Kenali tanda-tanda awal longsoran –> AWAS !


LongsoranBiasanya kata-kata mutiara tak kenal maka tak sayang, kalau ini “tak kenal maka tak selamat”, Ya bencana harus dikenali (tanda-tandanya) demi keselamatan diri.

Hampir setiap kejadian alam pasti ada tanda-tanda sebelum kejadian. Walaupun gempa yang masih sulit dicari tanda-tanda datangnya, namun boleh dikata hampir semua bencana selalu dimulai dengan tanda-tanda khusus. Pengamatan yang benar tentunya harus sambil berpikir ketika melihat tanda-tanda itu, kalau tidak mengenali akhinya hanya bisa panik.

- :( “Jarene Pak guru ngaji gini, Dhe … Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka berpikir penciptaan langit dan bumi ,… gitu ya Pakdhe ?”

Longsoran memang terjadi secara mendadak, bahkan kecepatan longsoran ini menurut perhitungan ahli geotechnique bisa mencapai puluhan kilometer perjam. Jadi ya ngga bisa sempat menghindar. tetapi tanda-tandanya bisa dikenali dengan relatif mudah. Ayo coba amati lereng-lereng bukit sekitarmu !

Pak Amien dari ITS barusaja menemukan beebrapa gejala awal dari sebuah longsoran yang ditandai dengan turunnya permukaan tanah dibagian atas sebuah lereng. Foto awal longsor ini dijumpai di Desa Bodag Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Catatan beliau menunjukkan :
* Tgl. 14/2 turun 0,5 m,
* tgl. 22/2 turun 4 m,
* tgl 26/2 turun 5 m,
* tgl 2/3 turun 6,6 m.

Gambar diatas itu menunjukkan lokasi gejala-gejala ini di lapangan. Gambar 1 yang ditandai merah diatas menunjukkan lokasi terlihatnya tanah longsor yang awalnya hanya setengah meter, menjadi hampir 4 meter dalam waktu hanya dalam waktu 8 hari ! atau sekitar setengah meter perhari !
longsor2.gif

Coba lohat bandingkan pengamatan tanggal 14 February 2007 (Gambar 2) diatas, dengan pengamatan pada tanggal 22 February 2007 (Gambar 3) dibawah ini.

longsor3.gif

Gambar 4 dibawah ini memperlihatkan longsoran kecil lainnya yang juga teramati pada tanggal 14 February 2007.

longsor4.gif

longsor.gif Kalau diamat-amati pola morfologi atau bentuk permukaannya, maka longsoran ini dapat digambarkan seperti disebelah kiri ini.

- :( ” kenapa sih dhe kok banyak longsoran bersamaan dengan musim hujan ?”
+ :) ” Biasanya memang begitu. Musim longsor terjadi kira-kira sebulan sesudah musim hujan, kalau tanah sudah mulai jenuh oleh air. beban yang ditahan oleh tanah menjadi berat karena kandungan air hujan”
:( “Loooh dhe, ntar dulu. Katanya pohon-pohonan itu akan menahan dari longsoran tetapi kenapa disini malah banyak pohonnya ?”

Kalau anda amati pada gambar diatas terlihat pada tempat0tempat dimana terlihat bidang gelincir merupakan tempat-tempat yang sedikit pepohonan berakar. Hal ini yang menyebabkan terbentuknya bidang gelincir yang digambarkan warna merah.

Itulah sebabnya Pak Amien menyarankan untuk mengalirkan air permukaan yang melewati bidang gelincir. Pak Amien Widodo juga sudah menyarankan untuk menyingkir dari daerah itu. Bagi anda yang memerlukan saran serta pendapat Pak Amirn Widodo yang dosen ITS silahkan menghubungi di HP beliau 08121780246.

Jadi kenalilah tanda-tanda sebelum bencana …..
Waspada dan AWAS !!!
Bulan-bulan Maret April ini adalah bulan-bulan musim longsor !

 

 

Tips Menghadapi Longsor dan Ciri Daerah Rawan Longsor
Tim Bakornas – 2005
Ciri Daerah Rawan Longsor
1. Daerah berbukit dengan kelerengan lebih dari 20 derajat
2. Lapisan tanah tebal di atas lereng
3. Sistem tata air dan tata guna lahan yang kurang baik
4. Lereng terbuka atau gundul
5. Terdapat retakan tapal kuda pada bagian atas tebing
6. Banyaknya mata air/rembesan air pada tebing disertai longsoran-longsoran kecil
7. Adanya aliran sungai di dasar lereng
8. Pembebanan yang berlebihan pada lereng seperti adanya bangunan rumah atau saranan lainnya.
9. Pemotongan tebing untuk pembangunan rumah atau jalan

Upaya mengurangi tanah longsor
1. Menutup retakan pada atas tebing dengan material lempung.
2. Menanami lereng dengan tanaman serta memperbaiki tata air dan guna lahan.
3. Waspada terhadap mata air/rembesan air pada lereng.
4. Waspada padsa saat curah hujan yang tinggi pada waktu yang lama

Yang dilakukan pada saat dan setelah longsor

1. Karena longsor terjadi pada saat yang mendadak, evakuasi penduduk segera setelah diketahui tanda-tanda tebing akan longsor.
2. Segera hubungi pihak terkait dan lakukan pemindahan korban dengan hati-hati.
3. Segera lakukan pemindahan penduduk ke tempat yang aman.

About these ads

21 Tanggapan

  1. masih banyak informasi yg saya butuhkan tentang berbagai bencana yg terjadi diindonesia. sebagai insan yg bergerak dalam bidang kemanusiaan banyak belajar pd siapapun akan banyak membantu memudahkan tugas di lapangan saat terjadi bencana. maturnuwun pak dhe atas informasinya. saya tunggu pelajaran lainnya dari pak de……

  2. wah .. kalau yang tinggal di deket lereng harus awspada tau …

  3. selalu waspada

  4. informasi di website ini sangat membantu bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat tentang segala bentuk bencan yang bisa berakibat fatal bagi keselamatan hidup hajat hidup banyak orang..terimakasih..

  5. Soal gempa karena ledakan nuklir pasti bingung deh menentukan parameter fokalnya, menempatkan nodal plane nya ini yang jadi masalah mau ditempatkan disebelah mana, wong semuanya kompresi.
    Artinya, menurut hemat saya jauh lebih mudah memastikan suatu gempa diakibatkan oleh ledakan atau bukan dibanding menentukan pusat gempanya sendiri, karena ‘bisa’ dilakukan secara visual saja dengan mencermati polarisasi gelombangnya, sementara lokasi pusat gempanya harus melalui proses hitungan dulu. demikian
    salam.

  6. butuh materi mengenai tanda-tanda bencana,
    Tq,
    annisa

  7. ada artikel lagi yang sejenis oom..?

  8. apa hanya itu saja cara penaggulangannya??tdak ada cara lain??

  9. […] kelahiran Lusi atau Lumpur Sidoarja”, “patahan-patahan yang membelah pulau jawa”, “mengenali tanda-tanda awal longsoran”, sampai “Segitiga Masalembo-’The Indonesian Bermuda’ […]

  10. pak dhe, pak amien,
    saya kepincut utk meng-quote hasil penelitian pak amien uutk essay saya ttg longsor dan perubahan fungsi lahan. tapi, piye meng’quote’ne?
    nuwun.

  11. […] April 13th, 2007 — Rovicky Masih ingat tulisan tentang mengenal longsoran di sini ? Ir Amien Widodo dari ITS baru saja menjenguk perkembangan longsoran ini di Desa Bodag Kecamatan […]

  12. :) tahnkz om, tp kalo saya terus bermimpi kapan geblognya…heheh…masa saya musti tidur teruuusssss….. :)

  13. :) masih, dengan hal diatas, terkait dg jawaba no.3
    1. Apakah ada perbedaan antara gempa hasil ledakan nuklir dengan gempa alami?
    2. apakah tehnologi kita sudah mampu membedakan gempa alami dengan gempa ledakan nuklir?
    3. apakah pernah terpikir oleh bapak kalau gemapa beruntun yang terjadi saat ini adalah sebagaian bukan gempa alami?

  14. –> Hi Anjas
    1.apakah kondisi alam indonesia memang memiliki potensi gempa yang cukup tinggi?
    J : Ya secara natural Indonesia memang merupakan daerah yang sangat berpotensi terjadi gempa.

    2. mengapa indonesia baru saat ini mengalami gempa secara beruntun?
    J: Secara historis sebenernya tidak menunjukkan hal itu, tetapi dalam hal pemberitaan dan perhatian memang saat ini kesadaran akan bencana alam semakin meningkat.

    3. apakah ada kemungkinan gempa tersebut tidak disebabkan oleh kondisi alam indonesia,maksud saya ada hal lain lain yang menyebabkannya?
    J : Secara ilmiah kebumian memang kegempaan di Indonesia tinggi karena alami. Gempa hingga saat ini bukan sebuah gejala akibat manusia. Terkecuali gempa akibat ledakan nuklir.

    4. “apakah ada data mengenai menghancurkan suatu negera dengan gempa buatan” seperti halnya mengancurkan suatu negara dengan senjata biologi dan senjata kimia?
    J : Dalam artian “kemungkinan” saya rasa bisa saja, karena impian manusia sering rada nyleneh. Tetapi dalam hal praktis belum pernah ada yang bisa mengatur kegempaan. Kejadiannya masih dianggap unpredictable. Walaupun usaha melihat precursor atau tanda2 akan gempa diselidiki hingga kini.

