Alhamdulillah akhirnya berlebaran pada hari yang sama :)
3 Oktober 2007 at 9:36 am | In Islam, RuPa-RupI | 43 CommentsTags: hikmah, Islam, lebaran, syawal
“ Looh gimana to Pakdhe ? Katanya ada perbedaan penentuan hari raya Lebaran kali ini ?”
“Lah iya thole. Siapa bilang beda-beda ? Sejak dulu kita sama-sama hari rayanya tanggal 1 Syawal !!“
“Whalllaa !!”
Dah lah …. Jangan serius-serius banget walaupun berbeda
Apa hikmahnya hari raya berbeda-beda ?
- Menujukkan bahwa Islam memberikan “kebebasan memilih” … emang-e demokrasi !
- Jalan untuk mudik ke kampoenk dapat bergantian. Jadi ngga macett donk !
- Makan ketupat bisa berkali-kali. Lumayan ngga usah masak
- Sowan Calon Mertua yang lain juga bisa …. wupst !!
- Minta baju barunya nambah … Aseeek beli baju batik !

- Bonus lebaran kudu ditambah niih … emangnya prusahaan nyak loe !
- ???
- Mnurut loe apa lagi ?
43 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
-
Mencari topik dongeng
Silahkan menggunakan fasilitas mencari (search) diatas -
Dongengan Anget
- Masih mungkinkah ada letusan gunungapi sedahsyat Krakatau atau Tambora ?
- Capres yang sekarang bagus-bagus kok !
- Semburan Gas-Lumpur di Serang
- Bila semburan lumpur berkurang drastis -be alert !
- Membandingkan bukan mempertentangkan
- Seamount, Si Gunung Raksasa dibawah laut (1. Proses Terbentuknya)
- Topografi dan batuan yang menyusunnya
- Gunung api di tengah laut di dekat Bengkulu, Sumatra. Seamount ?
- Pak Boediono diperlukan dimana ?
- Note: IPA 2009 Plenary Session – Kontrak karya untuk migas –> Bisa ndak ?
- Note: IPA 2009 Plenary Session – Cost and Reporting Transparancy
- Partai-partai dengan raport merah
- Skenario Pilpres 2009
- Scenario Planning, membuat dongeng masa depan.
- Kesamaan LuSi yang bandel dan Si Gintung ketika marah
Dongeng Tempe-
Dongengan Terlaris
- Skenario Pilpres 2009
- Segitiga Masalembo - The Indonesian "Bermuda Triangle"
- Masih mungkinkah ada letusan gunungapi sedahsyat Krakatau atau Tambora ?
- Benarkah Indonesia itu Atlantis ?
- Surat Terbuka Buat Rizal Malarangeng
- Seamount, Si Gunung Raksasa dibawah laut (1. Proses Terbentuknya)
- Gunung api di tengah laut di dekat Bengkulu, Sumatra. Seamount ?
- Banjir Situ Gintung : "Keringkan saja danau ini !"
- Semburan Gas-Lumpur di Serang
- Airtanah? Apa dan Bagaimana Mencarinya?
- Foto Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009
- Proses pembentukan minyak bumi
-
Yang diDongengin
-
Mailist Dongeng Geologi
Dongeng-Geologi Visit this group -
Dongenganmu
dede di Benarkah Indonesia itu Atlanti… Pemilih.com di Capres yang sekarang bagus-bag… ferry di Matahari terbit dari bara… Irsyad muhammad di Segitiga Masalembo – The… Irsyad muhammad di Segitiga Masalembo – The… Stop Dreaming di Gempa Sangihe-Talaud 7,4 SR (7… Stop Dreaming di Gempa Sangihe-Talaud 7,4 SR (7… jangangempalagi di Gempa Terkini Fauzan di Gunung api di tengah laut di d… Bang Del di Capres yang sekarang bagus-bag… Annosmile di Banjir Situ Gintung : “K… miftahul arifin di Benarkah Indonesia itu Atlanti… Allysia Amanda di Segitiga Masalembo – The… Raden Wijaya di Hilang amblas ditelan bumi … diah fauziah di Gumuk Pasir (Sand Dune), Morfo… -
Pembaca
- 2,001,759 Yang diDongengin
-
Ngopi Dongeng
Anda dapat memperbanyak dan menyebarluaskan isi website ini seutuhnya, sebagian trus dicetak dijual ataupun dipakai bungkus kacang, ataupun dijadikan pesawat-terbang kertas, atau didaur ulang, dst-nya, asalkan tidak menghapus 'catatan hak cipta'. Karena banyak karya orang lain tersadur juga dalam dokumen website ini juga.Copyleft
Macam-2 Dongeng
Tulisan sebelumnya
-
Dongeng Gambar




More Photos -
PenDongeng
Just me, an Indonesian geologist. Nothing special. Has been working as an explorationist in oil companies (Hudbay Oil, Lasmo, Kondur PSA, Shell, Total, Murphy Oil, and now with HESS). Now live in Kuala Lumpur, Malaysia. Member of :- IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia),
- HAGI (Himpunan Ahli Geofisika Indonesia)
- AAPG (American Assoc of Petroleum geologist),
- SEG (Society of Exploration Geophysicists),
- IPA (Indonesian Petroleum Association),
- IATMI (Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia),
“Santai Aja”, katanya.
“Nglaras”, kata Budhe
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
hehee…aku tgl 13 aja lah
Komentar oleh feRi — 3 Oktober 2007 #
looh kok Feri tanggal 13 ?
bener Pakdhe, tanggal 1 syawal
Komentar oleh Hendar — 3 Oktober 2007 #
Pantes komentar di postingan Hati Kecil sudah pada dihapus ya Pak De, karena lebarannya sudah pada tanggal yang sama yaitu 1 Syawal 1428 H.. (bukan hari yang sama Pak De???)
Komentar oleh erander — 3 Oktober 2007 #
Postingan komentar Hati Kecil yang mana yang terhapus ?
Wah aku ini ga pernah menghapus komentar kecuali SPAM
Komentar oleh Rovicky — 3 Oktober 2007 #
Maaf Pak De .. tadi saya buka di blog tempe Pak De, saya pikir komentarnya dihapus karena di Tempe hanya ada 1 komentar. Ternyata, postingan ini muncul di 2 blog nya Pak De.
Komentar oleh erander — 3 Oktober 2007 #
Yang pasti kalo lebarannya dua kali dapet THR nya dua kali juga duong….
Komentar oleh dowey — 3 Oktober 2007 #
Asyiiiiik bareng.
HIP HIP HORE
Komentar oleh wedulgembez — 3 Oktober 2007 #
Lebaran Ketupat di Semarang Kudus Pati dan sekitarnya seminggu sesudah Ied 1 Syawal lho, jadi betul-betul lebaran maka namanya BAKDA pak dhe !
Komentar oleh ompapang — 3 Oktober 2007 #
Isi artikel yang ‘berbeda’ dengan judulnya.
Komentar oleh Mihael "D.B." Ellinsworth — 3 Oktober 2007 #
artikelnya bener2 menghibur..
list ‘hikmah’nya benar2 mengena.. apalagi yang poin ke-4.. ^_^
Komentar oleh arie — 3 Oktober 2007 #
ada THR buat para blogger loh………
mao?
Komentar oleh abeeayang — 3 Oktober 2007 #
mmm walah…
Komentar oleh aRuL — 3 Oktober 2007 #
ya bener tuh… sama2 1 syawal…
:D
Komentar oleh dobelden — 3 Oktober 2007 #
ikut pemerintah ajah tuh, jadi kan resmi..ga usah neko2
Komentar oleh dykira — 3 Oktober 2007 #
Hahaha…
Betul2… 1 Syawal..
Kelihatannya saya ikut yg tanggal 13 aja
Komentar oleh Aretha Luthien — 3 Oktober 2007 #
Kirain diantara 2 kubu udah ada yg mau ngalah. Eh ternyata blm yah. kecele kaleee
Komentar oleh pr4s — 4 Oktober 2007 #
Ye… Pak Dhe… itumah bukan hari yang sama, tapi tanggal yang sama.
Komentar oleh agorsiloku — 4 Oktober 2007 #
o yoo ik, tetapi samo-samo sepakaik belebaran pada tanggal 1 syawal, saya pikir sudah ada tim penengah agar bisa pada hari yang sama. tq
Komentar oleh zuni — 4 Oktober 2007 #
ikut mana aja yang penting lebaran…apa blogger gak bikin sendiri aja sekalian ya
salam kenal
Komentar oleh dokterearekcilik — 4 Oktober 2007 #
JIKA ADA KEMAUAN, PASTI ADA JALAN
JIKA BELUM KETEMU JALAN, BUATLAH JALAN
Salam kenal Mas Rovicky
—
Salam PROGRESIF!
Progress terus, terus Progress
Krisnawan Putra
I am The Coach
Bagi saya, semua orang bisa berubah
Bagi saya, semua orang punya potensi
Bagi saya, semua orang dapat meraih impiannya
Komentar oleh Krisnawan Putra — 4 Oktober 2007 #
oalah…kecele aku, perasaan kemarin ada berita kalau pertemuan antara NU sm Muhammadiyah nggak menghasilakn kesepakatan…eh kok ada postingan di blog kl lebaran pada hari yang sama…ternyata
Komentar oleh Lintang — 4 Oktober 2007 #
Sowan Calon Mertua yang lain juga bisa
Saya Bangets!
Taun kemaren, kebetulan kedua ‘kawan dekat’ merayakan hari raya berbeda waktu, jadi saya bisa membagi kasih dalam artian sebenarnya, he…
Komentar oleh manusiasuper — 4 Oktober 2007 #
puasa jd lbih sedikit
bsa makan samapai kenyanggggggg
Komentar oleh gonteng — 4 Oktober 2007 #
ehmm kalo aku puasa ikut yang belakangan trus lebaranya ikut yang tanggal 12 aja ahh heueue nyam..nyam….
Komentar oleh Tsakurnikov — 4 Oktober 2007 #
Wakaka, kalau saya sih gmana keluarga aja
Komentar oleh atmo4th — 4 Oktober 2007 #
Betul…betul lain, dari ohm rovy yang biasa…
syaluth ohm
Komentar oleh goop — 4 Oktober 2007 #
Satu lagi yang sama, berlebaran pada hari yang kita tdk berpuasa.
Kalau saya ikut pemerintah aja.
“Puasa itu adalah hari ketika kalian seluruhnya berpuasa, Iedlul Fithri adalah hari di mana seluruh kalian berbuka (yakni tidak berpuasa lagi –pent.) dan Iedlul Adha adalah hari ketika kalian seluruhnya menyembelih kurban. (HR. Tirmidzi dari Abu Hurairah, dengan Tuhfatul Ahwadzi, 2/37)”
Komentar oleh anas fauzi rakhman — 4 Oktober 2007 #
singkong diragiin……..
tapee dehh….
hari gini masih pusing mikirin gituan
kita harus jadi orang yang moderat… NU..Muhammadiyah ,,,, sama aja,
emang muhammadia sama muhammad kita bedannya apaan???
Komentar oleh nabhan — 4 Oktober 2007 #
lebaran ga sama ? biar dibilang pinter kali..!!!
kalo sebagai warga negara yang baik ikut pemerintah aja………….!!!!!!!!!!!
Komentar oleh Ahmad M. — 4 Oktober 2007 #
Tanggal 1 syawal ditentukan secara fakta dan ilmiah oleh umat Islam berdasarkan posisi pengamat di bumi, posisi bulan dan matahari. Dan itu seharusnya dapat dihitung, bahkan sudah ada program simulasinya. Jadi bukan berdasarkan perjanjian, demi budaya, atau fatwa. Barangkali tanggal 1 syawal di Sabang dan di Meuroke berbeda waktu jamnya, dan perlu ada jadual tanggal 1 syawal seperti juga ada jadual sholat, imsyak, dan buka puasa.
Jadual tanggal 1 syawal di Indonesia
Jakarta tanggal … jam ….
Bandung tanggal … jam ….
Surabaya tanggal … jam …
Jika 1 syawal tejadi pada siang hari, maka puasa disempurnakan sampai buka (sesuai Alqur’an) besoknya sholat iedul fitri.
Semoga masalah penetapan tanggal jadual hari raya atau puasa ramadhan tidak berlarut-larut sampai kiamat. Semoga umat Islam semakin pandai.
Komentar oleh Dedi Ganedi — 4 Oktober 2007 #
[...] Terakhir Romadhon, hari hari terakhir puasa, artinya sebentar lagi Lebaran, 1 Syawal 1408 [...]
Ping balik oleh Lebaran (Pesta menyambut kebebasan???) « wak AbduLSomad — 4 Oktober 2007 #
Hem, satu syawal emang satu, hari-nya ini yang bikin kaco, sabtu, atau minggu. Ehm, ikut yang awal aza, bukan karena pengen gak puasa, karena repotnya haram puasa 1 syawal.. Duh, susahnya….
Komentar oleh Otto13 — 5 Oktober 2007 #
udah.. gampang aja.. malah jadi enak buat yang mudik.. kalo gak sampe di kampung halaman hari jumat (12) kan bisa lebaran hari sabtu (13) dan sebaliknya gituh… yang pentingkan momen lebarannya… sungkeman, maap-maapan, bagi2 angpao, makan enak, ketemu sepupu-sepupu yang cakep2…
Komentar oleh alifaiq — 5 Oktober 2007 #
yg bener tuu, lebaran pada tanggal yg sama.bukan hari yg sama..
Komentar oleh delftblue — 5 Oktober 2007 #
Yang penting banget puasa ramadhan jangan kurang dari 29 hari dan jangan lebih dari 30 hari. Jadi pilih dengan kepala dingin dan hati yang taqwa 29 hari atau 30 hari.
Komentar oleh ganedio — 5 Oktober 2007 #
h aha bisa aja pak de ini!
Tapi setuju tuch pak no 4
Komentar oleh RIZKI EKA PUTRA — 5 Oktober 2007 #
[...] Begitu .. sepenggal lagu karya abadi BIMBO yang masih sangat relevan hingga saat ini. Ya iya lah, secara tinggal seminggu lagi lebaran tiba. Masalahnya adalah .. apakah lebaran itu tanggal 12 Oktober atau 13 Oktober? Tentunya, semua kembali pada keyakinan kita masing2 individu. Tapi yang pasti, lebaran itu jatuh pada tanggal 1 Syawal 1428 H. [...]
Ping balik oleh Lebaran sebentar lagi .. « KU LETAK KAN KATA DISINI — 6 Oktober 2007 #
asyik. poin 4 pak dhe. setuju aku
Komentar oleh arsaf — 9 Oktober 2007 #
wah setunjay pakdhe, lebaran kan di hari yg sama, 1 syawal tentunya
jadi inget taun kemaren pulang sholat ied nelpon mertua katanya disana belom lebaran.
Komentar oleh hermawanov — 9 Oktober 2007 #
emang muhammadia sama muhammad kita bedannya apaan??? << situ orang islam bukan ? ato islam ktp saja? he2
ajaran muhammadiah diambil berdasarkan dari ajaran Nabi Muhammad S.A.W. jd dari pertanyaan yg anda lontarkan itu berarti sama saja dan tidak ada perbedaanya.saya heran perbedaan begitu saja diributkan.:)
Komentar oleh no name — 12 Oktober 2007 #
membayangkan cerita lebaran yang berbeda
sama merindingnya.
dengan mendengarkan cerita dari ketidakpedulian yang berbalut sandal jepit? yang menangisi keausannya
apakah cinta hanya milik nenek moyang kita
nenek moyang yang mana?
bukankah kita lebih? nenek moyang dari
apa yang dikenang oleh nenek moyang kita
bukankah nenek moyang kita selalau berkata,
“kapan kau kembali,anakku
waktu telah menunggumu terlalu lama
hingga cemberut dalam—bip—[unread]“.
seperti yang ditawarkan delta9 tetrahidro canabinol
dalam esainya
ini hanyalah kisah tentang rasa
rasa yang telah ditetapkan kalimat yang sempurna
untuknya
“jika kau kembali maka kami pun akan kembali”
rasa yang menjadi asing
seperti asingnya malam
bagi mata yang memandangnya
Komentar oleh arief_protonic — 15 Oktober 2007 #
Sebelumnya minta maaf,bagi yg membaca.kenapa islam sekarang pd ribut ,mari kt pelajari lagi dr dasar.pelajari dulu dr sahadatnya,sudahkah kt memenuhi rukun sahadat,tanpa me2nuhi rukun tdksah semua ibadah,ini dulu yg harus di renungkan.trimakasih
Komentar oleh Edi gunanto — 20 Juni 2008 #
Lanjutan,bersahadat itu hanya bisa di tempuh dgn 2 cara:1.bersahadat di hadapan dhohirnya rosullullah(wujudnya)2.bersahadat di hadapan hakekat rosullullah(batinya)tinggal pilih.bersaksi itu bukan dengan mulut(ucapan)tapi dengan mata(penglihatan)renungkan.
Komentar oleh Edi gunanto — 20 Juni 2008 #