Harga minyak mahal Pak Cik
5 Juni 2008 at 9:10 am | In Dongeng Geologi, Energi | 18 CommentsTags: bbm, bensin, fuel price asia, harga minyak, minyak bumi
Semalam harga BBM (Gazoline/bensin) di Malaysia naik dari 1.92 RM/litr menjadi 2.7 RM/liter, atau sekitar 40% kenaikannya.
Yang cukup bikin kaget adalah pengumuman harga ini sangat mendadak. Sehari sebelumnya, Menteri Konsumen dan PM membuat pernyataan bahwa harga minyak baru akan dinaikkan nanti bulan Agustus, lah kok kemarin (4 Juni 2008,) mengumumkan harga minyak naik mulai esok harinya (6 hour notice).
Kebayang ngga kalau cara mendadak itu dilakukan di Indonesia ?
Memang sebelumnya sudah ada sosialisasi seperti yang aku tulis di dongengan itu Dongeng Subsidi versi Malaysia”, tapi menurut masyarakat disini kenaikan 40% dengan mendadak yang sontak mengagetkan juga.
Fuel Price comparison (perbandingan harga BBM di Asia) versinya Reuter (awal June 2008 )
Fuel Price / Liter ;
1. Singapore : $ 1.54
2. Thailand : $ 1.22
3. India : $ 1.19
4. Vietnam : $ 0.90
5. Malaysia : $ 0.83
6. China : $ 0.72
7. Indonesia : $ 0.64
Rawan pencurian/penyelundupan.
Masih juga ada bahaya/rawan “pencurian/penyelundupan” BBM karena adanya disparitas harga yang sangat mencolok antara Indonesia dan Singapura sebesar 0.9 USD perliter. Anda mungkin bisa “ngeyel” bahwa oktannya kan beda-beda, tetapi seringkali angka oktan relatif tidak banyak menentukan tingkat efisiensi pemakaian BBM perkilometer.
“Lah trus gimana seharusnya Pakdhe ?”
“Aku ngga ngerti gimana yang seharusnya thole, tetapi kita hanya tahu itulah yang terjadi”
“Pakdhe katanya Malaysia itu Net exporter kenapa menaikkan BBM ?”
“Karena Malesa juga tidak menggunakan logika Kwik Kian Gie! baca lagi deh : Usaha minyak: Untung, tapi kok perlu subsidi ?
Gambar dari Pak Nyoto
18 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.




Kalau mendadak ya kayak jaman Orba Pakdhe, Tapi dulu kan ga ada demo jaman itu juga … Santai-santai aja juga tuh
Komentar oleh SenK Leh — 5 Juni 2008 #
Minyak subsidi kita betul2 rawan diselundupkan…
Bujur2 kadak bengkok… (whelehweleh…)
Komentar oleh ROMIE — 5 Juni 2008 #
Indonesia sebenarnya masih rendah dibanding negara lain, tapi ya tetep sesek juga rasanya…
Komentar oleh sancaludira — 5 Juni 2008 #
Jadi kalo di Indonesia masih pada Demo gimana Pak Cik??
Kebangetan, Bodo atau memang ga tau??
Komentar oleh argo — 5 Juni 2008 #
Dhe, mungkin d negara2 lain yang masyarakatnya memiliki pendapatan perkapitanya tinggi kenaikan BBM tidak terlalu berdampak besar, tapi bagi Indonesia yang pendapatannya perkapitanya ga sebesar Malaysia, mungkin berdampak besar.
Mental orang indonesia itu memang korup, gara2 oknum yang suka nyelundupin BBM, rakyat semua yang mesti menanggung dampaknya.
Komentar oleh bon2 — 5 Juni 2008 #
ternyata harga minyak disesuaikan dgn harga pasar biar gak diselundupin ke luar negeri tho, pakde?
Komentar oleh toim — 5 Juni 2008 #
dampak kenaikan BBM makin menjadi-jadi karena di negeri ini kita ribut melulu. makin ribut ya makin ikut naik harga-harga yang lain…
Komentar oleh windede — 5 Juni 2008 #
pakdhe, kemaren sempet baca kompas, disebutkan kalo Philipina, Malesa, India, juga berlomba kurangi subsidi minyak. Berarti mereka pake cara ngitung kita ya.. kira-kira kenapa kwik tetep ngotot ya ?
trus soal disparitas, tentu bukan semata-mata negara kita takut minyaknya diselundupkan, tetapi juga soal biaya produksi negara tetangga. Barang-barang mereka akan jadi lebih mahal dibanding negara yg minyaknya lebih murah, ini soal daya saing. Contoh mobil disini laku (salah satunya) karena premium murah.
Komentar oleh nindityo — 5 Juni 2008 #
[...] begitulah pak cik, info dari bang Rovicky di sini yang menceritakan drastisnya kenaikan harga yang [...]
Ping balik oleh BBM di Malaysia nyaris 8000 per liter … « Aku Seorang Kapiten — 5 Juni 2008 #
woh kalau penguman harga minyak mendak kayak di malaysia. gimana ya bisa bisa terjadi demo terus.
Saya baru tahu kalau harga minyak di malaysia lebih mahal dari indonesia ^_^
Komentar oleh Yeyep — 5 Juni 2008 #
Salam
kalo di Indonesia naik dadakan gitu masih mending kali, krn harga sembako ga akan naik duluan karena pengaruh issu
Komentar oleh nenyok — 6 Juni 2008 #
memang drastik pakcik.. sy dari Malaysia… kalau minyak naik sudah semestinya harga barang di Malaysia akan naik mendadak..
Komentar oleh sheagirl — 6 Juni 2008 #
Terima kasih infonya pak!
Komentar oleh triaslama — 6 Juni 2008 #
Iya Pak De ni di Miri,Sarawak minyak naik, jadi sesek deh kantongnya hehehe,
tapi rakyat malase ga suka demo kaya kita di Indonesia sana,
memang minyak harus naik di negeri kita agar subsidi bisa di alihkan ke orang2 yang bener memerlukanya, kalo mahal kan orang jadi berhemat, tidak di foya foyakan dan boros
Komentar oleh Adi — 14 Juni 2008 #
@ atas
gak suka sama gak berani kayaknya beda deh
Komentar oleh nindityo — 15 Juni 2008 #
hehehee…kalo indonesia naikin harga BBM mendadak ya tetap demo juga :p
kayaknya om SBY nunda karena pengen liat dulu reaksi masyarakat, bisa demo kerusuhan massal apa ga? jadi lebih ke antisipasinya, masih sanggup di antisipasi apa ga? ternyata om SBY jenius juga, bisa ngalihin perhatian dari BBM ke FPI
kalo rakyak kecil banyak yang demo, wajar aja .. namanya juga jamannya udah bisa ngomong (tapi belum bisa tanggung jawab sama omongannya
)
yang ga abis pikir calon2 intelek (mahasiswa) yang demo tanpa berpikir 101x dulu, logis atau ga logis, lha wong masih bedain tawuran sama demo aja belum bisa ..
Komentar oleh zaldigea — 19 Juni 2008 #
ada kabar yang mengatakan beberapa taon kedepan, minyak dunia habis. nga kebayang, pasti demo dimana2..
Komentar oleh lowongan kerja — 11 Juli 2008 #
di negara manapun udah demo.mau jadi apa dunia tanpa minyak..
Komentar oleh vailixi — 16 Juli 2008 #