhe, kalau itu satu2nya di Indonesia? *blink* *blink*)
Mbok besok2 diceritakan juga kenapa kok ada gurun pasir dan kaktus di Lembah Palu (katanya daerah terkering se-Indonesia)? Padahal daerah sekitarnya bisa ijo royo2 (Atau sudah ada critanya? he he, males liat2)
Komentar oleh panji — 9 Juni 2008 #
saya sudah ke daerah itu beberapa kali katanya gurun pasir nya indonesia. daerah pantai parangteritis. pasir gemuk yang paling luas di asia tenggara.
Komentar oleh satya sembiring — 9 Juni 2008 #
kalo orang punya taste keindahan emang beda agle ya .. pak de…
Komentar oleh ysk — 10 Juni 2008 #
apakah bentuk lahan yang berupa bukit kapur SELALU terbentuk karena proses tektonik dan dimasukkan sebagai landform Grup Tektonik? dan apa bedanya dengan karst?
Komentar oleh irawan — 10 Juni 2008 #
m… pak dhe benar-benar ini ilmu yang bermanfaat lumayan buat tambahan ilmu praktikum geomorfologi eolian, btw saya ndikit ambil ya pak dhe bahan ini buat bahan presentasi saya, tenang aja pak dhe nanti saya lampirkan kok sumbernya…. Pak dhe bisa bahas lebih rinci gak pembentukan paparan gunung jayawijaya…..
Komentar oleh syawal — 10 Juni 2008 #
weleh…kulo minggu wingi bar mriku je pakdhe
Komentar oleh ariebp — 11 Juni 2008 #
Photonya bagus. Minta ijin menyalin ,Jeng Ratna ! Semoga dijawab di sini.
Padahal berkali-kali saya ke pantai selatan dari glagah, pandan simo, patihan, depok, parangkusumo, parangtritis, baron, kukup, krakal, drini, sadeng belum ada sesuatu jadi bahan cerita (paling banter cerita kuliner mak nyussssss) Setelah baca semua artikel ini ada ilmu yang bisa diberikan terutama kepada yunior. Yunior paling tertarik dongeng Bengawan Solo Purba Pantai Selatan Jawa Didongkrak dan Gumuk Pasir. Makasih dongengnya Mbah. Sungkem dari Yunior.
Komentar oleh goenad — 11 Juni 2008 #
Nderek tanglet, pakdhe … Mengapa kok ada lahan dengan pasir putih di bekas hutan di beberapa daerah di kalimantan tengah, sampe2 ga bisa ditanami sawit? Apakah yang itu cikal bakal gurun pasir … Pasirnya kasar2 dan tajam, nggak kaya pasir bekas abu gunung kelud yang lembut dan hitam di rumah ku.
Komentar oleh dystia — 11 Juni 2008 #
kalo aq sih
masih inget ama kenang-kenangan
wktu taon 96
masih bersih bgt
dateng subuh trus duduk di warung yg lagi mo buka.
wktu mo cabut,ama tkng wrungy dmintain 500 :hhalah…
Komentar oleh ariefcute — 11 Juni 2008 #
Komentar oleh jje — 12 Juni 2008 #
aq dah pernah kesana pas kuliah….tapi sayangnya cuma keliling seputar parang kusumo aja. ga nyangka pangjangnya 50-60 km….
Komentar oleh anna — 12 Juni 2008 #
Nuwun sewu, pak dhe.
Aku minta izin ya nitip link mengenai epilog dagelan berjudul Blue Energy :
http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/06/13/joko-presentasikan-blue-energy-di-nganjuk/
terima kasih
Komentar oleh Robert Manurung — 14 Juni 2008 #
photo nya pada bagus, ijin ngopi ya….
Komentar oleh nina — 5 Juli 2008 #
Penjelasan dosen pada waktu kuliah lapangan dulu, perbukitan di sepanjang pantai juga berpengaruh terhadap akumulasi pasir. Dinding bukit ynang terjal tersebut menghalangi pasir tertransport terlalu jauh ke daratan dan dominan terdistibusi di sepanjang pantai berupa akumulasi pasir yang tebal. Gimana pakdhe?
Komentar oleh anz — 7 Juli 2008 #
Pak De…bisa nolongin aku nggak?..kalo mo dapet data angin jam-jaman di beberapa wilayah di sekitar laut Jawa secara gratis…gimana ya?..
Komentar oleh Tania Edna — 7 Agustus 2008 #
Weleh Pak Dhe,,,cocok tenan dengan penjelasan Dosenku waktu PKL di Jogja kemaren…
Makasih Pak Dhe pencerahannya.
Komentar oleh Mei — 19 Agustus 2008 #
Menarik buanget Pakdhe.. Saya yang wong mBANTUL bangga punya gumuk pasir yang terbentuknya seperti yang pakdhe ceritain itu..
Salam kebumian lah!!
http://www.centrascholarship.com
Komentar oleh putra — 26 Agustus 2008 #
saya sedang mencari data ttg gumuk pasir, adakah referensi lainya yang bisa saya dapatkan?
Komentar oleh Doddy Varonis M — 3 September 2008 #
pak untuk cari data angin selama 10 tahun aku bisa cari di mana ya? terimakasih
Komentar oleh Aris — 5 September 2008 #
gambarnya dah bagus, tapi coba diperbanyak. informasi geografi sangat kurang dengan adanya ini saya merasa terbantu, tetapi mohon diperbanyak lagi materinya.
Komentar oleh khoir — 9 September 2008 #
bagus juga tu. ada info lain nga tentang gumuk pasir?? ada tugas bt paper nih!
Komentar oleh putra — 8 Desember 2008 #
Salam Hormat, Salam Senyum Kanggo Sedulur Kabeh
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan, Saya H.M.Jamil,SQ,MPd ingin meminta dukungan Saudara dalam pemilihan Caleg DPR RI PPP 2009 Dapil Kebumen, Banjarnegara & Purbalingga.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Salam Hangat buat Keluarga Anda
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Komentar oleh muhammad jamil — 1 Januari 2009 #
ich keren bgt…jd pengen neliti sendiri..bulan depan saya kesana iktan yah ma ank” UGM penelitian….
Komentar oleh Tiara — 16 Januari 2009 #
pakde. sebenarnya gumuk pasir barchan tu ada berapa sih di dunia ini? katanya cuma ada di indonesia ma jazirah arab sana. bener ga?
Komentar oleh ari — 20 Januari 2009 #
Ari,
Disini juga ada :
http://en.wikipedia.org/wiki/Barchan
Komentar oleh pEndeNgaR — 20 Januari 2009 #
walah la agos agos
Komentar oleh runi — 16 Februari 2009 #
good luck my friend
Komentar oleh celiola — 13 Maret 2009 #
wah2, dongengy very2 goood deh bwt disbrin ma ank2 scool. wah q jd tmbh jelasssssss n gamblang…..blang….blang
Komentar oleh sumi — 24 Maret 2009 #
Matursuwun sanget……………………..
Komentar oleh arasy — 13 April 2009 #
matursuwun sanget…..daerah itu sering saya kunjungi tempatnya bagus banget
Komentar oleh onaldus yansen beta — 24 April 2009 #
keren abiz…. pasir disana, lembut n daerahnya dapat dimanfaatkan untuk pertanian. pokoke disana keren
Komentar oleh ratna — 5 Mei 2009 #
kebetulan saya lagi nyari data tentang gumuk pasir, minta ijin ngopi foto dan materi ya…
Komentar oleh rista — 10 Mei 2009 #
Indahnya alam Indonesia yang menyimpan rahasia ilmu yang tak terhitung dan tak ternilai harganya. AWAS KLAIM BANGSA LAIN !!!
Salam saya : GeografiOnline.com
Komentar oleh eko budiyanto — 11 Mei 2009 #
pak polish itu apaan ya??
mau cr referensi tentang itu bt paper di mana ya??/
kq kagak ada, adanya malah bahasa polski…
Komentar oleh dian — 17 Mei 2009 #
perfect..
Komentar oleh atika — 18 Mei 2009 #
well bagus banget penjelasannya sampai saya ingin datang ke sana untuk pengambilan data skripsi pariwisata….
Komentar oleh diah fauziah — 2 Juli 2009 #