    5. apakah TNI AL kita sudah mampu mengetahui secara detail kondisi lalu lintas laut diperbatasan negara kita.
    J : detil seperti apa ? Masih banyak dispute perbatasan dengan negara-negara lain. Hal ini secara hukum belum diputuskan. Indonesia masih memerlukan banyak scientis untuk masalah perbatasan ini.

    Suwun

  15. hm…..melihat makin banyaknya musibah gempa di indonesia akhir2 ini, maka saya ingin bertanya,
    1.apakah kondisi alam indonesia memang memiliki potensi gempa yang cukup tinggi?
    2. mengapa indonesia baru saat ini mengalami gempa secara beruntun?
    3. apakah ada kemungkinan gempa tersebut tidak disebabkan oleh kondisi alam indonesia,maksud saya ada hal lain lain yang menyebabkannya?
    4. “apakah ada data mengenai menghancurkan suatu negera dengan gempa buatan” seperti halnya mengancurkan suatu negara dengan senjata biologi dan senjata kimia?
    5. apakah TNI AL kita sudah mampu mengetahui secara detail kondisi lalu lintas laut diperbatasan negara kita.

    maaf om kalau pertanyaannya bertubi2. karena saya tidak pernah membeyangkan kalau indonesia akan mengalami bencana alam terutama gempa secara beruntun. atas latar belakang itu maka dalam benak saya. yang terbayang adalah senjata penghancur negara dengan efek gempa bumi”. kalau gak masuk akal mohon jangan diketawai ya om!

  16. # pak amien…
    makasih pak, gambarnya,
    sy di magetan aja (yg deket) gak tahu klo bodag kayak gitu…

    makasih

    bener2 blog yang membantu dhe

  17. Ternyata penggemar blog ini ada dari ITS juga.
    Ada yang salah tulis berkaitan dengan nama desanya sebetulnya nama desanya BODAG Kecamatan Kare Kabupaten Madiun.
    Saat ini kita ITS mengusulkan dan merekomndasikan sbb.:
    1. Karena diatas lereng tersebut ada saluran irigasi yang terbuka maka kita menyarankan merubah menjadi saluran tertutup (dengan pralon)
    2. Karena arah longsoran ini menuju ke sungai yang sempit dan dikahwatirkan akan menutup/membendung sungai dan kemudian akan terjadi banjir bandang maka kita rekomendasikan untuk meletakkan pralon-pralon 30 cm sepanjang 200 m sebanyak 8 buah di dasar sungai. Paralon gunanya untuk mengalirkan air sewaktu tertutup oleh longsor.
    3. Kita juga merekomendasikan pembuatan cek dam untuk menahan laju banjir bandang
    4. Masyarakat tetap harus diungsikan sampai longsor terjadi, saat ini kedalaman ambles 7 m (sudah seperti luweng).
    Bagi ilmuwan yang menggeluti masalah longsor di Bodag ini betul-betul contoh yang baik suatu proses longsor. karena terjadi secara perlahan lahan dan bisa diamati. Nanti akan kita update data yang saya peroleh.
    Ada yang TA atau thesis atau disertasi ini betul-betul contoh kasus yang bagus. Kontak saya lewat amienwidodo@yahoo.com atau hp 08121780246.
    Mungkin ada saran-saran yang bisa kita pertimbangkan??

    AW

  18. Oooo … ini yang gambar-gambar dari pak AW Dari Bodag-Mdn? Trims. Trims juga Dhe, aku termasuk yang penasaran nunggu2 gambar tsb.

  19. Baca sink hole dan longsor jadi agak bingung nih…
    Sebetulnya definisi ambles itu apa?
    Rapid settlement, liquifaction, sliding…. apa dong??? Trus treatmentnya beda-beda, yah? Nggak selalu diasumsikan sebagai soft soil? Binguuuuung….
    Kalo sekarang hubungan ama pekerjaan sipil khan cuman begini :
    * : Eh… jenis tanahnya rawan ambles/longsor/soft soil…
    # : Lha trus piye nggawe pondasine? Mau yang model apa?
    * : Sik, sik… tak tanya orang geologi dulu….

  20. Aduuuh pak Amiiin! Gimana kabarnya??? Saya S-35 loh! Masih inget nggak???
    Selamat datang dan bergabung di blog ini.
    Baiknya kalau ada saran-saran kayak di atas itu, gimana caranya biar masyarakat di sana bisa mengetahui. Dari dulu itu aja yang saya pusingkan. Kita-kita yang makan sekolah sih pinter. Tapi apa gunanya kalau informasi tidak nyampe ke rakyat? Kalau terjadi apa-apa sementara kita sebetulnya bisa mencegah, sedih buanget deh, Pak!!!
    Jaman sekarang memberikan penerangan-penerangan Natural Disaster and hazard itu lewat mana dan melalui siapa? Saya dengan sangat senang hati mau aja kalo diminta jadi penyuluh lapangan untuk hal-hal begini ini…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.427 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: