Mengapa muncul mata-air baru ?


water.gifBeberapa hari ini kita sering mendengar berita munculnya mata air – mata air disekitar lokasi gempa Jogja. Bahkan ada yang memunculkann gas-gas yang dapat dibakar. Gejala apa lagi nih ?

Untuk semburan-semburan gas ini kita kesampingkan sebentar ya. Kita lihat apa yang terjadi pada mata-air yang bermunculan saat ini.

Munculnya mata air tentusaja disebabkan karena muka airtanah yang lebih tinggi dari permukaan tanah. Munculnya mata air ini mirip seperti sumur artesis, yaitu sumur yang dibuat menembus lapisan air yang bertekanan. Dari mana sumber tekanannya. Salah satu penjelasan yang termudah adalahadalah seperti yang terlihat dibawah ini.

Gempa jogja terjadi pada bulan May 2005 2006. Tentunya bulan-bulan ini adalah bulan-bulan musim kemarau. Hujan sangat jarang, walaupun ada hujan deras malam hari pada hari terjadi gempa. Namun setelah itu hujan berenti dan memasuki musim kemarau. Banyak yang mengeluhkan sumur mengering, semua menduga akibat gempa. Dan sayapun menduga hal yang sama. Tetapi bagaimana terjadinya “hilangnya” air tanah ini ?

Gambar dibawah menjalaskan tiga fase-fase sebelum gempa, ketika atau setelah gempa, dan ketiga saat ini.

mata-air-baru

Munculnya matair baru dan keringnya sumur akibat adanya retakan2 tanah

Gempa akan membentuk crack atau rekahan-rekahan. Proses pembentukan rekahan tentunya sudah tahukan ? itu sederhana dan semua juga yakin dan melihat retakan-retakan ditanah, kan ?. Pada saat gempa terjadi goyangan-goyangan yang dibeberapa tempat justru terlihat air yang menyembur. Namun setelah goyangan gempa reda banyak dilaporkan sumur-sumur kering, dan mata air yang sudah tidak mengeluarkan air lagi.

Sejak bulan May itu, hujan sudah tidak (jarang) turun sejak itu. Bahkan mata-air (sumur) banyak yang menjadi kering.Hal ini muungkin disebabkan karena ada crack atau rekahan yang membuat air tanah dangkal “jatuh” ke lapisan dibawahnya, terjadi equilibrium dimana ada air yang masuk ke zona lain yang bertekanan lebih rendah (tinggi muka airnya lebih rendah). Lihat gambar nomor 2.

Bulan-bulan selanjutnya adalah musim kering. Air semakin sulit tentusaja. banyak yang mengeluhkan sumurnya kering.

Saat ini (bulan Desember ini) mulai lagi turun hujan, proses pengisian air mulai terjadi lagi, air masuk kedalam tanah. Beberapa rekahan membentuk “lubang” yang mungkin menjadi penghubung ke permukaan. Sehingga kalau ada “bakal” mata air yang tadinya kosong karena tidak ada air, maka akan muncul kali ini.

Mata air mata air baru ini menurut saya masih proses yang berkaitan dengan dengan terjadinya gempa bumi, tetapi bukan berarti (tidak harus diartikan) gempa itu sedang berlanjut terus. Gempanya sendiri sudah berhenti tetapi air-air bermunculan akibat rekahan-rekahan baru yang rterbentuk pada gempa kemarin.

Mengapa mata air ini ada yang hangat (panas) ?

Sangat mungkin kondisi hidrologi yang terjadi di Jogja dan sekitarnya berubah menjadi sistem hidrologi yang baru. Mungkin saja yang lama ada justru mati, atau yang tadinya kecil menjadi besar, dan bahkan muncul mata-air baru. Kalau mata air ini terhubung dengan sumber air atau lapisan yang jauuh lebih dalam, tentunya air yang keluar merupakan tanah sangat dalam yang biasanya dan akan terasa hangat karena adanya gradient geothermal. Secara normal semakin masuk kedalam bumi, suhu akan bertambah 3 derajat celsius setiap 100 meter (30 oC/km).

About these ads

19 Tanggapan

  1. kenapa pulau indonesia rawan bencana alam? apa alasan nya!

  2. kenapa di bumi sering muncul susana yang sering tidk enak tentang mahluk luar angkasa lebih jelasnya seperti alien

  3. Pak Dhe,

    Mohon bantuan artikel Sumur Resapan serta kalo ada sekalian desainnya. Soalnya sekarang pemerintah sedang menggalakkan sumur resapan cuma teknis pembuatannya gak pernah di informasikan.

    Suwun ya dhe

  4. Sukses untuk tulisannya Mas Vick :p

    Memang akan sangat menarik kalau kita bisa mengetahui apa saja yang berubah atau terjadi setelah gempa.

    Keep on writing mas…

  5. Pak Dhe, ada gak penjelasan global kenapa fenomena geologis yang seperti ini kok muncul juga dimana-mana? Misalnya di Jawa Barat juga banyak tuh muncul gas, tanah panas (berasap), mata-mata air baru; padahal ‘kan gak kena gempa Jogja-Bantul. Kenapa juga kejadian-kejadian itu terjadi sekitar 3 bulan terakhir ini?

    Kalo ngejelasin ke orang awam gimana yah? soalnya masyarakat suka cenderung jadi mistik, misalnya mata air baru dijadiin air buat berobat segala, tanah ambles berasap dikirimin sajen, de-el-el. Pak Dhe ditunggu jawabannya lho, thanx a mill.

  6. Pinsip mudahnya gini, ketika ada gempa itu artinya buminya retak-retak. Nah bisa saja retakan ini menjadi jalan keluarnya maupun jalan masuknya fluida atau cairan yang ada dalam pori-pori batuan.

    Cairan atau air ini tentusaja ada yang bertekanan (kalau saja air tanah dalam) dan bisa juga tidak bertekanan (air tanah dangkal). Kalau ada tekanan dan ada lubang ya dengan santainya fluida ini akan mengalir. Air akan mengalir ke tempat yang tekanannya lebih rendah. Bisa keatas (muncrat) bisa pula kebawah (blablas ewes-ewes).

    Saya belum melihat fenomena gas-gas yang keluar itu. namun karena keluarnya dimusim hujan, maka dengan mudah kita akan curiga kepada air ini sebagai pemicu. Dalam artian barangkali ada zat tertentu yang berreaksi ketika ada air.

    Masih inget gamping yang dipakai untuk “nglabur” tembok pas tujuh blasan ? Tau ndak itu kalau kena air mak “blekutuk2″ umup atau mendidih kan ? Keluar asapnya juga kan ?
    Barangkali proses yang sama terjadi pada batuan-batuan ini akiat tersiram air.

    Gamping yang dipakai untuk “nglabur” ngecat tmbok biar putih itu, sebenernya batu gamping biasa yang dibakar supaya “mateng”. Sehingga nantinya kalau diberi air akan menjadi bahan pemutih tembok. Itu kalau pembakarannya buatan manusia. tetapi tentusaja sangat mungkin ada proses pembakaran alamiah kan ? Inget ada geothermal gradient juga kan ?

    Nah kalau saja yang terjadi itu mirip dengan gamping yang dikucurin air trus “pating blekutuk” itu pasti mengeluarkan asap juga, kan ? tetapi asapnya atau uap dan gasnya ngga bisa dibakar karena reaksi ii tidak menghasilkan gas yang mudah terbakar.

    Nah ditempat lain ada yang mengeluarkan gas mudah terbakar (mungkin methane – CH4). Gas methan ini paling sering dijumpai di rawa-rawa akibat proses biokimia. Atau bisa disebut juga biogas.
    Aku sih “spekulasi”, mungkin yang terjadi adalah proses biogas akibat terembesnya air kedalam ketika musim hujan … belum tenu bener lah ya sorri lah, kan ngga liat barangnya.
    :P

  7. Kalau misalnya Gempa itu terjadi pada musim hujan, akan seperti apa gambarannya, Pak Dhe?

  8. Dear Carlos,

    Secara umum alluvium memiliki porositas besar, tentunya akan mudah meluluskan air (permeable). Kalau aluvium ini berada diatas lapisan kedap air, tentunya kalau terdapat di lapisan paling atas dapat menjadi batuan yang mengandung air dangkal.

  9. Perbedaan nilai ekonomis intrusi yg sampai ke permukaan dan yg di bawah permukaan?

  10. APakah yg tertutup oleh endapan alluvium berpotensi utk mengendalikan air bawah tanah?

  11. Sejak Nabi Adam, issue “kiamat datang sebentar lagi” selalu saja ada. Kekhawatiran itu juga bukan tanpa dasar, karena secara kasat mata melihat perubahan. Nah yang menjadi berbeda ketika melihat “perubahan” ini seolah sebuah “kerusakan”.
    Kalau kita bisa menerima perubahan alam ini, dan kita mampu melihat dalam skala waktu yang lebih panjang, nantinya akan terlihat ada “siklus besar” dengan durasi yang suangat lama.
    Tentunya tidak mudah menilai atau “men-judge” atau mempelajari alam saat ini saja, jangka hidup individu manusia yang paling panjang 80-100 tahun, tidak mudah melihat perubahan dalam ribuan tahun atau jutaan tahun.

    Jadi jangan takut kiamat akan datang dalam waktu dekat, tapi juga jangan sembrono kalau perubahan atau gejala alam itu ada disekeliling anda.

    Salam

  12. pak Dhe, apakah fenomena yang sedang terjadi akhir2 ini ada kaitannya dengan kiamat yang dikabarkan akan segera terjadi itu? matur nuwun…

  13. memang setelah peristiwa gempa 27 mei yang lalu banyak di jumpai fenomena alam seperti sumur mengering, munculnya mata air baru dan yang baru baru ini munculnya gas di daerah gunung boyo, Gedang sari semua ini mungkin ada hubungannya dengan gempa yang lalu.

  14. Bang, ” api abadi ” yang ada di gunung boyo gunung kidul ada kaitannya dengan gempa mei 2006 kemarin kagak? tolong dijelasin ya bang ya. terus asap belerang yang keluar dari lubang-lubang di gunung boyo bisa memungkinkan terbentuknya gunung api baru gak?

  15. Memang benar kang. Beberapa waktu yang lalu saya pernah pergi ke jogja, kira2 3 bulan stlah gempa. Memang banyak yg mengeluh tentang mengeringnya sumur2 mereka.
    Kalo saya punya pendapat, memang ini ada hubunganny dgn gempa yang baru saja terjadi.
    Saat ini saya sedang penelitian tntng likuifaksi pasca gempa jogja. Memang baru dugaan, keringnya sumur2 mungkin akibatnya terjadi likuifaksi di daerah jogja dsk. gmn kang?

  16. Ralat Pak Dhe, gempa terjadi bulan Mei 2006 bukan 2005 hehehehe.
    Terus kenapa juga setelah terjadi gempa kemaren kok banyak fenomena alam pada bermunculan. Kenapa sebelum gempa sepertinya nggak ada fenomena apa2 ya? Mohon penjelsannya dong Pak Dhe ^_^

  17. iya mas rovick…. di gunung kidul katanya ada semburan gas…
    bagaimana itu?

  18. Wah klo gambarannya seperti di atas uenak tenan…..

    >>>dah denger belum di pegunungan selatan muncul ‘gas’….belum tau gas ap….tp kata koran dr hsil penelitian dir. vulkanologi kandungannya methan, CO2, H2S, CO sayang jumlahnya tidak diinformasikan
    >>>sumur wonocolo 87 nyembur lagi…..

  19. bagaimana dengan pengaruh intrusi air laut pasca gempa terhadap air tanah disekitar pantai

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 6.217 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: